cover
Contact Name
Mokhammad Miftakhul Huda
Contact Email
fenomenaj9@gmail.com
Phone
+6285649117381
Journal Mail Official
fenomenaj9@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mataram No.1, Karang Mluwo, Mangli, Kaliwates, Jember, East Java, Indonesia 68136
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
FENOMENA: Journal of Social Science
ISSN : 14125439     EISSN : 26567369     DOI : https://doi.org/10.35719/fenomena.v22i2
Core Subject : Social,
Aims, Focus And Scope A. Aims: FENOMENA is a leading peer-reviewed and open-access journal, which publishes scholarly works of researchers and scholars from around the world and specializes in the Social Sciences. The journal also has a strong interest in the scientific development of theory that is of global significance. B. Focus: This journal focuses on publishing the highest quality scientific articles emphasizing contemporary Asian issues with interdisciplinary and multidisciplinary approaches. C. Scope: This journal seeks to publish articles that deal with educational development, politics, law, humanities and cultural studies, and economic issues in Asia. Its scope consists of: 1. Education (Curriculums, Teaching, and Learning, Islamic Education, Educational Technology); 2. Politics (Structure and Agency in Social Dynamics, the Role of Government and Non-Governmental Organizations, Concepts and Practical Sociology, Islamic Politics, Government and Public Administration); 3. Law (Human Rights, Social Justice, Islamic Law, Criminal Law, International Relations, Civil Law, Constitutional Law, Customary Law); 4. Humanities and Cultural Studies (Cultural Studies as a Constitutive field, Religion Studies, Islamic Studies, Philosophy, Ethics, Consciousness, Cross-cultural studies, Theology, Psychology, Spirituality, Human Geography, Anthropology, Local Wisdom); 5. Economics (Business and Entrepreneurship, Management, Accounting, Public Finance, Economic Development, and Islamic Economics).
Articles 576 Documents
IMPLEMENTASI REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP PENINGKATAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS DI BINTANA RESEARCH AND LITERACY SHELTER INDONESIA: Reward And Punishment Implementation For Improving English Vocabulary In Bintana Research And Literacy Shelter Indonesia Zaenol Abidin; Gina Romadhona; Vera Yuli Andini; Muhammad Faiz
Fenomena Vol 20 No 2 (2021): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v20i2.62

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode reward dan punishment dalam peningkatan kosa kata bahasa Inggris serta menggali informasi mengenai kelebihan dan kekurangan metode reward dan punishment. Metode penelitian dalam kajian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mendapati bahwa penguasaan kosa kata bahasa Inggris peserta didik meningkat. Selain itu tingkat keyakinan dan kepuasan siswa dalam proses pembelajaran semakin baik. Praktik pemberian reward dan punishment disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Reward berupa hadiah kerajinan tangan, pujian, dan nilai. Sedangkan punishment berupa pengulangan materi dan tidak mendapatkan hadiah. Kelebihan dari metode ini adalah menumbuhkan rasa kompetitif dan memotivasi belajar secara maksimal. Sedangkan kekurangan dari metode ini berupa biaya yang harus disiapkan untuk memberikan hadiah serta terfokuskan pada siswa yang aktif saja, sebaliknya menjadi beban bagi siswa yang malas dan memiliki mental yang lemah. The purpose of this study is to describe the application of the reward and punishment method in increasing English vocabulary and to explore the advantages and disadvantages of the reward and punishment method. The research method in this study is descriptive. Observation, interviews, and documentation carried out data collection techniques. The results of this study found that mastery of English vocabulary increased. In addition, the level of confidence and student satisfaction in the learning process is improving. The practice of giving rewards and punishments is adjusted to the needs of students. Tips are in the form of handicraft gifts, praise, and grades. At the same time, discipline is in the form of repetition of material and not getting a prize. The advantage of this method is that it fosters a sense of competitiveness and motivates maximum learning. While the drawbacks of this method are in the form of costs that must be prepared for gifts and focus on only active students, on the contrary, it becomes a burden for lazy students with a weak mentality.
PERKAWINAN BEDA AGAMA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI DESA WONOREJO KABUPATEN SITUBONDO: Interfaith Marriage And Its Impact On Children's Education In Wonorejo Village, Situbondo Regency Muhaiminah Darajat
Fenomena Vol 20 No 2 (2021): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v20i2.65

