cover
Contact Name
Merry Pongdatu
Contact Email
merrypongdatu85@gmail.com
Phone
+6285299479260
Journal Mail Official
merrypongdatu85@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. AH. Nasution, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93561 Telepon: (0401) 3191472 Email/Website:www.umw.ac.id Provinsi: Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28096762     DOI : DOI: https://doi.org/10.54883
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (Jakmw)adalah jurnal (Open Journal System) yang didirikan oleh Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners Universitas Mandala Waluya. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu Keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik Keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Januari-Juni dan Juli – Desember.
Articles 113 Documents
Pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Penurunan Nyeri Pada Persalinan Kala 1 Fase Laten Di Puskesmas Poasia Kota Kendari Apriyanti, Apriyanti; Krismiadi, Dedi; Dina, Hasniah Dina; Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jea4wj14

Abstract

Kala I fase laten dalam persalinan pada periode awal kontraksi yang dapat di mulai dengan rasa ketidaknyamanan atau nyeri didaerah perut bawah maupun di daerah pinggang. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan nyeri persalinan yaitu dengan menggunakan metode pelvic rocking. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Penurunan Nyeri Pada Persalinan Kala 1 Fase laten Di Puskesmas Poasia Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi-eksperimental design dengan menggunakan desain pretest-posttest group design. Dimana dalam rancangan ini adanya kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil sebanyak 56 orang pada bulan januari sampai maret 2024 Di Puskesmas Poasia Kota Kendari. Penelitian menggunakan Accidental Sampling dengan total responden sebanyak 36 orang. Instrumen pada penelitian ini menggunakan lembar observasi pengkajian nyeri dengan skala ukur Numerik Rating Scale. Data dianalisis menggunakan SPSS dengan uji Independent Sample T Test. Hasil penelitian menemukan pada kelompok eksperimen, sebelum diberikan intervensi rata rata tingkat nyeri ibu bersalin kala I adalah 4,11, setelah diberikan intervensi berupa pelvic rocking terjadi penurunan skala nyeri dengan rata rata nyeri 2,38. Pada kelompok kontrol, Pengkajian nyeri pretest dengan rata rata tingkat nyeri ibu bersalin kala I adalah 4,27. Pengkajian nyeri posttest dengan rata rata tingkat nyeri ibu bersalin kala I adalah 3,83. Berdasarkan uji statistik diperoleh p value 0,000 < 0,05 yang berarti ada pengaruh. pelvic rocking terhadap penurunan nyeri persalinan kala I. Kesimpulan penelitian ini bahwa pelvic rocking sangat efektif terhadap penurunan nyeri persalinan kala I
Hubungan Aktivitas Fisik Dan Fungsi Kognitif Terhadap Resiko Jatuh Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sandi Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobiakatobi Pongdatu, Merry; Rahmawati, Rahmawati; Alfiani, Nining
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/kp898d20

Abstract

Wilayah kerja puskesmas sandi masih banyak memiliki kasus permasalahan risiko jatuh pada lanisa. Pada umumnya lanjut usia mengalami keterbatasan, sehingga aktivitas fisik lanjut usia mengalami penurunan. Jika lansia tidak memiliki cukup kemampuan untuk menjaga keseimbangan kondisi tubuh maka akan terjadi penurunan aktivitas fisik bahkan timbul masalah baru pada hidup lansia. Adanya penurunan rasa percaya diri pada lansia dalam aktivitas sehari-hari dikarenakan muncul  rasa takut akan mengalami jatuh ataupun kecelakaan yang lainnya, sehingga menjadi faktor risiko mengalami jatuh yang meningkat Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan fungsi kognitif terhadap risiko jatuh pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Sandi Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif melalui pendekatan analitik dengan rancangan Cross-Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di wilayah kerja puskesmas sandi Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi yang berjumlah 151 orang dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas fisik berhubungan secara signifikan dengan risiko jatuh pada lansia dengan nilai p value = 0,000. Fungsi kognitif berhubungan secara signifikan dengan risiko jatuh pada lansia dengan nilai p value = 0,001 di wilayah kerja Puskesmas Sandi Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu aktivitas fisik dan fungsi kognitif berhubungan dengan risiko jatuh pada lansia. Diharapkan bagi dinas terkait khususnya Puskesmas terkait untuk lebih meningkatkan upaya promotif berupa penyuluhan terhadap lansia agar mengurangi risiko jatuh pada lansia
Dampak Penggunaan Gadget Pada Kejadian Stres Dan Kejadian Insomnia Pada Mahasiswa Angkatan 2020 Pongdatu, Merry; Aisya Putri Utami, Siti; Noviati, Noviati
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/7pasmq65

