cover
Contact Name
Didik Rohmantoro
Contact Email
didikrohmantoro@gmail.com
Phone
+6285712102668
Journal Mail Official
jurnaljatve@gmail.com
Editorial Address
Jl. PGRI II No.232, Sonosewu, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Automotive Technology Vocational Education
ISSN : -     EISSN : 27224430     DOI : 10.31316
Core Subject : Engineering,
Teaching and Learning at TVET: studying theory and strategy; curriculum development; development of learning media; teaching methods; character education on TVET; industrial internship; work based learning; e-learning development for TVET; technology-based entrepreneurship based learning; school based company; vocational student behavior. Evaluation, Assessment and Certification at TVET: qualifications framework; competency based education and training; recognition of prior learning; authentic assessment on TVET; industry standard based competency assessment Human Resource Management at TVET: vocational career development; professional development of teachers and trainers; leadership at TVET; teacher recruitment; vocational teacher certification; Professional association council contributions. Vocational Resources at TVET: laboratory facilities; workshop facilities; vocational budgeting; vocational education infrastructure; Applied technology in VET; economic development on TVET; virtual laboratory development; digital library; development of learning facilities at TVET. Contemporary Problems on TVET: Policies on TVET; social issues on TVET and the social impact of providing VET; vocational education for sustainable development; public-private partnership on TVET; IT based community. Technology: Educational Technology, Automotive Technology, and Machine Technology.
Articles 91 Documents
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN REAKTOR FIXED BED GASIFIER UNTUK PRODUKSI SYNGAS DARI BIOMASSA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKAR GENERATOR DIESEL Althesa Androva; Slamet Supriyadi; M Nurul Arifin
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i1.1485

Abstract

Pemanfaatan beberapa biomassa yang berpotensi menjadi sumber energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perancangan dan pembuatan reaktor fixed bed gasifier dan menganalisis hasil proses gasifikasi menggunakan 4 jenis biomassa yang berbeda melalui beberapa tahapan untuk produksi gas mampu bakar atau syngas. Pengujian reaktor menggunakan 4 jenis biomassa yang berbeda dengan jumlah 3 kg untuk setiap biomassa serta laju aliran udara 1,2 m/s, kemudian diproses reaktor fixed bed gasifier melalui proses gasifikasi. Hasil penelitian dan pengujian menunjukkan proses gasifikasi dapat menghasilkan syngas (CO, CH₄, H₂). Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan proses pengujian menggunakan biomassa tempurung kelapa yang dapat menghasilkan syngas lebih efisien dibanding biomassa lainnya. Hal ini disebabkan karena biomassa tempurung kelapa memiliki nilai kalor yang tinggi, laju aliran gas stabil, efisiensi gasifikasi, laju aliran udara terbatas, efisiensi waktu, dan hasil nyala api stabil secara visual berwarna merah pekat. Hasil pengujian berupa gas akan didistribusikan untuk bahan bakar generator/genset sebagai pengganti bahan bakar minyak.
STUDI ANALISIS PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KENDARAAN LISTRIK HIBRIDA Dwiki Muda yulanto; Henry Iskandar
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i1.1488

Abstract

Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor setiap tahun semakin naik. Hal tersebut akan berdampak pada konsumsi bahan bakar fosil yang berlebihan dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, perlu kendaraan bermotor yang lebih ramah lingkungan yaitu kendaraan berbasis listrik. Salah satu yang termasuk pada kendaraan berbasis listrik adalah kendaraan listrik hibrida. Studi ini memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang kendaraan listrik hibrida. Penelitian ini menggunakan metode survei literatur dengan Systematic Literature Review (SLR). Hasil dari studi ini bahwa kendaraan hibrida listrik (KLH) merupakan kendaraan yang memiliki lebih dari satu sumber energi penggerak yaitu mesin konvensional dan mesin listrik. Kendaraan listrik hibrida dapat diklasifikasikan berdasarkan konstruksi atau konfigurasinya dan berdasarkan tingkat kehibridannya. Berdasarkan konfigurasinya, kendaraan listrik hibrida terbagi menjadi tiga yaitu Series Hybrid Electric Vehicle (S-HEV), Parallel Hybrid Electric Vehicle (P-HEV), dan Series-Parallel Hybrid Electric Vehicle (SP-HEV). Berdasarkan tingkat kehibridannya, kendaraan listrik hibrida terbagi menjadi empat yaitu Micro Hybrid, Mild Hybrid (MHEV), Full Hybrid (FHEV), dan Plug-in Hybrid (PHEV). Teknologi kendaraan listrik hibrida dapat menjadi teknologi transisi sebelum teknologi kendaraan listrik, sehingga konsumen atau masyarakat dapat beradaptasi tentang elektrifikasi kendaraan bermotor.
RANCANG BANGUN FILTER WET SCRUBBER UNTUK PENURUNAN TEMPERATUR DAN PENGURANGAN KANDUNGAN TAR TERHADAP HASIL SYNGAS PROSES GASIFIKASI Slamet Supriyadi; Althesa Androva; Punky Ari Dwi Prasetyo
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i1.1489

