cover
Contact Name
Fatiatun
Contact Email
fatia@unsiq.ac.id
Phone
+6285329632436
Journal Mail Official
alphateach@unsiq.ac.id
Editorial Address
Kalibeber, RT 03/RW 01, Kec. Mojotengah, Kab. Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
ISSN : -     EISSN : 2809462X     DOI : https://doi.org/10.32699/alphateach.v3i2
Jurnal ALPHATEACH menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam bidang Pendidikan Islam
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
KONSEP PENDIDIKAN ANAK DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL AZHAR “ QS. LUQMAN AYAT 13-19 ” KARYA PROF. DR. HAMKA Hilman Al Hafizh; Muchotob Hamzah; Ali Mutafi
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 3 No 2 (2023): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v3i2.5138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep serta metode yang digagas oleh hamka dalam pengembangan pendidikan akhlak anak. Penelitian ini saya lakukan dengan mencari berbagai sumber bacaan yang bersangkutan atau berkaitan dengan pendidikan akhlak anak. Hamka adalah seorang tokoh yang banyak berkontribusi dalam dunia pendidikan. Walaupun tulisan Hamka sendiri yang spesifik membahas masalah pendidikan sangat jarang ditemui, akan tetapi ide-ide serta berbagai macam konsep serta metode pendidikannya itu dapat digalih dari berbagai macam tulisan Hamka sendiri ataupun tulisan karya orang lain yang membahas seorang Hamka. Di masa ini, banyak kita temui anak-anak ataupun orang dewasa sudah tidak lagi mengindahkan akhlak, padahal akhlak adalah salah satu kunci keberhasilan hidup. Bahkan Rasullullah pun diutus untuk menyempurnakan akhlak, maka dari itu penulis menginginkan skripsi yang penulis susun ini dapat memberikan banyak manfaat bagi para pendidik untuk menjadikan isi dari skripsi ini sebagai bahan tambahan dalam bekal mendidik akhlak siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh pengetahuan tentang konsep, materi ajar serta metode pendidikan anak dalam pengembangan akhlak menurut Hamka.
KONSEP IMAN DAN ILMU PENGETAHUAN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN (KAJIAN SURAT AL-MUJADALAH AYAT 11) Dliaul Khanifah; Muchotob Hamzah; Muhtar Sofwan Hidayat
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 3 No 2 (2023): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v3i2.5141

Abstract

Kajian ini dimaksudkan untuk menentukan gagasan dan Ilmu yang sebenarnya dalam QS. Al-Muj adalah pengulangan 11, khususnya bagaimana kebiasaan seseorang ketika sedang berkumpul dan pentingnya informasi. Juga untuk mempelajari bagaimana surat Al-Muj ayat 11 menerapkan ilmu dan iman, serta bahwa derajat dan kedudukan dapat diperoleh melalui ilmu dan iman kepada Allah SWT. Apa hubungan antara iman dan sains dan bagaimana orang menjalani kehidupan mereka di dunia? Dan yang terpenting, bagaimana ayat 11 surat Al-Muj merujuk pada pentingnya Iman dan Ilmu dalam pendidikan Islam. Ujian ini menggunakan penelitian kepustakaan melalui mencari, mengumpulkan, dan membedah buku-buku yang sesuai dengan masalah eksplorasi, kemudian ditangani dengan kemampuan penulis. Dalam menganalisis informasi yang dikumpulkan pencipta menggunakan strategi pemeriksaan isi (content inspection) dengan menguraikan QS. Konsep ayat Iman dan Ilmu tersebut kemudian dijelaskan dalam Al-Mujaalah ayat 11. QS mengatakan bahwa penelitian ini sampai pada suatu kesimpulan. Al-Muj adalah bait ke-11, ada gagasan keyakinan yang harus dimiliki oleh seseorang untuk dapat mencari tujuan-tujuan tersebut, khususnya: makna kerukunan (toleransi), kewajiban moral, iman, dan pemahaman. Karena merupakan faktor utama dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT, pencapaian ini sangatlah signifikan. Dalam QS. Ayat 11 Al-Mujalah menunjukkan adanya konsep dan eratnya hubungan antara iman dan ilmu di mata Allah SWT. Menurut temuan studi tersebut, iman dan sains harus dilandasi oleh pengetahuan agar manusia dapat berpikir kritis sebelum mengambil tindakan dan mencegah kesalahan di masa depan. Hal ini karena iman dan ilmu adalah satu dan tidak dapat dipisahkan. satu sama lain. Kata kunci: Konsep Iman dan Ilmu Pengetahuan.
Analisis Pengelolaan Program Khusus Tahfidz dan keberhasilan siswa di asrama SMA Takhassus Al Qur'an Wonosobo Kurnia Wahyu Nurhayati; Nasokah Nasokah; Chairani Astina
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 3 No 2 (2023): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v3i2.5226

