cover
Contact Name
Hasriani G
Contact Email
gembirapkm@gmail.com
Phone
+6285696685341
Journal Mail Official
gembirapkm@gmail.com
Editorial Address
Jalan Muhajirin, Makassar, Sulawesi-Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : 29853346     EISSN : 29853346     DOI : -
Gembira: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat, so called as Jurnal Gembira, is a peer-reviewed journal to publish/disseminate scientific works and innovations in the form of scientific articles. This journal concerned with the practice and processes of community engagement. This journal accepts and publishes scientific articles focused on community service. Jurnal Gembira is an applied science paper. An applied science paper is based on original research related to community engagement program. The kind of research depends on your field or the topic of community engagement (a program that has been done, an experiment, the impact of your program, survey, interview, questionnaire, etc.). The research paper will be based on the analysis and interpretation between theory and community engagement program and you need to explain the problems faced by the local community where the program is conducted. Jurnal Gembira invites lecturers, students and community service activists to send manuscripts that discuss relevant topics with the focus above. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The themes are written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations. Jurnal Gembira only considers the original paper for publication. It means that the manuscript has not been published and not considered to be published in another journal. Jurnal Gembira does not consider multiple submissions and redundant publications to be included.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 915 Documents
THE PEMBERDAYAAN KELUARGA DHUAFA MELALUI MATA KULIAH KEMUHAMMADIYAHAN DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA MINUMAN: TANTANGAN DAN PELUANG YANG DIHADAPI IBU ETI Adinda Putry Ayu; Iffat Muafi; Rava Rizky Ramadhan; Rifma Ghulam Dzaljad
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang, menghadapi tantangan utama dalam bentuk kemiskinan. Menurut laporan terbaru dari BPS, pada bulan Maret 2021, jumlah penduduk miskin mencapai 27,54 juta orang dari total penduduk sekitar 271 juta jiwa. Data menunjukkan bahwa sebagian besar negara termiskin di Asia dan Afrika memiliki mayoritas penduduk yang beragama Islam. Untuk mengatasi masalah ini, program pemberdayaan keluarga dhuafa menjadi strategis. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi keluarga kurang mampu melalui pelatihan keterampilan, akses permodalan, dan pendampingan usaha. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka mengimplementasikan mata kuliah Kemuhammadiyahan sebagai upaya untuk memperkenalkan nilai-nilai kemanusiaan dan tradisi dalam gerakan Muhammadiyah. Kesimpulannya, program ini memiliki peran penting dalam mengatasi kemiskinan dengan menyelaraskan pendidikan, pemberdayaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
MENYONGSONG KEHIDUPAN LEBIH SEJAHTERA: “PEMBERDAYAAN EKONOMI IBU MANZILAH MELALUI SUMBANGAN SEMBAKO” Shafira Anas; Ahmad Dzakir Shidiq; Rikar Abduh Ansharullah; Rifma Ghulam Dzaljad
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah merupakan suatu organisasi islam yang berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan Hadist, Muhammadiyah sangat berperan memajukan pendidikan dan kesejahteraan sosial umat Islam di Indonesia dan berfokus pada berbagai kegiatan sosial dan pendidikan. Organisasi ini mengelola ribuan sekolah, universitas, rumah sakit, dan panti asuhan di seluruh Indonesia, Muhammadiyah juga aktif dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan terlibat dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satu landasan utama Gerakan Muhammadiyah adalah kekuatan teologi dari surah Al-Ma’un yang di jelaskan ke dalam tiga pilar, yaitu: Kesehatan, Pendidikan, dan pelayanan sosial. Rajin beribadah tiada artinya jika tidak di barengi dengan berbagi kepada saudara kita yang lebih membutuhkan, oleh karena itu teologi surah Al-Ma’un mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama dengan melakukan gerakan amal sosial yang dilakukan melalui kegiatan pemberdayaan ekonomi keluarga dhuafa yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan.
REVITALISASI PENDIDIKAN MELALUI INOVASI AI: UPAYA BAGI GURU-GURU DI SUMBA Audrey Louise Makatita1; Yoin Matulessy; Anita Tamu Ina; Darius Imanuel Wadu; Iona Lisa Ndukalarak; Mayun Nggaba
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat membantu meningkatkan pendidikan di Pulau Sumba Kami mengeksplorasi cara di mana AI dapat membantu guru-guru dalam mengajar lebih efektif dan mempersonalisasi pengalaman belajar siswa. Namun, kami juga menyadari bahwa masih ada tantangan seperti akses terhadap teknologi dan pelatihan bagi guru. Dalam artikel ini, kami menyoroti pentingnya kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal untuk mengatasi hambatan ini dan memastikan keberhasilan penggunaan AI dalam pendidikan di Sumba. Hasil dari kegiatan PkM ini adalah sebesar 85,42% para guru memahami berbagai model pembelajaran dan berharap mendapat pelatihan yang lebih lagi dari kegiatan PkM ini.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN GOOGLE BISNISKU PADA PONDOK PESANTREN AL-IHSAAN Habibi Mahsyar, Januar; Winda Oktaviani; Wachjuni
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Al-Ihsaan bertujuan untuk mengatasi tantangan pemasaran dan visibilitas melalui penerapan teknologi digital, khususnya Google Bisnisku. Metode yang digunakan meliputi pelatihan intensif, pendampingan teknis, dan monitoring berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan digital para pengurus dan santri, peningkatan jumlah kunjungan ke profil Google Bisnisku, serta peningkatan penjualan produk pesantren. Temuan ini mendukung teori difusi inovasi dan pemberdayaan komunitas, menunjukkan bahwa adopsi teknologi dapat menciptakan perubahan sosial positif yang berkelanjutan.
