cover
Contact Name
Eko Agus Cahyono
Contact Email
ekoagusdianhusada@gmail.com
Phone
+6282230035535
Journal Mail Official
jurnaldianhusada.jpipk@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Teras No.4 Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan
ISSN : 28305116     EISSN : 28304594     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan : memuat tentang hasil penelitian atau pemikiran di bidang kesehatan (keperawatan, kebidanan, public health, farmasi dan lain sebagainya) yang dilakukan oleh civitas akademika internal STIKES Dian Husada Mojokerto, civitas akademika lain dan stakeholder kesehatan.
Articles 127 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETHYL ASETAT DAUN RANTI (Solanum nigrum L.) MENGGUNAKAN METODE REDUKSI RADIKAL BEBAS DPPH Nurmaulawati, Rina; Natawaskita, Kuncoro; Susilowati, Arikha Ayu
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2023): Volume 2, Nomor 5, Oktober 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v2i5.310

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Perkolasi degan pelarut ethyl asetat. Daun ranti (Solanum nigrum L.) merupakan salah satu tumbuhan di Indonesia yang mempunyai potensi mengobati berbagai macam penyakit, diantaranya berefek sebagai antioksidan. Antioksidan didefinisikan sebagai senyawa yang mampu menunda, memperlambat, atau menghambat reaksi oksidasi. Antioksidan alami merupakan jenis antioksidan yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar antioksidan ekstrak daun ranti (Solanum nigrum L.) dengan menggunakan pelarut ethyl asetat dengan metode DPPH secara spektrofotometri dengan panjang gelombang 516 nm. Hasil rendemen yang didapat dari ekstraksi perkolasi ethyl asetat yaitu 6,4%. Analisis kandungan senyawa menunjukkan bahwa pada daun ranti (Solanum nigrum L.) mempunyai kandungan senyawa alkaloid, saponin, dan steroid. Untuk hasil antioksidan didapatkan nilai IC50 pada ekstrak etanol sebesar 54,801. Dan untuk hasil antioksidan vitamin C didapat nilai IC50 sebesar 2,782
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN HIPERTENSI DAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTI HIPERTENSI DI PUSKESMAS GORANG GARENG TAJI MAGETAN Faudah, Neyla Nour; Puspita, Sylvia; Saputri, Ika Sutra Perwirahayu Aji
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2023): Volume 2, Nomor 5, Oktober 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v2i5.316

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian utama ketiga di Indonesia untuk semua umur (6,8%), setelah stroke (15,4%) dan tuberculosis (7,5%). Sementara itu, penderita hipertensi yang berhasil terdiagnosis oleh tenaga kesehatan di Indonesia hanya sebesar 9,4%. Seseorang dikatakan menderita hipertensi apabila tekanan darah sistolik >140mmHg dan tekanan diastolik >90mmHg. Dalam melakukan pengobatan hipertensi, pengetahuan penderita tentang hipertensi berperan penting untuk kepatuhan penderita dalam menjalani terapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien hipertensi dan kepatuhan dalam penggunaan obat di Puskesmas Gorang-gareng Taji Magetan. Penelitian ini merupakan penelitian descriptive cross-sectional survey. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan jumlah sampel 98 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner modifikasi HK-LS dan Morisky Medication Adherence Scale -8 (MMAS-8). Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan berada di kategori baik sebesar 36,7%, termasuk kategori sedang 33,7% dan termasuk kategori kurang sebesar 29,6%. Sedangkan hasil untuk kepatuhan sebesar 39,8% termasuk kepatuhan tinggi, termasuk kepatuhan sedang sebesar 57,1%, dan termasuk kepatuhan rendah sebesar 3,1%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan pasien hipertensi di Puskesmas Gorang-gareng Taji Magetan termasuk kategori baik dan tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Gorang-gareng Taji Magetan berada pada kategori kepatuhan sedang
HUBUNGAN KEPATUHAN MENJALANKAN DIIT DENGAN STATUS NUTRISI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TYPE 2 Darmawan, Agus; Sutomo, Sutomo
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2023): Volume 2, Nomor 5, Oktober 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v2i5.318

