cover
Contact Name
Wulan Purnama Sari
Contact Email
wulanp@fikom.untar.ac.id
Phone
+6281584336003
Journal Mail Official
kiwari@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No.1 Gedung Utama Lantai 11 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kiwari
ISSN : -     EISSN : 28278763     DOI : 10.24912/ki
Core Subject : Humanities, Social,
Kiwari (EISSN: 2827-8763) merupakan jurnal hasil karya tulis dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Jurnal ini menjadi forum publikasi bagi hasil karya mahasiswa. Artikel yang diterbitkan masih jauh dari sempurna dan terbuka untuk saran serta kritik yang membangun. Kiwari menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang ilmu komunikasi, yang meliputi komunikasi politik, komunikasi antar budaya, komunikasi bisnis, komunikasi digital, komunikasi antar pribadi, komunikasi organisasi, dll.
Articles 421 Documents
Studi Semiotika Pada Mural Di Jalan (Analisis Roland Barthes Pada Mural Yang Dihapus Setelah Viral) Bernica Irnadianis Ifada; Suzy S. Azeharie
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15512

Abstract

Mural is an art in the form of street art which is a medium of communication that is often used by the public to convey messages, hopes, and community criticisms to those in power. The Covid-19 pandemic is spreading rapidly around the world. The government makes policies and strategies to stop the spread of Covid-19. However, this resulted in many people being disappointed and dissatisfied. This dissatisfaction was shown by several people by making murals. This study will examine how the meaning of murals on the street are deleted after they go viral. The purpose of this study was to find out the meaning of the murals on the street was deleted after they go viral. The theory used in this research is the public sphere, the semiotics of Rolland Barthes, and the silent group. This research uses a descriptive qualitative research approach with the semiotic analysis method of Roland Barthes. The research data were obtained from observations, documentation studies, and literature studies. The conclusion of this study is that in public spaces, murals are used as social criticism. However, this mural often causes a lot of noise and the officers or officers reactively delete the messages as a form of silence. Mural merupakan seni yang berbentuk street art yang menjadi media komunikasi yang kerap digunakan oleh masyarakat untuk menyampaikan pesan, harapan dan kritik masyarakat kepada pihak yang memiliki kekuasaan. Pandemi Covid-19 menyebar dengan cepat keseluruh dunia. Pemerintah membuat kebijakan dan strategi dalam menghentikan penyebaran Covid-19. Namun mengakibatkan banyak masyarakat yang kecewa dan merasa tidak puas. Ketidakpuasan itu ditunjukan beberapa masyarakat dengan membuat mural. Penelitian ini akan meneliti bagaimana makna pada mural di jalan yang dihapus setelah viral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna pada mural di jalan yang dihapus setelah viral. Teori yang digunakan peneliti adalah ruang publik, semiotika Roland Barthes, dan kelompok bungkam. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes. Data penelitian diperoleh dari pengamatan, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah di ruang publik, mural digunakan sebagai kritik sosial. Namun mural ini kerap menimbulkan banyak kegaduhan lalu petugas atau aparat secara reaktif menghapus pesan-pesan itu sebagai bentuk pembungkaman.
Strategi Komunikasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (Kemenpppa) Dalam Menanggapi Kasus Sinetron Suara Hati Istri : Zahra hanny novita; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15513

Abstract

With the development of technology, people's lives cannot be separated from the mass media. Television is one of them, television has a major influence on the development of society, especially in association. Soap operas that are liked by many people, one of which is the soap opera entitled "Suara Hati Wife: Zahra". This soap opera was reprimanded by the Indonesian Broadcasting Commission (KPI) because one of the players took the role of the third wife and was performed by an underage artist. According to the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection, this soap opera has a large enough impact on the community so that early childhood stimulation emerges. The type of research method used by the researcher is a qualitative method using the case study method. The results of this study show that the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection carries out various communication strategies for child marriage in the case of the soap opera Zahra's wife's conscience. Dengan adanya perkembangan teknologi, kehidupan masyarakat tidak lepas dari media massa. Televisi salah satunya, Televisi memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan masyarakat, terutama dalam pergaulan. Sinetron yang disukai oleh banyak orang salah satunya adalah sinetron berjudul "Suara Hati Istri : Zahra". Sinetron ini diberi teguran oleh pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena salah satu pemain yang mendapatkan peran sebagai istri ketiga dan dilakukan oleh artis yang berada di bawah umur. Menurut Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sinetron ini memberikan dampak yang cukup besar di kalangan masyarakat sehingga muncullah stimulasi usia dini. jenis metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu metode kualitatif dengan memakai metode studi kasus Hasil dari penelitian ini menunjukkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan berbagai macam strategi komunikasi terhadap perkawinan anak dalam kasus sinetron suara hati istri Zahra.
Upaya Departemen Marketing Communication dalam Membangun Engagement (Studi Kasus pada Instagram @musllimahdailycom) Rizka Amalia; Yugih Setyanto; Nigar Pandrianto
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15515

