cover
Contact Name
Didik Rohmantoro
Contact Email
didikrohmantoro@gmail.com
Phone
+6285712102668
Journal Mail Official
jurnaljatve@gmail.com
Editorial Address
Jl. PGRI II No.232, Sonosewu, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Automotive Technology Vocational Education
ISSN : -     EISSN : 27224430     DOI : 10.31316
Core Subject : Engineering,
Teaching and Learning at TVET: studying theory and strategy; curriculum development; development of learning media; teaching methods; character education on TVET; industrial internship; work based learning; e-learning development for TVET; technology-based entrepreneurship based learning; school based company; vocational student behavior. Evaluation, Assessment and Certification at TVET: qualifications framework; competency based education and training; recognition of prior learning; authentic assessment on TVET; industry standard based competency assessment Human Resource Management at TVET: vocational career development; professional development of teachers and trainers; leadership at TVET; teacher recruitment; vocational teacher certification; Professional association council contributions. Vocational Resources at TVET: laboratory facilities; workshop facilities; vocational budgeting; vocational education infrastructure; Applied technology in VET; economic development on TVET; virtual laboratory development; digital library; development of learning facilities at TVET. Contemporary Problems on TVET: Policies on TVET; social issues on TVET and the social impact of providing VET; vocational education for sustainable development; public-private partnership on TVET; IT based community. Technology: Educational Technology, Automotive Technology, and Machine Technology.
Articles 86 Documents
SIKAP PEDULI KESELAMATAN KERJA SAAT PRAKTIK MEKANIK OTOMOTIF SISWA KELAS X TKR SMK KESUMA MERGOYOSO PATI Candra, Dhimas Bayu
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v1i2.988

Abstract

Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui sikap peduli siswa kelas X TKR SMK Kesuma Margoyoso Pati terhadap kesehatan dan keselamatan kerja saat praktik otomotif. Penelitian ini penting untuk dilakukan agar guru dan sekolah dapat mengetahui dan kemudian dapat mengevaluasi kembali kegiatan pembelajaran kesehatan dan keselamatan kerja agar ke depan siswa memiliki sikap peduli terhadap kesehatan dan keselamatan kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Pada penelitian ini, penentuan ukuran jumlah sampel menggunakan rumus Slovin. Hasilnya, jumlah sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah 117 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap peduli siswa terhadap kesehatan dan keselamatan kerja menunjukkan persentase sebesar 53,4% siswa memiliki sikap peduli yang kurang baik. Kata kunci: sikap peduli, keselamatan kerja, praktik
MODIFIKASI SISTEM PENERANGAN AHO DENGAN PENGISIAN FULLWAVE UNTUK MENINGKATKAN ARUS DAN TEGANGAN PENGISIAN PADA MOTOR HONDA SCOOPY Amiruddin, Muhamad; Rohmantoro, Didik
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v1i2.990

Abstract

Sebagai suatu alat transportasi, sepeda motor haruslah memenuhi syarat minimum yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan undang-undang lalu lintas yang berlaku, salah satunya adalah memiliki seperangkat alat sistem penerangan. Fungsi sistem penerangan adalah sebagai alat dukung penerangan bagi pengemudi saat berjalan. Menghidupkan lampu kepala pada sistem penerangan juga berfungsi menekan angka kecelakaan pada sepeda motor dengan meningkatkan kewaspadaan kendaraan di sekitarnya. Pasal 107 Ayat 2 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menerangkan bahwa kendaraan sepeda motor wajib menyalakan lampu utama pada siang hari dan malam hari. Dewasa ini, produsen kendaraan sepeda motor sudah mengaplikasikan sistem lampu kepala Always On Headlight, di mana kendaraan dengan tahun produksi 2015 dan setelahnya dilengkapi teknologi yang meniadakan fungsi saklar lampu kepala, artinya lampu kepala akan selalu menyala mulai dari saat kunci kontak on. Hal ini meminimalisasi pengendara yang lalai dalam menghidupkan lampu kepala karena sejak awal lampu kepala sudah menyala tanpa perintah. Honda Scoopy produksi tahun 2013 belum mengaplikasikan teknologi AHO. Untuk bisa menjadikan sistem AHO, diperlukan modifikasi pada sistem kelistrikan penerangan dengan cara memotong sambungan regulator ke saklar lampu kepala dan menyambungkannya ke baterai melewati kunci kontak. Hal ini akan mengakibatkan konsumsi daya beban yang meningkat pada baterai; untuk itu perlu diimbangi dengan modifikasi pada sistem pengisian yang semula half wave menjadi full wave. Ini bertujuan untuk meningkatkan arus dan tegangan pengisian baterai. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan analisis data deskriptif. Data kuantitatif berupa hasil pengukuran arus dan tegangan pengisian saat sebelum dimodifikasi dan sesudah dimodifikasi ditampilkan perbandingannya. Hasil pengukuran arus dan tegangan pengisian saat belum dimodifikasi adalah 0,33 Ampere dan 12,6 Volt. Hasil pengukuran arus dan tegangan pengisian setelah modifikasi AHO namun sistem pengisian masih half wave adalah 0,35 Ampere dan 12,4 Volt. Hasil pengukuran arus dan tegangan setelah modifikasi AHO dan sistem pengisian full wave adalah 0,42 Ampere dan 13,5 Volt. Nilai tersebut didapat pada saat putaran mesin idle 1600 rpm dan dibebani lampu kepala. Disimpulkan bahwa arus dan tegangan pengisian tertinggi didapat pada sistem pengisian full wave. Kata kunci: modifikasi kelistrikan, AHO, pengisian baterai full wave
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN ASAM TARTRAT TERHADAP PEMBENTUKAN KERAK DI DALAM PIPA PENGEBORAN MINYAK BUMI Fatra, Fahmy; Suwignyo, Joko
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v1i2.991

