cover
Contact Name
Tutik Haryanti
Contact Email
tutik.hryanti@gmail.com
Phone
+6282178391117
Journal Mail Official
mgmppai.smp.bintan22@gmail.com
Editorial Address
SMPN 4 Bintan Jalan. Kampung Jawa Sei Lekop Bintan Timur Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau
Location
Kab. bintan,
Kepulauan riau
INDONESIA
Al Bahru
ISSN : 29617715     EISSN : 29617715     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
ALBAHRU: Jurnal ilmiah pendidikan agama Islam diterbikan oleh Musyawah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kepulauan Riau (MGMP PAI KEPRI). Jurnal ini menerika naskah artikel yang memuat kajian tentang studi Islam, pendidikan agama Islam dan ilmu pendidikan. ALBAHRU terbit dua periode, yakni Januari-Juni dan Juli-Desember.
Articles 54 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Pelajaran PAI Dhuha, Nadhuha; Haryanti, Tutik
ALBAHRU Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada hakekatnya, mengajar adalah membimbing kegiatan belajar siswa sehingga ia mau belajar dan termotivasi untuk terus belajar. Aktivitas siswa sangat diperlukan dalam kegiatan pembelajaran, dimana siswalah yang seharusnya aktif, yang akhirnya siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Namun pada kenyataannya di kelas sering kali dijumpai guru sendiri yang aktif sedangkan siswa tidak didorong atau tidak diberi kesempatan untuk beraktivitas. Hal ini dikarenakan guru tidak menerapkan model pembelajaran yang bervariatif, sehingga siswa menjadi bosan dalam belajar. Oleh karena itu makalah ini berfokus pada salah satu penerapan strategi pembelajaran Saintific Learning dan Discovery Learning dalam pembelajaran PAI, dengan tujuan untuk mengetahui sejauhmana penerapan strategi pembelajaran Saintific Learning dan Discovery Learning dapat diterapkan dalam pembelajaran PAI. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, makalah ini menggunakan metode kajian pustaka (library research). Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Saintific Learning dan Discovery Learning sangat tepat diterapkan dalam pembelajaran PAI.
Sejarah Peradaban Muslim Di Damaskus (Syiria): (Masa Daulah Umayyah) Yeni, Fitri
ALBAHRU Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jatuhnya syiria ketangan kaum Muslimin, ditandai dengan adanya perjanjian damai antara kedua belah pihak. Pada zaman dinasti Bani Umayyah. Islam di negeri ini berkembang pesat, hal ini dikarenakan Kota Damaskus (Ibu Kota Syiria) menjadi pusat pemerintahan dari daulah Bani Umayyah. Pada masa ini Islam berkembang lebih maju dari pada masa sebelumnya dan Islam menjadi mercusuar peradaban dunia, pusat-pusat pengembangan keilmuan tersebar di berbagai penjuru kota-kota besar, seperti Damaskus, Cordova, Baghdad, Kairo, dan lain-lain. Berbeda dengan perkembangan Islam di masa selanjutnya, Syiria mengalami banyak pergolakan. Hingga saat ini, Syiria masih tidak aman dengan banyaknya konflik yang terjadi, antara lain keberadaan ISIS yang tengah menjadi kontroversi internasional dan konflik politik internal yang terjadi dalam negara tersebut.
Materi Pendidikan Islam dalam Perspektif Hadis Fizah, Rafizah
ALBAHRU Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini difokuskan pada pembahasan terkait materi pendidikan Islam dalam perspektif hadis. Sehingga tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui materi-materi pendidikan yang diajarkan Nabi SAW. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka penulis menggunakan metode kajian pustaka. Adapun analisis data menggunakan analisis deskriptif dari data yang telah dikomparasi dengan cara mereduksi data, penyajian data dan terakhir kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hadis Nabi SAW terkait materi pendidikan Islam telah memberikan kita pembelajaran dalam hal pembentukan aqidah, akhlak dan ibadah. Maka sebagai hamba kita wajib belajar untuk menyeimbangkan berbagai kebutuhan dalam pendidikan sesuai dengan hadis yang di contohkan Rasulullah SAW dan juga harus kita ajarkan sejak dari dasar terhadap anak didik kita sehingga terbentuk karakter yang sesuai dengan ketentuan syariah. Dengan pendidikan akan mengantarkan seseorang mendekatkan diri kepada Allah, Sang Pencipta alam semesta ini. Banyaknya hadis yang membahas tentang pendidikan membuktikan bahwa Nabi SAW semasa hidupnya memberikan perhatian khusus pada masalah pendidikan.
Pengembangan Keterampilan Abad 21 dalam Pembelajaran: (Critical Thinking, Creativity, Communication dan Collaboration) Makmuri, Muhammad; Harun, Idris
ALBAHRU Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan abad 21 menjadi aspek krusial dalam pendidikan guna mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Pengembangan keterampilan ini mencakup berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi, serta literasi digital, adaptabilitas, dan pemecahan masalah. Dalam pembelajaran, penerapan strategi inovatif seperti pendekatan berbasis proyek, pembelajaran kolaboratif, dan pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci dalam meningkatkan keterampilan tersebut. Artikel ini membahas berbagai metode dan strategi yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan abad 21, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Dengan menerapkan metode pembelajaran yang sesuai, diharapkan peserta didik dapat lebih siap menghadapi dunia kerja dan kehidupan di era digital.
