Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan
Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan : memuat tentang hasil penelitian atau pemikiran di bidang kesehatan (keperawatan, kebidanan, public health, farmasi dan lain sebagainya) yang dilakukan oleh civitas akademika internal STIKES Dian Husada Mojokerto, civitas akademika lain dan stakeholder kesehatan.
Articles
127 Documents
PENGARUH SLOW DEEP BREATHING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI
Dewi, Intan Khumairoh;
Siswantoro, Edy;
Dwipayanti, Puteri Indah
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2022): Volume 1, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v1i4.240
Faktor penyebab tingginya angka hipertensi di masyarakat yakni kurang mengertinya pengontrolan pola makan yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah. Sebagian besar penderita hipertensi mengkosumsi obat-obatan farmakologi untuk menangani penyakit hipertensi, namun masyarakat belum mengerti bahwa pengobatan secara non farmakologis lebih efektif dengan melakukan terapi Latihan slow deep breathing yang dapat digunakan untuk menormalkan tekanan darah. Dampak dari tidak ketahuan masyarakat berakibat tingginya angka hipertensi. Tujuannya Untuk Mengetahui pengaruh latihan slow deep breathing Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi DiDusun Pamotan Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan. Desain yang digunakan pada penelitian ini quasi-eksperimen.dengan tipe pendekatan One Group Pre Test Post Test Design. Tekhnik sampling menggunakan Purposive sampling . Sampel yang diambil sebanyak 41 responden penderita yang memenuhi kriteria. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dianalisis menggunakan uji Independent T test dengan nilai kemaknaan α = 0,05. Dari hasil penelitian sebelum dilakukan perlakuan pada kelompok yang diberikan perlakuan rerata 109,19 dan kelompok yang tidak di berikan perlakuan rerata 120,25. Hasil dari setelah dilakukan perlakuan pada kelompok perlakuan rerata 106,42 dan kelompok yang tidak diberikan perlakuan rerata 120,95. Hasil dari Uiji Independent T test dengan sig α = 0,05 didapatkan nilai p = 0,000, karena nilai p = 0,000 < sig α = 0,05, Maka H0 di tolak dan H1 diterima sehingga ada pengaruh Slow Deep Breathing Terhadap Penderita Hipertensi Didusun Pamotan Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan. Untuk masyarakat yang menderita hipertensi harus lebih proaktif dalam mencari pengetahuan tentang penyakit yang telah di derita dengan giat mengikuti kegiatan tentang pencegahan penyakit hipertensi
STUDI KORELASI TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM MELAKUKAN AKTIVITAS KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Daristya, Dindah;
Lestari, Yufi Aris;
Yulianto, Yulianto
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2022): Volume 1, Nomor 3, Oktober 2022
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v1i3.241
Lansia akan banyak mengalami penurunan, baik itu fisik, mental, maupun sosial. Hal tersebut menyebabkan, adanya banyak lansia yang akan bergantung pada orang lain terhadap aktivitas sehari – hari yang dilakukannya atau Activity Daily Living (ADL). Hal tersebut dapat diketahui bahwa mereka merasa cemas dan tidak lagi mempunyai kendali terhadap aktivitas kehidupan sehari-hari. Sebagian besar lansia akan memiliki tingkat ketergantungan tinggi dalam melakukan aktifitas sehari-hari jika lansia mengalami peningkatan tingkat kecemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan tingkat kecemasan dengan kemandirian dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari di Desa Pugeran Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain Non-Experimental dengan metode Cross Sectional. Populasi target adalah seluruh lansia di Desa Pugeran Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto sebanyak 41 lansia. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian lansia di Desa Pugeran Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokero sejumlah 37 lansia. Sampling menggunakan Simple Random Sampling, instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji statistik uji spearmen rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya tingkat kecemasan yang berat dan kemandirian lansia berat. Dilakukan uji statistik diketahui hasil signifikan ρ = 0,003 dan nilai α = 0,05, maka ρ < α, sehingga adanya hubungan tingkat kecemasan dengan kemandirian dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari di Desa Pugeran Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini hendaknya dapat dijadikan data awal untuk mengembangkan hasil penelitian lebih lanjut mengenai faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat kecemasan dan faktor lain yang mempengaruhi aktifitas kehiduapan sehari-hari pada lansia