Abstract

Manusia adalah makluk sosial yang tidak mungkin bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Karena itu, ia hidup bermasyarakat dan mengembangkan kebudayaan serta peradaban untuku kepentingan bersama. Maka pernikahan merupakan jalan dalam bersosialisasi dengan manusia lainnya. Akan tetapi jika pernikahan dihadapkan pada masalah perbedaan terutama perbedaan agama maka hal ini menjadi rumit untuk menjalankan roda kehidupan kedepan. Sebab, jika sudah memiliki anak maka hal ini dapat menimbulkan kegoncangan pada diri anak. Ia akan ragu untuk memilih antara agama ayah atau ibunya. Islam sangat jelas sekali dalam mengatur hal ini. Penelitian kualitatif deskriptif ini, bermaksud untuk mengungkap hasil dari pada pernikahan beda agama tersebut, yaitu dampak Pernikahan antar agama bagi kelangsungan pendidikan anak desa Wonorejo Kabupaten Situbondo. Dari studi penelitian yang ada terungkap bahwa Pernikahan antar agama bagaimanapun tetap merugikan, terlebih bila dipandang dari sudut pedagogis, sebab secara tidak langsung berarti sudah mempersiapkan lingkungan yang kurang baik bagi kedua belah pihak (pasangan dan keluarganya masing-masing) serta bagi kelangsungan pendidikan anak-anaknya. Social creatures are humans who cannot possibly live without the help of others. Therefore, he lives in society and develops culture and civilization for the common good. So marriage is a way of socializing with other humans. However, if marriage is faced with the problem of differences, especially religious differences, it becomes complicated to run the wheel of life in the future. Because if you already have children, this can cause shock in the child. He will hesitate to choose between the religion of his father or mother. Islam is prominent in regulating this. This descriptive qualitative research intends to reveal the results of interfaith marriage, namely the impact of interreligious marriage on the continuity of education for the children of Wonorejo village, Situbondo City. From existing research studies, it is revealed that interfaith marriages are still detrimental, especially when viewed from a pedagogical point of view, because it indirectly means that they have prepared an unfavorable environment for both parties (spouse and their respective families) as well as for the continuity of children's education—his son.
PENINGKATAN PEMAHAMAN FIKIH PADA ANAK DENGAN METODE DEMONSTRASI DI MASA PANDEMI COVID-19 DI TPQ AL-HIKMAH KELURAHAN NGRONGGO KOTA KEDIRI: Increased Understanding Of Jurisprudence In Children With Demonstration Methods During The Covid-19 Pandemic At TPQ Al-Hikmah, Ngronggo Village, Kediri City Muhammad Yahya Khabibi; Agus Miftakus Surur; Agus Subandono
Fenomena Vol 20 No 2 (2021): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v20i2.67