Abstract

Muslimahdaily.com makes Instagram a means to communicate with the public. This research was conducted with the aim of finding out what efforts the Marketing Communication team has made in building engagement on Instagram, knowing the content strategy of the Marketing Communication team in building Instagram engagement, knowing the content preferences of @Muslimahdailycom followers. The theory used in this research is communication, computer mediated communication (CMC), social media. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data obtained by conducting observations, interviews, documentation. The results obtained through the research are First, to interact. Second, collaborate with influencers. Third, the type of content that @Muslimahdailycom followers like the most is Islamic content. Muslimahdaily.com menjadikan Instagram sebagai sarana untuk beromunikasi dengan publiknya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan team Marketing Communication dalam membangun engagement di Instagram, mengetahui strategi konten team Marketing Communication dalam membangun engagement Instagram, mengetahui preferensi konten followers@Muslimahdailycom. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi, computer mediated communication (CMC), media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil yang diperoleh melalui penelitian adalah Pertama, melakukan interaksi. Kedua, melakukan kerjasama dengan influencer. Ketiga, jenis konten yang paling disukai oleh followers @Muslimahdailycom adalah konten islami.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi TikTok terhadap Kreativitas Murid SMA Yuppentek 1 Tangerang di Masa Pandemi Fauziah Rizkiani; Daniel Tamburian
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i2.15516

Abstract

TikTok is one of the most popular applications and is loved by the people of Indonesia, especially teenagers during this pandemic. The TikTok application allows users to create short videos ranging from 15 seconds to three minutes which is also accompanied by a wide selection of music, various filters, and several other creative features. With a short video duration, users are encouraged to be creative. The creativity that can be issued is also very diverse, ranging from the materials used, the selection of video effects and also other available features. This study uses a quantitative approach and uses an online survey method by distributing questionnaires in the form of google form which is supported by data processing of the Statistical Package for Social Sciences (SPSS) version 26 program. In this study, simple linear regression analysis was carried out, t test and coefficient test were used. The results of this study indicate that there is a significant effect between the use of the TikTok application on the creativity of students at SMA Yuppentek 1 Tangerang, and the results of a simple linear regression test with a constant value of 7135 and a regression coefficient of 0.544, with the t-test results showing a t-count value of 6.028 > t table 1987, and the results of the correlation coefficient test show a correlation value of r of 0.544.TikTok menjadi salah satu aplikasi yang paling popular serta banyak digemari oleh masyarakat Indonesia, khususnya para remaja di masa pandemi ini. Aplikasi TikTok memungkinkan penggunanya dapat membuat video pendek yang mulai dari 15 detik hingga tiga menit yang juga disertai dengan berbagai pilihan musik, filter yang beragam, serta beberapa fitur kreatif lainnya. Dengan durasi video yang singkat, pengguna didorong untuk berkreasi. Kreativitas yang bisa dikeluarkan pun sangat beragam, mulai dari bahan yang digunakan, pemilihan efek video dan juga fitur-fitur lain yang tersedia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode survei online dengan menyebarkan kuesioner dalam bentuk google form yang didukung dengan pengolahan data program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) versi 26. Dalam penelitian ini dilakukan analisis regresi linier sederhana, Uji t dan uji koefisien digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan aplikasi TikTok terhadap kreativitas siswa di SMA Yuppentek 1 Tangerang, dan hasil uji regresi linier sederhana dengan nilai konstanta 7.135 dan koefisien regresi sebesar 0,544, dengan hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 6.028 > t tabel 1.987, dan hasil uji koefisien korelasi menunjukkan nilai korelasi r sebesar 0,544.
Upaya Public Relations dalam Membangun Citra Brand Melalui E-commerce di Era Pandemi Veren Veren; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i2.15520

