cover
Contact Name
Esa Septian
Contact Email
esaseptian28@gmail.com
Phone
+6289694426497
Journal Mail Official
esaseptian28@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Admistrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jl. Lettu Suyitno No. 2 Kalirejo, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara)
Published by Universitas Bojonegoro
ISSN : 24599786     EISSN : 25493566     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmu Administrasi Negara is a journal that provides scientific information aimed at researchers, research institutions, government agencies, and stakeholders. Jurnal Ilmu Administrasi Negara publishes manuscripts that focus on research results on government policy innovation. Jurnal Ilmu Administrasi Negara is published and printed twice in each volume by Program Studi Admistrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bojonegoro.
Articles 187 Documents
Optimalisasi Pengelolaan APBDes Dalam Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Di Desa Margomulyo Swasanti , Ida
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v6i1.375

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :Guna mendiskripsikan dan mengidentifikasi permasalahan Optimalisasi Pengelolaan APBDES Dalam Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Di Desa Margomulyo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Optimalisasi Pengelolaan APBDES Dalam Meningkatkan Pelaksanaan Pembangunan inftastruktur Desa Margomulyo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro dalam proses pengelolaan Pengelolaan APBDES melalui tiga tahap yakni perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban. enelitian deskriptif adalah salah satu jenis penelitian yang tujuannya untuk menyajikan gambaran lengkap mengenai setting sosial atau dimaksudkan untuk eksplorasi dan klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial. dengan jalan mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan APBDES di Desa Margomulyo belum optimal, dikarenakan beberapa kendala di lapangan.
Implementasi Retribusi Pelayanan Parkir Di Tepi Jalan Umum Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2017 Di Kabupaten Bojonegoro : (Studi Kasus di Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro) Kasiami, Sri
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v6i1.376

Abstract

Dalam pelayanan parkir ditepi jalan umum khususnya parkir berlangganan di Jl. Kartini dan Jl. Panglima Sudirman terjadi penyimpangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis implementasi retribusi pelayanan parkir ditepi jalan umum. Pada implementasi kebijakan publik berdasarkan teori George C. Edward III terdapat empat variabel yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi untuk mencapai keberhasilan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis berupa reduksi data, penyajian data dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi retribusi pelayanan parkir ditepi jalan umum di Jl. Kartini dan Jl. Panglima Sudirman terjadi penyimpangan dalam variabel komunikasi dimana dalam proses penyampaian informasi dan konsistensi kurang merata masih ada masyarakat yang belum faham terkait dengan kebijakan tersebut dan variabel sumberdaya yang ada di Jl. Kartini masih kurangnya sarana dan prasarana berupa belum terpasangnya berem, marka jalan dan rambu jalan yang dapat mendukung keberhasilan dari implementasi retribusi pelayanan parkir ditepi jalan umum.
Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Peningkatan Taraf Pendidikan Di Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban Nur Safitri, Defi; Suprastiyo, Ahmad; Lukito, Cahya
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v5i2.377

Abstract

Program Keluarga Harapan merupakan salah satu program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam DTKS dan ditetapkan sebagai KPM PKH. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Peningkatan Taraf Pendidikan di Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Adapun jenis penelitian pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada implementasi program keluarga harapan dalam peningkatan taraf pendidikan dengan menggunakan empat faktor implementasi yang dikemukakan oleh George Edwards III yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap pelaksana dari pihak pendamping PKH Desa Ngadirejo yang kurang melakukan pengawasan, dan ketua kelompok yang kurang transparan dalam penyampaian informasi. Hal ini menyebabkan warga penerima bantuan kurang mendapatkan informasi sehingga para penerima bantuan menggunakan bantuan PKH untuk keperluan lain. Faktor komunikasi pada implementasi PKH dalam peningkatan taraf pendidikan belum tercapai, hal ini di sebabkan oleh kurangnya sosialisasi. Pada faktor sumberdaya terdapat sumberdaya penghambat serta sumberdaya pendukung. Belum terdapat struktur kepengurusan yang lengkap menjadi hambatan dalam pelaksanaan program PKH. Faktor disposisi, kinerja pendamping PKH kurang melakukan pengawasan dan kurangnya menyampaikan informasi ketua kelompok. Struktur birokrasi, Koordinasi yang dilakukan oleh ketua kelompok dan pendamping merupakan salah satu upaya untuk mencapai tujuan PKH secara optimal.
Implementasi Program Bina Keluarga Lansia (BKL) Di Kabupaten Bojonegoro Ta’ala, Rahmatullilahi; Suprastiyo, Ahmad; Musta’ana
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v5i2.378