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEJADIAN TEMPER TANTRUM PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN
Windarti, Nuswantari Ayu;
Chasanah, Nur;
Purwanto, Fajar
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2022): Volume 1, Nomor 3, Oktober 2022
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v1i3.242
Temper Tantrum adalah luapan emosi yang meledak-ledak dan tidak terkontrol. Temper tantrum seringkali muncul pada anak usia 15 bulan sampai 6 tahun. Temper tantrum dapat diatasi salah satunya dengan pola asuh yang baik yang diterapkan oleh orang tua terhadap anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dengan kejadian temper tantrum pada anak usia 3-4 tahun di PAUD Bina Ceria Desa Temon, Keecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Dalam penelitian ini menggunakan desain Non-Experimental dengan metode Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai anak usia 3-4 tahun di PAUD Bina Ceria Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto yang berjumlah 27 responden. Sampling yang digunakan adalah metode total sampling, instrumen yang digunakan adalah 2 buah kuesioner tentang pola asuh orang tua dan temper tantrum. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji statistik Deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu (55,6%) menggunakan pola asuh autoritatif dan sebagian besar (66,7%) memiliki anak yang temper tantrum rendah. Hasil analisis diketahui perbedaan antara pola asuh otoriter, autoritatif, permisif yang mengalami temper tantrum rendah lebih dari 10% (20%, 100%, 0%). Hasil tersebut juga sama untuk temper tantrum sedang dan tinggi sehingga hipotesis penelitian diterima ada hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian temper tantrum pada anak usia 3-4 tahun di PAUD Bina Ceria Desa Temon Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pola asuh yang diterapkan sudah positif dan dikatakan paling ideal dalam penanganan temper tantrum, karena pola asuh autoritatif merupakan jalan tengah yang seimbang dan mungkin terjadi pada anak, bila temper tantrum tetap terjadi orang tua hendaknya mengetahui cara mengatasi temper tantrum seperti tetap tenang dan tidak mengacuhkan jika tantrum tetap terjadi
INOVASI PMT-P SMOOTHIES KURMA PISANG TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA KURANG
Mulyati, Sesaria Betty;
Kartika, Kartika;
Sebtalesy, Cintika Yorinda;
Armada, Rio Dwi
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2022): Volume 1, Nomor 3, Oktober 2022
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v1i3.248
Underweight adalah berat badan berada dibawah batas minimum. Berat badan kurang perlu diwaspadai, karena dampaknya adalah berat badan Bawah Garis Merah (BGM). Adapun untuk meminimalisir berat badan kurang yaitu perbaikan gizi dengan PMT-P Smoothies Inovasi Berbasis Kurma Pisang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektifitas pemberian Inovasi PMT-P smoothies kurma pisang terhadap peningkatan berat badan balita kurang. Penelitian ini menggunakan Desain Quasi Experiment dengan Rancangan Pretest-posttest Non Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian ini sebanyak 36 balita dengan berat badan kurang yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 18 kelompok intervensi dan 18 kelompok kontrol. Teknik Sampling menggunakan Purposive Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan PMT smoothies rerata berat badan turun sebesar 83,3% sesudah diberikan smoothies berat badan naik menjadi 88,9%. Hasil analisa menggunakan uji Wilcoxon Rank Test diperoleh nilai p= 0,000 bahwa nilai p= 0,000 < 0,05 H1 diterima yang artinya Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan Smoothies Inovasi Berbasis Kurma Pisang Efektif Terhadap Peningkatan Berat Badan Balita Kurang Di Desa Kedungpanji Wilayah Kerja Puskesmas Lembeyan Supaya berat badan balita optimal maka diberikan makan tambahan berupa smoothies kurma pisang.
