cover
Contact Name
Fatiatun
Contact Email
fatia@unsiq.ac.id
Phone
+6285329632436
Journal Mail Official
alphateach@unsiq.ac.id
Editorial Address
Kalibeber, RT 03/RW 01, Kec. Mojotengah, Kab. Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
ISSN : -     EISSN : 2809462X     DOI : https://doi.org/10.32699/alphateach.v3i2
Jurnal ALPHATEACH menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam bidang Pendidikan Islam
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 118 Documents
Implementasi pembelajaran taisirul khollaq di nurul qur'an banjarnegara Pratiwi, Anisa Ajeng; Shidiq, Ngarifin; Mubin, Nurul
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.8278

Abstract

Analisis memutuskan mengetahui metodologi mempelajari Taisirul khollaq. pembelajaran kitab tersebut, untuk mengetahui apakah pembelajaran kitab tersebut dapat mempengaruhi kepada karakter santri di Pondok tersebut. Peneliti menggunakan metode kualitatif dalam pengumpulan data, yang meliputi : konsultasi, pengamatan data, penarikan kesimpulan. penerapan metode pembelajaran kitab tersebut dapat meningkatkan akhlak santri di pondok pesantren Nurul qur’an terhadap guru, terhadap orang tua atau yang lebih tua, dan terhadap teman-temanya. Manfaatnya mengkaji dari kitab ini adalah untuk bisa menerapkan akhlak seorang santri yang terdapat pada kitab tersebut.
Penerapan Strategi Pencegahan Pembulian di Lingkungan Pesantren Al-manshur muhammad, fathi talenta; Shidiq, Ngarifin; Imron, Ali
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.8382

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Penerapan strategi pencegahan pembulian di lingkungan pesantren Al-Manshur Wonosobo 2) Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam Penerapan strategi pencegahan pembulian di lingkungan pesantren Al-Manshur. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi, dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis data yaitu model data, reduksi data, dan kesimpulan. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa: 1) Strategi pencegahan pembulian yang diterapkan di PP Al-Manshur adalah Pembelajaran Akhlaq dan Adab di setiap kelas, Menerapkan Peraturan Pondok Dan Sanksi Bagi Yang Melanggar, Peningkatan Kesadaran Santri tentang Anti bullying, Penanganan Bila Terjadi Pembulian, dan Mendekatkan kembali antara korban dan pelaku setelah terjadi bullying. 2) Faktor pendukung dalam penerapan strategi pencegahan pembulian ini adalah faktor antusiasme para pengurus pondok yang menjalankan tugasnya sebagai pengurus dengan baik, faktor antusiasme orang tua yang sangat mendukung peraturan-peraturan pondok, dan kejujuran santri yang berani melapor serta memberikan penjelasan tentang adanya pembulian kepada pengurus pondok pesantren. Sedangkan faktor penghambatnya adalah ketidakpedulian pengurus pondok terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di pondok terutama pembulian, ketidaknetralan wali santri yang selalu membela anaknya, dan ketidakjujuran santri yang tidak berani melaporkan kasus-kasus pembulian yang terjadi di pondok pesantren.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBINA AKHLAK PESERTA DIDIK DI SMP TAKHASSUS AL-QUR’AN AN-NIDA KRASAK SELOMERTO WONOSOBO FIRMANULLOH, ANTON; Fatkhurrohman, Fatkhurrohman; Rahman, Rifqi Aulia
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.8387

