cover
Contact Name
Benny Hidaya
Contact Email
bennyhidayat@eng.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbkd@eng.unand.ac.id
Editorial Address
Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Andalas. Kampus Unand Limau Manis, Pauh, Kota Padang.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Bangunan: Konstruksi & Desain
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 30217547     DOI : https://doi.org/10.25077/jbkd.1.2.72-78.2023
Jurnal Bangunan: Konstruksi & Desain (JBKD) adalah sebuah publikasi ilmiah yang berisi penelitian, pengembangan, atau aplikasi teori dalam bidang desain dan konstruksi bangunan. Jurnal BKD membahas topik-topik seperti perencanaan struktur, bahan bangunan, teknologi konstruksi, metode konstruksi, pengujian material, dan perencanaan & desain proyek konstruksi. Tujuan dari jurnal akademik ini adalah untuk memperkaya pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana membangun dan mendesain bangunan yang efisien, aman, dan berkelanjutan. Jurnal ini sering ditujukan untuk para profesional di bidang teknik sipil, dan konstruksi, serta mahasiswa dan akademisi yang tertarik dalam bidang ini. Focus: Jurnal Bangunan: Konstruksi & Desain (JBKD) published research articles, literature articles (review article), case reports, and technical reports in planning, design, and construction of buildings Scopes: Material and structural engineering; Transportation Engineering; Geotechnical Engineering; Water resource engineering; Construction and Project management; Construction Law
Articles 85 Documents
Implementasi Life Cycle Cost Pada Proyek Konstruksi Berkelanjutan (Studi Literatur) Dwi Jenita Maharani
Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbkd.4.1.1-8.2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Life Cycle Cost (LCC) pada proyek konstruksi berkelanjutan di tingkat internasional dan Indonesia melalui pendekatan studi literatur. LCC merupakan metode perhitungan total biaya bangunan sejak tahap perencanaan hingga pembongkaran yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan LCC di Indonesia masih terbatas dan belum didukung oleh standar serta integrasi teknologi yang memadai, sedangkan di tingkat internasional LCC telah digunakan sebagai alat strategis berbasis standar ISO 15686-5:2017 dan terintegrasi dengan Building Information Modeling (BIM). Studi di Indonesia juga menunjukkan bahwa meskipun biaya awal konstruksi dominan, biaya operasional dan pemeliharaan berpengaruh signifikan terhadap biaya jangka panjang. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan LCC untuk meningkatkan efisiensi biaya, kualitas aset, dan mendukung pembangunan konstruksi berkelanjutan, serta merekomendasikan penyusunan standar nasional dan integrasi LCC dengan BIM.
Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Berdasarkan Metode IRI Dan RCI Menggunakan Aplikasi Roadlab Pro Annisa Septia Wulandari; Titi Kurniati
Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbkd.4.1.23-32.2026

Abstract

Penilaian kondisi jalan dan rekomendasi penanganan diperlukan dalam mempertahankan umur layan perkerasan jalan. Salah satu metode penilaian kondisi jalan adalah metode  International Roughness Index (IRI) menggunakan aplikasi Roadlab Pro. Lokasi studi pada segmen jalan Simpang Lubuk Begalung sampai Simpang Ulu Gadut merupakan jalan arteri perkotaan tipe jalan 4 lajur 2 arah terbagi dengan panjang ± 4,2 km, jenis perkerasan arah ke Solok adalah perkerasan lentur dan perkerasan kaku arah ke pusat Padang. Jalan ini merupakan salah satu jalur lintas menuju Pulau Jawa melalui kabupaten Solok. Sehingga perannya sangat strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi, mengevaluasi kondisi jalan dan rekomendasi penanganan menggunakan metode IRI hasil pengukuran aplikasi Roadlab Pro dan membandingkan dengan hasil pengukuran IRI dengan alat  NAASRA oleh Dinas PU. Hasil pengolahan data Roadlab Prodi peroleh nilai IRI rata-rata 2.87 arah ke Solok dan arah ke Padang 3.20. Hasil IRI pengukuran NAASRA adalah 5.55 arah ke Solok dan 6.55 arah ke Padang. Hasil uji hipotesis t-berpasangan menunjukkan terjadi perbedaan IRI yang signifikan pada α=0.05. Diperlukan validitas terhadap alat ukur presisi untuk menyimpulkan keakuratan pengukuran IRI menggunakan aplikasi Roadlab Pro.
Kajian Kerusakan Struktur Gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat UNAND Akibat Kebakaran Tanggal 8 Mei 2025 Jeply Murdiaman Guci; Jafril Tanjung; Taufik Alhakim Iskandar
Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbkd.4.1.33-44.2026

