cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalcendekia123@gmail.com
Phone
+6282341891541
Journal Mail Official
jkipcendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Simpang 4 By Pass BIL Tandek, Labulia, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Prov. NTB
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP)
ISSN : 29875781     EISSN : 29875161     DOI : https://doi.org/10.61116/jkip.v1i4.187
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu keguruan dan ilmu pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
PEMANFAATAN MEDIA ANIMASI SEBAGAI METODE PENINGKATAN MINAT DAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SALMA'A ATIKAH RAHMAWATI; ANI RAKHMAWATI
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i1.321

Abstract

Fisika merupakan salah satu mata pelajaran yang dianggap sebagai pelajaran yang menantang dan tidak jarang menjadi mata pelajaran yang kurang diminati oleh peserta didik karena melibatkan konsep-konsep abstrak yang sulit dipahami. Penggunaan media animasi dalam pembelajaran dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Artikel ini membahas efektivitas media animasi dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika, berdasarkan penelitian survei terhadap berbagai jenjang pendidikan menengah hingga tinggi yang telah menggunakan media ini dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media animasi merupakan salah satu cara efektiv dalam meningkatkan pemahaman dan minat peserta didik terhadap konsep-konsep fisika yang kompleks. Artikel ini juga mengidentifikasi kelemahan dalam penerapan media animasi, termasuk kebutuhan akan pengembangan interaktivitas dan aksesibilitas.
PERAN GURU DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR KONDUSIF BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DEVIE AGUSTIN RAMAZHANA; ADE CYNTIA PRITASARI
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i1.329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar kondusif bagi siswa sekolah dasar untuk mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui analisis dokumen dari literatur nasional dan internasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai motivator, fasilitator, demonstrator, dan evaluator yang penting dalam membangun suasana belajar yang menyenangkan serta produktif. Pengelolaan kelas yang efektif, hubungan positif dengan siswa, serta penggunaan media pembelajaran yang menarik merupakan faktor kunci dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada kemampuan guru dalam mengelola lingkungan belajar yang mendukung, yang pada gilirannya mempengaruhi kualitas pengajaran dan prestasi akademis siswa secara keseluruhan, sehingga menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
PENERAPAN FILSAFAT PENDIDIKAN PRAGMATISME DALAM MEMBENTUK KARAKTER DEMOKRASI SISWA NAFIATUL KHOIR; DYA QUROTUL A’YUN
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i2.325

Abstract

Pragmatisme, sebagai filsafat yang menekankan tindakan praktis dan manfaat nyata, relevan dalam pendidikan untuk membentuk karakter demokrasi siswa. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan prinsip-prinsip pragmatisme, seperti partisipasi aktif, diskusi terbuka, pengembangan keterampilan kritis, dan kurikulum fleksibel, dalam mendukung pembelajaran yang relevan dan inklusif. Menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis kajian literatur, penelitian ini menganalisis strategi pembelajaran seperti learning by doing dan problem solving yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pragmatisme mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai demokrasi melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Pendekatan ini memperkuat keterampilan berpikir kritis, partisipasi demokratis, dan penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan sosial. Dampaknya tidak hanya membentuk individu yang bertanggung jawab, tetapi juga mendukung terciptanya masyarakat inklusif dan adaptif. Penelitian merekomendasikan kurikulum fleksibel, pelatihan guru sebagai fasilitator, dan sistem evaluasi dinamis untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran berbasis pragmatisme.
ANALISIS KONSEP PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DEVIE AGUSTIN RAMAZHANA; DYA QUROTUL A’YUN
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i2.331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam perspektif pendidikan karakter siswa, serta relevansi dan penerapan nilai-nilai yang diajarkan oleh beliau dalam membentuk karakter siswa di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis dokumen, yang melibatkan literatur ilmiah dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter menurut Ki Hajar Dewantara menekankan pada pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam pembentukan karakter siswa, yang dikenal dengan konsep Tri Pusat Pendidikan. Konsep ini didukung oleh prinsip Trikon, yang meliputi kontinuitas, konsentrisitas, dan konvergensi, untuk memastikan perkembangan karakter yang selaras dengan nilai budaya bangsa dan global. Ki Hajar Dewantara juga menekankan keteladanan sebagai dasar pendidikan, yang tercermin dalam semboyan "Ing ngarsa sung tuladha," "Ing madya mangun karsa," dan "Tut wuri handayani." Kesimpulannya, pendidikan karakter yang berlandaskan pada pemikiran Ki Hajar Dewantara relevan untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, dengan integrasi prinsip-prinsip tersebut dalam pendidikan di keluarga, sekolah, dan masyarakat.
PEMANFAATAN APLIKASI EDUKASI DALAM PENANAMAN LITERASI DIGITAL DI SEKOLAH DASAR MUSFITHAH SARI
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i2.334