Abstract

Penelitian ini termotivasi oleh temuan peneliti di SMP Takhassus Al-Qur’an An-Nida Krasak Selomerto Wonosobo, di mana perilaku siswa seperti berisik selama pelajaran, tidur selama jam pelajaran, menyontek saat ujian, bolos sekolah tanpa penjelasan, tidak mampu membaca Al-Qur'an dengan lancar, bermain-main selama shalat Dhuhr berjamaah, dan terlambat datang ke sekolah masih diamati. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagaimana upaya guru PAI dalam menanamkan akhlak, apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penanaman akhlak, dan apa hasil dari upaya guru PAI dalam penanaman akhlak? Dengan tujuan memahami upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak siswa di SMP Takhassus Al-Qur’an An-Nida Krasak Selomerto. Penelitian ini adalah studi lapangan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru pendidikan agama Islam, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru pendidikan agama Islam dalam membina akhlak siswa di SMP Takhassus Al-Qur’an An-Nida Krasak Selomerto Wonosobo adalah: 1. Menjadi teladan, seperti berbicara dengan sopan dan hormat, memberi salam saat masuk dan keluar kelas, serta memberi contoh dengan tidak terlambat datang ke sekolah. 2. Pembiasaan: melakukan kegiatan seperti mencium tangan guru saat salam pagi, membaca doa sebelum dan setelah proses belajar, mendorong siswa untuk membaca Al-Qur'an, serta mengajak siswa melaksanakan salat Dzuhur berjamaah. 3. Pengajaran: mengajarkan nilai-nilai seperti kejujuran, kerendahan hati, dan menjauhi sifat sombong, serta menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. 4. Pemberian motivasi: memberikan apresiasi berupa tambahan poin, memuji siswa dengan ungkapan seperti "bagus", "hebat", atau "cerdas". 5. Penerapan hukuman: memberikan tindakan seperti menjelaskan ulang materi jika siswa tidak fokus atau berisik saat pembelajaran, meminta siswa mencuci muka jika mengantuk, memberikan nasihat, mencatat ketidakhadiran siswa yang bolos, serta memberi teguran atau peringatan.
Artikel Skripsi PERAN PEMBELAJARAN KITAB MUKHTASOR JIDDAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB FATHUL QORIB SANTRI DI PPTQ AL-ASYARIYYAH KALIBEBER MOJOTENGAH WONOSOBO Ferianton, Sigit; Sunarko, Asep; imron, ali
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.8396

Abstract

Skripsii iini ibertujuan iuntuk: 1). iUntuk imengetahui konsep pembelajaran kitab mukhtasor jiddan di PPTQ Al-Asyariyyah. 2). Untuk mengetahui peran pembelajaran kitab mukhtasor jiddan dalam imeningkatkan ikemampuan imembaca ikitab ifathul iqorib santri di PPTQ Al-Asyariyyah Kalibeber Mojotengah Wonosobo. Skripsi iini imenggunakan ipendekatan ipenelitian kualitatif dimana jenis ipenelitiannya ibersifat ilapangan. Pendekatan kualitatif ini menggunakan pendekatan kuasi kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu Ustadz dan santri blok salaf PPTQ AL-Asyariyah. Teknik ipengumpulan idata imenggunakan imetode iobservasi, wawancara imendalam, dan idokumentasi. Dalam metode pengumpulan informasi, peneliti menggunakan triangulasi data, Adapun Teknik analisis yang digunakan adalah ianalisis iterhadap data iyang iberhasil idikumpulkan ioleh ipenelitian imelalui perangkat imetodologi. iDimana idata idiperoleh imenggunakan proses ianalisis idata isebagai iberikut: 1). iReduksi idata, 2). Penyajian idata idan, 3). iKesimpulan iatau iverifikasi. Hasil penelitian peran pembelajaran kitab mukhtasor jiddan di blok salaf PPTQ AL-Asyariyah berjalan dengan baik dan mampu meningkatkan kemampuan membaca kitab fathul qorib. Pembelajaran kitab mukhtasor jiddan sangat berperan dalam kemampuan membaca kitab fathul qorib di blok salaf. ustadz dalam mengajar menggunakan metode bandongan, diskusi, dan sorogan. Sedangkan idalam ipelaksanaan iada itiga itahapan iyaitu, tahap ipersiapan, itahap ipelaksanaan i(kegiatan ipendahuluan, kegiatan iinti, idan ipenutup), idan itahap iakhir ibaik ievaluasi ilisan atau itertulis.
PENERAPAN METODE QUIZ TEAM DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FIKIH TENTANG SHALAT FARDU DI KELAS II MI MA’ARIF PANDANSARI KECAMATAN WANAYASA KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN AJARAN 2023/2024 setiani, wiwit; Fatkhurrohman, Fatkhurrohman
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.8418