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program Bina Keluarga Lansia (BKL) di Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun penelitian ini berfokus pada Implementasi Program Bina Keluarga Lansia (BKL) di Kabupaten Bojonegoro dengan menggunakan tiga indikator implementasi yang dikemukakan oleh Charles O Jones yaitu organisasi, interpretasi, dan pelaksanaan. Adapun metode yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif. Data dan informasi diperoleh dengan cara wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan, pada aspek organisasi dalam hal sumber daya manusia pelaksana dalam melaksanakan kegiatan sudah mumpuni, tetapi dalam hal pelaporan terlengkalai karena beberapa PKB/PLKB yang usia senior kurang menguasai IT serta adanya kader poktan tingkat desa yang rangkap jabatan. Dari segi anggaran tidak ada masalah, hanya saja untuk fasilitas yang mendukung pelaksanaan program kurang tercukupi. Implementator melaksanakan kegiatan BKL gabung dengan posyandu lansia atau kegiatan lainnya.
Pelaksanaan Open Government Melalui Website Desa: (Studi Kasus Desa Prayungan Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro) Nur Afni O, Fifi; Rupiarsieh; Kasiami, Sri
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v5i2.379

Abstract

Website Desa Prayungan merupakan sebuah inovasi dalam pelaksanaan Open Government dengan memanfaatkan media teknologi informasi sebagai media penyampai informasi dari Pemerintah Desa kepada Masyarakat Desa demi mewujudkan pemerintahan terbuka, serta dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar lebih efektif dan efisien. Namun, masalah yang muncul adalah belum optimalnya keterlibatan penuh publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan Open Government melalui Website Desa di Desa Prayungan Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Jenis riset adalah penelitian Deskriptif dengan Pendekatan Kualitatif. Focus penelitian pada Pelaksanaan Open Government melalui Website Desa yang diukur dalam prinsip Open Government menurut Global Integrity melalui tiga aspek yaitu: Transparansi, Partisipasi, dan Akuntabilitas. Hasil penelitian, Pemerintah Desa Prayungan dalam melaksanakan pemerintahannya terbilang cukup transparan, baik dalam menyampaikan informasi maupun keterbukaan anggarannya, segala proses pembangunan dan pembuatan kebijakan melibatkan masyarakat. Dari aspek partisipasi, masyarakat Desa Prayungan antusias terhadap berbagai kegiatan yang ada di Desa. Kegiatan gotong royong dan pengadaan dana swadaya masyarakat masih berjalan. Dari sisi akuntabilitas, masyarakat memiliki tingkat kepercayaan beragam terhadap Desa, serta memiliki kesadaran terhadap hak dan kewajibannya sebagai masyarakat Desa.
Strategi BPBD Dalam Mitigasi Bencana Banjir Di Kabupaten Bojonegoro Suhindarno, Heny
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v5i2.380

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui penanggulangan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terhadap banjir di Kabupaten Bojonegoro dan juga untuk mengetahui Strategi BDBP dalam mitigasi bencana banjir. Metode yang digunakan yaitu Deskriftif Kualitatif dengan Teknik Purposive Sampling dengan aspek penelitian : 1.Pencegahan Bencana Banjir pra banjir,2. Penanganan Darurat Bencana Banjir saat banjir 3. Rehabilitasi dan Rekonstruksi bencana banji pasca banjir. Hasil Penelitian bahwa adanya pemantauan terhadap kawasan bencana banjir, pelatihan kesigapan personil satgas BPBD Kabupaten Bojonegoro, sosialisasi yang rutin, pembentukan posko bencana banjir, penanganan darurat bencana banjir melalui satgas BPBD Kabupaten Bojonegoro, sarana dan prasarana serta peralatan yang digunakan dalam penanganan bencana banjir, pelaksanaan koordinasi dan konfirmasi dari BPBD kepada masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, pelaksanaan rehabilitasi bangunan lama, pelaksanaan rekontruksi pada bangunan baru.Kesimpulan dalam penelitian ini ialah Penanggulangan bencana banjir oleh BPBD Kabupaten Bojonegoro sudah baik namun tetapi ada beberapa saran untuk BPBD Kabupaten Bojonegoro.
Implementasi Kurikulum 2013 Revisi 2018 Pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Di Kabupaten Bojonegoro Junadi
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v5i2.381