Abstract

Al-Qur’an adalah kalam Allah yang memiliki banyak manfaat, salah satu manfaat bagi penghafal al-Qur’an yaitu menjadikan fikiran yang jernih dan cemerlang sehingga para penghafal al-Qur’an diyakini bahwa Allah akan memberikan kemudahan dalam segala urusannya terutama dalam menimba ilmu. Seiring berjalannya wajtu, upaya-upaya untuk menjaga kelestarian al-Qur’an sangat masih tetap dilakukan. Salah satunya adalah dengan didirikannya pondok-pondok pesantren tahfidz al-Qur’an. Keberhasilan proses belajar mengajar al-Qur’an sangat tergantung kepada pengelolaannya. Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu adanya pengelolaan yang maksimal dalam program khusus tahfidz dan keberhasilan siswa di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an Wonosobo. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengelolaan program khusus tahfidz di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an Wonosobo, (2) mengetahui keberhasilan siswa program tahfidz di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an Wonosobo, (3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengelolaan program tahfidz dan keberhasilan siswa di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an Wonosobo. Penelitian ini menggunakan kualitatif lapangan yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata ttertulis atau lisan dari orang-orang dan dari perilaku yang dapat diamati. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan jika pengelolaan program tahfidz perencanaan menggunakan beberapa macam metode dalam menghafal Qur’an, antara lain: (1) Metode Takror, yaitu mengulang hafalan atau menyimakkan hafalan yang pernah dihafal kepada guru tahfidz, agar hafalan yang pernah dihafal tetap terjaga dengan baik. Selain dengan guru, takror juga dilakukan sendiri-sendiri dengan maksud melancarkan hafalan yang telah dihafal, sehingga tidak mudah lupa. (2) Tasmi’, yaitu memperdengarkan hafalan kepada orang lain baik kepada perseorangan maupun kepada jamaah. Dengan tasmi’ ini seorang penghafal al-Qur’an akan diketahui kekuangan yang ada pada dirinnya, karena bias saja ia lengah dalam mengucapkan huruf atau harakat. (3) Ziyadah, yaitu kegiatan khusus untuk menambah ayat al-Qur’an atau menambah setoran. (4) Rumusan, dipakai untuk menunjukan nomor ayat didalam al-Qur’an. Siswa dilatih untuk mampu menyebutkan nomor ayat di setiap surat. Keberhasilan merupakan suatu pencapaian terhadap keinginan yang telah kita niatkan untuk kita capai atau kemampuan untuk melewati dan mengatasi diri dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. Keberhasilan siswa program tahfidz di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an cukup bagus kurang lebih mencapai 50%, siswa yang lulus telah selesai dalam setoran, kemudian sudah tasmi’ 15 juz secara lancar beserta rumusan. Faktor pendukung pengelolaan program khusus tahfidz dan keberhasilan siswa di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an Wonosbo diantaranya adalah kenyamanan, pemberian motivasi, ketenangan, faktor kesehatan psikologis, dukungan dari berbagai pihak seperti dukungan dari orang tua, dukungan dari ustadzah, dan dukungan dari para pengurus program tahfidz. Sedangkan faktor penghambat dalam pengelolaan program khusus tahfidz dan keberhasilan siswa di asrama SMA Takhassus Al-Qur’an diantaranya adalah faktor waktu, kedisiplinan, sering lupa, memiliki masalah dengan teman, dengan keluarga, ekonomi dan terkadang santri malas didalam menghafal.
ETIKA TEGUR SAPA ANTARA SISWA DAN GURU (STUDI ANALISIS QUR’AN SURAT AN-NISA AYAT 86) Wiki Laelatun Nisa; Ngarifin Sidiq; Lilik Rochmad Nurcholisho
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 2 No 1 (2022): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v2i1.5457

