Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan
Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan : memuat tentang hasil penelitian atau pemikiran di bidang kesehatan (keperawatan, kebidanan, public health, farmasi dan lain sebagainya) yang dilakukan oleh civitas akademika internal STIKES Dian Husada Mojokerto, civitas akademika lain dan stakeholder kesehatan.
Articles
127 Documents
TEH HERBAL LEMONGRASS CITRONELLA EFEKTIF UNTUK MENURUNKAN KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA HIPERURISEMIA
Andriani, Andriani;
Fatmawati, Istiadah
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i1.279
Salah satu penyakit tidak menular yang cukup menimbulkan gangguan pada penderitanya adalah hiperurisemia. Hiperurisemia ditandai dengan peningkatan kadar asam urat serum di atas normal. Hiperurisemia dipengaruhi oleh banyak faktor seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, pola makan dan lain sebagainya. Tatalaksana pengendalian hiperurisemia yang dilakukan seringkali mengalami kegagalan karena kurangnya kepatuhan penderita hiperurisemia dalam melakukan setiap advice yang disarankan oleh tenaga kesehatan. Salah satu upaya yang dikembangkan untuk membantu penderita hiperurisemia dalam melakukan pengendalian kadar asam urat adalah dengan mengkonsumsi teh herbal lemongrass citronella. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pra-eksperimental dengan pendekatan one group pra-post test design. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan jenis purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian penderita hiperurisemia di wilayah kerja Puskesmas Purwosari Kabupaten Pasuruan sebanyak 64 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Variabel independent dalam penelitian ini adalah pemberian intervensi teh herbal lemongrass citronella, sedangkan variabel dependent dalam penelitian ini adalah kadar asam urat dalam darah. Uji analisa data digunakan uji wilcoxon signed rank test. Berdasarkan output test statistics menggunakan wilcoxon signed rank test didapatkan nilai asymp sig (2-tailed) sebesar 0,000 < α (0,05) maka hipotesis penelitian diterima yang berarti teh herbal lemongrass citronella efektif terhadap perubahan kadar asam urat pada penderita hiperurisemia di wilayah kerja Puskesmas Purwosari Kabupaten Pasuruan. Diversifikasi produk olahan sereh dalam bentuk teh herbal lemongrass citronella menjadikan sereh dapat dimanfaatkan sebagai terapi komplementer untuk mengendalikan kadar asam urat dalam darah pada penderita hiperurisemia dan sekaligus sebagai variasi terapi pengobatan
TERAPI KOMPLEMENTER PENURUN KADAR GULA DALAM DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS
Pratama, Firmansyah Putra;
Darsini, Darsini
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i1.280
Penatalaksanaan diabetes mellitus yang terdiri dari pengaturan pola makan, melakukan aktivitas fisik secara teratur, dan menjaga berat badan merupakan cara untuk melakukan pengendalian kadar gula dalam darah pada penderita diabetes mellitus. Namun dalam faktanya, untuk melakukan tatalaksana tersebut, masih sering ditemukan pasien diabetes mellitus yang tidak mampu menerapkan secara teratur. Salah satu terapi komplementer untuk mengendalikan kadar gula dalam darah adalah dengan mengkonsumsi teh herbal daun salam dan jahe merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi teh herbal daun salam dan jahe merah terhadap perubahan kadar gula dalam darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy ekperimental. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian penderita diabetes mellitus tipe 2 sebanyak 51 responden. Dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan jenis simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah konsumsi teh herbal daun salam dan jahe, sedangkan untuk variabel dependennya adalah kadar gula dalam darah. Terdapat pengaruh yang bermakna pemberian teh herbal daun salam dan jahe merah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 terhadap perubahan kadar gula dalam darah dengan nilai Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0,001 < α (0,05). Konsumsi teh herbal daun salam dan jahe merah merupakan salah satu jenis terapi komplementer yang dapat diaplikasikan pada penderita diabetes mellitus. Untuk mendapatkan hasil yang optimal dibutuhkan kesabaran serta kepatuhan dari pasien diabetes mellitus tipe 2 untuk mengkonsumsi teh herbal daun salam dan jahe merah setiap harinya. Disamping itu, pasien diabetes mellitus tipe 2 masih harus mematuhi setiap advice dari tenaga kesehatan
PENGARUH HEALTH EDUCATION UNDERWEAR RULER TERHADAP PENGETAHUAN ORANG TUA ANAK USIA PRASEKOLAH
Chrystina, Amelia May;
Aini, Luthfiah Nur
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i1.281
