cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
journalpedagogik@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Pedagogik : Jurnal Pendidikan dan Riset
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30257719     DOI : -
Core Subject : Education,
Pedagogik: Jurnal Pendidikan dan Riset is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate the results of research and studies on education and Community Dedication. Articles published in journals are the results of research or areas of educational and comunity dedication thought carried out by researchers, teachers, lecturers, and education students. Detailed information for article loading and article instructions is provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 152 Documents
Peran Guru Dalam Mendorong Perkembangan Kognitif Anak di Era Digital Maharani, Dwi; Gusmiranda, Cindy Zihan; Mazdalifah, Mazdalifah; Hafidzah, Mufidah; Daulay, Lily Sardiani
Pedagogik: Jurnal Pendidikan dan Riset Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami peran strategis guru dalam memfasilitasi dan mendorong perkembangan kognitif anak ditengah masifnya penggunaan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dan survei kualitatif terhadap guru taman kanak kanak (TK) di perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% guru telah mengintegrasikan perangkat digital seperti tablet dan aplikasi eduktif dalam proses belajar mengajar, namun integrasi tersebut masih didominasi oleh penggunaan sebagai alat bantu visual, bukan alat interaksi kognitif. Ditemukan pula bahwa kurangnya pelatihan spesifik mengenai literasi digital dan desain pembelajaran berbasis kognitif merupakan hambatan utama. Integrasi digital yang tepat menjadi krusial karena teknologi, jika tidak dikelola dengan baik, berpotensi menghambat pengembangan keterampilan berfikir kritis dan pemecahan masalah (aspek kognitif Tingkat tinggi) pada anak. Kesimpuannya, guru harus bertransformasi dari sekadar penyedia konten menjadi fasiliator dan perancang pengalaman belajar digital yang berfokus pada stimulasi kognitif aktif. Perlunya modul pelatihan yang berkesinambungan bagi guru untuk memaksimalkan potensi perkembangan kognitif anak di era teknologi.
Persepsi Guru dan Siswa dalam Penggunaan LKS Sebagai Sumber Belajar di Era Digitalisasi (Studi MTs Lab IKIP Al Washliyah) Sundari, Dewi; Damanik, Dewi; Ariska, Monia; Husna, Hafizhotun; Fadhillah Hsb, Nur; Nst., Yuyun Lasmita
Pedagogik: Jurnal Pendidikan dan Riset Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong terjadinya digitalisasi pendidikan yang berdampak pada perubahan strategi pembelajaran serta pemanfaatan sumber belajar di sekolah. Salah satu bahan ajar yang masih banyak digunakan adalah Lembar Kerja Siswa (LKS), baik dalam bentuk cetak maupun digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa terhadap penggunaan LKS sebagai sumber belajar di era digitalisasi di MTs Lab IKIP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru mata pelajaran dan siswa yang terlibat langsung dalam penggunaan LKS pada proses pembelajaran. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan siswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan LKS, khususnya LKS berbasis digital. Guru menilai LKS digital membantu penyampaian materi secara sistematis dan mendukung pembelajaran yang berpusat pada siswa, sedangkan siswa menilai LKS digital lebih menarik, mudah diakses, dan meningkatkan motivasi belajar. Meskipun demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan sarana teknologi, akses internet, serta perbedaan tingkat literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan dukungan fasilitas dan peningkatan kompetensi digital untuk mengoptimalkan pemanfaatan LKS sebagai sumber belajar di era digitalisasi.