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan ini bertujuan untuk mengenalkan pembelajaran Fikih menggunakan metode demonstrasi sebagai alternatif pengajaran dimasa pandemi Covid-­19. Pengabdian masyarakat yang dilakukan ini berdasarkan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian masyarakat ini sebagai wujud dari program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik dari rumah (KKN DR) IAIN Kediri yang dilakukan secara virtual dan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Bentuk kegiatan ini bermacam­-macam diantaranya adalah kampanye media sosial dan pengajaran. Kampanye media sosial digunakan sebagai bentuk edukasi masyarakat tentang Covid-19 sedangkan pengajaran merupakan bentuk nyata kepedulian tentang pendidikan di masa pandemi. Kegiatan penerapan pembelajaran pada materi Fikih menggunakan metode demonstrasi ini dilakukan di Kelurahan Ngronggo kepada anak-anak TPQ al-Hikmah ang bertujuan memberikan alternatif di masa pembelajaran agama di masa pandemi. Hasil dari pengabdian tersebut menunjukkan respon positif, dimana anak-anak dapat menerima pembelajaran Fikih dan mendemonstrasikan agar dapat membantu mereka untuk belajar pendidikan agama Islam dengan lebih mudah dan bermakna. This community service aims to introduce Fiqh learning using the demonstration method as alternative teaching during the Covid-19 pandemic. This community service is based on the Tri Dharma of Higher Education. This community service is a manifestation of the Thematic Real Work Lecture from home (KKN DR) IAIN Kediri program, which is carried out virtually and considers the applicable health protocols. These activities take various forms, including social media campaigns and teaching. Social media campaigns are used as a form of public education about Covid-19, while teaching is a natural form of concern about education during the pandemic. Implementing learning on Fiqh material using the demonstration method was carried out in Ngronggo Village for TPQ al-Hikmah children to provide an alternative to religious understanding during the pandemic. The results of this service show a positive response, where children can receive Fiqh learning and demonstrate so that it can help them to learn Islamic religious education more efficiently and meaningfully.
IMPROVING ARABIC LANGUAGE LEARNING BASED ON HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) IN EXCELLENT SENIOR HIGH SCHOOL Mokhammad Miftakhul Huda; Pandi Rais
Fenomena Vol 20 No 2 (2021): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v20i2.68

Abstract

Good Arabic learning cannot be separated from the method applied. The curriculum used at MAUDU has already applied K-13, but in fact many some teachers use the classical model. Therefore, a teaching model is necessary that can bring students not only able to answer questions, but also can understand the lessons much better. They can apply the material in their daily lives, analyze and evaluate what has/have been done. This model is known as HOTS (High Order Thinking Skills). This study tries to explain the HOTS system and its relation to Arabic literacy and to innovate the development of HOTS-based materials towards innovative learning. In this study, a descriptive approach, an analytical approach, and a critical approach were used. The results achieved in this study are the innovation of developing HOTS-based Arabic learning which includes several stages, they are basic competency analysis (KD), indicator analysis, student characteristics analysis, formulating learning objectives, material analysis, developing strategies, and learning activities, developing learning tools, developing assessments, linking the principles of HOTS (High Order Thinking Skills), and Revising all aspects and steps of learning development. Pembelajaran Bahasa Arab yang baik tidak terlepas dari metode yang digunakan. Kurukulum pembelajaran yang digunakan di MAUDU sudah menggunakan K-13, akan tetapi dalam pelaksanaannya banyak yang menggunakan model klasik. Karena itu diperlukan model pengajaran yang dapat membawa siswa tidak hanya sekedar dapat menjawab pertanyaan, tetapi siswa dapat memahami dengan lebih baik, menerapkan materi dalam kesehariannnya, juga dapat menganalisis dan mengevaluasi apa yang telah dikerjakan. Model tersebut dikenal dengan HOTS (High Order Thinking Skills). Penelitian ini berusaha untuk menjelaskan system HOTS dan kaitannya dengan literasi Bahasa Arab dan membuat inovasi pengembangan materi berbasis HOTS menuju pembelajaran yang inovatif. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan deskriptif, pendekatan analisis, dan pendekatan kritis. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah Inovasi pengembangan pembelajaran bahasa Arab berbasis HOTS yang meliputi beberapa tahapan, yaitu analisis kompetensi dasar (KD), analisis indikator, analisis karakteristik peserta didik, merumuskan tujuan pembelajaran, analisis materi, mengembangkan strategi, dan kegiatan pembelajaran, mengembangkan perangkat pembelajaran, mengembangkan penilaian, mengkaitkan prinsip HOTS (High Order Thinking Skills), dan Merevisi semua aspek dan langkah pengembangan pembelajaran
PERAN GURU BIMBEL DALAM PENDIDIKAN KARAKTER ANAK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA KAMPUNGBARU, TANJUNGANOM, NGANJUK: The Role Of Bimbel Teachers In Children's Character Education During The Covid-19 Pandemic In Kampungbaru Village, Tanjunganom, Nganjuk Sulih Lucky Virgianti; Agus Miftakus Surur
Fenomena Vol 20 No 2 (2021): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v20i2.70

