Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP)
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu keguruan dan ilmu pendidikan
Articles
72 Documents
INTERNALISASI NILAI DI ZI GUI – PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI DISIPLIN POSITIF DALAM PROSES PEMBELAJARAN
SRI PRASETYO, ANGGA
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 1 No. 3 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jkip.v1i3.148
Kemerosotan nilai-nilai moral, karakter dan nilai-nilai sosial dalam masyarakat adalah fenomena yang mengkhawatirkan. Oleh karena itu, pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam pendidikan Indonesia. Sekolah Pahoa mengintegrasikan nilai-nilai Di Zi Gui untuk memperkuat program pendidikan karakter. Singkatnya, Di Zi Gui berfokus pada tiga bidang-cinta, kebenaran dan kecerdasan. Internalisasi nilai-nilai ini dapat dicapai dengan menggunakan berbagai strategi. Salah satunya melalui disiplin positif. Disiplin positif adalah strategi untuk mendisiplinkan siswa tanpa menggunakan hukuman. Mereka belajar melalui realisasi, konsekuensi, tanggung jawab, dan saling menghormati sehingga nilai-nilai terinternalisasi dan menjadi karakter siswa. Dalam penelitian kali ini, ada beberapa pertanyaan yang coba dijawab melalui proses lesson study. Penelitian ini menggunakan teori disiplin positif dalam proses pembelajaran dan literatur Di Zi Gui. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE OUT DOOR STUDY
ISWATI , SRI
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 1 No. 3 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jkip.v1i3.149
Sebagai seorang pengajar pada mata pelajaran Fisika, penulis merasa mempunyai tanggung jawab moral untuk berusaha membuat siswa termotivasi untuk belajar dan senang belajar khususnya mata pelajaran Fisika. Hal ini yang mendorong penulis untuk mengetahui teknik-teknik pembelajaran yang memacu siswa minimal senang belajar, sehingga diharapkan akan mampu meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa pada pembelajaran Fisika di SMA negeri 1 Tegalombo Kabupaten Pacitan. Penelitian Tindakan Kelas ini merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran di sekolah. PTK ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan sampel siswa kelas XI-IPA1 SMA Negeri 1 Tegalombo Kabupaten Pacitan tahun pelajaran 2022/2023. Dari hasil penelitian ada peningkatan Motivasi belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 11,02%. Hasil rata-rata observasi kreatifitas siswa pada siklus 1 sebesar 59,37% dan meningkat menjadi 96,87% pada siklus 2. Hasil Test menunjukkan bahwa sebelum menggunakan metode Out Door Study prestasi siswa masih dalam kategori “kurang” yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata kelas sebesar 50,42. Pada siklus 1 nilai rata-rata siswa meningkat tapi belum maksimal masih dalam kategori “baik” yaitu dengan nilai rata-rata 72,92, sehingga hal ini menyebabkan peneliti ingin melanjutkan ke siklus dua. Dari hasil refleksi siklus 1 ini peneliti melakukan perbaikan-perbaikan pada pelaksanaan Metode Outdoor Study. Sehingga pada siklus 2 prestasi siswa sudah masuk kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata sebesar 84,58.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU KATA BERGAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KB GEMBIRA RIA BONTO-BONTO
AZIZAH, WAPIQ;
BACHTIAR, MUHAMMAD YUSRI;
MUSI, MUHAMMAD AKIL
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 1 No. 3 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jkip.v1i3.157
Penelitian ini adalah eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran media kartu kata bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia dini KB Gembira Ria Bonto-Bonto sebelum dan setelah diberikan perlakuan dan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh pembelajaran media kartu kata terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di KB Gembira Ria, variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran media kartu kata bergambar serta variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemapuan membaca permulaan anak. Populasi dalam penelitian ini adalah anak didik di KB Gembira Ria Bonto-Bonto yang berjumlah 20 orang anak. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang anak dengan pembagian 5 anak sebagai kelompok eksperimen dan 5 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif dan analisis non parametrik. Hasil analisis data yang diperoleh Asym (2-tailed) H1 diterima dan H0 ditolak artinya kemampuan memba permulaan pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol, ini membuktikan pembelajaran media kartu kata bergambar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia dini.