Abstract

 PT. Putrajaya Hamindo Pratama is a company as well as a factory that provides a large supply of cardboard. In this retail business that is being built, branding is needed that can attract customers and introduce the name and system in this retail business to the wider community. This study discusses the strategic role of Public Relations in building a brand through E-commerce in the pandemic era at PT Putrajaya Hamindo Pratama. The purpose of this study is to find out how the strategic role of Public Relations is carried out by the company PT Putrajaya Hamindo Pratama in building a brand through E-commerce. The type of research used by the researcher is with qualitative methods that are descriptive. Data collection techniques carried out by researchers in the form of participant observation, interviews, and documentation. The theories used to support this research are virtual communication theory, marketing communication, and new media theory. From the results of the research studied, it shows that the strategy for the role of Public Relations carried out by PT Putrajaya Hamindo Pratama is to apply PR principles such as customer engagement, customer service, and issues handling. From this, it can be concluded that these things are the main keys in building a brand image, especially through E-commercePT. Putrajaya Hamindo Pratama merupakan perusahaan sekaligus pabrik yang menyediakan supply kardus dalam jumlah besar. Dalam bisnis retail yang sedang dibangun ini, sangat dibutuhkan branding yang dapat menarik pelanggan dan memperkenalkan nama serta sistem dalam bisnis retail ini kepada masyarakat luas. Penelitian ini membahas tentang strategi peran Public Relations dalam membangun brand melalui E-commerce di era pandemi pada PT Putrajaya Hamindo Pratama. Tujuan dari riset berikut untuk mengetahui bagaimana upaya peran Public Relations yang dilakukan oleh perusahaan PT. Putrajaya Hamindo Pratama dalam membangun citra brand melalui E-commerce. Jenis penelitian yang digunakan yaitu dengan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi partisipan, wawancara secara terstruktur, dan melakukan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk mendukung penelitian ini yaitu teori komunikasi virtual, komunikasi pemasaran, dan teori media baru. Dari hasil penelitian yang diteliti menunjukkan bahwa strategi peran Public Relations yang dilakukan PT Putrajaya Hamindo Pratama yaitu menerapkan prinsip PR seperti customer engagement, customer service, dan issues handling. Dari hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa hal-hal tersebut menjadi kunci utama dalam membangun sebuah citra brand khususnya melalui E-commerce.
Kreativitas Iklan Indomie di Televisi dari Masa ke Masa (Tahun 1980-2000an) Margaret Margaret; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15538

Abstract

Advertising creativity is advertising that is original, there is creative thinking and innovation. The purpose of this study is to find out the beginning of Indomie advertising on television in terms of creativity from the first time the advertisement was made until now and find out how the implementation of Indomie product advertising by PT.Indofood. This study raises the issue of Indomie's advertising creativity, Indomie is an instant noodle product that has existed since 1980. The theory and research concepts used are advertising, advertising appeal, television media in mass communication, products, brands, and also creativity. This study use qualitative research with case study method. Data collection uses interviews with Raditya Cahya Buana as Quality Control Noodle and Television Advertising at PT. Indofood Semarang, document studies and literature studies. The conclusion of the research on Indomie advertising creativity is to display Indomie advertisements on television in an attractive way and present new Indomie products. Indonesian advertisements must be more flexible in determining the style of advertising so that consumers are interested in viewing and advertising acts as a medium of communication between producers and consumers, as an attractive product promotion media. Kreativitas iklan adalah iklan yang bersifat originalitas, terdapat pemikiran yang kreatif dan juga inovasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui awal iklan Indomie di televisi dari segi kreativitasnya dari pertama kali dibuat iklan sampai sekarang dan mengetahui bagaimana pelaksanaan periklanan produk Indomie yang dilakukan PT.INDOFOOD.  Penelitian ini mengangkat tentang persoalan kreativitas iklan Indomie, Indomie adalah produk mie instant sudah ada sejak tahun 1980. Teori dan konsep penelitian yang digunakan adalah iklan, daya tarik iklan, media televisi dalam komunikasi massa, produk, merek (brand), dan juga kreativitas. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus, analisis wacana, dan fenomologi. Penggumpulan data menggunakan wawancara dengan Raditya Cahya Buana sebagai Quality Control Noodle di PT.Indofood Semarang, studi dokumen dan studi literatur. Kesimpulan dari penelitian kreativitas iklan Indomie adalah dengan menampilkan iklan Indomie di televisi dengan menarik dan menghadirkan produk-produk Indomie yang baru.
Pengaruh Iklan BTS Selalu Ada Selalu Bisa terhadap Minat Pemakaian Aplikasi Tokopedia pada Mahasiswa Universitas Tarumanagara Ellen Ellen; Moehammad Gafar Yoedtadi
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15542