Abstract

Abstract This reseaarch aiams to find out: (1) how the imaplementation of the qauiz team methoad improves fiqh learning outcomes for class II students at MI Ma'arif Pandansari, Wanayasa District, Banjarnegara Regency (2) the increase in fiqh learning outcomes after implementing the quiz team method for class II MI students Ma'arif Pandansari, Wanayasa District, Banjarnegara RegencyThe foarm of this research is classraoom action research (PTK). The research subjaects are teachers and class II students at MI Ma'arif Pandansari, Wanayasa District, Banjarnegara Regency. Data collection techniaques use observation, interviews and documentation.aThe results of this research arae: (1) The implementaation of the quiz teaam method was carried out by dividing studentsa into several teams. Students held discussioans and prepared questions for the quiz. team A starts the quiz by giaving questions to team B, if they caannot answer the questions they are thrown to anotaher team, the next question is given tao team C and then team and back again to team B and so on until the questions run out. The first round of quizzes are finished, followed by the second round of quizzes with team B as the quiz leader. The quiz coantinues untial the entire team has taken their turn as quiz leader. Teacahers give positive responses to active students and motivate students to help each other with their teammates. (2) Improved fiqh learning outcomes using the Quiz Team methoad foer class II studenats at MI Ma'arif Pandansari for the 2023/2024 acaademic year. This can be seen from the data analysis, namely that the avaerage class score has increased, namely in the initial test it was 87, in the fairst cycle it was 72 and in the second cycle it rose to 83. For stuadents who completed their studaies (completeness score 75) in the initial test it was 40%, in the cycle test in the first cycle it was 55%, and in the secaond cycle test students completaed their learning reaching 90%. Keywords: Quiz Team Method, Fiqh Learning ResultsAbstrak Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan kelas (PTK), Subjek dari penelitian yang akan dilakukan adalah guru dan siswa kelas II di MI Ma’arif Pandansari Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara . Teknik pengumpulaan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian ini adalah : (1) Implementasi metode quiz team ini dilakukan dengan membagi siswa dalam beberapa tim, Siswa melakuakan diskusi dan menyiapkan soal untuk kuis. tim A memulai kuis dengan melemparkan pertanyaan kepada tim B, jika menjawabnya salah maka pertanyaanakan dilempar kepada tim lain, pertanyaan selanjuatnya diberikan pada tim C dan kemudian tim D dan kembali lagi pada tim B begitu seterusnya hingga pertanyaan habis. Kuis babaak pertama selesai dilanajutkan dengan kuis babak kedua dengan tim B sebagai pimpinan kuis. Kuis berlangasung hingga seluruh tim mendapaatkan giliran sebagai pimpinan kuis. Guru memberikan respon positif kepada siswa yang aktif dan memotivasi siswa untuk saling membantu rekan timnya. (2) Peningkatan hasil belajar fikih dengan metode Quiz Team pada siswa kelas II MI Ma’arif Pandansari tahun pelajaran 2023/2024. Ini ditunjukan dengan hasil nilai dimana pada Hal ini dapat dilihat dari analisis data yaitu nilai rata-rata kelas terjadi peningkatan yaitu pada tes awal sebesar 72, siklus peratama 83 dan pada siklus kedua naik menjadi 88. Untuk siswa tuntas belajar (nilai ketuntasan 75) pada tes awal 40%, tes siklus pertama 55%, dan pada tes siklus kedua siswa belajar tuntas mencapai 90%.
ANALYSIS OF STRENGTHENING RELIGIOUS LITERACY CULTURE IN PAI LEARNING (Case Study at Kertek Junior High School) Gita Sista Indarsih; Maryono; Fatiatun
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol. 5 No. 2 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/2a697f19