Abstract

Kerak yang ditimbulkan pada pipa pengeboran minyak bumi yaitu kerak barium sulfat (BaSO₄). Kerak ini merupakan masalah serius yang banyak dihadapi pada proses pengeboran minyak bumi dan gas di laut lepas. Masalah serius tersebut mengakibatkan penyempitan diameter dalam pipa, dan berkurangnya transfer air pada pipa sehingga dapat berakibat pipa menjadi pecah. Pada penelitian ini menjelaskan proses pengendapan barium sulfat (BaSO₄) pada aliran laminer di sistem perpipaan. Larutan barium sulfat (BaSO₄) dibuat dengan cara mencampurkan larutan equimolar barium klorida (BaCl₂) dan natrium sulfat (Na₂SO₄). Parameter yang diteliti adalah variasi konsentrasi barium sulfat yaitu 1000 ppm, 1500 ppm, 2000 ppm, 2500 ppm, dan 3000 ppm, laju aliran 30 ml/menit (konstan), temperatur 20°C (konstan) dan konsentrasi aditif asam tartrat (0, 5, 10 ppm). Proses pembentukan kerak barium sulfat (BaSO₄) dimonitor dengan alat konduktivitas meter. Hasil kerak barium sulfat (BaSO₄) yang diperoleh baik sebelum penggunaan aditif asam tartrat (C₄H₆O₆) maupun setelah dicampur aditif asam tartrat (C₄H₆O₆) kemudian dikeringkan dan dikarakterisasi dengan analisa SEM dan XRD. Dari hasil pengujian SEM dapat disimpulkan bahwa larutan tanpa menggunakan aditif, kristalnya akan mudah menempel di pipa dikarenakan bentuknya yang tumpul sehingga kristal mudah untuk menempel di pipa. Sedangkan larutan dengan menggunakan aditif bentuk kristalnya runcing, artinya kristal akan sulit untuk menempel di pipa sehingga dapat menghambat pertumbuhan kerak di dalam pipa. Sedangkan dari hasil uji XRD, kerak yang terjadi yaitu kerak barium sulfat (barit). Kata kunci: barium sulfat, konsentrasi larutan, asam tartrat
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI HYDROCARBON CRACK SYSTEM TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR HONDA MEGAPRO Purnomo, Bayu Gilang; Yulanto, Dwiki Muda; Yoanita, Yulia Venti
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v1i2.992

