cover
Contact Name
Edisah Putra Nainggolan
Contact Email
edisahputra@umsu.ac.id
Phone
+6282165975455
Journal Mail Official
tutwurihandayanikip@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Karyajaya Indah Blok C15 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 2830232X     DOI : https://doi.org/10.59086/jkip
Core Subject : Education,
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan is a journal that contains articles on research results in the field of teacher training and education. Articles published in Tut Wuri Handayani have gone through a peer-review process, to maintain the best quality of articles in scientific development in the field of teacher training and education. Tut Wuri Handayani published 4 times a year March, June, September, December. Tut Wuri Handayani Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan accepts manuscripts in the field of research which are included in the scientific field: Instructional Media, Instructional Models, Learning Approach, Instructional Strategies, Instructional Methods, Teaching Techniques, Teaching Tactics, and Early childhood education, Adult education, Mathematics and science education, Guidance and counseling education, Educational technology, Character education, Special needs education, Global issues in education, Technical and vocational education, Language education, Social science education, Educational management, Sports science and physical education, Other areas in education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Pengembangan E-Lkm Berbasis Inquiry Learning Berorientasi Pada Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Kuliah Teori Bilangan Siregar, Ummu Habibah; Widjaja, Stiven; Sinaga, Ismi Novitasari
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v4i4.758

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa, khususnya calon guru matematika. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis mahasiswa masih rendah, terutama dalam menentukan strategi pemecahan masalah. Salah satu upaya untuk meningkatkannya adalah melalui penerapan model pembelajaran yang tepat serta pengembangan perangkat pembelajaran inovatif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-LKM berbasis inquiry learning yang berorientasi pada kemampuan berpikir kritis pada mata kuliah Teori Bilangan di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), serta menguji kelayakannya dari aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. E-LKM dikembangkan menggunakan Flip PDF Professional, PowerPoint, dan Canva. Uji validitas dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, kepraktisan diukur melalui angket respon mahasiswa pada kelompok kecil dan besar, sedangkan keefektifan ditinjau dari respon mahasiswa dan hasil posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKM yang dikembangkan valid berdasarkan penilaian para ahli, praktis berdasarkan respon mahasiswa dengan skor tertinggi pada aspek kemudahan penggunaan, serta efektif dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 100%, di mana seluruh mahasiswa memperoleh nilai di atas C+. Dengan demikian, E-LKM berbasis inquiry learning berorientasi pada kemampuan berpikir kritis dinyatakan valid, praktis, dan efektif serta layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran inovatif di perguruan tinggi. Critical thinking skills are essential competencies for university students, particularly prospective mathematics teachers. However, previous studies indicate that students’ critical thinking abilities remain low, especially in determining appropriate problem-solving strategies. One way to improve these skills is through the implementation of appropriate learning models and the development of innovative learning materials. This study aims to develop an inquiry learning-based electronic student worksheet (E-LKM) oriented toward critical thinking skills in the Number Theory course at Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) and to examine its feasibility in terms of validity, practicality, and effectiveness. This research employed a development method using the ADDIE model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The E-LKM was developed using Flip PDF Professional, PowerPoint, and Canva. Validity was evaluated by media and material experts, practicality was measured through student response questionnaires in small and large groups, and effectiveness was assessed through student responses and posttest results. The findings indicate that the developed E-LKM is valid based on expert judgment, practical according to student responses with the highest score on ease of use, and effective with a 100% learning mastery rate, where all students achieved grades above C+. Therefore, the inquiry learning-based E-LKM oriented toward critical thinking skills is valid, practical, and effective for use as an innovative learning tool in higher education.