Abstract

Penelitian ini mengusung judul tentang “Peran Guru dalam Pendidikan Karakter Anak pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Kampungbaru, Tanjunganom, Nganjuk”. Penelitian ini memiliki tujuan yakni dapat mengembangkan serta menanamkan pendidikan karakter kepada anak yakng saat ini semakin hari semakin memudar karena terkikis oleh peradapan zaman yang samakin maju. Penanaman pendidikan karakter kepada anak diharapkan untuk dapat mengembangkan nilai-nilai yang positif dan dapat membentuk kepribadian anak menjadi lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendeketan kualitatif dengan metode penelitian Asset Based Community Development (ABCD). Dalam pelaksanaan penelitian ini ditemukan bahwasanya perilaku atau tindakan yang dilakukan secara terus menerus dan dilakukan secara berulang-ulang akan menghasilkan hasil yang baik. Pendidikan karakter yang dilakukan oleh guru bimbel “Smart House”memberikan hasil yang baik untuk membentuk kepribadian anak secara permanen. This research carries the title “The Role of Teachers in Children's Character Education During the Pandemic Covid-19 in the Village Kampungbaru, Tanjunganom, Nagnjuk”. This study aims to develop and instill character education in children who are currently fading due to being eroded by an increasingly advanced civilization. Investing character education in children is expected to be able to develop positive values ​​and can shape the child's personality for the better. This study uses a qualitative approach with research methods Asset Based Community Development (ABCD). In the implementation of this research, it was found that behavior or actions that are carried out continuously and are carried out repeatedly will produce good results. Tutors carry out character education. “Smart House” give good results to shape the child's personality permanently.
IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TERHADAP PENCEGAHAN KEKERASAN ANAK DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA BRENGKOK KABUPATEN LAMONGAN: Implementation Of Law No. 35 Of 2014 On The Prevention Of Child Violence During The Covid-19 Pandemic In Brengkok Village, Lamongan Regency Ilya Syafa’atun Ni’mah; Dijan Novia Saka; Fatimatuz Zahro
Fenomena Vol 20 No 2 (2021): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v20i2.71

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kekerasan pada anak dimasa pandemi Covid-19 dan bagaimana upaya pencegahan serta implementasinya berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang menggunakan pendekatan yuridis empiris. Hasil penelitian mendapatkan bahwa faktor penyebab terjadinya kasus kekerasan terhadap anak di masa pandemi Covid-19 yaitu dikarenakan faktor ketidaksiapan orangtua dalam situasi ini, faktor krisis ekonomi, serta dikarenakan faktor pendidikan yang dilakukan di rumah. Dan tulisan ini juga memberikan solusi pencegahan kekerasan terhadap anak di masa pandemi Covid-19 dengan cara kegiatan sosialisasi yang dilakukan peneliti di Desa Brengkok. The purpose of this study is to determine the factors that cause violence against children during the Covid-19 pandemic and how to prevent and implement it based on law number 35 of 2014. This study uses descriptive qualitative research methods with the type of field research that uses an empirical juridical approach. The results of the study found that the factors that caused violence against children during the Covid-19 pandemic were due to the unpreparedness of parents in this situation, the economic crisis, and the education factor carried out at home. And this article also provides a solution to prevent violence against children during the Covid-19 pandemic using socialization activities carried out by researchers in Brengkok Village.
THE ANALYSIS OF THE STRATEGY OF CUSTOMER SERVICE IN THE FACE OF CUSTOMER COMPLAINTS IN THE PANDEMIC COVID-19: (Case Study: PT. Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera Kediri Branch) Virastamida Ghifariyanti; Sri Anugrah Natalina; Binti Mutafarida
Fenomena Vol 21 No 1 (2022): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v21i1.72