MENUMBUHKAN SEMANGAT BELAJAR PARA MURID DI SMP NEGERI 1 TELUK DALAM KABUPATEN NIAS SELATAN UNTUK MERAIH PENDIDIKAN TINGGI HINGGA JENJANG MAGISTER TM Sirait, Ronnie; Eva Solita Pasaribu; Adilman La'ia; Feberman Hulu; Fridawati Maduwu; Geseran Loi; Krisman Lase; Martinus Ndruru; Desy. R.S. Kalit; Abu Sofian
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjadi keharusan untuk mengeyam pendidikan. Wajib belajar 12 tahun yaitu jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Penting untuk melanjutkan jenjang pendidikan S1 maupun S2. Melanjutkan jenjang S1 dan S2 akan meningkatkan hard skill dan soft skill. Universitas Sari Mutiara Indonesia dalam hal ini Program Studi S2 Manajemen merasa bahwa apa yang menjadi visi dari SMP Negeri 1 Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan menjadi tanggung jawab untuk mewujudkannya. Adapun tahapan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan perencanaan, persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan penutupan. Kegiatan workshop di SMP Negeri 1 Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan berjalan dengan lancar. Pemateri mengajukan beberapa pertanyaan mengenai pengertian pendidikan,  karakteristik pendidikan, kuliah, perencanaan pendidikan yang baik dan benar. Setelah menggali pengetahuan dasar kemudian pemateri mulai memaparkan materi pentingnya melanjutkan jenjang pendidikan ke Sarjana dan Magister. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terlaksana dengan baik. Mendapatkan respon yang antusias. Didapatkan 3 pertanyaan terkait materi dan mengharapkan ada kegiatan kembali.
MENSEJAHTERAKAN KEHIDUPAN PEREKONOMI DENGAN PEMBERDAYAAN YUK, STOP PEMBOROSAN: SISIHKAN REZEKIMU KEPADA KELUARGA DHUAFA BAPAK SAHRONI Raihan Sulaiman; Nadia Inda Adwa; Salsabila Adinda Fitri; Rifma Gulham Dzaljad
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan adalah kondisi di mana seseorang atau individu tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, dan kesehatan. Faktor-faktor seperti kurangnya pendidikan dan sulitnya akses pekerjaan dapat menyebabkan kemiskinan. Dalam kegiatan ini, kita mengeksplorasi upaya pemberdayaan keluarga dhuafa sebagai strategi untuk mengatasi kemiskinan melalui pendekatan komprehensif, termasuk pemberian modal usaha untuk membantu perekonomian Bapak Sahroni. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga dhuafa agar mereka dapat mencapai taraf hidup yang layak. Studi kasus menunjukkan bahwa kerjasama antar keluarga dan masyarakat yang ingin berdonasi secara signifikan dapat meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup keluarga dhuafa. Bantuan yang akan diberikan kepada Bapak Sahroni meliputi modal usaha dan membantu kebutuhan rumah tangga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan yang baik dan berkelanjutan dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dhuafa
MENSEJAHTERAKAN KEHIDUPAN PEREKONOMI DENGAN PEMBERDAYAAN: BAPAK TARDJO DAN IBU ASIAH DARI GARIS PEREKONOMIAN YANG SUSAH Maria Virginia Sabian; Meidyara Fatmanda; Nayya Zahrah Ahsana; Rifma Ghulam Dzaljad
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan adalah Dimana seseorang atau individu tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup nya yang pada dasarnya seperti kebutuhan makanan, pakaian, tempat berlindung dan kesehatan. Kemiskinan disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya Pendidikan sulitnya akses pekerjaan dan lain-lain. Di penelitian ini kita melihat suatu upaya pemberdayaan keluarga dhuafa sebagai salah satu strategi untuk bisa mengatasi keadaan perekonomian yang susah atau bisa disebut juga tingkat kemiskinan dan bisa mengatasi nya melalui pendekatan komprehensif termasuk ke dalam suatu modal usaha untuk membantu perekonomian Bapak Tardjo. Di kegiatan kami ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan keluarga dhuafa dalam mencapai suatu perekonomian yang lebih layak. Pada studi kasus ini menunjukkan bahwa Upaya untuk melibatkan suatu Kerjasama antar keluarga dan Masyarakat yang ingin berdonasi untuk keluarga Bapak Tarjdo secara yang signifikan untuk meningkatkan pendapatan keseharian dan perkembangan hidup keluarga dhuafa . Bentuk bantuan yang kita akan salurkan kepada Bapak Tarjdo yaitu sedikit bantuan modal usaha dan pembaharuan keperluan dalam rumah yang saat itu kurang layak. Untuk kegiatan ini sangat menunjukan bahwa mensejahterakan atau pemberdayaan yang baik dan akan berkelanjutan menjadikan salah satu solusi yang sangat efektif untuk mengatasi suatu perekonomian yang susah atau kemiskinan dan mensejahterakan keluarga kaum dhuafa.