Abstract

Sepeda motor merupakan alat transportasi yang jumlahnya semakin meningkat di Indonesia. Peningkatan jumlah sepeda motor berpengaruh terhadap peningkatan jumlah konsumsi bahan bakar. Peningkatan konsumsi bahan bakar dapat diatasi dengan salah satu cara yaitu melakukan penghematan bahan bakar pada sepeda motor menggunakan teknologi Hydrocarbon Carbon Crack System (HCS). Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh penggunaan teknologi HCS terhadap konsumsi bahan bakar sepeda motor Honda Megapro. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Sampel dalam penelitian ini adalah sepeda motor Honda Megapro 150 cc tahun 2004. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengujian dilakukan dengan cara mengukur waktu yang diperlukan mesin untuk menghabiskan bahan bakar dalam volume tertentu pada putaran mesin 1500-6500 rpm dengan selisih setiap pengujian sebesar 500 rpm. Analisis data menggunakan metode deskriptif komparatif. Setelah semua data diperoleh, kemudian hasilnya dibandingkan antara data pengujian konsumsi bahan bakar sepeda motor standar dengan sepeda motor yang menggunakan teknologi HCS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada putaran mesin antara 1500-6500 rpm menggunakan katalis ganda spiral HCS (panjang 500 mm) dengan satu tabung Pertamax dengan volume satu liter, konsumsi bahan bakar spesifik menurun sebesar 40,21%. Pada putaran mesin yang sama menggunakan katalis ganda spiral HCS (panjang 500 mm) dengan dua tabung Pertamax dengan volume dua liter, konsumsi bahan bakar spesifik menurun sebesar 51,80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan katalis ganda pada HCS memiliki pengaruh yang baik terhadap konsumsi bahan bakar. Penggunaan HCS dengan katalis ganda dan menggunakan dua buah tabung bahan bakar dapat lebih meningkatkan efisiensi bahan bakar. Kata kunci: hydrocarbon crack system, konsumsi bahan bakar, otomotif.
PENGARUH PUTARAN MIXTURE ADJUSTING SCREW DAN SPEED ADJUSTING SCREW DENGAN VARIASI PENYETELAN CELAH KATUP TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR Suwignyo, Joko; Fatra, Fahmy
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i1.1486

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar dengan variasi penyetelan mixture adjusting screw dan putaran speed adjusting screw, 2) mengetahui pengaruh variasi celah katup terhadap konsumsi bahan bakar sepeda motor, dan 3) mengetahui pengaruh variasi putaran mesin terhadap konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan jenis deskriptif untuk mengetahui tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar dengan variasi penyetelan idle mixture adjusting screw dan idle speed adjusting screw serta mengetahui pengaruh variasi penyetelan celah katup terhadap konsumsi bahan bakar. Penelitian ini dilakukan di Bengkel Laboratorium PVTMO Unisvet. Sampel yang digunakan adalah sepeda motor Supra X 125 tahun 2007 yang dipengaruhi variasi idle speed adjusting screw, idle mixture adjusting screw, dan celah katup. Teknik analisis data secara deskriptif membandingkan pengaruh variasi tersebut terhadap konsumsi bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan tiga hal utama. Pertama, pada celah katup (IN 0,02 OUT 0,05) dan idle mixture adjusting screw (IMAS) 1/5, 1, dan 2 putaran, diperoleh konsumsi bahan bakar untuk IMAS 1/5 sebesar 33 ml (2000 RPM), 38 ml (3000 RPM), dan 48 ml (4000 RPM); IMAS 1 sebesar 13 ml (2000 RPM), 19 ml (3000 RPM), dan 26 ml (4000 RPM); serta IMAS 2 sebesar 12 ml (2000 RPM), 17 ml (3000 RPM), dan 23 ml (4000 RPM). Kedua, pada celah katup (IN 0,05 OUT 0,08) dengan IMAS yang sama, hasilnya adalah IMAS 1/5: 24 ml (2000 RPM), 32 ml (3000 RPM), 43 ml (4000 RPM); IMAS 1: 12 ml (2000 RPM), 17 ml (3000 RPM), 23 ml (4000 RPM); IMAS 2: 10 ml (2000 RPM), 15 ml (3000 RPM), 22 ml (4000 RPM). Ketiga, pada celah katup (IN 0,15 OUT 0,15) dengan IMAS 1/5, 1, dan 2 putaran selama 3 menit, diperoleh IMAS 1/5: 22 ml (2000 RPM), 29 ml (3000 RPM), 38 ml (4000 RPM); IMAS 1: 10 ml (2000 RPM), 15 ml (3000 RPM), 21 ml (4000 RPM); IMAS 2: 9 ml (2000 RPM), 14 ml (3000 RPM), 19 ml (4000 RPM).
PROTOTYPE SMART SWITCH SYSTEM PADA SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO BERBASIS APLIKASI ANDROID Lanang, Sembodo; Supriyadi, Slamet; Mukthar, Agus
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i1.1487