ANALISIS FAKTOR-TAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DALAM KELENGKAPAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI MASA PANDEMI COVID 19
Mulyati, Sesaria Betty;
Sebtalesy, Cintika Yorinda;
Darmawan, Ita Rahmawati
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2022): Volume 1, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v1i4.250
Imunisasi pada balita merupakan sebuah program yang telah diwajibkan oleh pemerintah. Selama masa pandemi Covid-19 mengakibatkan program imunisasi terkendala, seperti jadwal imunisasi tidak berjalan dengan baik karena adanya penutupan tempat pelayanan imunisasi. Peneliti menganalisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan dalam kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian menggunakan desain cross sectional, dengan populasi ibu yang mempunyai anak usia 0-12 bulan yang diambil dengan simple random sampling dengan sampel 72 responden. Uji yang digunakan uji chi square, uji fisher dan regresi logistik. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kepatuhan imunisasi dasar adalah pengetahuan, kecemasan, dukungan keluarga, dan dukungan pelayanan imunisasi dengan p value < 0,05, Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kepatuhan imunisasi dasar adalah usia ibu, Pendidikan, pekerjaan, dan persepsi dengan p value > 0,05. Dominan factor yang berhubungan dengan kepatuhan dalam kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di masa pandemi Covid-19 adalah faktor pengetahuan. Meskipun sedang dalam kondisi pandemi diharapkan program imunisasi tetap patuh dilaksanakan guna meningkatkan kekebalan tubuh bayi terlebih pada masa pandemi Covid-19
DETERMINAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TREND NET DEATH RATE (NDR) DI RSUD Dr. SOEDONO MADIUN
Ardianingrum, Al Wafi Rahmaputri;
Apriliani, Eltigeka Devi;
Nurkhamidah, Siti
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2022): Volume 1, Nomor 3, Oktober 2022
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v1i3.252
Net Death Rate (NDR) adalah angka kematian ≥48 jam setelah dirawat untuk setiap 1000 penderita keluar baik hidup / mati. Trend adalah perubahan rata-rata suatu variabel tertentu dari waktu ke waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui analisis faktor- faktor yang mempengaruhi nilai Trend Net Death Rate (NDR) pada tahun 2020-2021 di RSUD Dr. Soedono Madiun. Metode penelitian ini menggunakan mix methods, dimana penelitian ini dibagi menjadi 2 tahap. Penelitian tahap 1 menggunakan metode kuantitatif mengunakan pendekatan retrospektif dengan observasi, penelitian tahap 2 menggunakan metode kualitatif dengan cara wawancara. Hasil penelitian diperoleh nilai Net Death Rate (NDR) pada tahun 2020 yaitu 52,71‰ dan ditahun 2021 yaitu 73,67‰. Nilai Trend Net Death Rate (NDR) tahun 2020 yaitu 52,83‰, ditahun 2021 yaitu 73,79‰. Peramalan nilai Net Death Rate (NDR) pada tahun 2022 yaitu 93,78‰ dan di tahun 2023 yaitu 115,71‰. Kesimpulan, nilai Trend Net Death Rate (NDR) dari tahun 2020 sampai 2021 mengalami peningkatan sebesar 20,96‰ yang menunjukkan kecenderungan naik. Faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu banyaknya pasien rujukan Covid-19 dan penyakit yang diderita oleh pasien
STUDI KORELASI BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN KETEPATAN PENGEMBALIAN REKAM MEDIS
Widianto, Heru;
Taqwin, Hilda Salsabilla
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2022): Volume 1, Nomor 3, Oktober 2022
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v1i3.253
Contoh nyata dari beban kerja yang ditanggung perawat adalah megembalikan rekam medis rawat inap yang dilakukan di unit pelayanan keperawatan. Kegiatahn dalam mengembalikan rekam medis rawat inap yang terlambat merupakan salah satu faktor yang disebabkan oleh beban kerja yang cukup berat dari seorang perawat. Adapun tujuan yang ada pada penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis hubungan beban kerja perawat yang akan dihubungkan dengan ketidaksesuaian pengambilan rekam medis yang ada di RSUD dr. Soedomo Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang bersifat kuantitatif, metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Perawat Rawat Inap di Ruang Wijaya Kusuma RSUD dr. Soedono Kota Madiun yang berjumlah 102 perawat. Adapun jumlah sampel berdasarkan rumus solvin ditemukan pada angka 52 perawat, yang ditentukan dengan teknik proportionate stratified random sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji statistic Kendall’s Tau-c. Dari hasil penelitian didapatkan perawat memiliki beban kerja tinggi dengan prosentase 65,2%. Sedangkan pengembalian rekam medis >2 x 24 jam sejumlah (67,3 %). Hasil uji Statistik Kendall’s Tau menunjukan nilai sig 0,000 < 0,05 diartikan bahwa H0 mengindikasikan bahwasanya hipotesis ini ditolak maupun ditemukan adanya hubungan antara beban kerja dari profesi perawat dengan ketidaksesuaian waktu pengambilan ruang medis. Disarankan melakukan penerapan sistem rekam medis elektronik dan alat bantu teknologi lainnya agar membantu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan rekam medis
PENGARUH MEDIA BERMAIN PLAYDOUGH TERHADAP PENINGKATAN GERAK MOTORIK HALUS PADA JARI-JEMARI TANGAN ANAK USIA 4-6 TAHUN
Soraya, Putri Aulia;
Suwanti, Iis
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 2, Nomor 2, April 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i2.258