Abstract

Biomassa merupakan salah satu sumber alam yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan. Pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi dapat dilakukan dengan teknologi gasifikasi. Teknologi gasifikasi merupakan proses pengkonversian bahan bakar padat menjadi gas mampu bakar (CO, CH₄, H₂) melalui proses pembakaran. Produk gas hasil gasifikasi tersebut berupa gas mampu bakar seperti karbon monoksida (CO), hidrogen (H₂), gas metana, pengotor anorganik seperti NH₃ dan HCN, kandungan H₂S, debu halus, dan pengotor organik seperti tar. Untuk pengurangan kandungan tar, maka perlu adanya proses penyaringan. Dalam penelitian ini menggunakan filter wet scrubber dengan tujuan penurunan temperatur dan penyaringan kandungan tar, debu, serta mendapatkan visualisasi nyala api terbaik dari 4 jenis biomassa dengan pengaturan tekanan air pada sprayer. Di sisi lain, pengurangan kandungan tar berpengaruh terhadap hasil syngas yang nantinya akan diteruskan ke mesin diesel sebagai pengganti bahan bakar minyak. Jika syngas masih mengandung tar, dapat menghambat bahkan merusak mesin diesel tersebut. Peneliti menggunakan 4 jenis biomassa yaitu: serbuk kayu jati, kayu sengon, sekam padi, dan tempurung kelapa dengan tekanan sprayer 2, 3, 4 kg/cm². Dari 4 jenis biomassa didapat nyala api terbaik yaitu tempurung kelapa dengan tekanan sprayer 4 kg/cm², temperatur 193 °C, dan nyala api tanpa mengandung asap serta hasil syngas sedikit mengandung tar.
PENGARUH PERFORMA MESIN SEPEDA MOTOR MATIK 4 TAK 110 CC TERHADAP PENGGUNAAN PIGGYBACK FUEL ADJUSTER IQUTECHE Sena Mahendra; Didik Rohmantoro
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i2.2062

Abstract

Performa mesin sepeda motor yang menggunakan teknologi berbasis Electronic Fuel Injection (EFI) lebih baik dibandingkan dengan sistem konvensional. Namun dalam kurun waktu tertentu performa mesin EFi dapat mengalami penurunan performa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan performa mesin kendaraan EFI tipe standar dan EFI dengan penambahan piggyback fuel adjuster iquteche pada sepeda motor automatic. Objek penelitian dilakukan pada kendaraan Honda Beat 110cc tahun pembuatan 2016. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode experimental serta analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh data torsi maksimal dengan kondisi standar sebesar 18.09 N.m pada putaran 1.500 rpm, daya tertinggi sebesar 5.28 kW pada putaran 4500 rpm, dan SFC terendah sebesar 0.13 kg/Hp.jam pada putaran 2000 rpm. Sedangkan hasil pengujian menggunakan piggyback fuel adjuster iquteche diperoleh torsi tertinggi sebesar 22.93 N.m pada putaran 1500 rpm, peningkatan daya sebesar 6.58 kW pada putaran 4500 rpm, dan SFC terendah sebesar 0.11 kg/Hp.jam pada putaran 2000 rpm. Selain itu diketahui peningkatan rata-rata torsi sebesar 22.80%, peningkatan daya sebesar 22.81%, dan penurunan SFC sebesar 9.72%.
PENGARUH VARIASI BUSI DAN BAHAN BAKAR TERHADAP PERFORMA SEPEDA MOTOR 4 TAK 110CC Rizky Cahya Putra; Sena Mahendra; Bayu Ari Wibowo; Dwiki Muda Yulanto
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i2.2063