Abstract

Penggunaan gadget seperti smartphone dan laptop telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari mahasiswa. Mahasiswa dengan tuntutan akademis dan sosial  menghabiskan waktu lama di depan layar gadget dan cenderung mengalami peningkatan stres dan kesulitan tidur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dan stres dengan kejadian insomnia pada mahasiwa angkatan 2020 di Univesitas mandala waluya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study, yang menilai variabel dependen dan independen pada satu waktu tertentu. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 499 Mahasiswa, dengan sampel yang diambil sebanyak 84 orang menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner untuk mengukur penggunaan gadged, stres dan insomnia. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial Hasil uji menggunakan Fisher Exact Test menunjukkan adanya hubungan signifikan, dengan nilai p value 0,000 < 0,05 sehingga terdapat hubungan signifikan antara penggunaan gadget dan stres dengan kejadian insomnia pada mahasiswa angkatan 2020 di Universitas Mandala Waluya. Hasil ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam upaya pencegahan terjadinya insomnia dan penanganan stres serta penggunaan gadget.
Health Education Tentang Pencegahan Dini Kekambuhan Asma Terhadap Peningkatan Pengetahuan Penderita  Asma Bronkhial Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Abeli Nazar, Nazaruddin; Anto, Sardi
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/ddz76w16

Abstract

Data Puskesmas Abeli Kota Kendari menunjukan jumlah pasien dengan asma bronkhial dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Pada tahun 2022 jumlah pasien sebanyak 43 orang, tahun 2023 sebanyak 49 orang dan tahun 2024 sebanyak 55 orang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh health education tentang pencegahan dini kekambuhan asma terhadap peningkatan pengetahuan penderita asma bronkhial di wilayah kerja puskesmas Abeli Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif  dengan rancangan penelitian pre eksperimental dengan design pre test dan post test (one group pretest-postest). Jumlah sampel penelitian ini adalah 22 orang. Penelitian ini menggunakan metode random sampling dan di dapatkan jumlah sampel sebanyak 22 orang. Menggunakan metode analisis Uji Paired T Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai t adalah 21.498 dengan nilai sig adalah 0.000 dan lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05). Dengan demikian maka H0 di tolak dan Ha di terima, yang berarti bahwa ada pengaruh health education tentang pencegahan kekambuhan asma terhadap peningkatan pengetahuan penderita asma bronkhial. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya program pendidikan kesehatan berkelanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan primer seperti UPTD Puskesmas Abeli. Intervensi ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam mengurangi angka kekambuhan asma serta meningkatkan kualitas hidup penderita
Gejala Tidak Menyenangkan terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik (PGK) yang Menjalani Hemodialisa: Literature Review Krismiadi, Dedi; Pongdatu, Merry; Apriyanti; Dina, Hasniah
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/64ny7t48