Abstract

Masyarakat Indonesia saat ini tengah menghadapi pandemi covid-19. Kondisi memberikan dampak besar bagi kehidupan serta perekonomian masyarakat. Selain itu banyak lembaga keuangan yang juga terkena dampak dari pandemi covid-19 salah satunya adalah lembaga asuransi syariah. Lembaga asuransi syariah di kota Kediri yang terdampak dari pandemic ini adalah PT. Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera Branch Kediri. Dimasa pandemi covid-19 keluhan yang diterima PT. Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera Branch  Kediri meningkat dari tahun 2018 dan 2019 terhitung sebanyak 30% nasabah melakukan keluhan, yang di dominasi oleh keluhan mengenai kesulitan pembayaran premi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Strategi customer service PT. Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera Branch  Kediri dalam menghadapi keluhan nasabah sebelum dan selama masa pandemic covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan strategi yang digunakan adalah (1) permohonan maaf; (2) empati; (3) kecepatan dalam penanganan keluhan; (4) kewajaran atau keadilan dalam memecahkan masalah dan keluhan (5) memberikan kemudahan bagi konsumen untuk menghubungi perusahaan; (6) adanya sistem jemput bola saat nasabah tidak bisa datang ke kantor karena pandemi covid-19; (7) penggunaan media digital untuk sistem pembayaran premi dan pengajuan klaim; (8) restrukturisasi guna pembayaran premi.   Indonesian people are currently facing the COVID-19 pandemic. Conditions have a significant impact on people's lives and the economy. In addition, many financial institutions are also affected by the COVID-19 pandemic, one of which is sharia insurance institutions. The sharia insurance institution in the city of Kediri affected by this pandemic is PT. Bumiputera Sharia Life Insurance, Kediri branch. During the COVID-19 pandemic, the complaints were received by PT. Bumiputera Sharia Life Insurance Kediri branch increased from 2018 and 2019, accounting for 30% of customers making a complaint, which was dominated by complaints about difficulties in paying premiums. This study aims to determine: The customer service strategy of PT. Bumiputera Sharia Life Insurance Kediri branch deals with customer complaints before and during the covid-19 pandemic. This research uses a qualitative approach with the type of case study research. Data collection was done by interview, observation, and documentation. The results showed that the strategies used were (1) apology; (2) empathy; (3) speed in handling complaints; (4) fairness or fairness in solving problems and complaints (5) making it easy for consumers to contact the company; (6) the existence of a ball pick-up system when customers cannot come to the office due to the covid-19 pandemic; (7) use of digital media for premium payment systems and claim submissions; (8) restructuring for premium payment.
EXAMINING STUDENTS’ AWARENESS AND BEHAVIOR IN DEALING WITH VIRTUAL LEARNING ENVIRONMENT Najahah Najahah; Erna Nurkholida; Ulin Ni’mah Rodliya Ulfah
Fenomena Vol 21 No 1 (2022): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v21i1.73

