cover
Contact Name
Tutik Haryanti
Contact Email
tutik.hryanti@gmail.com
Phone
+6282178391117
Journal Mail Official
mgmppai.smp.bintan22@gmail.com
Editorial Address
SMPN 4 Bintan Jalan. Kampung Jawa Sei Lekop Bintan Timur Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau
Location
Kab. bintan,
Kepulauan riau
INDONESIA
Al Bahru
ISSN : 29617715     EISSN : 29617715     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
ALBAHRU: Jurnal ilmiah pendidikan agama Islam diterbikan oleh Musyawah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kepulauan Riau (MGMP PAI KEPRI). Jurnal ini menerika naskah artikel yang memuat kajian tentang studi Islam, pendidikan agama Islam dan ilmu pendidikan. ALBAHRU terbit dua periode, yakni Januari-Juni dan Juli-Desember.
Articles 52 Documents
Demokrasi dan Eksistensi Kebhinekaan Bangsa dalam Pandangan Nahdatul Ulama Samsuri, Suriadi
ALBAHRU Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini menggali pandangan Nahdlatul Ulama (NU) tentang demokrasi dan keberagaman di Indonesia, dengan fokus pada bagaimana organisasi besar seperti NU memandang hubungan antara kedua konsep tersebut. Dalam konteks ini, NU dipandang sebagai salah satu lembaga yang memiliki pengaruh signifikan dalam pembentukan sikap dan pandangan umat Islam di Indonesia terhadap demokrasi dan pluralitas agama. Dalam kajian ini, dianalisis bagaimana NU memandang demokrasi sebagai sistem politik yang kompatibel dengan prinsip-prinsip Islam, serta bagaimana organisasi tersebut mempromosikan partisipasi politik yang aktif dari umat Islam dalam ranah demokrasi. Selain itu, kajian ini juga membahas pandangan NU tentang pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama dalam konteks keberagaman Indonesia, serta peran NU dalam memperkuat toleransi dan dialog antaragama. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pandangan NU terhadap demokrasi dan pluralisme agama, serta dampaknya terhadap dinamika sosial dan politik di Indonesia.
Kemajuan Islam Masa Khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq Hasanah, Nur
ALBAHRU Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abu Bakar sebagai khalifah pertama setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Sebelum dipimpin khalifah umat Islam dipimpin Rasullulah Muhammad SAW. Sebelum nabi lahir di Arab memiliki kepercayaan yang beraneka ragam dan masa itu disebut sebagai zaman Jahiliah. Setelah Nabi Muhammad SAW lahir baru kehidupan penduduk Arab mulai berubah sesuai ajaran Al-Qur’an. Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW barulah disebut masa kepemimpinan periode Khulafa ar Rasyidun, dimana khalifah pertama adalah Abu Bakar Ash Shiddiq yang lahir pada 573 M dan meninggal pada 23 Jumadil Akhir 13H/634M. Pada masa Abu Bakar pendidikan sangat diperhatikan. Artikel ini menggunakan metode penelitian sejarah (historis) untuk mencari, mengumpulkan, membuktikan, menafsirkan, serta menyajikan hasil rekonstruksi imajinatif masa lampau sesuai dengan jejak- jejaknya.