EVALUASI SIKAP SISWA MAN 2 SURAKARTA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
CHOIRIYAH, SITI;
MUHAROM, FAUZI
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 1 No. 3 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jkip.v1i3.160
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menilai sikap siswa yang berdasar pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai penunjang Akhlakul Kharimah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian menujukan bahwa teknik penilaian sikap dilakukan dengan observasi, penilaian diri, penilaian antar peserta didik dan jurnal guru yang dilakukan di dalam dan di luar kelas. Dampak dari penilaian sikap pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam adalah terbentuknya Akhlakul Kharimah dalam diri peserta didik, penerapannya membawa dampak perubahan positif peserta didik, seperti sopan, jujur, tanggung jawab, percaya diri dan kerja sama.
STRATEGI PEMBELAJARAN SEKOLAH ALAM BENGAWAN SOLO DALAM PENGUATAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
WULANDARI, RENI
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 1 No. 3 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jkip.v1i3.163
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran yang digunakan Sekolah Alam Bengawan Solo dalam membentuk Karakter peduli lingkungan pada masa pandemi Covid-19 dan mendeskripsikan dampak dari penerapan stategi pembelajaran yang digunakan Sekolah Alam Bengawan Solo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang diperoleh dari informan yakni Kepala Sekolah, dua guru kelas, orang tua siswa, dan siswa; tempat penelitian; dan dokumen. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuisioner (angket) dan analisis dokumen. Validitas data dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini adalah SABS menggunakan strategi pembelajaran terpadu sebagai strategi pembelajaran dalam menguatkan karakter peduli lingkungan selama pembelajaran daring. Strategi terpadu sangat sesuai dengan gaya belajar siswa dan lingkungan SABS. Pembentukan kurikulum muatan lokal green lab sebagai mata pelajaran yang akan diajarkan untuk mengembangkan karakter peduli lingkungan pada siswa. Pembentukan program “Sampahku Tanggungjawabku” dan biopori juga menjadi pendorong untuk menguatkan karakter peduli lingkungan. Pelaksanaan strategi terpadu diintegrasikan pada kegiatan sehari-hari dan kegiatan terprogram. Evaluasi dilakukan pada kegiatan dan hasil belajar siswa. evaluasi di SABS terdapat dua penilaian yaitu penilaian tema yang dilaksanakan tiga bulan sekali berupa penilaian deskripsi dan penilaian secara obyek seperti pada sekolah umum lainnya. Dampak dari penggunaan strategi terpadu mejadikan siswa lebih bertanggungjawab dan memiliki kesadaran yang tinggi terhadap lingkungan sekitar.
MENINGKATKAN IQ PAUD MELALUI BACA LITERASI DAN BERMAIN PERAN DI RA.AL-MUNAWAROH KAMPUNG BOJONGKONENG TELAGA MURNI
MUSAROFAH, MUSAROFAH
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 1 No. 3 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jkip.v1i3.164
Baca tulis literasi perlu diajarkan sejak usia dini untuk meningkatkan IQ nya, dengan bermain peran dapat menumbuhkan keceriaan, pengetahuan yang luas dan wawasan berbahasa. Tujuan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Tujuan baca literasi dan bermain peran disamping dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini, melatih bicara anak, menyimak peran yang sedang dimainkan seperti menirukan suara binatang dan tokoh peran. Tetapi juga dapat meningkatkan IQ anak usia dini. Hasil penelitian literasi baca yang diterapkan di PAUD untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia 4-6 tahun yang dilakukan di RA. Al-Munawaroh Kampung Bojongkoneng Telaga Murni sudah terlaksana dengan baik. Hal ini terlihat dari kemampuan berbahasa anak yang telah dicapai diantaranya: anak sudah bisa mengucapkan kata dengan tepat, anak juga dapat mengenal istilah baru (kata baru yang didengarnya), anak dapat mengenal simbol huruf, anak dapat menghubungkan kata dengan gambar, anak dapat menyambungkan garis putus-putus pada huruf, anak dapat mendengarkan cerita atau dongeng dan menceritakan kembali isi cerita secara sederhana, anak dapat menirukan suara tokoh-tokoh dalam cerita atau dongeng dan anak dapat membedakan suara masing-masing tokoh dalam cerita atau dongeng.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KATA LEMBAGA DENGAN DADU KATA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK TELKOM MAKASSAR
YULIA, LALA;
BACHTIAR, MUHAMMAD YUSRI;
PARWOTO, PARWOTO
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 1 No. 3 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jkip.v1i3.165
Penelitian ini bertujuan agar mengetahui “Pengaruh Metode Pembelajaran Kata Lembaga dengan Dadu Kata terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 tahun di TK Telkom Makassar”. Metode yang dipakai ialah pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini ialah anak didik kelompok B TK Telkom Makassar. Teknik penyajian data statistik analisis deskriptif dan non parametrik. Hasilnya terlihat kelompok eksperimen mengalami peningkatan rata rata 11,00. Sehingga memiliki kesimpulan yakni “Kegiatan metode pembelajaran kata lembaga dengan dadu kata memiliki dampak yang signifikan pada kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di TK Telkom Makassar”.
