cover
Contact Name
SYLVIA MERISTIKA RACHMAN
Contact Email
merisrahman25@gmail.com
Phone
+6285847381862
Journal Mail Official
jurnalpertiwi@poltekesbph.ac.id
Editorial Address
Jl. Setrayasa VIII No.9, Sukapura, Kec. Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat 45122
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Pertiwi
ISSN : 24774723     EISSN : 27164004     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Pertiwi fokus pada penerbitan artikel penelitian asli, ulasan artikel dari kontributor, dan masalah saat ini yang berkaitan dengan kesehatan dan kebidanan. Tujuan utama Jurnal Kesehatan Pertiwi adalah untuk menyediakan platform bagi para peneliti maupun akademisi untuk berbagi tentang hasil pemikiran dalam bidang kesehatan dan kebidanan. Jurnal ini menerbitkan makalah penelitian di semua bidang Kesehatan, Kebidanan, Keperawatan, Biomedik, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Kedokteran, Rekam Medik, K3, Administrasi Rumah Sakit, Asuransi Kesehatan, Sanitarian, Farmasi dan studi lainnya terkait bidang kesehatan. Sejak 2019, Jurnal Kesehatan Pertiwi mulai melakukan penerbitan secara online. Untuk informasi dan submisi jurnal, dapat menghubungi jurnalpertiwi@poltekesbph.ac.id
Articles 131 Documents
Optimalisasi Jalur Tanggap Darurat di Institusi Pendidikan: Studi pada Gedung Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember Puspitasari, Nilam; Aprilya, Nurina; Abdul Rauf, Muhammad
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.6 No.2 - Desember 2024)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: The safety of occupants in high-rise buildings is a primary concern, especially in Indonesia, which is prone to fires and earthquakes. The Health Department Building at Politeknik Negeri Jember faces challenges in meeting safety standards, such as insufficient directional signs, inadequate emergency lighting, and suboptimal assembly points. Research Objectives: To evaluate and optimize the emergency response routes in the Health Department Building of Politeknik Negeri Jember. Methods: The study utilized an observational method by directly examining the conditions of the emergency response routes in the Health Department Building. The data collected were analyzed and used to redesign the evacuation routes using SketchUp software. Results: The findings revealed that the evacuation routes did not meet safety standards, with deficiencies including inconspicuous directional signs, substandard emergency lighting, and poorly located assembly points. Recommendations included improving facilities, adjusting layouts, and adding safety signs to enhance evacuation efficiency and occupant safety. Conclusion: Optimizing evacuation routes is expected to improve the safety of building occupants. This study provides recommendations for better emergency response management, which are also applicable to other educational institutions.
Gambaran Pengetahuan Mahasiswa mengenai Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan dengan Menggunakan Buku Panduan Digital K3L Aprilya, Nurina; Puspitasari, Nilam; Abdul Rauf, Muhammad
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.6 No.2 - Desember 2024)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Occupational Health, Safety, and Environment (OHSE) is an important aspect in the industrial and educational sectors, especially for students as future professionals. This study aims to evaluate the level of students' knowledge regarding OHSE after being educated through a digital guidebook. Research Objectives: To describe students' knowledge about occupational health, safety, and environment using the OHSE guidebook. Research Methods: This research was conducted from September to November 2024. This type of research is descriptive, with a population of 50 students from the Health Promotion Study Program at Jember State Polytechnic, using purposive random sampling technique. The measurement tool used was a questionnaire. Results of the study: The study shows that before the education was provided, 46% of students had poor knowledge, 34% had sufficient knowledge, and 20% had good knowledge. After the education, the percentage of students with good knowledge increased to 72%, while those with poor knowledge decreased to 12%. These findings indicate that the digital OHSE guidebook is effective in enhancing students' knowledge about occupational health, safety, and environment. Conclusion: This increase in knowledge is expected to foster more compliant behavior towards OHSE procedures, thereby creating a safer environment on campus and in the workplace. This research provides important insights for the development of OHSE curriculum and training programs in higher education institutions.