Strategi Kepala Sekolah untuk Meningkatkan Motivasi dan Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam Arifudin, Opan; Kartika, Ika
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran kepala sekolah sangat penting dalam upaya meningkatkan motivasi dan kinerja guru Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan strategi yang diterapkan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi dan kinerja guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus di beberapa sekolah dasar dan menengah negeri di wilayah tertentu. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interpretatif untuk memahami berbagai strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam membangun motivasi dan meningkatkan kinerja guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah mengimplementasikan berbagai strategi, seperti pemberian penghargaan, peningkatan kompetensi melalui pelatihan, serta penciptaan iklim kerja yang suportif dan kolaboratif. Strategi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi kerja dan kualitas kinerja guru PAI, yang pada akhirnya berpengaruh positif terhadap mutu pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan manajemen pendidikan dan kepemimpinan sekolah, khususnya dalam konteks peningkatan motivasi dan kinerja tenaga pengajar PAI.   This research is motivated by the very important role of the principal in efforts to improve the motivation and performance of Islamic Religious Education teachers. This study aims to identify and describe the strategies implemented by school principals to improve the motivation and performance of Islamic Religious Education (PAI) teachers. The approach used was qualitative research with a case study method in several public elementary and secondary schools in a specific region. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed interpretively to understand the various strategies employed by school principals to build motivation and improve the performance of PAI teachers. The results showed that school principals implemented various strategies, such as providing rewards, improving competency through training, and creating a supportive and collaborative work climate. These strategies proved effective in improving the work motivation and performance quality of PAI teachers, which ultimately had a positive impact on the quality of learning. This research contributes to the development of educational management and school leadership, particularly in the context of improving the motivation and performance of PAI teachers.
Penerapan Perencanaan Pembelajaran yang Berbasis pada Keterampilan Berpikir Kritis pada Siswa Arifudin, Opan; Kartika, Ika; Ulfah, Ulfah
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan perencanaan pembelajaran berbasis keterampilan berpikir kritis belum optimal. Banyak proses pembelajaran yang masih menggunakan pendekatan tradisional yang berorientasi pada transfer pengetahuan, sehingga kurang mampu mengembangkan kompetensi berpikir kritis siswa secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami penerapan perencanaan pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang berorientasi pada pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa di Sekolah Menengah Atas wilayah X. Metodologi yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen terhadap proses perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran yang berbasis pada keterampilan berpikir kritis memerlukan aspek-aspek seperti pengembangan indikator pembelajaran yang menantang, penyusunan soal yang memicu analisis dan evaluasi, serta strategi pembelajaran yang memfasilitasi diskusi dan refleksi aktif siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu dan sumber belajar yang memadai. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dan inovatif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan interaktif. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan model perencanaan pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di Sekolah Menengah Atas.   This research is motivated byThe implementation of critical thinking-based learning planning is not yet optimal. Many learning processes still use traditional approaches oriented toward knowledge transfer, thus failing to fully develop students' critical thinking competencies. This study aims to describe and understand the implementation of learning planning in Islamic Religious Education subjects that is oriented towards developing students' critical thinking skills in Senior High Schools in Region X. The methodology used is a case study with a qualitative approach, involving observation, interviews, and document analysis of the learning planning process carried out by teachers and its impact on students' critical thinking skills. The results of the study indicate that learning planning based on critical thinking skills requires aspects such as the development of challenging learning indicators, the preparation of questions that trigger analysis and evaluation, and learning strategies that facilitate active discussion and reflection by students. The obstacles faced include limited time and adequate learning resources. These findings emphasize the importance of thorough and innovative planning to improve students' critical thinking skills through contextual and interactive learning. This study contributes to the development of a learning planning model that can improve the quality of the teaching and learning process in Senior High Schools.  