Abstract

Literasi digital mengacu pada kekompakan, perspektif, dan keterampilan orang-orang yang secara implisit menggunakan teknologi digital dan sistem komunikasi untuk menemukan, mengatur, menghubungkan, menganalisis, mengevaluasi, dan mengembangkan informasi. Budaya literasi atau yang bisa disebut melek huruf menjadi tujuan pemerintah saat ini karena memungkinkan mereka menciptakan sumber daya berkualitas tinggi yang mengikuti perkembangan waktu dan teknologi. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui manfaat apikasi edukasi dalam penanaman literasi digital pada Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan metode tinjauan literatur. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan dengan mencari 7 artikel yang relevan yang berkaitan dengan penelitian. Berdasarkan temuan 6 artikel  jurnal ilmiah, dapat disimpulkan bahwa dengan menyediakan lingkungan yang mendorong membaca, menulis, dan literasi serta mendukung program literasi sekolah di rumah. Karena beberapa orang tidak menyadari betapa pentingnya mereka mendukung literasi anak-anak , siswa sekolah dasar harus dilatih dalam keterampilan literasi digital. Ini akan membantu mereka memahami dan menggunakan media digital dengan benar. Disimpulkan bahwa, aplikasi edukasi merupakan salah satu strategi efektif dalam meningkatkan literasi digital di kalangan siswa sekolah dasar, karena aplikasi edukasi dapat meningkatkan interaktivitas pembelajaran.
PROGRESIVISME SEBAGAI ALTERNATIF PENDIDIKAN INKLUSIF MUSFITHAH SARI; DYA QUROTUL A’YUN
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i3.335

Abstract

Progresivisme adalah aliran yang menekankan bahwa pendidikan tidak hanya sekedar memberikan pengetahuan kepada siswa, melainkan harus meliputi berbagai aktivitas yang bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir mereka secara komprehensif. Pendidikan inklusif merupakan sebuah hak yang melekat pada setiap individu. Metode yang dipergunakan adalah kualitatif yakni berdasarkan metode penelitian kepustakaan dengan menggabungkan beberapa jurnal artikel dalam mendapatkan hasil penelitian. Tujuan dari pembuatan artikel ini adalah mengetahui aliran progresivisme sangat berpengaruh dan menjadi alternatif bagi pendidikan inklusif. Diperoleh hasil dalam kerangka pendidikan inklusif, progresivisme memberikan kesempatan bagi metode pengajaran yang responsif, kerja sama, dan dapat disesuaikan, sehingga setiap siswa diberikan peluang untuk tumbuh secara maksimal.
PERAN MENTORING DALAM MENCEGAH DAMPAK JUDI ONLINE BAGI REMAJA KHAIRUNNISA, KHAIRUNNISA; SABRINA SYIFAURRAHMAH; AHMAD ZAINURI; ASRI KAROLINA
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i2.344

Abstract

Judi online telah menjadi fenomena yang semakin meluas, terutama di kalangan remaja. Pentingnya untuk mencari solusi yang efektif dalam mencegah dampak tersebut. Salah satu pendekatan yang dapat diambil adalah melalui program mentoring. Program ini tidak hanya memberikan dukungan emosional, tetapi juga edukasi yang diperlukan untuk memahami risiko dan konsekuensi dari judi online. Dalam artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai peran mentoring dalam mencegah dampak judi online bagi remaja yang mencakup pentingnya mentoring, strategi yang digunakan dalam program mentoring, serta contoh kasus yang menunjukkan keberhasilan program ini. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library research). Dalam memperoleh data penelitian, peneliti mengumpulkan, menganalisis, mengorganisasi, sumber dari artikel, buku, serta penelitian terdahulu terkait topik penelitian. Dalam menghadapi tantangan judi online yang semakin meningkat di kalangan remaja, peran mentoring menjadi sangat penting. Melalui program mentoring yang efektif, remaja dapat diberikan edukasi yang diperlukan untuk memahami risiko judi online, membangun kepercayaan diri, dan menemukan kegiatan positif sebagai alternatif. Strategi pemilihan mentor yang tepat, penggunaan teknologi, dan keterlibatan orang tua juga merupakan faktor kunci dalam keberhasilan program mentoring.
ANALISIS STANDAR PEMILIHAN INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA KUANTITATIF KHAIRUNNISA, KHAIRUNNISA; RUSDY A. SIROJ; HARTATIANA, HARTATIANA
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i3.345