Abstract

Perkembangan teknologi dalam dunia otomotif saat ini semakin pesat. Teknologi otomotif yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi para pengguna kendaraan baik mobil atau sepeda motor semakin beragam. Berbagai teknologi yang dikembangkan tentu akan dinikmati oleh pengguna kendaraan dengan tipe paling baru, sedangkan kendaraan dengan teknologi yang lama akan semakin ditinggalkan. Penelitian ini merupakan pembuatan sistem penyalaan dan penguncian otomatis untuk kendaraan sepeda motor dengan memanfaatkan WiFi. Sistem ini memiliki tujuan untuk menggantikan kunci kontak manual pada sepeda motor dengan menggunakan WiFi dan aplikasi Android sebagai sistem kendali jarak jauh dan mikrokontroler Arduino Uno untuk membaca perintah yang dilakukan melalui WiFi pada smartphone. Untuk pengoperasiannya menggunakan aplikasi Android yang sudah dibuat dan dirancang dengan menggunakan software MIT App Inventor. Pada hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem aplikasi Android mampu bekerja sesuai skema yang telah dirancang dengan jarak maksimal yang diperoleh antara smartphone dan sepeda motor melalui media WiFi adalah ± 25 m.
PENGARUH LITERASI DALAM PEMBELAJARAN DAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII TEKNIK OTOMOTIF SMK TLOGOSARI SEMARANG Mauludy, Fathuddin Nur; Djaelani, Aunu Rofiq; Wibowo, Bayu Ari; Permana, Muhammad Priya
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i2.2064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi dalam pembelajaran dengan kesiapan kerja, mengetahui pengaruh praktik kerja lapangan dengan kesiapan kerja, mengetahui pengaruh literasi dengan praktik kerja lapangan dengan kesiapan kerja siswa kelas XII teknik otomotif SMK Tlogosari Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis deskriptif variabel, uji persyaratan analisis, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan uji t nilai signifikansi variabel Literasi dalam Pembelajaran (X1) adalah 0,00. Karena nilai signifikansi 0,00 < probabilitas 0,01, atau dilihat dari besarnya angka koefisien determinasi (Adjusted R Square) adalah 0,934 atau sama dengan 93,4%, sedangkan 6,6% dipengaruhi oleh variabel lain. Praktik Kerja Lapangan (X2) adalah 0,00. Karena nilai signifikansi 0,00 < probabilitas 0,01, nilai (Adjusted R Square) adalah 0,260 atau 26%, dan 74% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Dari hasil uji analisis, F hitung sebesar 266,903 dan nilai signifikansi F sebesar 0,000. Dengan menggunakan k; n-k, 32 (34-2) diperoleh nilai F tabel 3,29. Dari hasil tersebut, nilai F hitung 266,903 lebih besar dari F tabel 3,29 dan nilai signifikansi F sebesar 0,000 lebih rendah dari 0,05 (α = 5%) yang menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga hipotesis yang menyatakan "ada pengaruh Literasi dalam pembelajaran (X1) dan praktik kerja lapangan (X2) terhadap Kesiapan Kerja siswa kelas XII Teknik Otomotif SMK Tlogosari Semarang" dapat diterima. Dengan hasil uji analisis koefisien determinasi Adjusted R square 0,942 diindikasikan 94,2%. Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa semua variabel memiliki pengaruh positif dan signifikan.
IMPLEMENTASI VIDEO PADA KOMPETENSI TUNE UP MESIN EFI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Joyo, Dhiran; Abdillah, Fuad; Suwignyo, Joko; Purnomo, Bayu Gilang
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i2.2067

Abstract

Siswa mengalami kesulitan memahami pelajaran, minat mengikuti pelajaran teori kejuruan yang masih kurang, selain itu kurang tepatnya model dan media pembelajaran yang diterapkan dalam proses belajar mengajar, sehingga hasil belajar siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui hasil dari proses pembelajaran; (2) mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan media audio video pembelajaran kompetensi dasar tune-up mesin EFI kelas XII TKR; (3) mengetahui seberapa besar keaktifan siswa setelah menggunakan media audio video pada kompetensi dasar tune-up mesin EFI siswa kelas XII TKR; (4) mengetahui hasil observasi guru sebelum dan sesudah menggunakan media audio video. Penelitian ini termasuk dalam penelitian PTK, menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mengkaji pengaruh keaktifan, hasil belajar siswa, dan kinerja guru. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XII TKR SMK Islam Pemalang sebanyak 30 responden. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan nilai. Hasil keaktifan siswa siklus I kategori aktif (20% < 75%). Pada siklus II keaktifan siswa kategori aktif (83,33% > 75%). Hasil belajar siswa siklus I tuntas (33,33%), belum tuntas (66,67%). Pada siklus II siswa tuntas (83,33%), belum tuntas (16,67%). Kemudian hasil observasi guru pada siklus I sebesar (67,05%), kinerja guru sebesar (67,83%). Meningkat pada siklus II menjadi (83,53%) dan kinerja guru meningkat menjadi (83,48%) lebih dari klasikal yang ditetapkan yaitu 80%. Kata kunci: implementasi video pembelajaran, peningkatan keaktifan siswa, peningkatan hasil belajar
FENOMENA ALIRAN UDARA-AIR BERLAWANAN ARAH PADA PIPA HORIZONTAL PADA L/D = 25 DAN L/D = 50 Yoanita, Yulia Venti; Tirtha, Sinung; Kumolosari, Eli; Purnomo, Bayu Gilang
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v1i1.670