Dekonstruksi dan Hermeneutika dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam : (Studi Kasus Pemikiran J. Derrida dan George Garddemar) Hidayah, Jerni; Amril M
ALBAHRU Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep ummi bagi Nabi Muhammad saw, dan konsep naskh. Sumber primer pada penelitian ini adalah buku karya Yuksel yang berjudul Quran: A Reformist Translation. Sumber tersebut dianalisis menggunakan metode deskriptif-analitis dan pendekatan teori dekonstruksi Derrida. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hermeneutika Edip Yuksel tidak mengadopsi secara penuh teori dekonstruksi Derrida. Karena dalam beberapa kasus Yuksel menentukan makna sebuah kata dalam al-Qur‟an secara final. Meskipun dalam beberapa hal penulis memandang Yuksel sebagai mufassīr progresif. Penulis juga menyimpulkan bahwa Yuksel telah mengesampingkan aspek sejarah yang berakibat pada bentuk simplifikasi teks. Metode penafsiran Yuksel mengacu pada logika alQur‟an yang hampir tidak didialogkan dengan kondisi sosial-historis pada masa lampau, sehingga tafsir Yuksel ini belum dapat menggambarkan makna al-Qur‟an secara lebih komprehensif.
Teknik Penskoran Nilai pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Oktaviani, Fini; Haryanti, Tutik; Risnawati, Risnawati
ALBAHRU Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian atau yang sekarang lebih sering disebut dengan asesmen merupakan rangkaian kegiatan yang wajib dilakukan oleh seorang guru dalam proses pembelajarannya. Penilaian pembelajaran digunakan untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran di dalam kelas. Penilaian merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran karena menjadi penyedia informasi secara holistik dan sebagai umpan balik bagi guru, siswa dan orang tua untuk memandu mereka dalam menentukan strategi pembelajaran berikutnya. Penilaian terbagi menjadi tiga ranah besar yaitu ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Pada makalah ini penulis memfokuskan pada teknik dalam penskoran baik tes bentuk obyektif maupun esai dengan penggunaan acuan penilaian norma dan acuan kriteria atau patokan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep dasar teknik penskoran serta penerapannya dalam proses pembelajaran pada pelajaran PAI. Untuk menjawab permasalahan tersebut penulis menggunakan metode kajian pustaka. Dari hasil analisis data, ditemukan bahwa dalam penskoran hasil evaluasi belajar, seorang pendidik haruslah menggunakan instrumen yang memenuhi prinsip-prinsip evaluasi.
Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa melalui Gerakan Literasi Sekolah di SMP Negeri 3 Bintan Haryanti, Tutik
ALBAHRU Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan sebuah inisiatif strategis yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia untuk menumbuhkan budaya literasi di lingkungan satuan pendidikan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa melalui berbagai kegiatan yang terintegrasi dalam kurikulum, budaya sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Artikel ini membahas konsep dasar, implementasi, serta tantangan dan peluang dari pelaksanaan GLS di sekolah-sekolah Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan observasi terhadap praktik GLS di SMP Negeri 3 Bintan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan GLS sangat bergantung pada peran aktif guru, kepala sekolah, orang tua, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Kesimpulannya, meskipun terdapat berbagai kendala, Gerakan Literasi Sekolah memiliki potensi besar dalam membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan gemar membaca jika dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Cooperatif Learning Tipe Jigsaw Ama, Salmasiah
ALBAHRU Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran tertentu yang disebabkan oleh kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di salah satu sekolah menengah pertama. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Jigsaw dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dan secara signifikan meningkatkan hasil belajar mereka. Pada akhir siklus kedua, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat dibandingkan dengan kondisi awal. Dengan demikian, model Cooperative Learning tipe Jigsaw efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Index Card Match pada Materi Mencari Ilmu Fizah, Rafizah
ALBAHRU Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Mencari Ilmu melalui penerapan metode Index Card Match. Metode ini dipilih karena dapat menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan mendorong keterlibatan siswa secara langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMPN 3 Bintan pada semester I. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari pra tindakan hingga siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Index Card Match efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Mencari Ilmu. Oleh karena itu, strategi ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Implementasi Penilaian Aspek Kognitif Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP IT Tahfidz Shohibul Qur’an Rahmat Dani, Rahmat Dani
ALBAHRU Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : MGMP PAI KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi penilaian aspek kognitif guru, faktor pendukung dan faktor penghambat pada guru ketika mengimplementasi penilaian aspek kognitif pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Sedangkan partisipan penelitan ini ialah Guru PAI di SMP IT Tahfidz Shohibul Qur’an berjumlah 5 guru.. Untuk mendapatkan data tersebut diperlukan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitiannya ialah penilaian aspek kognitif di SMP IT Tahfidz Shohibul Qur’an sudah sesuai dengan konsep yang dimana guru membuat soal berdasarkan tingkat–tingkat taksonomi Bloom, dan dimulai dari soal yang rendah, sedang dan tinggi. Pelaksanaan penilaian kognitif tidak mempengaruhi waktu dalam pembelajaran. Kata Kunci: Penilaian , Kognitif, Pendidikan Agama Islam.