cover
Contact Name
Muhammad Fauzi Ilham
Contact Email
admin@philosophiamundi.id
Phone
+6285179656787
Journal Mail Official
admin@philosophiamundi.id
Editorial Address
Jalan KH. Sulaiman, Ds. Gemurung, Kec.Gedangan, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur 61254
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Philosophiamundi : Journal of Global Humanistic Studies
ISSN : -     EISSN : 30317703     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Philosophiamundi merupakan salah satu jurnal publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh PT. Kreasi Karya Majakata. Tujuan Jurnal Philosophiamundi adalah untuk mempertajam dasar-dasar pilar ilmu humaniora dan mengambil pandangan yang lebih luas terhadap isu-isu penting yang terjadi di masyarakat dan di luar negeri. Jurnal Philosophiamundi berfokus pada hasil penelitian empiris dan kajian konseptual dan teoritis dalam bidang Humaniora meliputi Ilmu Sosial, Ilmu Budaya, Pendidikan, Teknologi, Sejarah sampai dengan Seni.
Articles 123 Documents
Adaptasi Model Gamifikasi Classcraft untuk Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Peserta Didik di Indonesia: Suatu Studi Konseptual Sholihah, Nihayatus; Bahanuddin, Hamam
Philosophiamundi Vol. 3 No. 5 (2025): Philosophiamundi October 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pendidikan mendorong kebutuhan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan karakter peserta didik. Salah satu pendekatan yang berkembang secara global adalah gamifikasi, yaitu penggunaan elemen permainan dalam konteks pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi model gamifikasi Classcraft, yang telah berhasil diterapkan pada konteks pendidikan luar negeri, menjadi kerangka konseptual pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang sesuai dengan karakteristik peserta didik di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan conceptual Research and Development (R&D) melalui tahapan kajian literatur, analisis konteks pendidikan Indonesia, adaptasi elemen gamifikasi, perancangan model pembelajaran, dan analisis kesesuaian teoretis. Hasil penelitian menghasilkan model gamifikasi PAI yang mengintegrasikan poin pahala, lencana akhlak, kartu misi ibadah, sistem level karakter Islami, serta refleksi muhasabah dan kerja kolaboratif dalam jamaah belajar. Model ini dirancang untuk memperkuat nilai spiritual, akhlak, dan motivasi intrinsik peserta didik sekaligus mendukung prinsip Kurikulum Merdeka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gamifikasi berbasis nilai Islam memiliki potensi besar dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan generasi digital Muslim di Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa desain konseptual yang dapat dijadikan landasan untuk pengembangan media gamifikasi dan uji coba empiris pada penelitian selanjutnya.
Efektivitas Penggunakan Aplikasi Fotostation Dalam Proses Kerja Divisi Foto Harian Kompas Firdaus, Adita Ahmad; Rusmana, Agus; Perdana, Fitri
Philosophiamundi Vol. 3 No. 6 (2025): Philosophiamundi December 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Fotostation application in supporting the digital photo management process within the photo division of Harian Kompas. In the context of modern journalism, managing large volumes of visual content requires a structured, fast, and accurate system. This research uses a qualitative descriptive approach, with data collected through observation and in-depth interviews with key personnel involved in the daily workflow of photo management. The findings show that Fotostation serves as the central tool for receiving, organizing, and archiving journalistic photos. The system enables real-time integration of visual assets, supports metadata indexing, and ensures that photo classification aligns with editorial standards. It also facilitates efficient long-term archiving and retrieval through its Archive and Inhouse features, allowing users to track usage and avoid redundancy in publication. Furthermore, the system plays a crucial role in protecting copyright by requiring proper attribution and ensuring that only verified content is used. While Fotostation significantly increases the speed and accuracy of editorial photo processing, the system still faces technical challenges, especially regarding performance under high-volume data loads. Nonetheless, the application has proven to enhance the overall effectiveness of the photo division’s workflow, making the management of digital photo assets more reliable, structured, and professionally accountable
Formative Assessment dalam Perspektif Hadis: Analisis Evaluasi Pendidikan Berbasis Proses dan Pembiasaan Bertahap dalam Tradisi Pendidikan Islam Sholihah, Nihayatus; Ulfa; Udhma, Luthfiatul; Qinni, Abidatil
Philosophiamundi Vol. 3 No. 6 (2025): Philosophiamundi December 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi kini mampu menyediakan akses informasi instan, bantuan penulisan, hingga penilaian otomatis, namun kemudahan tersebut sekaligus menimbulkan tantangan etik seperti plagiarisme berbasis AI, kecurangan akademik, serta melemahnya proses intelektual mandiri. Artikel ini bertujuan menganalisis integrasi nilai-nilai hadis tentang amanah ilmiah sebagai dasar etika pemanfaatan AI dalam pendidikan. Penelitian menggunakan metode studi literatur yang menelaah hadis-hadis terkait kejujuran, amanah, tabayyun, dan muraqabah, serta teori etika pendidikan modern dan pedoman etika AI internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa ajaran Nabi Muhammad SAW memberikan fondasi moral komprehensif dalam menghadapi tantangan teknologi, terutama melalui internalisasi nilai amanah, kejujuran, tanggung jawab ilmiah, verifikasi informasi, dan kesadaran spiritual. Integrasi nilai hadis dengan etika AI modern menghasilkan model pendidikan yang tidak hanya menekankan kemampuan teknologi, tetapi juga pembentukan karakter moral dan integritas akademik. Dengan demikian, nilai-nilai Islam berperan penting dalam memastikan AI digunakan sebagai sarana peningkatan pengetahuan, bukan sebagai jalan pintas yang merusak proses belajar dan mereduksi makna ilmu. Temuan ini menegaskan urgensi etika spiritual dalam pengembangan teknologi pendidikan, sekaligus memberikan kerangka konseptual bagi lembaga pendidikan dalam merumuskan kebijakan pemanfaatan AI yang bertanggung jawab.