Salah satu bentuk pencegahan pelecehan seksual pada anak yaitu dengan Underwear Rules, namun masih sedikit orang tua yang mengetahui tentang Underwear Rules. sehingga anak yang kurang pengetahuan tentang pencegahan pelecehan seksual dari orang tuanya akan mudah dimanfaatkan pelaku kejahatan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan underwear rules terhadap tingkat pengetahuan orang tua anak usia pra sekolah dalam pencegahan pelecehan seksual Di TK Al-Mustofa Dusun Kedung Bendo Desa Gemekan Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental design, dengan metode one group pre test-post test design. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 114 responden, Sampel sejumlah 89 responden diambil menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data penelitian diambil menggunakan kuesioner kemudian data dianalisis menggunakan uji statistik wilcoxon. Dari hasil pengumpulan data, didapatkan hasil bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan Underwear Rules bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 56 responden (62,9%), dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan responden yang memiliki pengetahuan kurang mengalami penurunan yakni sebanyak 14 responden (15,7%). Hasil analisis dengan uji statistik wilcoxon didapatkan ada pengaruh pendidikan kesehatan underwear rules terhadap tingkat pengetahuan orang tua anak usia pra sekolah dalam pencegahan pelecehan seksual dengan nilai p value 0,000 atau p < 0,05. Pada orang tua yang memiliki anak Pra sekolah diharapkan terus menggali sumber-sumber informasi yang ada di media cetak/elektronik ataupun kepada sesama orang tua yang memiliki anak usia pra sekolah tentang pencegahan pelecehan seksual pada anak
STUDI KORELASI POLA MAKAN DENGAN KADAR KOLESTEROL PADA PASIEN STROKE
Yudha, Ardytama Kusuma;
Suidah, Hartin
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i1.282
Hiperkolesterolemia merupakan gangguan kesehatan yang diakibatkan karena terjadinya penumpukan kadar kolesterol dalam darah. Kadar kolesterol yang berlebih dalam darah akan mudah melekat pada dinding sebelah dalam pembuluh darah dan beresiko memicu terjadinya penyempitan saluran pembuluh darah. Proses ini biasanya disebut dengan aterosklerosis. Salah satu faktor yang mempengaruhi kadar kolesterol total adalah pola makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kadar kolesterol pada pasien stroke di Ruang Sedap Malam Rumah Sakit Islam Nashrul Ummah Lamongan. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian pasien stroke di Ruang Sedap Malam Rumah Sakit Islam Nashrul Ummah Lamongan sebanyak 29 responden yang diambil menggunakan teknik nonprobability sampling dengan jenis consecutive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pola makan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kadar kolesterol. Untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kadar kolesterol pada pasien stroke digunakan uji korelasi rank spearman rho dengan tingkat signifikasi α : 0,05. Ada hubungan pola makan dengan kadar kolesterol pada pasien stroke di Ruang Sedap Malam Rumah Sakit Islam Nashrul Ummah Lamongan dengan signifikasi p value sebesar 0,000. Kepatuhan penderita hiperkolesterolemia dalam penerapan pola makan, merupakan kunci utama keberhasilan dalam pengendalian kadar kolesterol dalam darah agar berada dalam kondisi optimal terkendali. Dibutuhkan peran berbagai pihak (perawat dan keluarga) untuk memberikan dukungan kepada penderita hiperkolesterolemia dalam penerapan pola makan guna menurunkan resiko terjadinya serangan stroke berulang akibat peningkatan kadar kolesterol yang tidak terkendali
STUDI KORELASI PERSEPSI DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN CONFIRM COVID-19 YANG HARUS MELAKUKAN ISOLASI MANDIRI
Dian Eka Sari;
Sutomo Sutomo
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2023): Volume 2, Nomor 4, Agustus 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i4.283
Isolasi mandiri yang dilakukan pasien confirm covid-19 merupakan upaya yang ditempuh karena keterbatasan fasilitas perawatan yang tersedia. Pada pasien confirm covid-19 yang melakukan isolasi mandiri seringkali ditemukan adanya gangguan berupa kecemasan. Kecemasan yang muncul pada pasien confirm covid-19 yang harus menjalani isolasi mandiri berpotensi untuk muncul karena adanya persepsi negatif tentang covid-19 dari pasien itu sendiri. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian pasien confirm covid-19 yang harus melakukan isolasi mandiri yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 66 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah persepsi, dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah kecemasan. Untuk mengetahui hubungan persepsi dengan kecemasan pada pasien confirm covid-19 yang harus melakukan isolasi mandiri digunakan uji korelasi spearman rho dengan tingkat signifikasi α : 0,05. Dari hasil uji korelasi rank spearman rho dengan signifikasi α (0,05) didapatkan p value sebesar 0,002 dengan koefisien korelasi sebesar 0,369. Karena nilai p value yang didapatkan 0,002 < α (0,05) maka hipotesis penelitian diterima yang berarti ada hubungan persepsi dengan kecemasan pada pasien confirm Covid-19 yang harus melakukan isolasi mandiri di wilayah kerja PKM Glagah Kabupaten Lamongan. Persepsi negatif yang dimiliki pasien confirm covid-19 yang harus melakukan isolasi mandiri dapat memicu terjadinya kecemasan. Untuk menurunkan kecemasan pada pasien confirm covid-19 yang harus melakukan isolasi mandiri dibutuhkan adanya social support dari lingkungan