Abstract

Skripsi ini bertujuan (1) Untuk mengetahui etika tegur sapa antara siswa dan guru di Sekolah.(2) Untuk mengetahui etika tegur sapa antara siswa dan guru menurut Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 86.(3) Untuk mengetahui relevansi etika tegur sapa antara siswa dan guru di Sekolah menurut Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 86 pada masa sekarang.Skripsi ini merupakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Untuk pengumpulan datanya dengan bantuan kepustakaan baik berupa buku-buku, kitab tafsir, dan lain sebagainya,serta penelusuran online untuk membantu penyempurnaan data yang diperoleh., Sedangkan analisisnya menggunakan metode maudhu’i dan analisis isi.Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertama, etika tegur sapa sering sekali disepelekan oleh kebanyakan orang, oleh karena itu Sekolah memiliki program untuk mengembangkan karakter siswa supaya memiliki kepribadian yang lebih baik, diantaranya yaitu program 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun). Kedua, dalam Qur’an Surat An-Nisa ayat 86, apabila ada seorang muslim mengucapkan salam kepada kalian maka balaslah dengan salam yang lebih utama (lengkap) atau dengan salam yang sama, karena lebih dari itu dianjurkan. Ketiga, relevansi etika tegur sapa di Sekolah berdasarkan Qur’an Surat An-Nisa ayat 86 dengan masa sekarang yaitu masih relevan, dimana pengucapan salam Assalamu’alaikum harus di jawab dengan wa’alaikumusalam atau bisa dengan sempurna menjawabnya wa’alaikumusalam warahmatullahi wabarakatuh.
LEARNING METHODS OF ISLAMIC RELIGION AND CIVIL EDUCATION FOR THE FORMATION OF STUDENTS' ATTITUDE OF TOLERANCE AT SMP N 5 WATUMALANG WONOSOBO Nikmiyati Nikmiyati; Noor Aziz; Muhammad Yusuf amin Nugroho
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 3 No 2 (2023): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v3i2.5807

Abstract

One of the external factors that supports student success in learning is the learning method. Choosing the right method will greatly determine the success or failure of achieving learning objectives. This article was created with the aim of finding out 1) To find out the methods of learning religious education and character for students at SMP N 5 Watumalang. 2) To find out how tolerant students are at SMP Negeri 5 Watumalang. 3) To find out to what extent religious education and character learning methods contribute and tolerate students at SMP N 5 Watumalang. This research is qualitative research using observation, interviews and documentation in collecting data. Meanwhile, the data analysis uses inductive and deductive methods with a descriptive analytical approach, namely in the form of written or verbal data from sources and observations of learning activities, so that the author obtains a picture in accordance with the actual situation. The results of this research analysis are to find out that SMP Negeri 5 Watumalang has implemented Islamic religious education and morals in its learning process, and the factors that support and hinder the learning process of SMP Negeri 5 Watumalang. The results obtained from this research are that learning has been carried out at SMP Negeri 5 Watumalang since 2007, with an activity schedule starting at 07.15 - 14.15 every Monday to Saturday except Sundays which are closed. From the results of observations and interviews, data was also obtained regarding supporting factors in the learning process, including adequate facilities and infrastructure, quality of teachers, student activity in learning, and support from the community, especially student guardians. Meanwhile, inhibiting factors include varying student absorption capacity, lack of teacher discipline, and students' lack of concentration in learning.
Model pembelajaran tahfidz dan peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur'an dan hadits siswa kelas V Madrasah ibtidaiyah Cokroaminoto linggasari khusna rofiqotul khusna rofiqotul khusna; Fatiatun Fatiatun Fatiatun; Abdul Majid
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 3 No 2 (2023): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v3i2.5837