Abstract

The fire that occurred at the Faculty of Public Health (FKM) Building of Universitas Andalas on May 8, 2025 raised concerns regarding the serviceability and structural safety of the building before it could be reused as an educational facility. Post-fire building conditions may experience degradation of material quality and damage to both structural and non-structural elements; therefore, a comprehensive technical evaluation in accordance with applicable building regulations is required. This study aims to evaluate the condition and serviceability of the main structural components of the FKM building after the fire and to formulate technical repair recommendations to ensure the safety and security of building users. The research method was carried out through field observations and non-destructive testing of reinforced concrete structural elements, including visual inspection, measurement of structural element dimensions, evaluation of verticality, concrete hammer testing, and identification of cracks and deformations. In addition, inspections were conducted on non-structural elements and supporting building materials affected by the fire, such as roof structures, ceilings, partitions, and canopy elements, to identify the level of damage and the need for repair or replacement. The evaluation results indicate that the main structural elements, namely columns, beams, and floor slabs, still meet technical requirements and structural serviceability criteria, with concrete quality relatively consistent with the original design, namely K-250 or equivalent to a concrete compressive strength (fc’) of 20.75 MPa. No significant damage was found in the main structural elements that could compromise the building’s integrity. However, several non-structural elements and roof structures—particularly steel purlins, ceilings, partitions, and wooden components of the canopy roof (drop-off)—sustained damage due to heat and fire exposure and therefore require repair and replacement. The conclusion of this study states that the FKM Universitas Andalas building is generally still suitable for use, provided that comprehensive repairs are carried out on damaged components, strengthening of affected roof structural elements is implemented, and the fire protection system is improved. The technical recommendations produced are expected to serve as a reference in the building rehabilitation process so that the facility can be safely reused in accordance with building safety standards.
Analisis Kebutuhan Asrama Mahasiswa Dan Konsep Site Plan Kawasan Kampus Universitas Andalas Benny Hidayat; Rida Rahim; Taufika Ophiyandri; Putranesia Thaha
Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbkd.4.1.45-53.2026

Abstract

Penyediaan asrama mahasiswa merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kegiatan akademik dan kehidupan kampus di perguruan tinggi. Seiring dengan peningkatan jumlah mahasiswa, keterbatasan kapasitas asrama yang tersedia di Universitas Andalas menimbulkan kebutuhan akan perencanaan penambahan hunian mahasiswa yang terarah dan terintegrasi dengan pengembangan kawasan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan penambahan asrama mahasiswa Universitas Andalas serta menyusun konsep site plan kawasan asrama sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan institusional terkait student housing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif–analitis dengan memadukan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, pemetaan lokasi menggunakan foto udara, pengukuran langsung di kawasan asrama, serta dokumentasi kondisi fisik kawasan Kampus Universitas Andalas Limau Manis. Data sekunder meliputi data jumlah mahasiswa, kapasitas asrama eksisting, serta dokumen perencanaan dan kebijakan universitas. Analisis dilakukan dengan membandingkan kebutuhan hunian mahasiswa dan daya tampung asrama yang tersedia, serta mengkaji potensi dan kendala pengembangan kawasan secara spasial dan fungsional. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan hunian mahasiswa dan kapasitas asrama eksisting, yang mengindikasikan perlunya penambahan asrama mahasiswa secara bertahap dan terencana. Konsep site plan kawasan asrama yang dihasilkan memberikan arahan pengembangan kawasan yang mempertimbangkan kondisi fisik lahan, keterpaduan fungsi hunian, aksesibilitas, dan hubungan dengan fasilitas akademik kampus. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa dasar analitis dan konseptual yang aplikatif untuk mendukung perumusan kebijakan dan perencanaan pengembangan asrama mahasiswa Universitas Andalas.
Analisis Efektifitas Zona Selamat Sekolah (ZOSS) Di Kota Bandar Lampung (Studi Kasus: SDN 1 Langkapura, SDN 2 Langkapura, SDN 5 Talang dan SDN 1 Gulaku Galik) Weka Indra Dharmawan; Tri Surya Priyanti; Karlia Dirangga; Devi Oktarina
Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbkd.4.1.54-70.2026