OPTIMALISASI KADAR GULA DALAM DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS MELALUI HIPNOTERAPI
Endang Ristiyowati;
Luthfiah Nur Aini
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2023): Volume 2, Nomor 4, Agustus 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i4.284
Salah satu jenis penyakit tidak menular yang harus diwaspadai adalah diabetes mellitus. Diabetes mellitus merupakan silent killer yang tetap asimtomatik pada tahap awal dan tidak terdeteksi sampai terjadi kejadian vaskular seperti angina, infark miokard atau stroke. Diabetes mellitus membutuhkan kepatuhan dari penderitanya untuk melakukan tatalaksana diabetes mellitus dan mematuhi setiap advice yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh hipnoterapi terhadap perubahan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus di Desa Sidorukun Kecamatan Lamongan. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy experimental dengan pendekatan pre-post control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian penderita diabetes mellitus di Desa Sidorukun Kabupaten Lamongan yang memenuhi kriteria penelitian. Peneliti dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah kadar glukosa darah. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi dan glukometer. Untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi terhadap perubahan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus di Desa Sidorukun Kabupaten Lamongan digunakan uji paired t test dengan signifikasi α : 0,05. Dari hasil uji paired t test dengan signifikasi α (0,05) didapatkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,060 pada kelompok control dan pada kelompok perlakuan didapatkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,006. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwasanya ada pengaruh pemberian intervensi hipnoterapi terhadap perubahan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus di Desa Sidorukun Kecamatan Lamongan. Mengendalikan kadar gula dalam darah agar tetap berada dalam kondisi optimal adalah kunci penting untuk menghindarkan pasien dari kekambuhan akibat peningkatan kadar gula dalam darah yang tidak terkendali
STUDI KORELASI DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI SUPLEMEN BESI
Indawati Indawati;
Gempi Tri Sumini
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2023): Volume 2, Nomor 4, Agustus 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i4.286
Wanita hamil biasanya sering mengeluh, sering letih, kepala pusing, sesak nafas, wajah pucat, dan berbagai macam keluhan lainnya. Semua keluhan tersebut merupakan indikasi bahwa wanita hamil tersebut sedang menderita anemia pada kehamilan yang terjadi. Anemia yang terjadi pada ibu hamil beresiko mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim. Upaya pencegahan dan penanggulangan anemia gizi besi dilaksanakan melalui pemberian tablet tambah darah yang diprioritaskan pada ibu hamil, karena prevalensi anemia pada kelompok ini masih cukup tinggi. Namun untuk bisa patuh dalam mengkonsumsi suplemen besi, dibutuhkan adanya dukungan suami. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah dukungan suami dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi suplemen besi. Guna mengetahui hubungan dukungan suami dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi suplemen besi di Desa Jimbaran Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan digunakan uji chi square. Dari hasil uji chi square dengan signifikansi α (0,05) didapatkan nilai pearson chi square sebesar 0,007 < signifikansi α (0,05) maka hipotesis penelitian diterima yang berarti ada hubungan dukungan suami dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi suplemen besi di Desa Jimbaran Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan. Konsumsi suplemen besi secara teratur dapat membantu ibu hamil dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi dalam tubuh serta untuk meningkatkan kadar hemoglobin selama kehamilan. Dibutuhkan adanya kepatuhan dari ibu hamil terutama dalam mengkonsumsi suplemen besi guna menghindarkan ibu hamil dari bahaya akibat terjadinya anemia selama kehamilan
PENGARUH PEMBERIAN JAMU GEPYOKAN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS
Juraidah Juraidah;
Siti Nur Farida
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2023): Volume 2, Nomor 4, Agustus 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i4.287