Abstract

This research entitled “Examining Students’ Awareness and Behavior in Dealing with Virtual Learning Environment” intended to investigate the students’ awareness and behavior in dealing with the virtual learning environment. This research answered two questions; what is the students’ awareness of the virtual learning environment, and what is the students’ behavior in dealing with the virtual learning environment. This is survey research. The data was collected through a set of questionnaires spread through Google form using the link through the WhatsApp group. One hundred eighty-six students participated as respondents. The data of the responses were presented in bar and pie diagrams and explained descriptively to comprehensively reveal the students' awareness and behavior. The result said that related to the language and instruction of the lecturer in online learning; it seems that most students do not understand. More than half (58%) of the respondents neither agree nor disagree. Yet, 62% of the respondents agree that sharing applications (Google Classroom/WhatsApp Group), Virtual online learning (Zoom/Skype/Google meet), and Streaming audio (pre- recorder lecture) are valuable tools for learning online classes. Then about the online platform used in virtual learning, 49.5% agreed that Google Classroom or WhatsApp Group are more chosen than Zoom/Skype/Google meet. For all categories, the highest response is about internet connection. Most of the students agreed that internet connection is a problem. It reached 63.8%. About accessing the material, the highest response said that they had time to access the material and knew how to access it. While about the students’ behavior, many agreed that virtual/online learning can improcouldtheir confidence and self-discipline. But here, the percentage is not more than fifty. It is only 42.7% and 42.2%. Then, 45.9% of them neither agreed nor disagreed about online learning being more enjoyable, followed by disagreement in 27%. In the statement about easiness in interactions with classmates and lecturers, the highest percentage is disputed; it reached 38.9% and was followed by neither agree nor disagree. It means having interaction with lecturers and friends online is not as easy as in offline meetings.
THE ANALYSIS OF THE DA'WAH STRATEGY IN INCREASING THE QUANTITY OF PILGRIMS MOSQUE ALAMUL HUDA ON SOCIETY DAWUHAN KAWANGREJO MUMBULSARI JEMBER Aisyatul Ilmi Alifah Firdaus; Muhammad Abdul Wahid
Fenomena Vol 21 No 1 (2022): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v21i1.74

Abstract

Seperti yang kita tahu bahwa Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di Indonesia. mka dari itu tidak heran jika banyak bangunan masjid yang ada di setiap penjuru daerah. Masjid merupakan simbol dan juga tempat orang melakukan sebuah da’wah islami dengan tujuan meningkatkan keimanan dan melakukan berbagai ibadah dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah. Maka dari itu perlu adanya siasat tertentu dalam upaya da’wah tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data dalam skripsi ini melalui tiga langkah yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan untuk keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. As we know, Indonesia has the largest Muslim population in Indonesia. Therefore, it is not surprising that there are many mosque buildings in every corner of the area. The mosque is a symbol and a place for people to carry out an Islamic da'wah to increase faith and perform various worships to get closer to Allah. Therefore, it is necessary to have specific tactics in this da'wah effort. This research method uses a qualitative approach with descriptive type. Determination of research subjects uses purposive techniques. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation. The data analysis in this thesis goes through three steps, namely data condensation, data presentation, and conclusion drawing, as for the validity of the data using source triangulation.
TURATH WA TAJDID (THE STUDY OF THE IMPLEMENTATION OF THE MANAGEMENT INTEGRATIVE CURRICULUM IN EDUCATIONAL INSTITUTIONS OF THE ISLAMIC PERSPECTIVE OF HASSAN HANAFI) Septiana Purwaningrum
Fenomena Vol 21 No 1 (2022): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v21i1.75