Abstract

Kepatuhan pasien dalam menjalankan diit diabetes mellitus type 2 merupakan salah satu bentuk sikap sebagai akibat adanya interaksi dengan lingkungan baik dari lingkungan di klinik maupun dengan lingkungan keluarga yang disertai dengan tindakan mematuhi apa yang sudah menjadi ketentuan. Dalam hal ini tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kepatuhan dan status nutrisi berperan sangat penting untuk mematuhi diit diabetes mellitus type 2. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dan jenis penelitian ini menggunakan analitik korelasi pada pasien diabetes mellitus type 2 di Klinik Rumah Sehat, sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 44 responden yang memenuhi kriteria dengan menggunakan teknik random sampling. Data yang terkumpul dari kuisioner kemudian ditabulasi dan dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi variable tingkat kepatuhan dengan status nutrisi sebesar 0,01 dimana nilai tersebut <0,05 ini berarti bahwa ada hubungan antara kepatuhan dengan status nutrisi di klinik rumah sehat tenaru. Melihat hasil dari penelitian ini bahwa kepatuhan dengan kategori sedang dari pasien di klinik berperan penting terhadap menjalankan diit pada psien diabetes mellitus type 2 agar terhindar dari bahaya penyakit diabetes mellitus type 2
PENGARUH DANCE MOVEMENT THERAPY TERHADAP PERUBAHAN KECEMASAN PADA LANJUT USIA Priyoto, Priyoto; Hartono, Aris; Khasanah, Adhin Al
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2023): Volume 2, Nomor 5, Oktober 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v2i5.319

Abstract

Kecemasan merupakan masalah psikologis yang banyak terjadi pada lanjut usia. Masalah tersebut ditandai dengan perasaan sedih mendalam yang berdampak pada gangguan interaksi sosial. Seiring bertambahnya usia, penuaan tidak dapat dihindarkan dan terjadi perubahan keadaan fisik. Segala perubahan yang di alami oleh individu antara lain perubahan fisiologis, perubahan kemampuan motorik, dan perubahan sosial-psikologis. Dalam mengatasi Kecemasan dapat dilakukan dengan cara non-farmakologi salah satunya dengan memberikan Dance Movement Therapy yang merupakan bentuk terapi yang menggunakan gerakan tarian untuk mengatasi masalah Kecemasan yang bermanfaat sebagai sarana ekspresi diri dengan gerakan, sarana interaksisosial, sebagai kegiatan yang menyenangkan, dan sarana pelepas ketegangan sehingga tubuh menjadi rileks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Dance Movement Therapy terhadap perubahan Kecemasan pada lansia di Desa Tawangrejo Madiun. Penelitian ini menggunakan design Pra-Ekperimental, dengan menggunakan pendekatan one group pre–post test design. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik Purposive sampling dengan jumlah responden 14 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dengan menggunakan Uji Statistik Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian pemberian terapi ini dapat diketahui rerata skor Kecemasan sebelum diberikan Dance Movement Therapy yaitu 7.21 dan rerata skor Kecemasan setelah diberikan terapi yaitu 5.14. Hasil analisis uji statistic menggunakan uji wilcoxon menunjukan ada penurunan Kecemasan antara sebelum diberikan terapi dan sesudah diberikan terapi dengan p-value = 0,001< α = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa dance movement therapy efektif dalam menurunkan kecemasan pada lansia di desa Tawangrejo Madiun. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan diharapkan dance movement therapy ini dapat dijadikan alternative untuk mengurangi Kecemasan pada lansia yang tinggal di Desa Tawangrejo
HUBUNGAN PERILAKU PENCEGAHAN TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE Sari, Aini Novita; Indrawati, Indrawati; Aini, Luthfiah Nur
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2023): Volume 2, Nomor 5, Oktober 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v2i5.320

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan gigitan nyamuk aedes aeepty dan aedes albopictus. tujuan untuk mengetahui hubungan perilaku pencegahan terhadap kejadian Demam Berdarah dengue di dusun Kedung Bendo RT 01 RW 06 Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional dan metode sampling dengan tehnik sampel purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 125 orang dengan sampel sebagian masyarakat sebanyak 95 orang. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuisioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi rank spearman rho. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan seluruh responden penelitian yang memiliki perilaku pencegahan DBD (Demam Berdarah Dengue) dalam kategori baik, seluruhnya tidak mengalami kejadian DBD (Demam Berdarah Dengue) yaitu sebanyak 55 responden (100%), untuk responden penelitian yang memiliki perilaku pencegahan DBD (Demam Berdarah Dengue) dalam kategori cukup, hampir seluruhnya tidak mengalami kejadian DBD (Demam Berdarah Dengue) yaitu sebanyak 29 responden (93,5%), dan untuk responden penelitian yang memiliki perilaku pencegahan DBD (Demam Berdarah Dengue) dalam kategori kurang, sebagian besar mengalami kejadian DBD (Demam Berdarah Dengue) yaitu sebanyak 7 responden (77,8%). Dari hasil uji korelasi rank spearman rho didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,287 dan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,005. Karena nilai sig (2-tailed) sebesar 0,005 < α (0,05) maka hipotesis penelitian diterima yang berarti ada hubungan perilaku pencegahan DBD (Demam Berdarah Dengue) dengan kejadian DBD (Demam Berdarah Dengue) di Kedung Bendo RT.01 RW.06 Kecamatan Sokoo Kabupaten Mojokerto. Perilaku pencegahan DBD adalah upaya berbasis masyarakat yang dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan perkembangbiakan namuk aedes aegypti sebagai vector penyebaran DBD (Demam Berdarah Dengue). Semakin baik perilaku PSN yang dimiliki oleh masyarakat, maka akan semakin menurun pula insidensi kejadian DBD (Demam Berdarah Dengue) di masyarakat
STUDI KORELASI DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEAKTIFAN LANJUT USIA DALAM PELAKSANAAN POSYANDU LANJUT USIA Pratiwi, Putri Martalia Henni; Siswantoro, Edy
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 6 (2023): Volume 2, Nomor 6, Desember 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v2i6.321

