cover
Contact Name
Merry Pongdatu
Contact Email
merrypongdatu85@gmail.com
Phone
+6285299479260
Journal Mail Official
merrypongdatu85@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. AH. Nasution, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93561 Telepon: (0401) 3191472 Email/Website:www.umw.ac.id Provinsi: Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28096762     DOI : DOI: https://doi.org/10.54883
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (Jakmw)adalah jurnal (Open Journal System) yang didirikan oleh Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners Universitas Mandala Waluya. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu Keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik Keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Januari-Juni dan Juli – Desember.
Articles 113 Documents
Analisis Korelasional Pemenuhan Kebutuhan Seksual Dan Spiritual Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik : Pendekatan Cross-Sectional Nazar, Nazaruddin; Arie Lestari, Sari; Indriani, Cece
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v4i2.1094

Abstract

Word Health Organization (WHO) dan Global Burden of Disease (GBD) project, penyakit ginjal dan saluran kemih menyumbang beban penyakit global yang signifikan, dengan sekitar 850.000 kematian setiap tahun dan lebih dari 15 juta kasus kecacatan yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Berdasarkan laporan Global Burden of Disease Study, penyakit ginjal kronis menduduki peringkat 27 dalam daftar penyebab kematian di dunia. Diperkirakan jumlah kasus gagal ginjal akan terus meningkat di negara-negara berkembang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pemenuhan kebutuhan seksual dan spiritual dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di RSU Bahteramas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional analitik  dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini adalah 65 orang. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan pada variable kebutuhan seksualitas dengan kualitas hidup nilai X2 hitung = 11,112 > X2 tabel = 3,841.  dengan nilai sig adalah 0.000 dan lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05). Hasil penelitian menunjukkan pada variable kebutuhan spiritual dengan kualitas hidup nilai X2 hitung = 1 X2 Hit = 16,014 > X2 tabel = 3,841.  dengan nilai sig adalah 0.000 dan lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05). Dengan demikian  maka H0 di tolak dan Ha di terima, yang berarti bahwa hubungan antara pemenuhan kebutuhan seksual dan spiritual dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara pemenuhan kebutuhan seksual dan kebutuhan spiritual dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Kedua variabel menandakan bahwa semakin terpenuhi kebutuhan seksual dan spiritual pasien, maka semakin baik pula kualitas hidup yang mereka rasakan. Pendekatan keperawatan holistik yang mencakup.
Pengaruh Kombinasi Terapi Deep Breathing Exercises Dan Spiritual Terapi Murotal Al-Qur’an Terhadap Tekanan Darah Lansia Hipertensi Mustajab, Abdullah Azam; Sikhfanudin, Sikhfanudin; M. Fahrurrozi
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v4i2.1096

Abstract

Lansia mengalami perubahan pada aspek fisiologis sehingga berisiko mengalami masalah kesehatan diantaranya masalah hipertensi. Hipertensi dapat memicu masalah Kesehatan yang serius seperti stroke, gagal jantung, gagal ginjal kronis, kerusakan mata bahkan sampai kematian. Hipertensi dapat ditangani dengan terapi farmakologis dan non-farmakologis, terapi non-farmalogis yang bisa diberikan yaitu terapi deep breathing exercise dikombinasikan dengan murrotal Al-Qur’an. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh spiritual terapi deep breathing exercises kombinasi murotal Al-Qur’an terhadap tekanan darah lansia hipertensi di Posyandu Pasuruhan. Metode penelitian dengan pre-eksperimental one group Pre-posttest design dengan jumlah sampel 40 lansia dengan kriteria mengalami hipertensi, beragama islam dan tidak mengalami keterbatasan fisik. Intervensi deep breathing exercises kombinasi murotal Al-Qur’an diberikan selama 10-15 menit dilakukan 2 kali dalam satu mingggu. Data dilakukan analisis normalitas didapatkan hasil pretest sistolik 0,048 dan diastolik 0,095 sedangkan posttest sistolik 0,037 dan diastolik 0,007 dapat disimpulkan data tidak normal, selanjutnya dilakukan uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh spiritual terapi deep breathing exercises kombinasi murotal Al-Qur’an terhadap tekanan darah lansia hipertensi. Hasil menunjukkan sebelum dilakukan intervensi rata-rata tekanan darah sistolik yaitu 156,63 mmHg dan nilai rata-rata tekanan darah diastolik 94,65 mmHg sedangkan setelah dilakukan intervensi nilai rata-rata tekanan darah sistolik yaitu 155,03 mmHg dan rata-rata tekanan darah diastolik 92,93 mmHg. Hasil uji Wilcoxon mendapatkan p-value 0,000. Kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan terapi deep breating exercises kombinasi murotal Al-Qur’an terhadap tekanan darah lansia hipertensi.
Hubungan Ketersediaan Sumber Daya Manusia Dan Sarana Medik Dengan Kepuasan Pasien Ruang Rawat Inap Di Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari Zahalim
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v4i2.1102