Abstract

ZoSS merupakan fasilitas jalan yang dirancang untuk mengatur kecepatan kendaraan di depan sekolah guna menjamin keselamatan siswa dan pengguna jalan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat pelayanan jalan di area ZoSS dan mengetahui efektivitas penerapan ZoSS dalam menurunkan kecepatan kendaraan di sekitar sekolah. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer dan data sekunder melalui dua metode yaitu Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023) dan statistik uji Z. Penelitian dilakukan di empat sekolah pada pagi hari pukul 06.00 – 08.00 WIB dan siang hari pukul 10.00 – 12.00 WIB. Dari hasil penelitian penelitian menunjukkan bahwa derajat kejenuhan di SDN 1 Langkapura sebesar 0,27., SDN 2 Langkapura sebesar 0,22., dan SDN 5 Talang sebesar 0,29 dari hasil ke tiga derajat kejenuhan pada tiga lokasi tersebut dapat digolongkan sebagai Tingkat Pelayanan B (arus stabil, kecepatan mulai terbatas), sedangkan pada SDN 1 Gulak Galik didapat nilai derajat kejenuhan sebesar 0,45 dan dapat digolongkan sebagai Tingkat Pelayanan C (arus stabil, tetapi kecepatan dan gerak kendaraan dikendalikan). Penerapan ZoSS di keempat lokasi sekolah sekolah dasar tersebut tergolong sangat efektif, yaitu 94,04% di SDN 1 Langkapura, 89,36% di SDN 2 Langkapura, 92,91% di SDN 5 Talang, dan 88,89% di SDN 1 Gulak Galik. Hal ini mengindikasikan bahwa pengendara memiliki kesadaran tinggi untuk mengurangi kecepatan di kawasan sekolah, sehingga ZoSS berhasil meningkatkan keselamatan.
ANALISIS PENAMPANG KOLOM BETON BERTULANG TERHADAP VARIASI MUTU BAJA Riza Aryanti
Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbkd.4.1.71-79.2026

Abstract

Konstruksi beton bertulang adalah konstruksi yang banyak digunakan pada struktur gedung karena biayanya murah, pengerjaannya mudah, dan perawatannya juga mudah. Salah satu elemen pada struktur gedung adalah kolom yang menahan momen lentur dan beban aksial. Kolom harus direncanakan dengan baik agar memiliki kapasitas yang memadai untuk menahan momen lentur dan beban aksial. Salah satu faktor yang memengaruhi kapasitas kolom adalah mutu baja tulangan. Pada penelitian ini dianalisis 6 kolom dengan ukuran dan mutu beton yang sama, tetapi dengan variasi mutu baja tulangan yang berbeda. Enam variasi mutu baja tulangan digunakan dalam penelitian ini, yaitu 300 MPa, 350 MPa, 400 MPa, 450 MPa, 500 MPa, dan 550 MPa. Analisis dilakukan dengan bantuan software RCCSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan mutu baja tulangan meningkatkan kapasitas lentur hingga 26,45% dan kapasitas aksial hingga 19,03%. Kurvatur mengalami penurunan hingga 43,33%. Nilai eksentrisitas meningkat 16,35%.
PENGARUH LAMA PERENDAMAN TERHADAP KINERJA DURABILITAS CAMPURAN HRS-WC Muhammad Aminsyah
Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbkd.4.1.81-94.2026

Abstract

Jalan raya merupakan infrastruktur vital yang mendukung distribusi barang, mobilitas manusia, dan pertumbuhan ekonomi. Di Indonesia, lebih dari 90% jaringan jalan menggunakan perkerasan lentur dengan campuran aspal sebagai lapis permukaan. Kinerja perkerasan lentur sangat dipengaruhi oleh durabilitas campuran aspal terhadap kondisi lingkungan dan beban lalu lintas berulang. Salah satu jenis lapis perkerasan aspal beton adalah Hot Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC). Pada penelitian ini, kinerja durabilitas diuji dengan cara merendam 0 hari, 1 hari, 3 hari, 7 hari, 14 hari, dan 17 hari. Kinerja durabilitas campuran HRS-WC berupa Indeks Kekuatan Sisa (IKS), Indeks Durabilitas  dan kurva keawetan. Hasil penelitian memperlihatkan nilai IKS berkurang dengan bertambahnya masa perendaman, di mana pada 1 hari perendaman menjadi 93,68%, pada 3 hari perendaman menjadi 92,74%, pada 7 hari perendaman menjadi 91,33%, pada hari ke-14 menjadi 83,18%, dan pada hari ke-17 menjadi 83,11%. Nilai IDP yang dihasilkan adalah 0,353% dan nilai IDK yang dihasilkan sebesar 8,004%. Hasil nilai IKS campuran HRS-WC ini yang memenuhi standar Bina Marga  hanya sampai hari ke-7. Nilai IDP dan IDK yang positif menunjukkan terjadi kehilangan kekuatan pada campuran.
ANALISIS KAPASITAS LENTUR BALOK BAJA DENGAN VARIASI PANJANG BENTANG Nidiasari Nidiasari
Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain Vol 4 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbkd.4.2.104-114.2026