Abstract

Menghafal Al-Qur’an, atau yang lebih dikenal dengan sebutan tahfidz adalah pekerjaan sulit bagi sebagian orang dan sebagian orang juga merasa mudah dalam menghafalkannya. Dalam hal ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran tahfidz dan peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran Al-ur’an dan hadits. Metode yang digunakan adalah metode kuntitatif dengan rumus prodact moment, dalam pengambilan data menggunakan angket/kuesioner, wawancara dan observasi. Dalam pengambilan data dengan cara dan rumus yang sudah dijelaskan diatas, maka mendapatkan hasil bahwa diantara model pembelajaran tahfidz dan peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an hadits itu terdapat hubungan yang kuat.
P, Pendidikan Akhlak Anak dalam Keluarga Broken Home (Studi Kasus di Desa Nagasari Kecamatan Pagentan Kabupaten Banjarnegara Tahun 2023) Ika Raeni Novianti; Fatkhurrohman Fatkhurrohman; Muhammad Yusuf Amin Nugroho
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 3 No 2 (2023): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v3i2.5942

Abstract

Penelitian ini terinspirasi dari kesaksian anak-anak keluarga Broken Home yang tinggal di Desa Nagasari, Desa Pagentan, Kabupaten Banjarnegara. Banyak kasus rumah tangga yang rusak disebabkan oleh pernikahan dini dan keadaan ekonomi yang buruk. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian berada di Desa Nagasari Kecamatan Pagentan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data meliputi reduksi data, pengujian data, dan penarikan kesimpulan. Partisipan penelitian adalah anak-anak dan orang tuanya yang berasal dari keluarga Broken Home. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perkembangan moral anak pada keluarga Broken Home di Desa Nagasari Kecamatan Pagentan Kabupaten Banjarnegara. Berikut temuan penelitian perkembangan moral anak dari keluarga Broken Home di Desa Nagasari Kecamatan Pagentan Kabupaten Banjarnegara. Pertama, kondisi moral anak-anak keluarga Broken Home di Desa Nagasari sudah baik karena selama ini belum ada anak atau remaja yang melanggar aturan dan menempuh jalur hukum di desa tersebut. Kedua, upaya orang tua, khususnya pada keluarga yang berlatar belakang Broken Home, untuk menerapkan dan mengajarkan pendidikan moral kepada anak melalui: Pengajaran, motivasi dan keteladanan; Menegakkan aturan dan kebiasaan; Ketiga, faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pendidikan moral anak, khususnya pada keluarga Broken Home, seperti anak yang mudah diatur; Lingkungan; Agama; Kesibukan orang tua; Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi; Keempat, kecanduan gadget orang tua.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA DENGAN PERMAINAN ENGKLEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV MI MA'ARIF LIPURSARI KECAMATAN LEKSONO KABUPATEN WONOSOBO TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Puji Astuti; Nasokah Nasokah; Muhtar Sofwan Hidayat
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 3 No 2 (2023): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v3i2.5962