Abstract

Kepuasan merupakan tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakannya dengan harapannya. Tenaga kesehatan sebagai sumber daya manusia kesehatan yang pada satu sisi adalah unsur penunjang utama dalam pelayanan kesehatan, pada sisi lain ternyata kondisi kualitas saat ini masih kurang. Fasilitas Pelayanan Kesehatan adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien rawat inap pada pelayanan kesehatan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitis dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang di Rawat inap di Puskesmas Lepo-Lepo kota Kendari yang berjumlah 192 orang, jumlah sampel ditetapkan dengan teknik accidental sampling sebanyak 65 pasien rawat inap. Hasil Uji Chi-Square untuk sumber daya manusia diperoleh p value<α (0,001 <0,05), kenyamanan dan kebersihan p value<α (0,000 <0,05), sarana medik p value<α (0,010 <0,05). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara sumber daya manusia dengan kepuasan pasien, ada hubungan antara kenyamanan dan kebersihan dengan kepuasan pasien danada hubungan antara sarana medik dengan kepuasan pasien di Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari
Diskriminasi Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Sulawesi Tenggara Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v4i2.1113

Abstract

Diskriminasi pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan sebuah sikap dan tindakan yang mencerminkan ketidakadilan yang dilakukan baik secara individu maupun kelompok terhadap individu atau kelompok yang mengalami gangguan jiwa. Diskriminasi dihasilkan dari stereotip yang diwujudkan dalam sebuah tindakan langsung atau tidak langsung dengan tujuan untuk menghindari atau menjauhkan diri dari ODGJ.  Angka gangguan jiwa tahun 2018 sebanyak 1.787 jiwa dan hanya sekitar 1.147 jiwa (64,19 %) yang mendapat pelayanan kesehatan. Data gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Poasia sebanyak 14 jiwa. Diskriminasi pada ODGJ menimbulkan harga diri rendah, penilaian negatif pada diri sendiri, ketakutan, diasingkan, dikucilkan, kehilangan kesempatan kerja karena diskriminasi, menambah depresi, dan meningkatnya kekambuhan, tidak berguna, terisolasi dari masyarakat luas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Interpretative fenomenologis, dimana partisipan diberi kesempatan untuk mengeksplorasi informasi terkait diskriminasi terhadap ODGJ. Jumlah partisipan 7 orang yang terdiri dari: 3 orang kepala kelurahan,  3 orang warga, dan 1 orang informan kunci yakni programer kesehatan jiwa. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara. Ditemukan 3 informasi penting terkait bentuk diskriminasi  terhadap ODGJ yaitu tanggapan dan reaksi terhadap ODGJ, tanggapan dan bentuk tindakan pasung bagi ODGJ, dan diskriminasi Terhadap ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia?. Implikasi penelitian ini bagi tenaga kesehatan yaitu dapat menjadi acuan untuk menyusun program kesehatan jiwa dalam mengadakan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat tentang kesehatan jiwa dan dampak diskriminasi pada ODGJ
Hubungan Pengabaian Dengan Tingkat Depresi Pada Usia Lanjut Di Kelurahan Mariso Kota Makassar Novia, Kristia; Situngkir , Rosmina; Ratte, Junita; Putri Tandi Lolo, Juwita
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v3i1.670

Abstract

Pengabaian pada lansia merupakan suatu kegagalan keluarga dalam memenuhi kebutuhan lansia dan adanya unsur kesengajaan pengabaian terhadap lansia yang memiliki tiga jenis pengabaian yaitu pengabaian fisik, pengabaian psikologis, dan pengabaian finansial. Pengabaian pada lansia dapat menyebabkan depresi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengabaian dengan tingkat depresi pada usia lanjut di Kelurahan Mariso Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectiol study, teknik pengambilan sampel accidental sampling dengan jumlah sampel 58 responden. Uji analisis menggunakan uji statistic chi square, continuity correction dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian didapatkan nilai ρ (0,000) < α (0,05) yang menunjukkan bahwa ada hubungan pengabaian dengan tingkat depresi pada usia lanjut di Kelurahan Mariso Kota Makassar. Pengabaian pada usila dapat menyebabkan terjadinya depresi sedang/berat. Maka disarankan agar keluarga tidak melakukan pengabaian karena dapat menyebabkan depresi.
Studi Fenomenologi : Pengalaman Keluarga Dalam Merawat Lansia Dengan Depresi Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Kendari Indriani, Cece
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v1i1.202