Abstract

Strengthening religious literacy culture is a strategic effort to improve literacy skills while shaping students' religious character. This study aims to analyze the implementation, strategies, and supporting and inhibiting factors in strengthening religious literacy in Islamic Religious Education learning at SMP Negeri 3 Kertek. This study uses a qualitative approach with field research, with data collection techniques through interviews, observation, and documentation, and analyzed using an interactive model. The results show that strengthening religious literacy is implemented through the integration of the School Literacy Movement and the Spiritual Improvement Activity Monitoring Program in the form of reading habits, joint prayers, tadarus, recitation of Asmaul Husana, and religious reflection in learning. The strategies implemented include habituation, integration in learning, the use of varied methods, as well as support from facilities and cooperation with parents. Supporting factors include school policies, infrastructure, and the active role of teachers, while inhibiting factors include low interest in reading, limited religious reading materials, and difficulties in student understanding. The implications of this study emphasize the importance of strengthening religious literacy that is designed systematically, innovatively, and sustainably to improve literacy skills and shape students' religious character
IMPLEMENTATION OF CHARACTER EDUCATION VALUES IN ISLAMIC BOARDING SCHOOLS (A CASE STUDY OF MA NU DARUL ISLAH SURENGEDE, WONOSOBO) anif adniyansah; Maryono; Fatiatun
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol. 5 No. 2 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/t05psk32

Abstract

This study explores the implementation of character education values in Islamic boarding schools, with a case study at MA NU Darul Islah Surengede, Wonosobo. Employing a descriptive qualitative approach through interviews, observation, and document analysis, the research examines how pesantren-based character values are integrated into the educational process. The findings reveal that character education at MA NU Darul Islah is implemented through a holistic approach that combines the national Merdeka Curriculum with the distinctive Nahdlatul Ulama pesantren curriculum via the Madrasah Operational Curriculum (KOM). Key values cultivated include religiosity/spirituality, noble character (akhlaq), discipline, responsibility, independence, religious moderation, social concern, and leadership. These values are instilled through daily habituation programs (such as congregational prayers, Qur’an recitation, mujahadah, and classroom cleaning schedules), teacher role modeling, and extracurricular activities. Supporting factors include visionary leadership, consistent teacher role modeling, strong stakeholder collaboration, and the supportive pesantren environment. However, challenges persist, including students’ diverse backgrounds, the dominance of academic focus, uncontrolled use of mobile phones, and external environmental influences. The study concludes that effective character education in pesantren requires consistent integration of formal and non-formal approaches, strong role modeling by educators, and continuous collaboration among all stakeholders to overcome existing obstacles.
MAINTAINING ADAB IN THE DIGITAL AGE: STRATEGIES OF AL-FALAH KONGSI PESANTREN IN PRESERVING STUDENT HUMILITY (TAWADU’) Agus Santoso; Abdul Majid; Nur Farida
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol. 5 No. 2 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/e8yb1459

Abstract

This study explores the challenges of digitalization within traditional pesantren (Islamic boarding school) education systems, specifically focusing on maintaining students' tawadu’ (humility) amidst the rapid flow of information technology. The research employs a qualitative descriptive method, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation at Al-Falah Kongsi Pesantren, Wonosobo. The subjects include caregivers, teachers (ustadz), and students to obtain a comprehensive view of learning dynamics in the digital era. The findings reveal that the pesantren integrates technology through WhatsApp groups for alternative learning, the use of independent translation applications for the Matan Zubad text, and the utilization of social media as a creative medium for dakwah (proselytizing). However, significant obstacles exist, including technological distractions, limited internet infrastructure, and the risk of diminished focus and adab (etiquette) due to uncontrolled digital exposure. Strategies to preserve student character include intensive personal supervision, strict enforcement of gadget usage hours, and the reinforcement of ethical values through the routine study of classical texts. This study concludes that digital integration is complementary and effective in enhancing learning efficiency as long as it remains directed toward strengthening moral values. The personal relationship between teachers and students, alongside the exemplary behavior of caregivers, remains an irreplaceable and vital instrument in the character-building process.

Page 12 of 12 | Total Record : 118