Abstract

Puji Astuti, NIM :2018030101. Implementasi Pendekatan Etnomatematika Dengan Permainan Engklek Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV MI Ma’arif Lipursari Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo Tahun pelajaran 2023/2024 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1)bagaimana implementasi pembelajaran etnomatematika melalui permainan engklek pada anak kelas IV MI Ma’arif Lipursari Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo.(2) adakah peningkatan hasil belajar matematika setelah di implementasikan pembelajaran etnomatematika melalui permainan engklek pada anak kelas IV MI Ma’arif Lipursari Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo.(3) adakah perbedaan hasil belajar matematika pada anak kelas IV MI Ma’arif Lipursari Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo antara sebelum di implementasikan pembelajaran etnomatematika melalui permainan engklek dan setelah diimplementasikan pembelajaran etnomatematika melalui permainan engklek.Bentuk penelitian ini adalah penelitian experimen, Subjek penelitian adalah siswa kelas IV MI Ma’arif Lipursari Leksono Wonosobo yang berjumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, analisi pendahuluan dan analisis uji hipotesis.Hasil penelitian ini adalah (1) Penggunaan Etnomatetematika melalui permaianan engkleku ntuk meningkatkan keterampilan anak di kelas IV MI Ma’arif Lipursari Leksono Wonosobo meliputi beberapa proses, antara lain: (a) Perencanaan Pembelajaran dengan permainan engklek, Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang memuat identitas mata pelajaran, standar kompetensi (SK), Kompetensi dasar (KD), Indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan sumber belajar. (2) Peningkatan hasil belajar matematika anak kelas IV MI Ma’arif Lipursari Leksono Wonosobo Tahun Pelajaran 2023/2024 termasuk dalam kategori cukup, didasarkan pada hasil uji g diperoleh nilai gain sebesar 0,65. (3) Perbedaan Hasil belajar matematika anak kelas IV MI Ma’arif Lipursari Leksono Wonosobo sebelum dan sesuadah pendekatan etnomatematika dengan permainan engklek meningkat hal ini ditunjukan dengan thitung lebih besar dari ttabel yaitu 9,911 > 2,947/2,131
Implementasi Pembelajaran kitab Tuhfatul Athfal Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an kelas II Ula B Santri Madrasah Diniyah Ma'had Mamba'ul Qur'an Kalibeber Mojotengah Wonosobo Risma Nur Amaliyah; Nasokah Muhammad; Chairani Astina
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 3 No 2 (2023): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v3i2.5963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui konsep pembelajaran kitab Tuhfatul Athfal dan kemampuan membaca al-Qur’an kelas II Ula B putri santri Madrasah Diniyah Ma’had Mamba’ul Qur’an 2) untuk mengetahui implementasi pembelajaran kitab Tuhfatul Athfal dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an kelas II Ula B putri santri Madrasah Diniyah Ma’had Mamba’ul Qur’an 3) untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi pembelajaran kitab Tuhfatul Athfal dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an kelas II Ula B putri santri Madrasah Diniyah Ma’had Mamba’ul Qur’an. Skripsi ini mengunakan penelitian lapangan kualitatif dan deskriptif. Proses pengmpulan dta mengunakan obsrvasi partiisipan, wawanncara mendalam dan studii pustaka. Metode analisis data yang digunakan adalah penelitian sebelum terjun ke lapangan, kemudian menganalisis data di lapangan dengan menggunakan contohhcontoh untuk mereduksi data yang tidak relevan, menafsirkan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: 1) Pemikiran kitab Tuhfatul Athfal dan kemampuan membaca Al Quran kelas II Ula B putri merupakan pendidikan struktural, mata pelajaran Tuhfatul Athfal dan media pendidikan. 2) pelaksanaan program pembelajaran kitab Tuhfatul Athfal lebih baik membaca kekuatan Al Quran kelas II Ula B putri mempunyai tiga ruang lingkup, yaitu membuka pelajaran dan terlebih dahullu membaca nadhom, memperkenalkan topik penutup. 3) faktorr pendukunng dan penghmbat implementasi kitab Tuhfatul Athfal dalam meningkatkan kemampuann membaaca Al-Q ur'an putri Ula B kelas II. Yang menunjang pembelajaran Tuhfatul Athfal adalah penggunaan materi pembelajaran yang sesuai, yaitu bacaan Al Quran, Subuh dan Asar bersama ustadzah. Yang menghambat pembelajaran Tuhfatul Athfal adalah tingkat pendidikan peserta didik, kurangnya waktu, kurangnya waktu serta munculnya naluri malas dan lelah.
Implementasi Budaya Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pada Materi PAI kelas VII di SMP NEGERI 2 KLEDUNG TEMANGGUNG Syahrul Amin; Abdul Majid; Ali Imron
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 3 No 2 (2023): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v3i2.6205

Abstract

Budaya Literasi Digital dalam dunia Pendidikan sangat diperlukan, untuk menunjang meningkatnya kemampuan membaca peserta didik, dengan adanya budaya literasi digital diharapkan semua peserta didik lebih pintar dalam mengaplikasikan digital. Dengan berbudaya literasi digital peserta didik akan menambah wawasan pembelajaran terkhusus dalam materi Pendidikan Agama islam dan merambat kepada mata pelajaran yang lain. Salah satu tujuan lainnya adalah agar peserta didik mampu meningkatkan kebiasaan dalam berliterasi. Untuk itu kita harus mengetahui bagaimana peran literasi digital dalam meningkatkan kemampuan membaca pada materi PAI dan bagaimana cara mengatasi agar peserta didik meningkatkan kebiasaan membaca pada materi PAI kelas VII di SMP Negeri 2 Kledung Temanggung. Penelitian ini menggunakan penelitian Kualitatif deskriptif, dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian tersebut implementasi Budaya Literasi Digital dalam meningkatkan kemampuan membaca dan kebiasaan membaca, mengalami perubahan dalam proses belajarnya yaitu dapat meningkatkan kemampuan membaca pada materi PAI dan meningkatkan kebiasaan peserta didik dalam membaca.

Page 4 of 12 | Total Record : 115