Abstract

Lanjut usia adalah populasi global yang jumlahnya setiap tahun mengalami peningkatan sehingga mengakibatkan tingginya risiko kejadian depresi di komunitas dengan prevalensi terendah 15%. Angka kejadian depresi pada lansia di Dinas Kesehatan Kota Kendari cukup tinggi namun hanya beberapa Puskesmas yang memiliki data khusus depresi. Keluarga dengan lansia yang mengalami depresi mempunyai kualitas hidup rendah dan beban perawatan yang tinggi. Keluarga sebagai care giver mengalami gangguan mental selama merawat lansia. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengeksplorasi pengalaman keluarga dalam merawat lansia dengan depresi di wilayah kerja dinas kesehatan Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. dengan depresi. Penelitian ini menghasilkan 3 tema yakni perasaan terkejut dan khawatir tentang kesehatan jiwa lansia yang berubah secara mendadak, setia merawat lansia tanpa bantuan orang lain, perasaan sedih dan iba terhadap kondisi lansia dengan depresi, Kondisi lansia dengan depresi menyebabkan penurunan kualitas hidup keluarga yang merawat lansia baik dari segi fisik, psikologi, sosial maupun finansial. Namun hal ini tetap dijalani dan diterima oleh keluarga sebagai bentuk dukungan biopsikososial demi kesembuhan lansia dengan depresi. Kesimpulan dari penelitian ini ialah didapatkan 1 tema inti yaitu partisipan menerima kondisi lansia dengan depresi, dengan harapan bahwa kondisi kesehatan jiwa lansia dengan depresi dapat membaik dan tingkat ketergantungan lansia kepada keluarga berkurang.
Efek Home Visit Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Lansia : Literatur Review Lisnawati, Lisnawati; Purnamasari, Anisa; Nazaruddin, Nazaruddin; Zoahira, Wa Ode Aisah
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v1i1.203

Abstract

Penelitian mengenai program home visit terhadap peningkatan kualitas hidup Lansia telah diberbagai Negara, namun hasil dari penelitian yang beragam sehingga belum ada bukti yang aktual tentang efek dari home visit terhadap kualitas hidup Lansia. Tujuan: Untuk mengetahui efek dari home visit terhadap peningkatan kualitas hidup Lansia. Desain: A literature review, artikel yang dipilih sebanyak tiga (n=3) dan dinilai kualitasnya dengan menggunakan critical appraisal skill program. Sumber data: Digunakan 3 data base untuk pencarian artikel dengan rentang waktu dari tahun 2000-2016. Kesimpulan: Dari tiga artikel yang dipilih menunjukkan hasil yang beragam, 2 artikel menyatakan bahwa home visit tidak memiliki efek terhadap peningkatan kualitas hidup Lansia dan satu artikel lainnya mengatakan ada perubahan terhadap kualitas hidup Lansia, meskipun dengan home visit tidak terjadi peningkatan kualitas hidup tetapi terjadi peningkatan derajat kesehatan Lansia
Studi Fenomenologi: Pengalaman Pelaku Pedofilia di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II.A Kendari Sulawesi Tenggara Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v1i1.204