CAHAYA DI BALIK KETERBATASAN : PERJUANGAN KELUARGA DHUAFA IBU MARHATI Satrio Ramdhani Yusuf; Amanda Salsabilla; Saad Muh Ubadah; Rifma Ghulam Dzaljad
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini meneliti Teologi Al-Ma’un, sebuah gerakan dalam Muhammadiyah yang dipelopori oleh KH. Ahmad Dahlan. Teologi ini diwujudkan melalui tiga pilar utama: pendidikan (schooling), kesehatan (healing), dan pelayanan sosial (social services). Untuk mengimplementasikan teologi Al-Ma’un, diperlukan konsep yang melibatkan akal pikiran atau qalb, serta ruh. Teologi Al-Ma'un awalnya bertujuan untuk membebaskan masyarakat dari kemiskinan, dengan konsep bahwa Allah SWT hadir untuk membantu masyarakat miskin. Oleh karena itu, iman yang diyakini harus dapat diimplementasikan secara praktis dalam kehidupan masyarakat. Hal itu dapat diwujudkan dengan melakukan pemberdayaan ekonomi keluarga duafa, bertujuan untuk menciptakan perubahan sosial yang positif dan juga meningkatkan kondisi ekonomi mereka agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Salah satu bentuk pemberdayaan ini adalah melalui pengembangan usaha minuman yang dimiliki oleh keluarga tersebut. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan ini adalah studi observasi. Hasil penagbdian dan observasi menunjukkan bahwa pengembangan usaha minuman ini terjadi berkat modal yang telah kami kumpulkan dan berikan.
PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA IBU YATINEM MELALUI PENGEMBANGAN USAHA DAGANG KUE Felda Aulia Iftitah; Siti Zahwa Arzakilah; Shawa Nurahma; Rhifma Ghulam dzaljad
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah adalah sebuah organisasi Islam yang bersifat reformis dan modern. Organisasi ini, sebagai sebuah gerakan Islam, berpegang teguh pada ajaran Al-Qur’an dan Hadist. Pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, mengajarkan bahwa salah satu landasan utama gerakan Muhammadiyah adalah kekuatan teologi yang terkandung dalam surat AlMa’un. Ajaran ini dituangkan dalam tiga pilar utama, yaitu: kesehatan, pendidikan, dan pelayanan sosial. Ritual ibadah dianggap tidak berarti jika umat Islam mengabaikan penderitaan sesama, oleh karena itu teologi Al-Ma’un menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama melalui gerakan amal sosial. Gerakan amal sosial ini, melalui pemberdayaan ekonomi keluarga dhuafa, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dengan mengembangkan usaha bakso ikan tusuk dan memberikan teladan dalam implementasi teologi surat Al-Ma’un. Pemberdayaan keluarga dhuafa dilakukan dengan pendekatan ekonomi dan karitas, menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai subyek penelitian. Hasil kegiatan pemberdayaan ekonomi keluarga dhuafa menunjukkan adanya perkembangan usaha bakso ikan tusuk berkat bantuan modal usaha yang diberikan.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DHUAFA “KELUARGA IBU NURHANDAYANI Muhammad Hasby Faizy; Fadeyushka Haggi Ramazan; Muhammad Rayhan Kurniawan; Rifma Ghulam Dzaljad
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan masih menjadi masalah serius di Indonesia, dengan sebagian besar wilayah masih berada di bawah garis kemiskinan. Data dari BPS menunjukkan bahwa pada Maret 2021, proporsi penduduk miskin mencapai 10,14 persen, dengan 27,54 juta jiwa miskin. Meskipun angka ini mengalami penurunan tipis dari September 2020, masih terjadi peningkatan dibandingkan Maret 2020. Pada Maret 2021, rasio penduduk miskin perkotaan dan perdesaan juga tercatat mengalami fluktuasi. Guna mengatasi kondisi tersebut, dilakukan upaya pemberdayaan keluarga dhuafa, termasuk pemberian pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, akses pendidikan, dan layanan kesehatan, serta pendampingan dalam pengembangan usaha kecil. Inisiatif ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak agar dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, sebuah program pemberdayaan keluarga dhuafa telah diinisiasi di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, di mana mahasiswa terlibat dalam kegiatan tersebut.