Hubungan Perilaku Perawat dengan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Instalasi Gawat Darurat RSD Gunung Jati Kota Cirebon Fathur Rachman, Rizaldy; Iryadi, Roni; Erlisya Puspandani, Mitha
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.6 No.2 - Desember 2024)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: a service unit that deals with emergency patients, emergency rooms are high clinical risk areas. Based on data from the Mother Thamrin Hospital in Cirebon that in 2018 there were 2 cases of work accidents . Research Objectives: (sharp objects). Occupational Safety and Health (K3) efforts must be carried out in all workplaces, especially those with health risks such as hospitals. Occupational accidents can be caused by many factors, one of which is human resource behavior, which consists of knowledge, attitudes, and actions. The purpose of this study was to analyze the Research Methods: of Occupational Safety and Health (K3) in the ED. This type of research is quantitative with a cross sectional design. The study was conducted at Gunung Jati General Hospital in Cirebon. The study was conducted in May 2024. The study population was 38 people, all of them were sampled. Data were analyzed by univaria Results: of the study : test at the 95% confidence level (a = 0.05). Based on the results of the study showed that knowledge is related to the application of K3 at the Gunung Jati General Hospital in 2024, p = 0.003 <0.05. Attitudes related to the application of K3. Conclusion: Actions related to the application of K3 at the Gunung Jati General Hospital in 2024, p = 0.001 <0.05. The conclusion of this study is that nurses' knowledge, attitudes, and actions are related to the application of Occupational Safety and Health (K3).
Pemanfaatan Ekstrak Bunga Mawar dengan Teknik Essential Oil terhadap Perubahan Intensitas Cemas pada Ibu Bersalin Meristika Rachman, Sylvia; Atma Battya, Annesya; Hendriyanti Lestari, Sri
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.6 No.2 - Desember 2024)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Persalinan akan menyebabkan gangguan psikologi berupa kecemasan yang dapat mengakibatkan penurunan aliran darah yang membawa oksigen ke rahim dan janin sehingga dapat terjadi hal-hal yang merugikan bagi ibu dan janin. Salah satu cara untuk menurunkan kecemasan adalah melalui pemberian aromaterapi khususnya aromaterapi mawar yang dikenal sebagai agen anti ansietas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi terhadap tingkat kecemasan pada ibu persalinan di Puskesmas Astanajapura Kabupaten Cirebon. Metode: Penelitian dilakukan dengan menggunakan quasi experimental dengan non equivalent control group design. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dengan 30 responden yang terbagi menjadi 15 responden kelompok kontrol dan 15 responden kelompok intervensi. Instrumen yang digunakan untuk menilai kecemasan adalah Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil: penelitian dianalisis dengan uji statistik yaitu uji Wilcoxon, t-test, dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh inhalasi aromaterapi mawar terhadap tingkat kecemasan pada ibu persalinan kelompok intervensi dengan nilai (p=0,000) <0,05. Terdapat perbedaan rerata skor tingkat kecemasan pada kelompok kontrol (p=0,005) <0,05. Terdapat perbedaan rerata skor tingkat kecemasan yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,000) <0,05 dimana rata-rata skor kecemasan kelompok intervensi lebih kecil daripada kelompok kontrol yang berarti kelompok intervensi mengalami penurunan tingkat kecemasan yang lebih baik daripada kelompok kontrol.
Hubungan Kebiasaan Konsumsi Fast Food dengan Status Gizi dan Perkembangan Reproduksi pada Remaja Putri di SMP Negeri 1 Kota Cirebon Tahun 2024 Arieb Shintami, Rica; Fitriana, Nana; Rachmawati, Laily; Rosidah, Rosidah
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.6 No.2 - Desember 2024)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Tingginya kejadian obesitas di Indonesia cenderung meningkat. Data RISKESDAS (2007)menyatakan, prevalensi obesitas pada anak-anak usia 6 dan 14 tahun pada perempuan mencapai 6,4% dan pada RISKESDAS (2010) meningkat menjadi 7,7%. Peningkatan tersebut dapat juga meningkatkan fungsi reproduksinya, hal ini ditandai dengan penurunan usia menarche dari 14 tahun (18,24) menjadi 12 tahun (31,33%).Usia menarche yang semakin cepat pada remaja putrid ini kemungkinan disebabkan terjadinya perubahan tempo dalam percepatan pertumbuhan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan konsumsi fast food dengan status gizi dan perkembangan reproduksi pada remaja putri di SMPNegeri 1 Kota Cirebon tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Data yang digunakan adalah data primer yang diambil dari responden dengan pembagian kuesioner dan pengukuran berat badan serta tinggi badan. Jumlah responden 154 remaja putri di SMP Negeri 1 Kota Cirebon pada tahun 2024. Analisis data dilakukan secara bivariat dengan Regresi Multinomial. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara status gizi dengan usia menarche pada remaja putri di SMP Negeri 1 Kota Cirebon dengan nilai pvalue=0,019, dengan nilai OR menarche dini 4435014,2 (95% CI: 4435014,167 – 4435014,167) dan OR menarche lambat sebesar 0,567 (95% CI: 0,340 – 0,945. Tidak ada hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi fast food dan jenis- jenis fast food dengan status gizi serta tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan siklus mentruasi (p value>0,05). Kesimpulan: Ditemukan adanya hubungan antara status gizi dengan usia menarche pada remaja putri di SMP Negeri 1 Kota Cirebon, untuk itu bagi remaja putri di SMPNegeri 1 Kota Cirebon diharapkan dapat mengadakan kerjasama dalam pengadaan penyuluhan tentang gizi, peningkatan pemberdayaan UKS, pengadaan leaflet tentang gizi dan kesehatan reproduksi.