Sejarah Gerakan Pembaharuan Islam Di Indonesia Era Modern: (Studi Pemikiran Organisasi Muhammadiyah) Haryanti, Tutik
ALBAHRU Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berfokus pada sejarah pertumbuhan dan perkembangan Islam di Indonesia periode modern yang dimulai dari abad 18 M hingga sekarang yang ditandai dengan munculnya organisasi-organisasi pembaharu Islam. Banyaknya penduduk Indonesia yang memeluk agama Islam menunjukan bahwa perkembangan Islam di Indonesia mengalami kemajuan yang sangat pesat. Hal ini dikarenakan banyak organisasi-organisasi yang menyandingkannya sebagai sarana pergerakan maupun komitmen. Dari sekian banyak organisasi tersebut, Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi yang berpengaruh besar dalam dunia pendidikan. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui pengaruh organisasi Islam pada pertumbuhan dan perkembangan Islam di Indonesia. Salah satu organisasi tersebut adalah Muhammadiyah yang diprakarsai almarhum Kyai Haji Ahmad Dahlan. Berdasarkan pada analisis deskriptif diketahui bahwa Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi Keislaman yang cukup berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan Islam di Indonesia hingga sekarang. Muhammadiyah dalam konteks kehidupan masyarakat telah berhasil memodernisasikan kehidupan sosial dengan tetap mengokohkan pondasi iman dan kepribadian, sehingga mampu menampilkan Islam yang murni dan berkemajuan.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Pelajaran PAI Dhuha, Nadhuha; Haryanti, Tutik
ALBAHRU Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada hakekatnya, mengajar adalah membimbing kegiatan belajar siswa sehingga ia mau belajar dan termotivasi untuk terus belajar. Aktivitas siswa sangat diperlukan dalam kegiatan pembelajaran, dimana siswalah yang seharusnya aktif, yang akhirnya siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Namun pada kenyataannya di kelas sering kali dijumpai guru sendiri yang aktif sedangkan siswa tidak didorong atau tidak diberi kesempatan untuk beraktivitas. Hal ini dikarenakan guru tidak menerapkan model pembelajaran yang bervariatif, sehingga siswa menjadi bosan dalam belajar. Oleh karena itu makalah ini berfokus pada salah satu penerapan strategi pembelajaran Saintific Learning dan Discovery Learning dalam pembelajaran PAI, dengan tujuan untuk mengetahui sejauhmana penerapan strategi pembelajaran Saintific Learning dan Discovery Learning dapat diterapkan dalam pembelajaran PAI. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, makalah ini menggunakan metode kajian pustaka (library research). Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Saintific Learning dan Discovery Learning sangat tepat diterapkan dalam pembelajaran PAI.
Sejarah Peradaban Muslim Di Damaskus (Syiria): (Masa Daulah Umayyah) Yeni, Fitri
ALBAHRU Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jatuhnya syiria ketangan kaum Muslimin, ditandai dengan adanya perjanjian damai antara kedua belah pihak. Pada zaman dinasti Bani Umayyah. Islam di negeri ini berkembang pesat, hal ini dikarenakan Kota Damaskus (Ibu Kota Syiria) menjadi pusat pemerintahan dari daulah Bani Umayyah. Pada masa ini Islam berkembang lebih maju dari pada masa sebelumnya dan Islam menjadi mercusuar peradaban dunia, pusat-pusat pengembangan keilmuan tersebar di berbagai penjuru kota-kota besar, seperti Damaskus, Cordova, Baghdad, Kairo, dan lain-lain. Berbeda dengan perkembangan Islam di masa selanjutnya, Syiria mengalami banyak pergolakan. Hingga saat ini, Syiria masih tidak aman dengan banyaknya konflik yang terjadi, antara lain keberadaan ISIS yang tengah menjadi kontroversi internasional dan konflik politik internal yang terjadi dalam negara tersebut.
Materi Pendidikan Islam dalam Perspektif Hadis Fizah, Rafizah
ALBAHRU Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini difokuskan pada pembahasan terkait materi pendidikan Islam dalam perspektif hadis. Sehingga tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui materi-materi pendidikan yang diajarkan Nabi SAW. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka penulis menggunakan metode kajian pustaka. Adapun analisis data menggunakan analisis deskriptif dari data yang telah dikomparasi dengan cara mereduksi data, penyajian data dan terakhir kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hadis Nabi SAW terkait materi pendidikan Islam telah memberikan kita pembelajaran dalam hal pembentukan aqidah, akhlak dan ibadah. Maka sebagai hamba kita wajib belajar untuk menyeimbangkan berbagai kebutuhan dalam pendidikan sesuai dengan hadis yang di contohkan Rasulullah SAW dan juga harus kita ajarkan sejak dari dasar terhadap anak didik kita sehingga terbentuk karakter yang sesuai dengan ketentuan syariah. Dengan pendidikan akan mengantarkan seseorang mendekatkan diri kepada Allah, Sang Pencipta alam semesta ini. Banyaknya hadis yang membahas tentang pendidikan membuktikan bahwa Nabi SAW semasa hidupnya memberikan perhatian khusus pada masalah pendidikan.