Abstract

This study aims to analyze the effect of length on the flexural capacity of WF section steel beams. Length variations are explained in terms of the unconfined length limits specified in AISC 360: short, intermediate, and long beams. The method used is numerical analysis, calculating the nominal flexural capacity (Mn) at various beam lengths using a 150×75 WF section. The results show that the maximum flexural capacity occurs at short beams, then decreases at intermediate beams due to inelastic lateral-torsional buckling, and decreases significantly at long beams due to elastic buckling. The ratio of the ultimate load capacity to the analytical load capacity at short beams is 0.83 and 1.12, intermediate beams 1.27 and 1.14, and long beams 1.44 and 1.7. In general, the theoretical and numerical capacities exhibit the same trend: a decrease in flexural capacity with increasing beam length.
MANAJEMEN LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN TIGA LENGAN : (Studi Kasus: Simpang Jalan Thamrin-Ganting-Seberang Palinggam Kota Padang) Febryan Maulana Putra; Hendra Gunawan; Titi Kurniati
Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbkd.4.1.95-103.2026

Abstract

Persimpangan tiga lengan antara ruas Jalan Thamrin, Jalan Ganting, dan Jalan Seberang Palinggam di Kota Padang beroperasi tanpa dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Karena letaknya berdekatan dengan kawasan pusat bisnis kota, titik ini kerap diwarnai kemacetan. Studi ini disusun untuk menilai tingkat kinerja simpang tersebut sekaligus merumuskan langkah manajemen lalu lintas guna menekan persoalan kinerja yang telah melampaui ambang standar yang berlaku. Data primer dihimpun melalui rekaman video di lapangan selama dua hari, mencakup periode sibuk pagi, siang, dan sore. Seluruh data diolah dan kinerjanya dievaluasi mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Hasil evaluasi menunjukkan Derajat Kejenuhan (DJ) mencapai 0,86 dengan tundaan simpang sebesar 15,78 detik/smp, di mana angka DJ tersebut telah melampaui batas standar 0,8. Sebagai solusi, diterapkan larangan belok kanan bagi kendaraan dari Jalan Seberang Palinggam menuju Jalan Ganting. Setelah penerapan manajemen tersebut, DJ turun menjadi 0,80 dengan tundaan simpang 15,12 detik/smp. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembatasan pergerakan berupa larangan belok kanan cukup efektif dalam meredakan beban kemacetan pada simpang.
ANALISIS ELEVASI MUKA AIR BANJIR PADA SUNGAI BATANG TAMPUNIK KABUPATEN PADANG PARIAMAN Februarman Februarman; Varhan Adely Putra; Aulia Rahmadhani
Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain Vol 4 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbkd.4.2.115-125.2026

Abstract

Tingginya laju erosi pada daerah aliran sungai (DAS) menyebabkan sedimentasi pada alur sungai yang dapat mempengaruhi arah aliran, sehingga alur sungai dapat berpindah. Salah satu sungai yang mengalami sedimentasi adalah sungai Batang Tampunik di kabupaten Padang Pariaman. Dari beberapa kejadian curah hujan tinggi, sungai ini mengalami banjir yang menyebabkan genangan pada lahan pertanian dan sebagian permukiman. Tujuan penelitian adalah untuk memperkirakan elevasi pernukaan air pada sungai Batang Tampunik dengan menggunakan aplikasi HEC-RAS untuk debit banjir rencana kala ulang (return period) 50 tahun. Dari hasil analisis data curah hujan untuk tiga stasiun penakar hujan, yaitu Kasang, Paraman Talang, dan Lubuk Napar dengan menggunakan metoda HSS-SCS untuk luas DAS 96,78 km2 diperoleh debit banjir rencana kala ulang 50 tahun sebesar 220 m3/s. Selanjutnya hasil  simulasi HEC-RAS dengan kondisi aliran tetap (steady flow) pada 67 penampang melintang (cross section) sepanjang 3,526 km, menunjukkan limpasan terjadi  hampir disepanjang ruas sungai yang ditinjau dengan ketinggian antara 1,0 m sampai dengan 2,9 m diatas tanggul eksisting. Disamping itu hasil simulasi menunjukkan tingkat kesesuaian yang dapat diterima, dimana riwayat banjir lapangan setinggi ±2,0 meter di STA P-139 dan ±2,50 meter di STA P-138 berhasil terprediksi oleh model dengan elevasi tinggi luapan yang terjadi masing-masing 1,55 meter dan 2,07 meter. Jadi dari hasil simulasi ternyata kapasitas sungai eksisting jauh lebih kecil dari debit banjir kala ulang 50 tahun. Oleh karena itu perlu diupayakan untuk melakukan pekerjaan normalisasi pada ruas sungai ini.