Abstract

The development of communication in today's digital era gives the impact that brings many changes in human life. Especially on e-commerce Tokopedia, in increasing its appeal to increase the usage of the app, in cooperation with the idol group from South Korea named BTS. Idol group K-Pop BTS is increasingly accepted by young teenagers, of course, have an achievement and its popularity is currently rising. In the study has two variables, the variable influence of advertising and the variables of interest in the use of the application with the approach of the research is quantitative and the method of a survey of 100 respondents and the questionnaire is the instrument of the author. The respondent's data processing was tested to be valid, reliable and normal. The data analysis technique used is simple linear regression test and T test. The results of the research analysis show that the advertising influence variable has an influence on the interest variable in using the application. This statement is strengthened based on the results of the T test, that the effect of advertising (X) has a significant influence on the interest in using the application (Y) so that H0 is rejected and H1 is accepted.Perkembangan komunikasi pada era digital saat ini memberikan dampak yang membawa banyak perubahan dalam kehidupan manusia. Terutama pada e-commerce Tokopedia, dalam meningkatkan daya tariknya untuk meningkatkan pemakaian aplikasi, dengan menggandeng idol group dari Korea Selatan bernama BTS. Pada penelitian ini terdapat 2 variabel yaitu, variabel pengaruh iklan dan variabel minat pemakaian aplikasi dengan pendekatan penelitian yakni kuantitatif serta metode survei terhadap 100 responden dan kuesioner yang merupakan instrumen penulis. Pengolahan data responden teruji valid, reliabel dan normal. Teknik analisis data yang digunakan ialah uji regresi linear sederhana dan uji T. Hasil analisis penelitian menunjukkan pada variabel pengaruh iklan mempunyai pengaruh terhadap variabel minat pemakaian aplikasi. Pernyataan tersebut diperkuat berdasarkan hasil uji T, bahwa pengaruh iklan (X) memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap minat pemakaian aplikasi (Y) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.
Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli) Irvan Andress Anthony; Suzy Azeharie
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i2.15552

Abstract

Toraja is an area that has many unique cultures. However, over time many native Toraja people left hometown, and went to wander outside Toraja, one of which was Jakarta. The research with the title "Study of Cultural Communication of the Toraja Society in Indonesia" Jakarta (Efforts of the Toraja People to Maintain Indigenous Culture)” aims to: to find out how the Toraja people in Jakarta maintain their the culture. The method used in this research is the method qualitative with a descriptive approach. In support of this research, the authors using cultural theory, social exchange theory, and symbolic interaction theory. The author obtained data by using library research methods, interviews, and documentation. This research was conducted because there is no research that discusses the about how the Toraja people maintain their culture in Jakarta. Results research shows that the Toraja people in Jakarta still maintain their culture by still gathering together even though they are in Jakarta. Another way is to teach Toraja children in Jakarta about Toraja language and arts.Toraja merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak keunikan budaya. Namun, seiring berjalannya waktu banyak orang asli Toraja yang meninggalkan kampung halamannya, dan pergi merantau ke luar Toraja, salah satunya adalah Jakarta. Penelitian dengan judul “Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)” ini bertujuan untuk mengetahui cara masyarakat Toraja di Jakarta dalam mempertahankan kebudayaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam mendukung penelitian ini, penulis menggunakan teori budaya, teori pertukaran sosial, dan teori interaksi simbolik. Penulis memperoleh data dengan metode studi kepustakaan, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan karena belum ada penelitian yang membahas mengenai cara masyarakat Toraja mempertahankan budayanya di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Toraja di Jakarta masih mempertahankan budayanya dengan masih berkumpul bersama walau sedang berada di Jakarta. Cara lainnya yaitu dengan mengajarkan anak-anak Toraja di Jakarta mengenai bahasa dan kesenian Toraja.
Strategi Humas KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok dalam Mengelola Media Sosial Instagram Belinda Nathania; Daniel Tamburian
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15568