Salah satu faktor yang mempengaruhi praktik pemberian ASI Eksklusif adalah kelancaran produksi ASI pada ibu bayi. Fakta dilapangan seringkali ditemukan bayi yang tidak mendapatkan ASI sesuai dengan kebutuhan karena jumlah ASI yang keluarkan oleh ibu tidak sesuai kebutuhan bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jamu gepyokan terhadap produksi ASI pada ibu nifas di PMB Khoirul Bahriyah Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre post control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bayi usia 0-6 bulan di PMB Khoirul Bahriyah Kabupaten Pasuruan sebanyak 40 ibu yang diambil menggunakan teknik total sampling. Variabel independent dalam penelitian ini adalah pemberian jamu gepyokan. Variabel dependent dalam penelitian ini adalah produksi ASI. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Untuk mengetahui pengaruh jamu gepyokan terhadap produksi ASI pada ibu nifas di PMB Khoirul Bahriyah Kabupaten Pasuruan digunakan uji wilcoxon dengan signifikasi α : 0,05. Dari hasil uji wilcoxon dengan signifikasi α (0,05) didapatkan nilai asymp sig (2-tailed) pada kelompok perlakuan (diberikan jamu gepyokan) sebesar 0,001 < α (0,05) sehingga hipotesis penelitian H1 diterima yang berarti ada pengaruh jamu gepyokan terhadap produksi ASI pada ibu nifas dari kelompok perlakuan (diberikan jamu gepyokan) di PMB Khoirul Bahriyah Kabupaten Pasuruan. Penggunaan jamu gepyokan selain aman juga sebagai salah satu upaya untuk mulai mengenalkan terapi komplementer pada ranah pelayanan asuhan kebidanan. Dibutuhkan pemahaman dari bidan untuk bisa mengaplikasikan terapi komplementer berupa ajamu gepyokan kepada ibu menyusui terutama untuk memperlancar produksi ASI dan meningkatkan cakupan ASI Eksklusif
HUBUNGAN AKTIVITAS PEKERJAAN IBU DENGAN KETEPATAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU
Ika Suryani;
Iis Suwanti
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2023): Volume 2, Nomor 4, Agustus 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i4.288
Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) merupakan makanan tambahan yang mudah dikonsumsi yang diberikan pada bayi selain ASI ketika ASI tidak dapat mencukupi nutrisi anak untuk tumbuh kembang optimal, biasanya diberikan pada umur 6 bulan hingga berumur 2 tahun. MP-ASI harus diberikan dengan tepat karena pemberian MP-ASI yang tidak sesuai anjuran akan mengakibatkan gangguan pada bayi. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap praktik menyusui eksklusif adalah pekerjaan yang dimiliki oleh ibu. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa hubungan aktivitas pekerjaan ibu dengan ketepatan pemberian MP-ASI. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu bayi di wilayah kerja Puskesmas Gondang Kabupaten Mojokerto hingga bulan Agustus 2021 yang memenuhi kriteria penelitian. teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan jenis purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah aktivitas pekerjaan ibu. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah ketepatan MP-ASI. Untuk mengetahui hubungan aktivitas pekerjaan ibu dengan ketepatan MP-ASI digunakan uji korelasi Spearman Rho dengan tingkat signifikasi α : 0,05. Dari hasil uji korelasi rank spearman rho dengan signifikasi α (0,05) didapatkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,027 dengan koefisien korelasi sebesar 0,378 yang berarti ada hubungan aktivitas pekerjaan ibu dengan ketepatan pemberian MP-ASI di wilayah kerja UPT Puskesmas Gondang Kabupaten Mojokerto. Dibutuhkan pemahaman dari ibu bayi usia 0-6 bulan mengenai pentingnya pemberian MP-ASI tepat waktu guna pencapaian pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DENGAN KEPATUHAN DALAM PEMBATASAN CAIRAN DI RUANG HEMODIALISIS
Yulianto, Yulianto;
Cahyono, Eko Agus
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2023): Volume 2, Nomor 5, Oktober 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i5.309
Pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronis yang harus menjalani terapi hemodialysis merupakan faktor penting yang harus menjadi perhatian baik dari oleh pasien, tenaga kesehatan maupun anggota keluarga. Hal ini menjadi penting mengingat dengan melakukan pembatasan cairan akan menjadikan pasien gagal ginjal kronis terhindar dari risiko kekambuhan akibat peningkatan jumlah cairan di dalam tubuh. Salah satu faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pembatasan cairan adalah pengetahuan tentang pembatasan cairan itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan pasien gagal ginjal kronis dengan kepatuhan dalam pembatasan cairan di ruang hemodialisis Rumah Sakit Gatoel Kota Mojokerto. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini mengunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 103 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan tentang pembatasan cairan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kepatuhan pembatasan cairan. Instrument penelitian menggunakan kuesioner tertutup. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi rank spearman rho. Dari hasil uji korelasi spearman rho didapatkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,033 < α (0,05) sehingga hipotesis penelitian diterima yang berarti ada hubungan pengetahuan pasien gagal ginjal kronis dengan kepatuhan dalam pembatasan cairan di ruang hemodialisis Rumah Sakit Gatoel Kota Mojokerto. Pembatasan cairan adalah kunci utama pengendalian cairan dalam tubuh oleh pasien hemodialysis. Untuk mampu melakukan hal tersebut dibutuhkan motivasi yang tinggi dari pasien hemodialysis yang didukung dengan dukungan keluarga, orang-orang disekitar pasien hemodialysis dan tenaga kesehatan