Manajemen Keuangan Dalam Rangka Meningkatkan Mutu Madrasah Supriatna, Usup; Arifudin, Opan; Kartika, Ika
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan manajemen keuangan yang baik dan profesional memegang peranan penting dalam mendukung pencapaian mutu madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen keuangan dalam upaya meningkatkan mutu madrasah. Pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan efisien diharapkan dapat mendukung berbagai program pendidikan yang berkualitas serta meningkatkan pelayanan kepada peserta didik dan masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelolaan keuangan di salah satu madrasah swasta di daerah tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen keuangan yang baik, seperti perencanaan anggaran yang matang, pengelolaan dana yang transparan, dan pengawasan keuangan yang ketat, berkontribusi positif terhadap peningkatan mutu madrasah. Selain itu, adanya partisipasi aktif dari seluruh unsur madrasah dalam pengelolaan keuangan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dan stakeholder terhadap madrasah tersebut. Temuan ini merekomendasikan perlunya penguatan sistem pengelolaan keuangan berbasis transparansi dan akuntabilitas serta pelatihan pengelolaan keuangan kepada pengelola madrasah guna mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.   Good and professional financial management plays an important role in supporting the achievement of madrasah quality. This study aims to describe and analyze financial management to improve the quality of madrasahs. Transparent, accountable, and efficient financial management is expected to support various quality education programs and improve services to students and the community. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation of financial management at a private madrasah in a specific area. The results indicate that the implementation of good financial management, such as thorough budget planning, transparent fund management, and strict financial oversight, contributes positively to improving the quality of madrasahs. Furthermore, the active participation of all elements of the madrasah in financial management can increase public and stakeholder trust in the madrasah. These findings recommend the need to strengthen the financial management system based on transparency and accountability and financial management training for madrasah administrators to support the continuous improvement of educational quality.
Cultural Awareness and Translation Teaching On Junior High School at Cinta Budaya (Chong Wen) School Marpaung, Muhammad Fauzi Romadhon; Ramadhanan, Raden Sri Ayu; Rambe, Shopiah Anggraini; Hariyanto, Hariyanto
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of the the study is to find out the significant between cultural awareness and translation teaching on Junior High School at Cinta Budaya (Chong Wen) and to know how cultural awareness and translation teaching on Junior High School at Cinta Budaya (Chong Wen) school. This research was conducted by qualitative research and the strategies and techniques on integrating culture into translation teaching on Junior High School are given for translation teaching by laying stress on imparting culture knowledge as well as translation skills so as to reduce students’ translation errors. The subjects of this study are 35 students in Class IX-B. The analysis on the investigation shows that the students are lack of cultural awareness and cultural knowledge, but they think culture knowledge is very important in avoiding translation errors in translation practice. In order to improve student’s cultural awareness and cultural knowledge, the following methods can be used in teaching translation.
Bullying pada Remaja: Tinjauan Peran Konselor Sekolah dalam Intervensi Preventif Imam, Mujhirul; Naldi, Anri
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying pada remaja merupakan permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, serta akademik siswa. Remaja sebagai individu yang berada pada fase perkembangan pencarian identitas sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan sosial, termasuk perilaku bullying. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan yang sistematis dan berkelanjutan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena bullying pada remaja serta peran konselor sekolah dalam melakukan intervensi preventif berdasarkan kajian literatur ilmiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa buku dan artikel jurnal nasional yang relevan dengan topik bullying dan bimbingan konseling di sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi konsep, peran, dan strategi intervensi preventif yang dilakukan oleh konselor sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa konselor sekolah memiliki peran strategis sebagai agen pencegahan bullying melalui layanan bimbingan dan konseling yang bersifat preventif, seperti layanan informasi, bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, konseling individual, serta kolaborasi dengan guru, orang tua, dan siswa melalui program konselor sebaya. Intervensi preventif yang dilakukan secara terencana dan kolaboratif terbukti mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan remaja secara optimal. Dengan demikian, penguatan peran konselor sekolah dalam intervensi preventif menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan bullying pada remaja. Bullying among adolescents remains a prevalent problem in school environments and has negative impacts on students’ psychological, social, and academic development. Adolescence is a critical developmental stage characterized by identity formation and strong dependence on peer relationships, making adolescents particularly vulnerable to bullying behaviors. Therefore, systematic and sustainable preventive efforts within schools are essential. This study aims to examine the phenomenon of bullying among adolescents and to analyze the role of school counselors in implementing preventive interventions based on relevant scientific literature. This study employed a qualitative approach using a library research method. Data were collected from various sources, including books and nationally accredited Indonesian journal articles related to bullying and school guidance and counseling. Data analysis was conducted using content analysis techniques to identify key concepts, roles, and preventive intervention strategies carried out by school counselors. The findings indicate that school counselors play a strategic role as agents of bullying prevention through preventive guidance and counseling services, such as information services, classroom guidance, group guidance, individual counseling, and collaboration with teachers, parents, and students through peer counseling programs. Well-planned and collaborative preventive interventions contribute to creating a safe, inclusive, and supportive school environment that promotes optimal adolescent development. Therefore, strengthening the role of school counselors in preventive interventions is a crucial step in addressing bullying among adolescents.