Abstract

Studi ini membahas tentang implementasi Kurikulum 2013 revisi 2018. Kurikulum 2013 revisi 2018 merupakan kurikulum yang dilaksanakan pada salah satu Sekolah Menengah Pertama di Bojonegoro yaitu pada SMPN 1 Bojonegoro selama 3 tahun terakhir. Jika mengacu pada prestasi yang diraih sudah tidak perlu diragukan lagi dengan memiliki sarana dan prasarana yang memadai, namun sosialisasi kurikulum 2013 revisi 2018 belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kurikulum 2013 revisi 2018 di SMPN 1 Bojonegoro. Fokus penelitian ini adalah pada implementasi kurikulum 2013 revisi 2018 di SMPN 1 Bojonegoro dengan menggunakan empat faktor implementasi yang dikemukakan oleh George Edward III yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kurikulum 2013 revisi 2018 di SMPN 1 Bojonegoro sudah berjalan efektif walaupun. Adapun saran peneliti ialah diadakannya evaluasi secara rutin oleh kepala sekolah kepada masing-masing guru supaya pemerataan kegiatan yang diikuti oleh guru tercapai.
Kualitas Pelayanan Pt. Kereta Api Indonesia Di Stasiun Kabupaten Bojonegoro: (Studi Kasus: Penyandang Disabilitas Sebagai Pengguna Jasa) Musta’ana
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v5i2.382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan Pt. Kereta Api Indonesia di Stasiun Bojonegoro , yang meliputi pelayanan khusus bagi penyandang disabilitas. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan wawancara dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah Kepala Subursan Pelayanan Stasiun Dan Komersial informan pendukung adalah petugas stasiun dan masyarakat pengguna layanan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di kelurahan ledok wetan dilihat dari dimensi tangible, reliability, responsiviness, assurance dan emphaty beserta indikatornya. Adapun kendala dalam pelayanan penumpang disabilitas di Stasiun Bojonegoro adalah belum sesuainya fasilitas dan kurang tanggapnya petugas stasiun
Implementasi Program Keluarga Berencana Pada Pus Resiko Tinggi 4 Terlalu Di Kabupaten Bojonegoro Khanif, Mohammad; Suprastiyo, Ahmad; Lukito, Cahya
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v5i1.383

Abstract

Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti dalam melihat adanya Program Keluarga Berencana pada PUS resiko tinggi 4 terlalu yang dilakukan pendataan yang semula menggunakan formular R/1/PUS atau pendataan secara manual namun pada saat ini telah dilakukan rekam data berbasis sistem informasi yang dapat mengetahui pasangan usia subur resiko tinggi dan mampu menekan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau rekam data PUS dan mendeskripsikan implementasi pada program keluarga berencana di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Bojonegoro. Adapun jenis penelitian pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada implementasi program keluarga harapan dalam peningkatan taraf pendidikan dengan menggunakan empat faktor implementasi yang dikemukakan oleh George Edwards III yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Teknik Pengumpulan Data Berupa Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program keluara berencana pada PUS sudah berjalan dengan baik dan dampak berjalannya program keluarga berencana pada PUS resiko tinggi 4 terlalu melalui PUS alarm system pun cukup positif.
Collaborative Governance Dalam Penanganan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) Di Kabupaten Bojonegoro Devi Septiana, Alfita; Suprastiyo, Ahmad; Swasanti, Ida
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v5i1.384

Abstract

Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan, mencatat, analisis, dan menginterpretasikan kondisi yang terjadi atau ada. Informan dalam penelitian ini adalah 13 orang dari wilayah kecamatan Sumberrejo. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa : 1) Kondisi awal pembentukan tim Gugus Tugas bertujuan untuk meminimalisir jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19, 2) Pembentukan tim Satgas hanya tersusun oleh beberapa aktor yang memiliki keterikatan dengan pemerintah, 3) Kepemimpinan di kecamatan Sumberrejo memanfaatkan kewenangannya dengan cukup baik dalam memengaruhi masyarakat untuk menaati prokes, 4) Proses kolaboratif dari Tim Gugus Tugas belum bisa dikatakan sebagai kolaborasi pendekatan Hexa Helix, karena belum ditemukan keterlibatan dari para akademisi, media massa, NGO, business, serta masyarakat yang terdampak. Kerjasama yang dilakukan melalui pembentukan Tim Gugus Tugas belum dapat dikatakan optimal jika dinilai dari pendekatan Hexa Helix. Kolaborasi dapat dikatakan optimal jika terdapat keterlibatan dari pihak- pihak yang berpengaruh dalam permasalahan yang terjadi. Seperti keterlibatan akademisi yang akan menyumbangkan pemikirannya sebagai masukan dalam kebijakan, peran business dan NGO dalam kontribusi materiil dan moriil bagi masyarakat. Berikutnya, peran media massa serta masyarakat yang terdampak dalam memengaruhi masyarakat lainnya untuk menaati prokes.

Page 9 of 19 | Total Record : 187