Abstract

Teknologi yang semakin maju dan zaman yang terus berkembang menuntut lembaga pendidikan untuk survive dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Sehingga dibutuhkan manajemen kurikulum yang bersifat futuristik namun tidak meninggalkan tradisi yang sudah baik. Kurikulum integratif dalam pendidikan menjadi salah satu solusi ideal dalam menjawab tantangan tersebut. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan manajemen kurikulum integratif di SMA Trensains Tebuireng Jombang serta menganalisisnya perspektif pemikiran Hassan Hanafi. Artikel ini merupakan library research dan analisis datanya menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala SMA Trensains Tebuireng Jombang memiliki peran penting dalam fungsi manajemen kurikulum integratif, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pemberdayaan, pengawasan, hingga evaluasi. Manajemen kurikulum integratif di SMA Trensains yang disebut dengan Kurikulum Semesta relevan dengan pemikiran Hassan Hanafi. Kurikulum Semesta di lembaga ini sudah dilaksanakan dengan manajemen yang baik dan hasilnya membanggakan, dibuktikan dengan prestasi-prestasi yang diraih dalam banyak perlombaan sains di tingkat nasional. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa seorang pemimpin lembaga pendidikan penting untuk mengintegrasikan tradisi dan modernitas untuk bisa survive. Turats tidak boleh menjadi barang mati yang hanya tersimpan di perpustakaan. Ajaran agama tidak boleh sekedar menjadi dogma. Kontekstualitas ajaran agama dengan modernitas menjadi sebuah keniscayaan untuk menyelenggarakan lembaga pendidikan Islam yang unggul dan kompetitif. Increasingly advanced technology and the age are constantly evolving demands of educational institutions to survive and answer the community's needs. So, it takes a futuristic management curriculum but does not leave the wonderful tradition. Integrative curriculum in education to be one of the ideal solutions in answering the challenge. This article aims to describe the management of an integrative curriculum in Trensains Senior High School Tebuireng Jombang and analyze the perspective of the thought of Hassan Hanafi. This article is library research and data analysis using content analysis techniques. The results showed that the Trensains Senior High School Tebuireng Jombang has a vital role in managing an integrative curriculum, including planning, organizing, implementing, empowerment, monitoring, and evaluation. Management integrative curriculum in Trensains Senior High School called with the curriculum of the universe relevant to the thought of Hassan Hanafi. The curriculum universe in this institution has been carried out with good management. The results are encouraging, evidenced by the achievements in many science races at the national level. Based on these results, it can be concluded that a leader of educational institutions is essential to integrate tradition and modernity to survive. Turats may not be dead, which is only stored in the library. The teachings of the religion should not simply be dogma. The context of the teachings of the faith with modernity becomes necessary to organize the educational institutions of Islam that are superior and competitive.

Filter by Year

2002 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 25 No 1 (2026): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 24 No 2 (2025): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 24 No 1 (2025): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 23 No 2 (2024): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 23 No 1 (2024): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 22 No 2 (2023): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 22 No 2 (2023): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 22 No 1 (2023): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 22 No 1 (2023): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 21 No 2 (2022): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 21 No 2 (2022): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 21 No 1 (2022): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 21 No 1 (2022): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 20 No 2 (2021): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 20 No 2 (2021): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 20 No 1 (2021): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 20 No 1 (2021): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 19 No 2 (2020): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 19 No 2 (2020): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 19 No 1 (2020): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 19 No 1 (2020): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 18 No 2 (2019): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 18 No 2 (2019): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 18 No 1 (2019): FENOMENA: Journal of the Social Sciences Vol 18 No 1 (2019): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 17 No 2 (2018): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 17 No 1 (2018): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 16 No 2 (2017): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 16 No 1 (2017): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 15 No 2 (2016): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 15 No 1 (2016): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 14 No 2 (2015): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 14 No 1 (2015): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 13 No 2 (2014): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 13 No 1 (2014): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 12 No 2 (2013): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 12 No 1 (2013): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 11 No 2 (2012): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 11 No 1 (2012): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 10 No 2 (2011): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 10 No 1 (2011): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 9 No 2 (2010): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 9 No 1 (2010): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 8 No 2 (2009): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 8 No 1 (2009): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 7 No 2 (2008): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 7 No 1 (2008): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 6 No 2 (2007): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 6 No 1 (2007): FENOMENA: Jurnal Penelitian Islam Indonesia Vol 5 No 2 (2006): FENOMENA: Journal Penelitian STAIN Jember Vol 5 No 1 (2006): FENOMENA: Journal Penelitian STAIN Jember Vol 4 No 2 (2005): FENOMENA: Journal Penelitian STAIN Jember Vol 4 No 1 (2005): FENOMENA: Journal Penelitian STAIN Jember Vol 3 No 2 (2004): FENOMENA: Journal Penelitian STAIN Jember Vol 3 No 1 (2004): FENOMENA: Journal Penelitian STAIN Jember Vol 2 No 2 (2003): FENOMENA: Journal Penelitian STAIN Jember Vol 2 No 1 (2003): FENOMENA: Journal Penelitian STAIN Jember Vol 1 No 2 (2002): FENOMENA: Journal Penelitian STAIN Jember Vol 1 No 1 (2002): FENOMENA: Journal Penelitian STAIN Jember More Issue