Pengembangan Keterampilan Abad 21 dalam Pembelajaran: (Critical Thinking, Creativity, Communication dan Collaboration) Makmuri, Muhammad; Harun, Idris
ALBAHRU Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan abad 21 menjadi aspek krusial dalam pendidikan guna mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Pengembangan keterampilan ini mencakup berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi, serta literasi digital, adaptabilitas, dan pemecahan masalah. Dalam pembelajaran, penerapan strategi inovatif seperti pendekatan berbasis proyek, pembelajaran kolaboratif, dan pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci dalam meningkatkan keterampilan tersebut. Artikel ini membahas berbagai metode dan strategi yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan abad 21, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Dengan menerapkan metode pembelajaran yang sesuai, diharapkan peserta didik dapat lebih siap menghadapi dunia kerja dan kehidupan di era digital.
Dekonstruksi dan Hermeneutika dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam : (Studi Kasus Pemikiran J. Derrida dan George Garddemar) Hidayah, Jerni; Amril M
ALBAHRU Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep ummi bagi Nabi Muhammad saw, dan konsep naskh. Sumber primer pada penelitian ini adalah buku karya Yuksel yang berjudul Quran: A Reformist Translation. Sumber tersebut dianalisis menggunakan metode deskriptif-analitis dan pendekatan teori dekonstruksi Derrida. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hermeneutika Edip Yuksel tidak mengadopsi secara penuh teori dekonstruksi Derrida. Karena dalam beberapa kasus Yuksel menentukan makna sebuah kata dalam al-Qur‟an secara final. Meskipun dalam beberapa hal penulis memandang Yuksel sebagai mufassīr progresif. Penulis juga menyimpulkan bahwa Yuksel telah mengesampingkan aspek sejarah yang berakibat pada bentuk simplifikasi teks. Metode penafsiran Yuksel mengacu pada logika alQur‟an yang hampir tidak didialogkan dengan kondisi sosial-historis pada masa lampau, sehingga tafsir Yuksel ini belum dapat menggambarkan makna al-Qur‟an secara lebih komprehensif.
Teknik Penskoran Nilai pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Oktaviani, Fini; Haryanti, Tutik; Risnawati, Risnawati
ALBAHRU Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian atau yang sekarang lebih sering disebut dengan asesmen merupakan rangkaian kegiatan yang wajib dilakukan oleh seorang guru dalam proses pembelajarannya. Penilaian pembelajaran digunakan untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran di dalam kelas. Penilaian merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran karena menjadi penyedia informasi secara holistik dan sebagai umpan balik bagi guru, siswa dan orang tua untuk memandu mereka dalam menentukan strategi pembelajaran berikutnya. Penilaian terbagi menjadi tiga ranah besar yaitu ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Pada makalah ini penulis memfokuskan pada teknik dalam penskoran baik tes bentuk obyektif maupun esai dengan penggunaan acuan penilaian norma dan acuan kriteria atau patokan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep dasar teknik penskoran serta penerapannya dalam proses pembelajaran pada pelajaran PAI. Untuk menjawab permasalahan tersebut penulis menggunakan metode kajian pustaka. Dari hasil analisis data, ditemukan bahwa dalam penskoran hasil evaluasi belajar, seorang pendidik haruslah menggunakan instrumen yang memenuhi prinsip-prinsip evaluasi.
Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa melalui Gerakan Literasi Sekolah di SMP Negeri 3 Bintan Haryanti, Tutik
ALBAHRU Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan sebuah inisiatif strategis yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia untuk menumbuhkan budaya literasi di lingkungan satuan pendidikan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa melalui berbagai kegiatan yang terintegrasi dalam kurikulum, budaya sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Artikel ini membahas konsep dasar, implementasi, serta tantangan dan peluang dari pelaksanaan GLS di sekolah-sekolah Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan observasi terhadap praktik GLS di SMP Negeri 3 Bintan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan GLS sangat bergantung pada peran aktif guru, kepala sekolah, orang tua, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Kesimpulannya, meskipun terdapat berbagai kendala, Gerakan Literasi Sekolah memiliki potensi besar dalam membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan gemar membaca jika dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.