Program Penguatan Disiplin dan Motivasi Santri dalam Pembelajaran Tahfidz di Pondok Pesantren Darul Hikam Puri Mojokerto Rohmad, Muhammad Ali; Nurkhafiza, Aisyah Jihan; Putri, Ravina Anggie Esna; Sholihah, Nisa’atus
Philosophiamundi Vol. 3 No. 5 (2025): Philosophiamundi October 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan motivasi santri dalam mengikuti pembelajaran tahfidz di Pondok Pesantren Darul Hikam Puri. Berdasarkan temuan awal, sejumlah santri mengalami keterlambatan hadir akibat kurangnya motivasi, manajemen waktu yang tidak teratur, serta rasa takut untuk menyetorkan hafalan yang belum siap. Program pengabdian ini dilakukan melalui tiga pendekatan utama: penguatan motivasi belajar, pelatihan manajemen waktu, serta pendampingan guru tahfidz dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih variatif dan komunikatif. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya penurunan signifikan terhadap keterlambatan santri, peningkatan kualitas hafalan, serta perubahan perilaku santri dalam menyusun jadwal belajar dan mempersiapkan setoran hafalan. Guru tahfidz juga merasakan peningkatan efektivitas pembelajaran melalui teknik komunikasi yang lebih suportif dan pendekatan reward yang mendorong santri lebih percaya diri. Program ini turut membentuk budaya disiplin di lingkungan pesantren melalui pembiasaan dan penguatan karakter. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan solusi praktis dan berkelanjutan dalam memperbaiki pola kedisiplinan santri serta meningkatkan kualitas pembelajaran tahfidz.
Penguatan Kapasitas Lembaga Pendidikan Integratif melalui Program Pendampingan Manajerial, Kurikulum, dan Pembelajaran Digital di Nurul Ilmi Integrated Learning Center Akbar, Salasullail; Ilham, Muhammad Fauzi; Shafwan, Muhammad Hambal
Philosophiamundi Vol. 3 No. 5 (2025): Philosophiamundi October 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mendukung penguatan kapasitas kelembagaan Nurul Ilmi Integrated Learning Center, sebuah lembaga pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran akademik, nilai-nilai Islam, dan literasi teknologi. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan deskriptif-partisipatif yang mencakup analisis kebutuhan, pelatihan manajerial, pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi pengajar, dan strategi pemasaran digital. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam sistem tata kelola lembaga, penyusunan kurikulum terstruktur yang lebih adaptif terhadap perkembangan siswa, serta meningkatnya keterampilan pengajar dalam menerapkan metode pembelajaran modern berbasis teknologi. Selain itu, strategi branding dan pemasaran digital mulai menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan visibilitas lembaga di masyarakat. Evaluasi kegiatan mengindikasikan bahwa meskipun terjadi perkembangan yang substansial, lembaga masih memerlukan konsistensi dalam penerapan SOP, pelatihan berkelanjutan bagi pengajar, dan penguatan identitas merek untuk menjaga keberlanjutan program. Secara keseluruhan, program pengabdian ini berhasil membangun fondasi penting bagi perkembangan lembaga pendidikan integratif yang mampu merespons kebutuhan abad ke-21 serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat.
Etika Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan dari Perspektif Hadis: Internalisasi Amanah Ilmiah untuk Menjaga Integritas Akademik Gunawan, Sardi; Arifin, Zainal
Philosophiamundi Vol. 4 No. 1 (2026): Philosophiamundi February 2026
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi kini mampu menyediakan akses informasi instan, bantuan penulisan, hingga penilaian otomatis, namun kemudahan tersebut sekaligus menimbulkan tantangan etik seperti plagiarisme berbasis AI, kecurangan akademik, serta melemahnya proses intelektual mandiri. Artikel ini bertujuan menganalisis integrasi nilai-nilai hadis tentang amanah ilmiah sebagai dasar etika pemanfaatan AI dalam pendidikan. Penelitian menggunakan metode studi literatur yang menelaah hadis-hadis terkait kejujuran, amanah, tabayyun, dan muraqabah, serta teori etika pendidikan modern dan pedoman etika AI internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa ajaran Nabi Muhammad SAW memberikan fondasi moral komprehensif dalam menghadapi tantangan teknologi, terutama melalui internalisasi nilai amanah, kejujuran, tanggung jawab ilmiah, verifikasi informasi, dan kesadaran spiritual. Integrasi nilai hadis dengan etika AI modern menghasilkan model pendidikan yang tidak hanya menekankan kemampuan teknologi, tetapi juga pembentukan karakter moral dan integritas akademik. Dengan demikian, nilai- nilai Islam berperan penting dalam memastikan AI digunakan sebagai sarana peningkatan pengetahuan, bukan sebagai jalan pintas yang merusak proses belajar dan mereduksi makna ilmu. Temuan ini menegaskan urgensi etika spiritual dalam pengembangan teknologi pendidikan, sekaligus memberikan kerangka konseptual bagi lembaga pendidikan dalam merumuskan kebijakan pemanfaatan AI yang bertanggung jawab.