Abstract

Public Relations is an important part for organizations or companies, because the activities carried out by PR practitioners aim to build and maintain the company's brand image so that it remains good in the eyes of the community. In providing understanding to the community, there must be a party who has the responsibility for providing the information, which connects the community with the public. Those parties are none other than public relations or public relations practitioners. Along with the awareness that public relations plays an important role in building the image of the organization, the presence of public relations in Customs and Excise is also felt as a necessity that must be prioritized. Public Relations of Customs and Excise continues to play a role in strengthening relations with the community through the implementation of policy socialization related to customs and excise. To communicate with the public, Customs and Excise's public relations are also closer to each other through the media, either through advertisements, social media, or by providing information on the latest customs developments. The theory used in this research is public relations theory, public relations strategy, and social media. This research uses descriptive qualitative research methods by collecting data in the form of interviews, documentation, and observations. Humas merupakan bagian penting bagi organisasi ataupun perusahaan, karena kegiatan yang dilakukan oleh praktisi Humas bertujuan untuk membangun serta menjaga brand image perusahaan agar tetap baik dimata masyarakat. Dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, harus ada pihak yang memiliki tanggung jawab atas pemberian informasi tersebut, yang menghubungkan antara masyarakat dengan publiknya. Pihak tersebut tidak lain tidak bukan adalah praktisi public relations atau humas. Seiring dengan kesadaran bahwa humas memegang peranan yang penting dalam membangun citra organisasi, keberadaan humas di Bea Cukai juga dirasakan sebagai suatu kebutuhan yang harus diutamakan. Public Relations Bea Cukai berperan terus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui pelaksanaan sosialisasi-sosialisasi kebijakan yang berkaitan dengan kepabeanan dan cukai. Untuk berkomunikasi dengan publiknya, public relations Bea Cukai juga mendekatkan diri melalui media, baik melalui iklan, media sosial, ataupun dengan menyediakan informasi mengenai perkembangan bea cukai terbaru. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori humas/Public Relations, strategi humas, dan media sosial. Peneltian ini menggunakan metode penelitian deskripsif kualitatif dengan mengumpulkan data berupa wawancara, dokumentasi, dan observasi.
Perspektif Komunikasi Behaviorisme dalam Fenomena Korean Wave pada Masa Pandemi Jessyca Indra; Wulan Purnama Sari
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i2.15569

Abstract

The phenomenon of Korean fever or Korean Wave that occurred during the COVID-19 pandemic had an impact on society by increasing interest in the Korean Wave, one example being Korean dramas. Korean Wave (Hallyu) is the popularity of Korean culture (pop culture) in many countries, in this study the aim of this study was to see changes in a person's attitudes and behavior that occurred due to stimuli during this pandemic. The author is looking for four sources who initially did not like the Korean Wave to like the Korean Wave during this pandemic. This study uses behaviorism communication theory which discusses changes in a person's behavior. The approach used is a qualitative method, the method used by the author in this research is a case study. The subjects of this study were people who were initially not interested in the Korean Wave but became interested in the Korean Wave during this pandemic and the object of this research is behaviorism communication. Data was collected through interviews and observations. The results of this study indicate that the Korean Wave phenomenon that occurred during this pandemic can change a person's attitude and behavior due to stimulation. Changes in attitude occurred from the four sources interviewed by the author, the interviewees initially did not like and were interested in the Korean wave because of this pandemic, the four sources became curious and became interested in the Korean Wave. The part that made the four speakers interested in the Korean Wave was Kpop and Kdrama.Fenomena demam Korea atau Korean Wave yang terjadi pada masa pandemi covid 19 ini memberikan pengaruh terhadap masyarakat dengan meningkatnya ketertarikan terhadap Korean Wave yaitu salah satu contohnya adalah drama Korea. Korean Wave (Hallyu) adalah populernya budaya Korean (pop culture) di banyak negara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya perubahan sikap dan perilaku seseorang yang terjadi karena adanya rangsangan atau stimulus pada masa pandemi ini. Penulis mencari empat narasumber yang awalnya tidak menyukai Korean Wave menjadi menyukai Korean Wave di masa pandemi ini. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi behaviorisme yang membahas tentang perubahan sikap perilaku seseorang. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif, metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah studi kasus. Subjek dari penelitian ini yaitu orang-orang yang awalnya tidak tertarik dengan Korean Wave tetapi menjadi tertarik dengan Korean Wave di masa pandemi ini dan objek dari penelitian ini yaitu komunikasi behaviorisme. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa fenomena Korean Wave yang terjadi di masa pandemi ini dapat mengubah sikap dan perilaku seseorang karena adanya rangsangan. Perubahan sikap terjadi dari ke empat narasumber yang di wawancara oleh penulis, narasumber pada awalnya tidak menyukai dan tertarik dengan Korean wave karena masa pandemi ini keempat narasumber menjadi mulai tertarik dengan Korean Wave. Bagian yang membuat keempat narasumber tertarik dengan Korean Wave yaitu Kpop dan Kdrama.

Page 2 of 43 | Total Record : 421