Analisis Kritis Kebijakan Kurikulum Darurat Bencana: Sebuah Studi Literatur Tentang Integrasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Teknologi di Wilayah Rawan Bencana Rahmadon, Rahmadon; Oktarina, Mikyal
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh problematika mendasar dalam kebijakan kurikulum darurat bencana yang selama ini cenderung mengabaikan pembelajaran bahasa Arab sebagai prioritas utama dalam proses penyederhanaan kompetensi dasar, padahal Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia membutuhkan keberlanjutan pembelajaran bahasa tersebut baik untuk komunikasi dengan lembaga bantuan internasional, akses informasi kebencanaan global, maupun menjaga keberlanjutan pendidikan keagamaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research dengan pendekatan kualitatif, di mana sumber data berasal dari buku-buku, artikel jurnal ilmiah internasional dan nasional, serta laporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama, pertama pemetaan kebijakan kurikulum darurat bencana di Jepang, Selandia Baru, Filipina, dan Indonesia menunjukkan keragaman pendekatan namun secara konsisten meminggirkan bahasa Arab; kedua model integrasi teknologi yang paling efektif adalah blended learning yang mengkombinasikan teknologi sederhana seperti radio dan modul cetak dengan pendampingan komunitas; ketiga prinsip pedagogis utama adalah pendekatan trauma-informed yang menciptakan lingkungan belajar aman dan fleksibel secara psikologis; keempat kerangka konseptual integratif yang terdiri atas landasan filosofis pedagogi kemanusiaan, struktur kurikulum tiga domain kompetensi, infrastruktur teknologi offline-first, dan dukungan psikososial terintegrasi dalam tiga fase bencana. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pembelajaran bahasa Arab berbasis teknologi dalam kurikulum darurat bencana bukan hanya mungkin dilakukan, tetapi juga mendesak untuk diwujudkan melalui kerangka konseptual yang komprehensif. Implementasi hasil penelitian dapat dilakukan melalui penyusunan kebijakan kurikulum darurat yang inklusif, pengembangan konten digital bahasa Arab kebencanaan, pelatihan guru tentang pedagogi darurat, dan pembangunan jejaring dukungan psikososial di wilayah rawan bencana. This research is motivated by fundamental problems in disaster emergency curriculum policies, which have tended to neglect Arabic language learning as a top priority in the process of simplifying basic competencies. Indonesia, as the country with the largest Muslim population in the world, needs continued learning of this language for communication with international aid agencies, accessing global disaster information, and maintaining the continuity of religious education. This study employed library research with a qualitative approach, with data sources drawn from books, international and national scientific journal articles, and research reports. The results reveal four main findings: first, mapping disaster emergency curriculum policies in Japan, New Zealand, the Philippines, and Indonesia demonstrates a diversity of approaches but consistently marginalizes Arabic; second, the most effective technology integration model is blended learning, which combines simple technologies such as radio and printed modules with community support; third, the main pedagogical principle is a trauma-informed approach that creates a psychologically safe and flexible learning environment; and fourth, an integrative conceptual framework consisting of a philosophical foundation of humanitarian pedagogy, a three-domain curriculum structure of competencies, an offline-first technology infrastructure, and integrated psychosocial support across three phases of a disaster. The conclusions of this study confirm that integrating technology-based Arabic language learning into the disaster emergency curriculum is not only possible but also urgently needed through a comprehensive conceptual framework. Implementation of the research findings can be achieved through the development of inclusive emergency curriculum policies, the development of digital Arabic disaster content, teacher training on emergency pedagogy, and the development of psychosocial support networks in disaster-prone areas.