Peran Pancasila Dalam Penegakan Hukum Di Indonesia Riyansyah, Muhammad
Philosophiamundi Vol. 3 No. 6 (2025): Philosophiamundi December 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the role of Pancasila as the philosophical foundation and guiding paradigm of law enforcement in Indonesia. Historically, Pancasila evolved from value concepts rooted in Sanskrit tradition to its establishment as the state ideology embodying principles of morality, ethics, and humanism that orient national governance. In the legal domain, Pancasila functions not only as a fundamental norm but also as a source of values that must be reflected in the formulation of legislation, the implementation of law, and judicial decision-making. Using a normative legal research method, this study finds that law enforcement in Indonesia is inseparable from efforts to realize substantive justice grounded in the values of divinity, humanity, unity, democracy, and social justice. Judges play a pivotal role because they possess the authority to interpret and apply the law in response to evolving social dynamics. However, this judicial discretion must remain within the philosophical and constitutional boundaries of Pancasila and the 1945 Constitution to ensure that judicial decisions uphold legal certainty while also reflecting public morality and civilized justice. The findings underscore that revitalizing Pancasila’s values across all stages of law enforcement is essential for developing a responsive legal system that prioritizes justice and aligns with Indonesia’s cultural character.
Implementasi Pancasila dalam Sistem Hukum Indonesia Era Modern Agung, Bella Safitri
Philosophiamundi Vol. 3 No. 6 (2025): Philosophiamundi December 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Pancasila values within Indonesia’s legal system in the modern era, particularly in the formulation, application, and enforcement of law amid increasing globalization and technological development. This research employs a qualitative method using a literature study approach, drawing from books, scholarly articles, statutory regulations, and previous research relevant to the topic. The findings indicate that Pancasila remains a fundamental value source for Indonesia’s legal and political framework; however, its implementation faces challenges such as competing political interests, global cultural influences, and inconsistencies within the regulatory system. In the modern era, Pancasila principles such as social justice, humanity, and deliberation require actualization through legal reforms, strengthened legal ethics, and harmonization of regulations consistent with national identity. The study concludes that the implementation of Pancasila within Indonesia’s legal system is not only normative but must be realized in practice through adaptive and responsive legal policies grounded in the philosophical foundation of the nation.
Peran Dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Ideologi Negara Di Era Masa Kini Aprilla, Nina
Philosophiamundi Vol. 3 No. 6 (2025): Philosophiamundi December 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila, as the state ideology of Indonesia, holds a pivotal role in shaping the nation’s socio-political direction, particularly amid rapid shifts driven by globalization, technological advancements, and the evolving democratic landscape. These developments have challenged the relevance of Pancasila’s values, reflected in societal disorientation, rising polarization, and diminishing ethical exemplars in public life. This paper departs from the need to reaffirm Pancasila’s function as both a normative foundation and an ethical compass capable of maintaining social cohesion and preventing fragmentation. The purpose of this study is to examine how Pancasila’s core values are being actualized in contemporary national life and to assess the extent to which the ideology can strengthen socio-political stability in the modern era. By analyzing current socio-political dynamics, this article underscores the urgency of revitalizing Pancasila as a guiding framework for thought, conduct, and civic responsibility within an increasingly complex society.
Respon Sosial Masyarakat Pesantren terhadap Tayangan “Xpose Uncensored” Trans 7: Analisis Sosiologi Pendidikan Islam” Rosyidah, Titin; Huda, Muhammad Nurul; Arifin, Zainal
Philosophiamundi Vol. 3 No. 6 (2025): Philosophiamundi December 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the social response of the Islamic boarding school community to the Trans7 program Xpose Uncensored (October 13, 2025), which is considered to reduce the symbols of Islamic boarding schools, particularly the practice of ta'dhim and the moral position of kiai. Using a qualitative approach with content analysis of the broadcast and public responses on social media, this study utilizes three theoretical perspectives: Structural-Functional, Conflict, and Symbolic Interactionism. The results show that the pesantren community views this media representation as a threat to traditional values, the authority of kiai, and the identity of pesantren. The strong reactions that emerged functioned as a mechanism to maintain cultural integrity, reject media discourse domination, and preserve the symbolic meaning that has been institutionalized for generations. This study emphasizes the need for media representation ethics and cultural sensitivity in reporting on Islamic educational institutions.

Page 12 of 13 | Total Record : 123