Analisis Ketidaklengkapan Pengisian Lembar Informed Condsent Pasien Bedah di Rumah Sakit Permata Cirebon Kunnati, Kunnati; Supriadi, Adi; Listiyaningsih, Listiyaningsih; Yuliyati, Insulinde
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.6 No.2 - Desember 2024)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Salah satu indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) rekam medis adalah kelengkapan pengisian lembar informed consent sebesar 100%. Berdasarkan survey awal di Rumah Sakit Permata Cirebon ditemukan bahwa dari 20 lembar informed consent rata–rata angka ketidaklengkapan pengisian lembar informed consent sebesar 29%. Tujuan: penelitian ini bertujuan mengetahui angka kelengkapan dan penyebab ketidaklengkapan pengisian lembar Informed consent pasien bedah di Rumah Sakit Permata Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (mixed methods research) dengan desain sequential explanatory yang dilaksanakan di Rumah Sakit Permata Cirebon pada bulan September ampai dengan Desember 2024. Metode: penelitian ini menggunakan desain kuantitatif, teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling, jumlah sampel 67, dan analisis yang digunakan deskriptif. Sedangkan penelitian kualitatif teknik penentuan informan yang digunakan secara purposive sampling, jumlah informan 15 orang, dan analisis yang digunakan tekhnik analisis isi. Hasil: Hasil penelitian kuantitatif diperoleh rata-rata angka kelengkapan informed consent diperoleh 66,3%. Hasil Penelitian kualitatif diperoleh input penyelenggaraan sistem pelayanan rekam medis belum optimal dan proses dalam pelaksanaan rekam medis belum terlaksana dengan baik. Kesimpulan: angka kelengkapan pengisian lembar Informed Consent rekam medis belum mencapai Standar Pelayanan Minimal rekam medis di rumah sakit. Hal ini disebabkan karena penyelenggaraan sistem pelayanan rekam medis belum optimal.
Edukasi Gizi pada Ibu Hamil Mencegah Stunting pada Kelas Ibu Hamil Sartika, Sartika; Noorlinda, Noorlinda; Suryani, Pudji
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.6 No.2 - Desember 2024)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan prediktor buruknya kualitas sumber daya manusia yang selanjutnya akan berpengaruh pada pengembangan potensi bangsa. Stunting menggambarkan adanya masalah gizi kronis, dipengaruhi kondisi ibu/calon ibu, masa janin, dan bayi/balita, termasuk penyakit yang diderita selama masa balita disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, menurunnya kemampuan kognitif, prestasi belajar, dan menurunnya kekebalan tubuh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelas ibu hamil terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap tentang pencegahan stunting. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah ibu hamil trimester I yang sesuai kriteria inklusi di Wilayah kerja Puskemas Karangsari Kabupaten Cirebon sebanyak 30 responden, dimana 15 responden melakukan kelas ibu hamil dan 15 responden tidak melakukan kelas ibu hamil. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, dan data dianalisis dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan kelas ibu hamil dengan peningkatan pengetahuan dan sikap pencegahan stunting pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Karangsari Kabupaten Cirebon Tahun 2024 dengan p=0,025 (p>0,05).