Strategi Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di SDN Caringin Kecamatan Parongpong KBB Sadikin, Diki; Rohaeti, Teti; Rahmat, Alit; Hartono, Toni; Nurjanah, Alfiah
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v5i1.1427

Abstract

Manajemen ekstrakurikuler olahraga di tingkat sekolah dasar memainkan peran krusial dalam pembinaan prestasi usia dini, namun pelaksanaannya seringkali terhambat oleh keterbatasan sumber daya. Berbeda dengan kajian terdahulu yang mayoritas berfokus pada sekolah menengah dengan infrastruktur mapan, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan adaptif kegiatan ekstrakurikuler futsal dalam menyiasati keterbatasan manajerial guna meningkatkan prestasi siswa di SDN Caringin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah dan guru pembina (PJOK) sebagai informan kunci. Analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dieksekusi melalui integrasi fungsi manajemen (planning, organizing, actuating, controlling) yang adaptif, perencanaan silabus berbasis usia dasar, pengorganisasian peran ganda guru yang didukung penuh oleh kebijakan kepala sekolah, pelaksanaan latihan berfokus pada teknik fundamental, serta evaluasi formatif secara berkala. Temuan ini membuktikan bahwa sinergi manajerial internal mampu menutupi keterbatasan sarana dan berdampak positif pada peningkatan keterampilan serta capaian prestasi futsal siswa. Penelitian ini berimplikasi sebagai landasan teoretis dan model tata kelola praktis bagi sekolah dasar lain yang memiliki tantangan sumber daya serupa.   Sports extracurricular management at the elementary school level plays a crucial role in early-age achievement development, yet its implementation is often hindered by limited resources. Unlike previous studies that predominantly focused on well-equipped high schools, this study aims to analyze the adaptive management of futsal extracurricular activities in navigating managerial constraints to improve student achievement at SDN Caringin. This study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews, passive participatory observation, and documentation studies, involving the principal and the physical education (PJOK) teacher as key informants. Data were analyzed using an interactive model. The results indicate that the management is executed through the integration of adaptive management functions (planning, organizing, actuating, controlling): age-appropriate syllabus planning, organizing the teacher's dual role fully supported by the principal's policy, actuating training focused on fundamental techniques, and periodic formative evaluation. These findings prove that internal managerial synergy can overcome facility limitations and positively impact students' futsal skills and achievements. This research implies a theoretical foundation and a practical governance model for other elementary schools facing similar resource challenges.  
Strategi Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Sulap angka di Sekolah Dasar Negeri Caringin Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat Rohaeti, Teti; Trihendiandini, Regina Deshinta; Nurasyifa, Salsabila; Rohaeni, Eni; Hartono, Toni
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v5i1.1428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan sulap angka dalam pembelajaran matematika serta keterkaitannya dengan keterlibatan siswa di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Partisipan penelitian terdiri dari 66 siswa, meliputi 27 siswa kelas IV dan 39 siswa kelas VI, serta 2 orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sulap angka mampu meningkatkan keterlibatan siswa yang mencakup aspek perilaku, emosional, dan kognitif. Siswa menunjukkan partisipasi yang lebih aktif, antusiasme yang tinggi, serta keterlibatan dalam proses berpikir selama pembelajaran berlangsung. Pendekatan ini juga membantu siswa dalam memahami konsep matematika melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas belajar. Selain itu, guru menilai bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan fokus dan partisipasi siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan sulap angka memiliki potensi sebagai strategi pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa, tetapi juga memperkuat pengalaman belajar yang lebih bermakna dalam pembelajaran matematika.   This study aims to analyze the implementation of the number magic approach in mathematics learning and its relation to student engagement at the elementary school level. The study employed a descriptive qualitative approach with data collected through observations and interviews. The participants consisted of 66 students, including 27 fourth-grade students and 39 sixth-grade students, as well as 2 teachers. The findings indicate that the number magic approach enhances student engagement across behavioral, emotional, and cognitive dimensions. Students demonstrated more active participation, higher enthusiasm, and greater involvement in the thinking process during learning activities. In addition, this approach supports students in understanding mathematical concepts through direct engagement in learning tasks. Teachers also perceived this approach as effective in improving students’ focus and participation. These findings suggest that the number magic approach has the potential to serve as an alternative instructional strategy that not only increases student engagement but also promotes more meaningful learning experiences in mathematics.  

Page 10 of 10 | Total Record : 99