Abstract

Sepeda motor merupakan salah satu jenis transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut juga mendorong produsen suku cadang sepeda motor untuk memberikan terobosan-terobosan baru berupa komponen-komponen yang dibutuhkan sepeda motor, sehingga dapat mengikuti keinginan konsumen terhadap kualitas performa mesin kendaraan bermotor yang dimiliki. Banyak faktor yang mempengaruhi performa mesin, di antaranya adalah penggunaan busi dan penggunaan bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh variasi busi dan bahan bakar terhadap torsi, daya, dan konsumsi sepeda motor 4 tak 110 cc. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis data kuantitatif deskriptif. Variasi busi yang digunakan adalah busi standar dan busi iridium (BRISK, TDR, DAYTONA). Sepeda motor yang digunakan sebagai objek penelitian adalah Vario FI 110 cc. Variasi bahan bakar yang digunakan adalah Premium dan Pertamax. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Penggunaan busi iridium membuat torsi dan daya sepeda motor Vario 110 cc lebih besar serta konsumsi bahan bakar lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan busi standar. (2) Penggunaan bahan bakar Pertamax membuat torsi dan daya sepeda motor Vario 110 cc lebih besar serta konsumsi bahan bakar lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan bahan bakar Premium. (3) Perpaduan yang paling tepat digunakan untuk menghasilkan performa mesin yang optimal pada sepeda motor Vario 110 cc adalah menggunakan busi iridium BRISK dan bahan bakar Pertamax. Kata kunci: busi, bahan bakar, torsi, daya, konsumsi bahan bakar
PENGARUH TIPE IGNITION COIL TERHADAP TORSI DAN DAYA MOTOR BENSIN PADA VARIASI TIGA JENIS BAHAN BAKAR Endra Priyanto; Sena Mahendra; Fahmy Fatra
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i2.2065

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan menggunakan coil standar dan coil racing, mencari perbedaan dari coil standar dan coil racing terhadap kinerja mesin Jupiter MX 135cc. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Proses eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan tiga variasi ignition coil (Thailand, choho, dan ktc) yang dipengaruhi bahan bakar (premium, pertalite, dan pertamax) sebagai parameter performa motor yang meliputi daya, torsi, dan konsumsi bahan bakar sepeda motor 4 tak 135cc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan daya, torsi, dan konsumsi bahan bakar spesifik pada motor Jupiter MX 135cc. Selain itu, daya ignition coil aftermarket lebih besar daripada ignition coil standar. Penggunaan bahan bakar Pertamax memiliki hasil lebih baik dibandingkan pertalite dan premium, juga berpengaruh terhadap torsi yang dihasilkan. Konsumsi bahan bakar yang lebih irit dihasilkan dengan penggunaan ignition coil aftermarket dibandingkan ignition coil standar. Penggunaan bahan bakar pertalite dan pertamax memiliki hasil lebih baik dibandingkan premium dengan persentase penurunan konsumsi bahan bakar pertalite: ignition coil standar 21%, ignition coil Thailand 3%, ignition coil Choho 1%, dan ignition coil KTC 7%. Dan bahan bakar pertamax ignition coil standar.
PENGARUH KELONGGARAN KATUP TERHADAP TEKANAN KOMPRESI PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA MIO TAHUN 2005 Asrofiq Asrofiq; Basmal Basmal; Sidiq Supriyanto
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v7i1.9153

Abstract

Valves are vital components in internal combustion engines that regulate the intake of air-fuel mixtures and the exhaust of combustion gases. Improper valve clearance adjustment can affect combustion chamber sealing and directly impact engine compression pressure. This study aims to determine the effect of valve clearance variations on compression pressure in a 2005 Yamaha Mio motorcycle. The research method used was an experimental quantitative approach. Valve clearance variations tested were 0.05 mm, 0.10 mm, 0.15 mm, and 0.20 mm. Compression pressure measurements were carried out using a compression tester under cold engine conditions. The results showed that valve clearance significantly affected compression pressure. The highest compression value was obtained at a clearance of 0.05 mm with an average of 10.36 kg/cm², while the lowest value was at 0.20 mm with an average of 8.64 kg/cm². A clearance of 0.10 mm produced stable compression values in accordance with manufacturer standards. Therefore, proper valve clearance adjustment is essential to maintain engine performance and efficiency.  Keywords: valve clearance, compression pressure, Yamaha Mio, four-stroke engine
PENGARUH DIAMETER MASTER REM TERHADAP TEKANAN PENGEREMAN PADA SEPEDA MOTOR Andhika Bimantara Permana; Desi Tri Utami; Muhammad Priya Permana
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v7i1.9158