Abstract

Dalam era informasi yang semakin berkembang, pemilihan instrumen pengumpulan data kuantitatif yang tepat menjadi krusial untuk menghasilkan data yang valid dan reliabel. Artikel ini membahas standar yang harus dipenuhi dalam pemilihan instrumen tersebut, termasuk aspek validitas, reliabilitas, dan kesesuaian dengan tujuan penelitian. Berdasarkan kajian literatur dan analisis kasus, penulis mengidentifikasi berbagai metodologi dan teknik yang dapat digunakan untuk memastikan instrumen yang dipilih dapat memberikan hasil yang akurat. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya penggunaan data statistik dalam proses pemilihan instrumen, serta memberikan contoh konkret dari berbagai disiplin ilmu yang menunjukkan penerapan standar ini. Dengan pemahaman yang mendalam tentang standar dalam pemilihan instrumen pengumpulan data kuantitatif, peneliti dapat meningkatkan kualitas penelitian mereka dan memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
STRATEGI PEMBELAJARAN EFEKTIF: PENERAPAN METODE 3MPH (MUDAH, MURAH, MERIAH, DAN PENUH HIKMAH) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN KARTINI, KARTINI; RARA ANNISAUR ROSYIDAH
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i3.347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi dan eksistensi metode ceramah berbasis prinsip 3MPH (Mudah, Murah, Meriah, Penuh Hikmah) dalam konteks pembelajaran masa kini. Metode 3MPH dipilih karena kesederhanaannya yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi pendidikan, terutama dalam kondisi terbatasnya sumber daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, yang melibatkan pengamatan, wawancara dengan para pengajar, dan studi literatur terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode 3MPH tetap relevan meskipun menghadapi tantangan modernisasi pendidikan, dengan tetap memperhatikan elemen praktis dan efisiensi biaya. Selain itu, metode ini terbukti efektif dalam membangun hubungan emosional dan spiritual antara pengajar dan peserta didik, serta berperan penting dalam pengembangan karakter siswa. Penelitian ini juga menemukan bahwa integrasi teknologi dalam metode ceramah dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran tanpa mengurangi nilai-nilai esensial dari 3MPH. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya adaptasi metode ceramah dengan memperkaya alat bantu pembelajaran serta menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi dalam dunia pendidikan.
FISIKA DI BALIK KEINDAHAN PELANGI: MEMAHAMI PEMBIASAN DAN DIFRAKSI CAHAYA NASSWA FADILATUZ ZAHRO; ANI RAKHMAWATI
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i3.348

Abstract

Fenomena pelangi telah lama menjadi salah satu keajaiban alam yang menarik perhatian manusia. Artikel ini membahas secara mendalam proses fisika di balik pembentukan pelangi, dengan fokus pada pembiasan, pemantulan internal total, dan difraksi cahaya. Metodologi yang digunakan mencakup studi literatur, simulasi numerik, dan eksperimen visualisasi untuk menganalisis interaksi cahaya dengan tetesan air. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pembiasan berperan signifikan dalam memisahkan cahaya putih menjadi spektrum warna, sedangkan difraksi menghasilkan detail halus dalam struktur pelangi, terutama pada fenomena pelangi supra-numeris. Kesimpulan dari pembahasan ini tidak hanya memperdalam pemahaman tentang fenomena pelangi sebagai hasil interaksi kompleks cahaya dan medium atmosfer, tetapi jjuga memberikan implikasi praktis dalam pengembangan intrumen optik modern. Artikel ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pelangi sebagai fenomena optik dan aplikasinya dalam studi optik atmosfer.