Kepribadian Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Berdasarkan Myers Briggs Type Indicator (MBTI) Fatimah, Siti; Valentine, R.A.B.G.Yolanda
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.6 No.2 - Desember 2024)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Seorang mahasiswa kedokteran dituntut pada ilmu pengetahuan dan keterampilannya dalam menjalankan profesinya, juga dari segi kepribadiannya. Tipe kepribadian yang berbeda akan memunculkan respon yang berbeda pula terhadap situasi/ lingkungan akademis maupun sosial selama mahasiswa tersebut menjalani pendidikan kedokterannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui mengetahui gambaran kepribadian pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) angkatan 2022-2024 Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FK Unswagati) berdasarkan Myers Briggs Type Indicator (MBTI). Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah mahasiswa PSPD FK Unswagati angkatan 2022-2024. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner Myers Briggs Type Indicator (MBTI). Hasil: Responden penelitian berjumlah 50 orang dengan tipe kepribadian ESTJ berjumlah 20 orang (40%), ENFJ berjumlah 10 orang (20%), dan ISTJ berjumlah 20 orang (40%). Kesimpulan: Mahasiswa PSPD FK Unswagati sebagian besar memiliki tipe kepribadian ESTJ dan ISTJ (40%).
Korelasi Terapi Okupasi pada Anak Prasekolah dengan Kecanduan Gadget di Wilayah Komplek Dewa Ruci Kota Cirebon Meristika Rachman, Sylvia; Iryadi, Roni; Noorlinda, Noorlinda; Atma Battya, Annesya
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.7 No.1 - Juli 2025)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The quality of child growth and development is influenced by health and nutrition, education and child welfare, the environment in which children grow and develop, as well as other contributing factors. One of the factors related to the quality of child development is technology. Objective: The aim of this study was to determine the correlation between occupational therapy in preschool children and gadget addiction in the Dewa Ruci Complex, Cirebon City. Methods: This research employed a quantitative approach with a correlational analytic design using a cross-sectional method. The study was conducted in June 2025. The study population consisted of preschool children aged 3–6 years living in the Dewa Ruci Complex, Cirebon City. A total of 35 respondents were included as the sample.Results: The findings revealed that among 35 respondents, the majority exhibited high levels of gadget addiction, totaling 29 children (82.8%). Furthermore, most preschool children who had undergone occupational therapy also showed high levels, totaling 33 children (94.3%). The p-value obtained was 0.000034 < 0.05, indicating that H1 was accepted. Conclusion: There is a significant relationship between occupational therapy in preschool children and gadget addiction in the Dewa Ruci Complex area.
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik 3 Bulan dengan Kenaikan Berat Badan pada Wanita Usia Subur di Desa Karangsari Wilayah Kerja Puskesmas Cikelet Kabupaten Garut Arieb Shintami, Rica; Fitriana, Nana; Rachmawati, Laily; Listyaningsih, Listyaningsih; Rosidah, Rosidah; Nengsih, Nengsih
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.7 No.1 - Juli 2025)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Injectable contraceptives are widely used due to their practicality, effectiveness, and affordability. However, their use is frequently associated with side effects, particularly weight gain, which may affect acceptor compliance. Previous studies suggest that long-term exposure to progestin in three-month injectable contraceptives can stimulate appetite through hypothalamic pathways and increase fat storage. Objective: This study aimed to analyze the relationship between the duration of three-month injectable contraceptive use and weight gain among women of reproductive age in Karangsari Village, under the working area of Cikelet Public Health Center, Garut Regency. Methods: A descriptive-analytic study with a cross-sectional design was conducted in September–October 2024. The population consisted of 349 injectable contraceptive acceptors, with 45 respondents selected through purposive sampling based on inclusion criteria. Data collection involved structured questionnaires, contraceptive cards, and standardized weight measurements. Data were analyzed using univariate analysis for frequency distribution and bivariate analysis with Chi-Square tests at a 95% confidence level. Results: Most respondents were aged 20–35 years (68.9%), had secondary education (51.1%), and were unemployed (51.1%). More than half had used injectable contraceptives for over two years (55.6%). Weight gain was observed in 73.3% of respondents. The Chi-Square test revealed a significant association between duration of contraceptive use and weight gain (p = 0.013). Longer use (>2 years) was linked to a higher likelihood of weight gain. Conclusion: The study confirms a significant relationship between prolonged use of three-month injectable contraceptives and weight gain. Health providers are encouraged to deliver adequate counseling, routine monitoring, and lifestyle modification guidance to minimize long-term side effects.