cover
Contact Name
Tutik Haryanti
Contact Email
tutik.hryanti@gmail.com
Phone
+6282178391117
Journal Mail Official
mgmppai.smp.bintan22@gmail.com
Editorial Address
SMPN 4 Bintan Jalan. Kampung Jawa Sei Lekop Bintan Timur Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau
Location
Kab. bintan,
Kepulauan riau
INDONESIA
Al Bahru
ISSN : 29617715     EISSN : 29617715     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
ALBAHRU: Jurnal ilmiah pendidikan agama Islam diterbikan oleh Musyawah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kepulauan Riau (MGMP PAI KEPRI). Jurnal ini menerika naskah artikel yang memuat kajian tentang studi Islam, pendidikan agama Islam dan ilmu pendidikan. ALBAHRU terbit dua periode, yakni Januari-Juni dan Juli-Desember.
Articles 54 Documents
Rekonstruksi Administrasi Dan Supervisi Pendidikan Islam Darimus Darimus
ALBAHRU Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Administrasi pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan lembaga pendidikan yang bertujuan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Artikel rekosntruksi ini bertujuan untuk mengkaji merekonstruksi kembali konsep administrasi pendidikan Islam, hubungan administrasi dan manajemen pendidikan, prinsip-prinsip, tujuan, fungsi, serta ruang lingkup administrasi pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa administrasi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan tata usaha, tetapi mencakup pengelolaan seluruh sumber daya pendidikan secara sistematis. Administrasi pendidikan yang baik akan mendukung terciptanya proses pendidikan yang berkualitas serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Pencegahan Korupsi, Gratifikasi, dan Penyalahgunaan Wewenang dalam Dunia Pendidikan Islam Wilda Yatun Uyun; Haris Riadi; Hesty Kania
ALBAHRU Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi dalam dunia pendidikan Islam merupakan permasalahan serius yang berdampak pada menurunnya kualitas pendidikan Islam, lemahnya integritas, serta munculnya ketimpangan akses pendidikan Islam. Praktik korupsi seperti penyalahgunaan dana pendidikan Islam, gratifikasi, dan penyalahgunaan wewenang menunjukkan belum optimalnya sistem pengelolaan pendidikan Islam yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk korupsi dalam dunia pendidikan Islam serta merumuskan strategi pencegahannya melalui pendekatan tauhid sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur terhadap berbagai sumber relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa korupsi dalam pendidikan Islam tidak hanya berdampak pada aspek administratif, tetapi juga membentuk budaya negatif yang merusak karakter peserta didik. Gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang turut memperparah kondisi tersebut dengan menciptakan ketidakadilan dan menurunkan profesionalitas lembaga pendidikan Islam. Oleh karena itu, strategi pencegahan korupsi dapat dilakukan melalui integrasi nilai tauhid sosial dalam kurikulum, pembentukan budaya sekolah yang berintegritas, peningkatan transparansi dan akuntabilitas, serta penguatan sistem pengawasan.
Peran Pendidik dan Peserta didik dalam Al-qur'an: (Analisis Tematik terhadap Konsep Pendidikan Qur'ani) Fitra; Kadar M Yusuf
ALBAHRU Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji peran pendidik dan peserta didik dalam perspektif Al-Qur'an melalui pendekatan analisis tematik (maudhu'i). Di tengah tantangan modernitas yang cenderung sekuler dan materialistik, penelitian ini bertujuan untuk menggali kembali landasan Qur'ani dalam sistem pendidikan guna membentuk insan kamil yang memiliki keseimbangan antara iman, ilmu, dan akhlak mulia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kepustakaan, di mana Al-Qur'an dijadikan sebagai sumber primer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidik dalam Islam idealnya memiliki peran sebagai mu'allim (pengajar), murabbi (pendidik), mudarris (pembelajar), dan mu'addib (penanam adab). Peserta didik diposisikan tidak hanya sebagai objek, tetapi sebagai subjek aktif yang dituntut memiliki etika, tanggung jawab, dan semangat dalam menuntut ilmu. Interaksi edukatif yang ideal antara pendidik dan peserta didik dalam Al-Qur'an dibangun atas dasar kasih sayang (rahmah), keikhlasan, serta dialogis yang demokratis. Konsep pendidikan Qur'ani menawarkan solusi transformatif bagi pendidikan Islam kontemporer yang relevan untuk diintegrasikan dalam pengembangan sistem pendidikan masa kini.
Relevansi Pendidikan Modern Dikaji Berdasarkan Ayat Tematik Pendidikan : (Telaah QS. Al-'Alaq: 1-5, QS. Luqman: 12-19, QS. Al-Kahfi, QS. An-Nahl: 78, dan QS. Az-Zumar: 9) Gusnita; Kadar M Yusuf
ALBAHRU Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan konsep pendidikan yang terkandung dalam ayat-ayat tematik al-Qur'an guna membangun landasan teoretis pendidikan Islam yang integratif dan komprehensif. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan metode analisis data menggunakan analisis tematik model tafsir maudhu'i. Hasil kajian menunjukkan lima konsep fundamental yang saling terintegrasi. QS.Al-'Alaq/96:1-5 menegaskan bahwa awal proses pendidikan bertumpu pada literasi (membaca dan menulis) yang mengintegrasikan ilmu dan iman secara sistematis. QS.Luqman/31:12-19 menyajikan model pendidikan keluarga berbasis kasih sayang yang menempatkan tauhid sebagai fondasi utama dalam pendidikan karakter. Kisah Musa dan Khidr dalam Al-Kahfi merepresentasikan model pembelajaran eksperiensial yang mensyaratkan kesabaran, kerendahan hati, dan keterbukaan intelektual dalam proses mencari ilmu. Dimensi epistemologi, QS.An-Nahl/16:78 membangun landasan teoretis melalui pemanfaatan tiga sumber pengetahuan, yaitu pendengaran, penglihatan, dan hati untuk membentuk manusia yang bersyukur. Terakhir, QS.Az-Zumar/39:9 memberikan landasan motivasional dengan menegaskan keunggulan orang berilmu serta melegitimasi status ulama dalam sistem meritokrasi Islam.