Abstract

Posyandu lanjut usia (lansia) merupakan salah satu upaya meningkatkan derajat kesehatan dan mutu pelayanan kesehatan lansia di masyarakat, bahagia dan berdaya guna bagi keluarga serta komunikasi antara masyarakat lanjut usia. Fenomena di RW 08 Kelurahan Sidotopo Wetan Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya, beberapa lansia tidak rutin mengikuti kegiatan posyandu lansia yang diadakan di balai RW. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan lansia dalam pelaksanaan posyandu lansia di RW 08 Kelurahan Sidotopo Wetan Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Dengan Teknik sampling Simple Random sampling. Sampel yang diambil sebanyak 33 responden yaitu lansia yang tinggal bersama keluarga yang berusia > 60 tahun. Setelah itu data dikumpulkan dengan kuesioner kemudian dianalisis dengan uji Spearman Rho dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan seluruhnya (100%) yaitu 17 responden memiliki dukungan kurang dan tidak aktif mengikuti kegiatan posyandu lansia, sebagian kecil (40%) dukungan lansia cukup dan lansia aktif mengikuti kegiatan posyandu lansia. Hasil uji Spearman Rho dan diperoleh nilai signifikan ρ = 0,000 dan α = 0,05 atau (α<0,05) yang berarti H1 diterima artinya ada hubungan antara dukungan keluarga dengan keaktifan lansia mengikuti posyandu lansia di RW 08 Kelurahan Sidotopo Wetan Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya. Dukungan keluarga yang baik akan membantu meningkatkan keaktifan lansia dalam mengikuti posyandu lansia. keluarga lansia dapat memberikan dukungan yang lebih baik lagi kepada lansia terutama dalam kondisi kesehatan dengan mendukung lansia supaya aktif mengikuti posyandu lansia dengan cara mengingatkan jadwal dan mengantarkan lansia ke tempat posyandu agar dapat meningkatkan kekatifannya dalam mengikuti posyandu lansia
STUDI KORELASI POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANJUT USIA Dewi, Elly Ransiska; Murtiyani, Ninik
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 6 (2023): Volume 2, Nomor 6, Desember 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v2i6.322

Abstract

Salah satu penyakit yang cukup berbahaya hingga mendapat julukan The Silent Killer, Hipertensi atau yang biasa dikenal dengan darah tinggi sangat perlu mendapatakan perhatian dari setiap individu terutama pada lansia, hal ini dikarenakan hipertensi dapat menyerang setiap orang tanpa adanya tanda yang muncul pada tubuh. Beberapa faktor penyebab kejadian hipertensi pada lansia yang paling utama adalah pola makan sehingga frekuensi dan jumlah makan yang dikonsumsi lansia harus sesuai dengan kondisi tubuh atau kebutuhan lansia itu sendiri, supaya dapat memperhatikan pola makan yang sehat untuk meminimalisir resiko terjadinya hipertensi. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik korelasional dengan model cross sectional dan metode sampling dengan simple random sampling. Populasi sebanyak 40 responden, sampel yang diambil sebanyak 36 responden. Variabel yang diteliti yaitu pola makan dengan menggunakan kuesioner dan kejadian hipertensi menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan Uji Spearman. Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar lansia yang memiliki pola makan cukup sebanyak 34 responden (94,4%). Sedangkan kejadian hipertensi sebagian besar responden memiliki hipertensi dengan kategori berat sebanyak 20 responden (55,6%). Hasil uji spearman rho dengan p=0,03 < α = 0,05 berarti ada korelasi pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Semakin sering mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak dalam porsi besar dan secara terus menerus akan menyebabkan hipertensi, maka diharapkan bagi petugas kesehatan diharapkan terus memberikan penyuluhan tentang pola makan sehat bagi penderita hipertensi
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SADARI DENGAN MEDIA DEMONSTRASI DAN VIDEO TERHADAP PERILAKU SADARI PADA REMAJA PUTRI Rosyidah, Nanik Nur; Supriani, Anik
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 6 (2023): Volume 2, Nomor 6, Desember 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v2i6.323