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik merupakan kegagalan kemampuan tubuh untuk mempertahankan keseimbangan metabolik, cairan dan elektrolit, ditandai dengan gejala seperti kelelahan, keletihan, gangguan masalah tidur, gatal-gatal, dan kram otot. Perawat harus dapat memberikan asuhan keperawatan yang sesuai dengan mengetahui berbabagai gejala sangat penting melalui penerapan Theory of Unpleasant Symptom (TOUS) sehingga dapat memberikan asuhan keperawatan yang efektif bagi pasien dan meningkatkan kualitas hidup pasien CKD dalam melakukan Hemodialisis. Metodologi: Metode yang digunakan dalam penulisan artikel review ini menggunakan PRISMA. Pencarian jurnal mencakup publikasi yang diterbitkan antara 2016 dan 2021 menggunakan database google scholar dan Pro-Quest dengan metode pencarian Boolean "AND" “OR”. Pencarian termasuk istilah-istilah seperti “Lenz theory of unpleasant symptoms or tous and ckd or hemodialysis”, “Lenz theory of unpleasant symptoms or tous and ckd or hemodialysis and quality of life”. Sebanyak 122.437 publikasi ditemukan, setelah proses seleksi didapatkan 5 artikel publikasi yang dianggap relevan dengan subjek penelitian dan direview secara mendalam. Hasil: Lenz theory of unpleasant symptoms dapat membantu perawat dalam memberikan informasi yang berguna untuk merancang intervensi yang efektif bagi pasien guna mencegah, memperbaiki, atau mengelola gejala yang tidak menyenangkan. Kesimpulan: Lenz theory of unpleasant symptoms dapat digunakan dalam asuhan keperawatan pasien CKD yang melakukan hemodialis. Teori ini dapat membantu perawat untuk memberikan informasi yang berguna bagi pasien serta merancang intervensi yang efektif guna mencegah, memperbaiki, atau mengelola gejala yang tidak menyenangkan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien
Stereotip Orang Dengan Gangguan Jiwa Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kecamatan Poasia Kota Kendari Sulawesi Tenggara Pongdatu, Merry; Rachmawati, Umi; Armayani; Yati, Mimi
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i1.500

Abstract

Stigma merupakan tanda atau label yang diberikan Masyarakat pada individu tertentu sebagai atribut yang melekat untuk memperburuk citra dan status moral. Stigma untuk Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) diberikan karena ODGJ dianggap individu yang berbeda dan hina (Setiawati, 2012). Stigma yang dirasakan oleh ODGJ berdampak pada kondisi fisik, psikologis dan sosial (Rasmawati, 2018). Angka gangguan jiwa tahun 2018 sebanyak 1.787 jiwa dan hanya sekitar 1.147 jiwa (64,19 %) yang mendapat pelayanan kesehatan. Data gangguan jiwa khusus wilayah kerja Puskesmas Poasia sebanyak 14 jiwa (Profil Dines Kesehatan, 2022). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Interpretative fenomenologis dimana partisipan diberi kesempatan untuk mengeksplorasi informasi terkait stigma terhadap ODGJ. Jumlah partisipan 7 orang yang terdiri dari: 3 orang Kepala Kelurahan,  3 orang warga, dan 1 orang informan kunci yakni programer kesehatan jiwa. Tehnik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara. Ditemukan 3 informasi penting terkait stigma dalam bentuk stereotip terhadap ODGJ yaitu defenisi ODGJ, penyebab seseorang menderita gangguan jiwa dan keberadaan ODGJ dilingkungan masyarakat. Kesimpulan penelitian adalah pada masyarakat setempat masih melekat adanya pandangan buruk atau stereotip yang dapat dilihat dari bagaimana masyarakat mendefenisikan ODGJ sebagai orang gila, sinting, gila dan miring. Tujuan dari sebutan tersebut untuk mengejek dengan alasan  ODGJ berpenampilan acak-acakan dan kotor selain itu ODGJ menunjukkan sikap yang aneh, seperti berbicara sendiri, kadang ketawa tapi tiba-tiba menangis dan juga mengamuk. Implikasi penelitian ini bagi tenaga kesehatan yaitu dapat menjadi acuan untuk menyusun program kesehatan jiwa dalam mengadakan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat tentang kesehatan jiwa dan dampak stigma. Diharapkan penelitian ini juga dapat menjadi bahan kajian khususnya pemerintah kecamatan Poasia dan Kelurahan yang ada dilingkup kecamatan untuk meningkatkan keamanan dan kenyaman masyarakat binaannya melalui sikap caring pada pasien, keluarga dan masyarakat.
Hubungan Dukungan Orang Tua Dan Guru Bimbingan Konseling (BK) Dengan Kesiapan Remaja Menghadapi Pubertas Di SMPN 41 Konawe Selatan Pongdatu, Merry; Anggarini Rasyid, Sri; Fitriyana, Helen
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.575