Abstract

Perbedaan diameter master rem akan menghasilkan perbedaan tekanan hidrolik. Master rem dengan diameter lebih besar mampu menghasilkan tekanan yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan diameter master rem terhadap tekanan hidrolik. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan subjek master rem pada Honda CB150R dan Yamaha Mio Sporty. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan studi pustaka. Peneltian ini menggunakan data tabel sebagai instrument penelitian. Hasil penelitian dilakukan analisis dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan di bengkel Wiro Motor Sport yang beralamatkan di Kedung Batang, Ngasinan, Bulu, Sukoharjo, Jawa Tengah, 57563. diameter master rem berpengaruh langsung terhadap tekanan hidrolik yang dihasilkan, sesuai prinsip Hukum Pascal. Kemudian, Master rem Honda CB150R dengan diameter 14 mm (luas penampang 21,98 mm²) menghasilkan tekanan hidrolik rata-rata 010,54 kPa. Sedangkan, Master rem roda Honda CB150R dengan diameter master rem 25 mm (luas penampang 39,25 mm²) menghasilkan tekanan hidrolik rata-rata 073,52 kPa, atau sekitar 6,975% (7 kali lebih tinggi) dibandingkan master rem Honda CB150R Master rem dengan diameter lebih kecil menghasilkan luas penampang yang lebih kecil, sehingga mampu meningkatkan tekanan hidrolik untuk gaya tekan yang sama. Oleh karena itu, Peningkatan tekanan hidrolik berdampak pada respons pengereman yang lebih cepat, namun perlu diimbangi dengan keterampilan pengendalian untuk mencegah penguncian roda.
STUDI KOMPARASI KARBURATOR KONVENSIONAL DENGAN KARBURATOR VAKUM PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA MIO 110 Inzhagi Zetta Bachtiar Wibowo; Kurniawan Joko Nugroho; Muhammad Priya Permana
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v7i1.9159

Abstract

This study aims to compare engine performance, fuel consumption efficiency, and working characteristics between the PWK 28 conventional carburetor and the standard Ori Yamaha Mio vacuum carburetor (CV) on a Yamaha Mio 110 cc motorcycle. The research method was carried out through direct testing by measuring fuel consumption using a 250 ml measuring cup at a variation of engine revs of 1000 rpm, 1500 rpm, and 2000 rpm for 5 minutes. Each test is repeated three times to obtain more accurate average data. The results showed that the PWK 28 conventional carburetor provided faster gas response, aggressive acceleration, and greater peak power at high revs, but its fuel consumption was more wasteful (approximately 81.1 ml at 1000 RPM; 107.4 ml at 1500 RPM; and 130.7 ml at 2000 RPM). In contrast, the standard Ori Yamaha Mio vacuum carburetor produces smoother gas draw, more stable engine power, and more efficient fuel consumption at all engine rev variations. Thus, PWK 28 is more suitable for use in vehicles with high performance or racing needs, while vacuum carburetors are more suitable for daily use that prioritizes efficiency and comfort.   Keywords: Conventional carburetor, vacuum carburetor, Yamaha Mio, fuel consumption, engine revs.
DAMPAK PROGRAM MAGANG MBKM PADA PENINGKATAN SOFT SKILLS DAN HARD SKILLS SISWA VOKASIONAL Farthur Ahkyat; Riza Hasan
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v7i1.10061

Abstract

Soft skills and hard skills are important components in developing the competencies of vocational education graduates to develop their potential according to their respective interests and expertise. This study aims to analyze the impact of the implementation of the MBKM internship program on improving these two skills in students at the West Aceh State Community Academy. Soft skills include communication, problem-solving, teamwork, time management, adaptability, and leadership, while hard skills include technical competence, mastery of operational procedures, use of technology, and specific work skills. Data were analyzed descriptively for each indicator. The results showed that the MBKM internship program had a positive and significant impact on improving soft skills by 84% and hard skills by 93%. In the soft skills aspect, all indicators experienced improvement although there was still a small number of students who were not optimal. Meanwhile, hard skills showed a higher increase, especially in specific work skills which were relatively evenly distributed, while the use of technology still needed strengthening. Overall, the MBKM internship program proved effective in improving student competencies comprehensively, both technical and non-technical aspects. It was concluded that after participating in the MBKM internship program, students' soft skills and hard skills improved as expected.  Keywords: Soft Skills, Hard Skills, Magang MBKM, Vokasional Education

Page 9 of 10 | Total Record : 91