Abstract

Fenomena aliran sangat penting dalam rangka mengetahui lebih lanjut tentang mekanisme Counter-Current Flow Limitation (CCFL) atau transisi dari aliran berlawanan arah menjadi aliran searah. Pola aliran stratified menjadi karakter awal dalam fenomena selanjutnya. Peningkatan kecepatan udara yang kecil akan sangat mempengaruhi perubahan pola aliran. Gangguan antarmuka akan selalu besar seiring dengan peningkatan kecepatan udara. Alat yang digunakan untuk penelitian ini sama dengan salah satu komponen pada Pressurized Water Reactor (PWR) yang disebut hot leg dengan perbandingan 1/30. Hot leg adalah bagian pipa yang diamati dalam penelitian ini. Dimensi hot leg berupa pipa mendatar, pipa miring, dan belokan yang terpasang menjadi satu dalam suatu saluran pokok PWR. Pada penelitian ini, simulator hot leg dibuat dengan L/D = 50 dan L/D = 25. Simulator ini terdiri atas pipa horizontal, belokan, dan pipa miring dengan sudut kemiringan 50°. Visualisasi yang dapat diamati dalam saluran hot leg memungkinkan fenomena-fenomena yang terjadi teramati secara rinci. Pengamatan visual dilakukan dengan menggunakan kamera berkecepatan tinggi, sehingga data yang didapat dan diolah menjadi valid. Hasil pengamatan yang diperoleh adalah pola aliran yang terjadi pada pipa horizontal. Penambahan kecepatan udara menyebabkan cepat terjadinya perubahan pola aliran pada L/D = 50. Sedangkan pada L/D = 25, perubahan pola aliran dapat terjadi dengan kecepatan udara yang besar.
PENGARUH HASIL BELAJAR TEKNIK OTOMOTIF TERHADAP KESIAPAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI PADA SISWA KELAS XI TKR SMK KESUMA MARGOYOSO PATI Fuad, M. Laili; Abdillah, Fuad; Mahendra, Sena; Suwignyo, Joko
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v1i1.673

Abstract

Sekolah menengah kejuruan merupakan lembaga pendidikan yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan siap bekerja. Sebagai upaya menyiapkan siswa yang berkompeten dan siap kerja, setiap siswa di SMK wajib melakukan praktik kerja industri. Tujuan dilakukan hal tersebut adalah agar siswa dapat meningkatkan kompetensi dan memiliki pengetahuan tentang dunia kerja di industri. Untuk itu, sebelum melakukan praktik kerja industri, siswa haruslah diberikan bekal ilmu pengetahuan dalam menghadapi praktik kerja industri, sehingga dengan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh di sekolah, siswa dapat berkembang saat praktik di dunia industri. Penelitian ini tergolong dalam penelitian kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas XI SMK Kesuma Margoyoso Pati sebanyak 165 siswa. Kemudian ditentukan jumlah sampelnya dengan rumus Slovin (1960) pada taraf 5% dan didapatkan jumlah sampelnya 117 responden. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan proporsional random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket serta dokumentasi. Variabel bebasnya adalah hasil belajar teknik otomotif, dan variabel terikatnya adalah kesiapan praktik kerja industri. Untuk uji analisis datanya menggunakan bantuan program SPSS v.20.0. Secara keseluruhan, mayoritas sebesar 64,1% siswa memiliki hasil belajar yang baik, yaitu rentang nilai antara 80–90 dengan predikat baik. Sedangkan untuk kesiapan praktik kerja industri, siswa SMK Kesuma Margoyoso Pati memiliki kesiapan yang sangat baik, yaitu sebesar 48% siswa memperoleh skor antara 97,7–120 (skala pengukuran angket penelitian) dengan predikat sangat baik, dan 46% siswa memperoleh skor 75–97,7 dengan predikat baik. Berdasarkan uji koefisien determinasi, diketahui nilai R square adalah 0,010. Hal ini berarti 10% variasi kesiapan praktik kerja industri dapat dijelaskan oleh variasi dari variabel independen hasil belajar teknik otomotif, sedangkan sisanya 90% dijelaskan oleh sebab-sebab lain di luar model. Hal ini menjelaskan bahwa ada pengaruh antara hasil belajar teknik otomotif terhadap kesiapan praktik kerja industri.