Perkembangan gerak motorik halus pada anak merupakan salah satu dimensi perkembangan dan pertumbuhan yang harus menjadi perhatian. Hal ini dikarenakan keterlambatan perkembangan gerak motorik halus halus pada anak dapat mengakibatkan penurunan self confident, kurang aktif dan sulit beradaptasi dengan lingkungan. Salah satu cara untuk meningkatkan pencapaian gerak motorik halus adalah menggunakan media bermain playdough. Desain penelitian ini adalah Pre Eksperimental dengan pendekatan One Group Pre Test-Post Test Design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anak di TK Darul Akhlaq Toronan Pamekasan sebanyak 26 anak. Teknik sampling yang digunakan adalah Non probability sampling dengan jenis Total sampling. Variabel independent dalam penelitian ini adalah media bermain playdough dan variabel dependent dalam penelitian ini adalah kemampuan gerak motorik halus. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan checklist. Dan uji analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh media bermain playdough terhadap peningkatan gerak motorik halus (meniru bentuk dan menggunakan alat tulis) pada jari-jemari tangan anak usia 4-6 tahun di TK Darul Akhlaq Desa Toronan Pamekasan. Media bermain playdough salah satunya bermanfaat untuk meningkatkan gerak motorik halus. Hal ini dikarenakan penggunakan media playdough akan menstimulasi gerakan jari-jemari anak untuk bisa mengeksplor lebih jauh dan untuk pencapaian perkembangan gerak motorik halus pada anak
PENGARUH SENAM LOW IMPACT TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI
Zuliatin, Mamik;
Yulianto, Yulianto
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2023): Volume 2, Nomor 3, Juni 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i3.260
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian terbesar di dunia. Hipertensi yang terjadi dapat memicu terjadinya berbagai komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, retinopati, penyakit pembuluh darah tepi dan gangguan saraf. Salah satu terapi komplementer yang dapat diaplikasikan untuk pengendalian tekanan darah adalah senam low impact. Senam low impact merupakan suatu aktivitas fisik aerobik yang bermanfaat untuk meningkatkan dan mempertahankan kesehatan dan daya tahan jantung, paru, peredaran darah, otot dan sendi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (quasy eksperimen) dengan pendekatan one group pra post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian lanjut usia penderita hipertensi di Posyandu Lansia Dusun Jaringansari Desa Karangdiyeng Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 48 responden yang ditentukan menggunakan tehnik simple random sampling. Variabel independent dalam penelitian ini adalah senam low impact, dan untuk variable dependent dalam penelitian ini adalah tekanan darah. Instrument pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SOP dan lembar observasi. Uji analisa data menggunakan uji paired t test. Dari hasil uji non parametric Wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,039 dan nilai Z sebesar -2,065. Karena nilai signifikansi yang didapatkan sebesar 0,039 < signifikansi α (0,05) maka hipotesis penelitian diterima yang berarti ada pengaruh senam low impact terhadap perubahan tekanan darah pada lanjut usia dengan hipertensi di Posyandu Lansia Dusun Jaringansari Desa Karangdiyeng Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto. Melakukan senam low impact secara rutin akan membantu lanjut usia penderita hipertensi dalam melakukan pengendalian tekanan darah
STUDI KORELASI LINGKAR PERUT DENGAN KADAR GULA DALAM DARAH
Darsini, Darsini;
Purwanto, Fajar
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2023): Volume 2, Nomor 3, Juni 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56586/pipk.v2i3.261
Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit hiperglikemi akibat insensivitas sel terhadap insulin. Kadar insulin mungkin sedikit menurun atau berada dalam rentang normal. Karena insulin tetap dihasilkan oleh sel-sel beta pankreas, maka diabetes mellitus tipe 2 dianggap sebagai non insulin dependent diabetes. Salah satu faktor yang diidentifikasi sebagai pencetus diabetes mellitus tipe 2 adalah obesitas. Obesitas itu sendiri ditandai dengan peningkatan lingkar perut diatas batas normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lingkar perut dengan kadar gula dalam darah. Penelitian ini termasuk penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian masyarakat usia produktif di Dusun Gayaman Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 158 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah lingkar perut dan variable dependen dalam penelitian ini adalah kadar gula dalam darah. Analisa data dilakukan menggunakan uji korelasi rank spearman rho. Dari hasil uji korelasi ranks spearman rho didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,405 dan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 < signifikansi α (0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan lingkar perut dengan kadar gula dalam darah pada masyarakat Dusun Gayaman Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto dengan kekuatan hubungan sebesar 0,045 (tingkat korelasi cukup). Pengendalian berat badan pada penderita diabetes mellitus akan membantu penderita diabetes mellitus dalam mengendalikan kadar gula dalam darah yang dimiliki serta menurunkan risiko kekambuhan akibat peningkatan kadar gula dalam darah yang tidak terkendali