cover
Contact Name
-
Contact Email
ting@ecampus.ut.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ting@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
Jl. Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru
Published by Universitas Terbuka
ISSN : -     EISSN : 25281593     DOI : https://doi.org/10.33830/ting.v15i1
Core Subject : Education,
Prosiding TING merupakan artikel yang diterbitkan dari konferensi nasional Temu Ilmiah Nasional Guru yang diadakan setiap tahunnya pada bulan November.
Articles 163 Documents
MENINGKATKAN KEBIASAAN MEMBAWA BEKAL MAKANAN SEHAT SEBAGAI KONTRIBUSI TERCAPAINYA SDGs DI SD SALMAN AL FARISI BANDUNG Mulyanti, Fitria; Halimah, Heni; Sarah, Siti; Andini, Widhi
Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Vol. 16 (2024): TING XVI 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan berkelanjutan yang diantara poinyang kedua adalah tahan kelaparan. Salah satu bentuk implementasi kurikulum denganmelakukan proyek profil pelajar di SD Salman Al Farisi Bandung. Latar belakangnya antara lainminimnya pengetahuan tentang makanan sehat dan kebiasan membawa bekal makanan sehat yangmasih kurang. Proyek ini merupakan suatu praktik baik ini bertujuan memberikan pemahamandan juga adanya perubahan prilaku siswa dengan membawa bekal makanan sehat melalui aksinyata. Penerapan proyek profil pelajar ini dilakukan oleh siswa kelas 2 di SD Salman Al FarisiBandung pada tahun pelajaran 2024/2025 sejumlah 84 orang siswa dengan arahan guru-gurukelas. Setelahnya dilanjutkan dengan gelar karya berupa sosialisasi proyek kepada siswa lainnya.Adapun, tahapan kegiatan yaitu: 1) eksplorasi konsep, 2) kontekstualisasi, 3) aksi nyata, 4)refleksi, 5) tindak lanjut. Hasil yang didapat dari penerapan proyek ini adanya peningkatanpemahaman pada siswa dan kebiasaan membawa bekal makanan sehat serta kebiasaan sehatlainnya. Sehingga, perlu konsistensi dari proyek ini untuk terus dilakukan dan perlu dukungandari orang tua untuk membawakan bekal makanan sehat untuk anaknya. Tentunya, hal inimemberikan kontribusi pada program SDGs tentang tahan kelaparan.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MELALUI MODEL PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA LIVEWORKSHEETS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Aprilianata, Aprilianata; Ramadhan, Idang
Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Vol. 16 (2024): TING XVI 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pembelajaran berdiferensiasidengan menggunakan model pembelajaran PBL (Problem-based Learning) berbantuan medialiveworksheets untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian inidilakukan pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di VIII International Class Program SMPLaboratorium UM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode Penelitian TindakanKelas (PTK) spiral menurut Kemmis dan Taggart (1990). Setiap siklus terdiri atas tiga tahapanyaitu: (1) perencanaan, (2) tindakan (3) refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didikInternational Class Program SMP Lab UM yang berjumlah 32 orang. Instrumen penelitian yangdigunakan silabus, Modul ajar, LKPD, lembar evaluasi, dan lembar keterlaksanaan. Hasil daripenelitian yaitu penerapan Problem-based Learning berbantuan media liveworksheetsmenunjukkan bahwa terdapat peningkatan skor kemampuan berpikir kritis peserta didik. Haltersebut dibuktikan dengan peningkatan rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik darisiklus 1 ke siklus 2. Sebagai respon terhadap temuan penelitian ini, perancangan dan pelaksanaanPBL berbantuan media liveworksheets menciptakan pengalaman pembelajaran berdiferensiasidan kontekstual sehingga mendukung kemampuan berpikir kritis peserta didik.
IMPLEMENTASI MEDIA PUZZLE DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN BELAJAR GENERASI Z DI SDIT RABBI RADHIYYA 02 CURUP Fitri Kurnia Astuti
Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Vol. 16 (2024): TING XVI 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengamatan ini dilakukan untuk mengubah proses kegiatan pembelajaran menggunakan media puzzle dalam memenuhi kebutuhan belajar pada generasi Z. Supaya mampu menghadapi berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks, seperti halnya dalam perkembangan teknologi yang semakin hari semakin luas. Oleh sebabnya praktik guru dalam proses kegiatan belajar harus menghasilkan program pendidikan yang relevan, dan berdampak positif pada perkembangan generasi Z. Dalam kegiatan pembelajaran setiap siswa mempunyai ciri khas/karakter yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Dalam mewujudkan pembelajaran yang mampu memenuhi kebutuhan belajar generasi Z, tentunya didukung menggunakan media puzzle yang dijadikan Sarana pengantar materi oleh peneliti ketika proses pembelajaran berlangsung. Keefektifan pembelajaran menggunakan media puzzle menjadikan siswa lebih termotivasi untuk terus belajar dengan melakukan beberapa interaksi secara langsung kepada guru, seperti mengeluarkan pendapat, aktif dalam kelompok, menyalin / mencatat bagian-bagian penting dalam kegiatan pembelajaran, bekerja sama secara kelompok, dan mempunyai rasa penasaran yang tinggi dengan materi, sehingga siswa berlomba-lomba untuk mengajukan pertanyaan. Dengan menggunakan media puzzle guru dapat mencapai tujuan pembelajaran. Hasil penelitian menyatakan bahwa praktik mengajar yang berhasil untuk memenuhi generasi harus berfokus pada generasi muda yang mengembangkan keterampilan kritis, kreativitas, dan kemampuan berpikir mandiri dan sangat penting untuk menghadapi perubahan masa depan. Sehingga peran dunia teknologi harus diintegrasikan dengan bijak dalam proses pengajaran. Generasi masa kini tumbuh dalam era digital, dan penggunaan teknologi yang cerdas dapat memfasilitasi pembelajaran yang lebih menarik dan efektif.