Abstract

Kasus kejahatan seksual pada anak di bawah umur di Provinsi Sulawesi Tenggara semakin tinggi dan hal ini sangat menyita perhatian pihak pemerintah. Kejahatan seksual pada anak dapat dipengaruhi beberapa faktor baik internal maupun eksternal. Keberadaan pelaku pedofilia selama berada di Lapas mendorong untuk mengatasi masalah yang dihadapi agar menjadi manusia yang lebih baik. Perlu upaya layanan rehabilitasi khusus dari keperawatan jiwa berbasis pemberian terapi perilaku-kognitif yang berfokus untuk mengubah ke arah adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam pengalaman pelaku pedofilia di Lapas Kelas II.A Kendari. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara semistruktur kepada 5 partisipan. Analisis data menggunakan Interpretative Phenomenology Analysis (IPA). Hasil penelitian ditemukan 10 tema yaitu: 1) faktor-faktor penyebab pedophile melakukan tindakan kejahatan, 2) melakukan perbuatan salah namun merasa tidak merugikan siapapun, 3) merasa perbuatan yang dilakukan sebagai pemenuhan nafsu seksual, 4) menganggap semua yang terjadi adalah takdir Tuhan, 5) timbul penyesalan setelah mendekatkan diri pada Allah, 6) perasaan batin tertekan memikirkan keluarga, 7) berupaya melupakan masa lalu yang buruk, 8) bersyukur lebih dekat kepada Allah SWT, 9) berharap bisa menjadi manusia yang lebih baik, 10) berharap dapat mengatasi masalah yang ada dengan penanganan khusus. Partisipan masih mengalami masalah terkait kesulitan dalam melupakan perbuatan yang telah dilakukan dan korbannya sehingga hal tersebut dapat memicu timbulkan keinginan untuk kembali melakukan perbuatan seksual mengingat efek ketagihan yang telah dirasakan oleh pelaku pedophile sehingga dibutuhkan adanya suatu penanganan khusus yang berfokus pada kognitif untuk merubah perilaku maladaptif ke perilaku yang adaptif melalui pendekatan suatu terapi Cognitif Behaviour Therapy (CBT).
Hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Terhadap Gangguan Pendengaran Karyawan Mesin Di Unit Pltd Wua-Wua Kota Kendari Noviati; Firmansyah
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v1i1.205

Abstract

Penggunaan APD pada saat bekerja sangat menjamin keselamatan pekerja yang berisiko tinggi khususnya pada karyawan mesin. Berdasarkan Survey awal pada 10 karyawan masing-masing menggunakan APD dalam kategori tidak lengkap, hanya menggunakan 2-4 alat pelindung diri dari 7 syarat atau ketentuan dalam penggunaan alat pelindung diri. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah 32 karyawan mesin. Sampel penelitian sama dengan jumlah populasi dengan teknik sampling jenuh. Metode analisis menggunakan uji Statistik chi square. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan hasil uji statistik chi square penggunaan alat pelindung diri (t=5,140) dimana t hitung > t tabel yang menunjukkan perbedaan yang signifikan, sehingga ada hubungan antara penggunaan APD dengan gangguan pendengaran karyawan mesin di unit PLTD Wua-wua Kota Kendari. Disarankan untuk para pekerja selalu memperhatikan pentingnya untuk menggunakan Alat Pelindung Diri khususnya pada karyawan mesin demi keselamatan dan kesehatan kerja untuk menghindari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
Hubungan Durasi Penggunaan Smartphone Terhadap Perkembangan Psikologis Sosial Anak Usia 06-08 Tahun Di SDN 01 Poasia Kecamatan Poasia Kota Kendari Purnamasari, Anisa; Lisnawati; Arie Lestari, Sari; Masriwati, Sitti; Nazaruddin
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v1i1.206

Abstract

Penggunaan smarthphone di Indonesia menunjukkan angka yang semakin meningkat, data yang diperoleh dari Portal Techin Asia sampai dengan saat ini sudah mencapai 15 juta lebih pengguna smarthphone. Hasil survey yang dilakukan menunjukkan bahwa penduduk Indonesia terutama anak usia dini menjadi pengguna utama smarthphone. World Health Organization melaporkan bahwa 5-25% dari anak-anak usia sekolah menderita gangguan perkembangan. Sekitar 8-9% anak usia sekolah mengalami masalah psikososial khususnya masalah social emosional seperti kecemasan, sulit beradaptasi, bersosialisasi, susah berpisah dari orang tua, anak sulit diatur, dan perilaku agresif merupakan masalah yang paling sering muncul pada anak usia sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan smartphone terhadap perkembangan psikologis sosial Anak Sekolah di SDN 01 Poasia, Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi penelitian yaitu seluruh anak yang menggunakan smartphone usia 6-8 tahun yang bersekolah di SDN 01 Poasia sebanyak 315 orang dengan jumlah sampel 64 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Analisis menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan nilai p value = 0.000 (X2 hitung = 13.012 > X2 tabel = 3.841), menunjukkan bahwa ada hubungan antara durasi penggunaan smartphone terhadap perkembangan psikologis sosial pada anak usia 06-08 tahun. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan antara durasi penggunaan smartphone terhadap perkembangan psikologis sosial anak usia 06-08 tahun di SDN 1 Poasia Kecamatan Poasia, Kota Kendari

Page 6 of 12 | Total Record : 113