DAMPAK PERGANTIAN KURIKULUM PENDIDIKAN TERHADAP PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
MASKUR, MASKUR
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 1 No. 3 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jkip.v1i3.172
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami dampak pergantian kurikulum pendidikan terhadap peserta didik Sekolah Dasar. Pergantian kurikulum seringkali menimbulkan tantangan dalam implementasi, terutama dalam hal penerapan yang komprehensif oleh para pendidik. Selain itu, terdapat hambatan seperti keterbatasan fasilitas di beberapa daerah yang mempengaruhi keberhasilan adaptasi kurikulum baru. Sosialisasi kepada para pendidik sebagai pelaku utama di lapangan juga merupakan faktor penting dalam menghadapi perubahan kurikulum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak dari pergantian kurikulum pendidikan terhadap peserta didik di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yang melibatkan analisis deskriptif terhadap data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kurikulum 2013 memiliki konsep yang baik dalam teori, implementasinya di lapangan menghadapi beberapa kendala. Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak menunjukkan hasil positif pada tahun pertama dan terus dikembangkan di banyak sekolah saat ini. Namun, beberapa sekolah masih mengalami tantangan dalam merancang strategi yang sesuai untuk penerapan Kurikulum Merdeka. Berdasarkan temuan tersebut, analisis menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah berjalan lebih baik dan lebih sesuai dengan konteks pendidikan yang ada. Namun, untuk keberhasilan penuhnya, pertimbangan mendalam dari para pengambil kebijakan dan pelaku pendidikan diperlukan, dengan tujuan mengintegrasikan Kurikulum Merdeka secara tepat serta mengembangkan Kurikulum 2013 secara lebih baik dalam konteks pendidikan di Sekolah Dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MELALUI PERMAINAN KONSTRUKTIF BALOK TERHADAP KECERDASAAN VISUAL SPASIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD BATUKARA, KOTA BAUBAU
SYAHARUDDIN, SHABRINA HANUM;
PARWOTO, PARWOTO;
SYAMSUARDI, SYAMSUARDI
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 1 No. 3 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jkip.v1i3.173
Penelitian ini bertujuan untuk menetahui Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kecerdasan Visual Spasial Anak Usia Dini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah 75 orang anak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 28 anak dengan pembagian 14 anak sebagai kelompok eksperimen dan 14 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis non parametrik. Setelah pemberian perlakuan, dilakukan uji Wilcoxon untuk data hasil kecerdasan visual spasial anak padakelompok eksperimen yang menunjukkan nilai sebesar -2,201 dan nilai sig.(2-tailed) sebesar berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa, terdapat perbedaan kecerdasan visual spasial anak pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning melalui permainann kontruktif balok berpengaruh terhadap kecerdasan visual spasial anak.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BIOLOGI DENGAN PEMBELAJARAN AKTIF BERBANTUAN TEKNOLOGI INFORMASI DI SMK CANGKRINGAN
SUGIYONO, SUGIYONO
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 1 No. 3 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61116/jkip.v1i3.175
Rendahnya motivasi belajar siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Cangkringan terhadap Biologi menimbulkan keprihatinan bagi peneliti. Siswa dengan motivasi belajar yang sangat rendah akan langsung berhenti berusaha, setiap kali menghadapi kesulitan belajar atau saat menghadapi ujian. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X APHP SMKN 1 Cangkringan terhadap Biologi dengan melaksanakan pembelajaran aktif yang berbantuan teknologi informasi. Prosedur penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan fokus pada pengamatan keaktifan siswa sebelum dan selama proses pembelajaran. Subjek penelitiannya adalah guru mata pelajaran biologi yang bertindak sebagai peneliti dan seluruh siswa kelas X APHP 1 SMKN 1 Cangkringan. Siswa di kelas ini berjumlah 29 siswa, terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran aktif berbantuan teknologi informasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa terhadap Biologi, hal ini ditunjukkan dengan tingkat keaktifan siswa pada semua aspek yang diamati mencapai kriteria yang ditetapkan oleh peneliti yaitu 85%.