Abstract

Kanker payudara (carcinoma mammae) merupakan tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Gejala permulaan kanker payudara sering tidak disadari atau dirasakan dengan jelas oleh penderita, sehingga banyak penderita yang berobat dalam stadium lanjut. Kanker sebenarnya dapat dideteksi pada tahap awal, termasuk kanker payudara yang dapat dilakukan dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Dengan demikian, pengobatan dini diharapkan dapat memperpanjang harapan hidup pasien. Banyaknya remaja yang tidak paham tentang bagaimana cara meraba yang tepat pada payudara serta ketidaksiapan mental dan takut apabila ditemukan adanya perubahan ciri-ciri abnornal (benjolan) atau kanker didalam tubuhnya menjadi salah satu faktor penyebab wanita tidak melakukan pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Eksperiment dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Teknik sampling dengan cara total sampling. Populasi sebanyak 30 responden. Sampel diambil seluruhnya yaitu 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Setelah data terkumpul dianalisis dengan Uji Man Whitney. Hasil uji statistik menggunakan Uji Man Whitney Test didapatkan nilai sig. 8.66 dan nilai α > 0,05 artinya Ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang SADARI Dengan Media Demonstrasi dan Video Terhadap Perilaku SADARI Pada Remaja Putri Di Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Dari penelitian ini diharapkan remaja harus senantiasa meningkatkan perilaku SADARI. SADARI merupakan salah satu upaya mendeteksi dini kanker payudara. SADARI harus dilakukan rutin satu bulan sekali setelah menstruasi. Jika SADARI dilakukan secara rutin maka akan meningkatkan perilaku SADARI yang awalnya berperilaku negatif menjadi berperilaku positif
PENGARUH KONSUMSI JUS TOMAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI Ningtyas, Widya Nurcahya; Anggraeni, Widya; Zakaria, Ahmad
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 6 (2023): Volume 2, Nomor 6, Desember 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v2i6.324

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kedaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara abnormal dan terus menerus pada beberapa kali pemeriksaan tekanan darah. Hipertensi dapat diatasi dengan nonfarmakologi salah satunya dengan jus tomat. Jus tomat mengandung kalium yang dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia diDusun Krestal Desa Torjun. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre-experiment designs dengan rancangan one group pretest-postest. Sampel sebanyak 39 lansia diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Variabel independen pada penelitian ini adalah pengaruh jus tomat dan variabel dependen adalah penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi tekanan darah dan menggunakan sypgmomanometer air raksa. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisa dengan uji Paired T Test dan diartikan bermakna jika derajat kemaknaan (p < 0,05) untuk mengetahui adanya penurunan rerata tekanan darah sebelum sistolik 149,36 diastolik 88,21 mmHg dan rerata susudah sistolik 138,72 diastolik 82,31 mmHg tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Hasil uji penurunan tekanan darah pada lansia denganhipertensi menunjukan nilai derajat kemaknaan. p=0,000 yang artinya ada pengaruh jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Hipertensi dapat diatasi dengan pengobatan nonfarmakologi salah satunya dengan terapi jus tomat karena tomat mengandung kalium yang tinggi untuk menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh sehingga dapat menurunkan tekanan darah
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERAN KADER DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DI DESA SUMBER SECANG Rahayu, Puji; Ermawati, Iit; Ekasari, Tutik
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 6 (2023): Volume 2, Nomor 6, Desember 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v2i6.327

Abstract

Imunisasi merupakan suatu upaya untuk menimbulkan/ meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Imunisasi Dasar adalah Imunisasi yang diberikan kepada bayi sebelum berusia satu tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis hubungan pengetahuan terhadap kelengkapan imunisasi dasar, hubungan sikap terhadap kelengkapan imunisasi dasar dan hubungan peran kader dengan kelengkapan imunisasi dasar di Desa Sumber Secang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan 97 responden dengan total sampling menggunakan kuisioner tertutup.Pengolahan data melaluitahap editing, coding, scoring dan tabulating. Kemudian dianalisa menggunakan Uji Chi-square melaluiaplikasi SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden dengan pengetahuan baik 52 responden (53,6%), sebagian besar responden yang memiliki sikap mendukung imunisasi dasar lengkap berjumlah 55 responden (56,7%), dan sebagian besar responden menjawab kader berperan baik terhadap kelengkapan imunisasi dasar berjumlah 63 responden (65%). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar (p-value = 0,031), adahubungan yang signifikan antara sikap ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar (p-value = 0,000), tidak da hubungan yang signifikan antara peran kader dengan kelengkapan imunisasi dasar (p-value = 0,237). Diharapkan kepada masyarakat khususnya ibu yang memiliki bayi agar lebih aktif dalam mencari informasi terkait imunisasi dasar yang seharusnya diberikan kepada anak sehingga tidak ada lagi anak yang mempunyai status imunisasi tidak lengkap

Page 6 of 13 | Total Record : 127