Abstract

Kesiapan Remaja Menghadapi Pubertas menjadi salah satu masalah di SMPN 41 Konawe Selatan karena kurangnya dukungan Orang Tua dan Guru Bimbingan Konseling (BK) untuk mengembangkan rasa tanggung jawab pada remaja. Masih terdapat sebagian Dukungan Orang Tua yang masih terikat dengan kebudayaan dalam menghadapi masalah pubertas dan kurangnya tenaga Guru Bimbingan Konseling (BK) juga merupakan salah satu permasalah remaja dalam mendapatkann informasi mengenai pubertas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan orang tua dan guru Bimbingan Konseling (BK) dengan kesiapan remaja menghadapi pubertas di SMPN 41 Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study, populasi penelitian ini adalah siswi SMP 41 Konawe Selatan kelas VII sebanyak  46 siswi yang terdiri dari 4 kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random samping. Metode analisis menggunakan Uji chi square dan uji phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan sosial orang tua dengan kesiapan remaja menghadapi pubertas diperoleh X² hitung = 19.043, dengan nilai phi = 0,643. Hubungan dukungan sosial guru Bimbingan Konseling (BK) diperoleh X² hitung = 26.074, dengan nilai phi 0,753. Dari Penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan kuat antara dukungan orang tua dan guru Bimbingan Konseling (BK) dengan kesiapan remaja menghadapi pubertas di SMPN 41 Konawe Selatan. Saran dalam penelitian, diharapkan dapat menjadi masukan bagi Orang Tua, Guru Bimbingan Konselng (BK), dan remaja dalam menghadapi massalah pubertas sehingga dapat menumbuhkan kesadaran kepada orang tua dan guru bimbingan konseling untuk mau memberikan edukasi mengenai kesiapan remaja menghadapi pubertas.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Tingkat Harga Diri dan Kecemasan pada Remaja Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Wawotobi Pongdatu, Merry; Sunarsih, Sunarsih; Wahyuni Sinapoy, Sitti
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.577

Abstract

Intensitas  penggunaan media sosial secara berlebihan dapat memberikan efek buruk pada tingkat harga diri dan kecemasan pada remaja. Hasil survei lapangan di salah satu sekolah menengah atas di wawatobi ditemukan bahwa terdapat siswi yang mengaku mendapatkan perundungan berupa ejekan, singgungan, kata kasar oleh teman sekolah di media sosial. Situasi ini membuat siswi tersebut sulit kembali berbaur dengan lingkungan sosial, cemas terhadap komentar dan penilaian negatif lingkungannya, bahkan hampir putus sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat harga diri dan kecemasan pada remaja Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Wawotobi. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif pendekatan Crosss Sectional Study dengan teknik pengambilan sampel Sistematik Random Sampling. Populasi dalam penelitian ini siswa-siswi SMAN 1 Wawotobi sebanyak 315 orang dan jumlah sampel penelitian sebanyak 76 responden. Hasil penelitian menggunakan uji alternatif Fisher Excat dan menunjukan ada hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat harga diri dan kecemasan pada remaja dengan nilai hubungan 0,00. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat harga diri dan kecemasan remaja di SMAN 1 Wawotobi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kanker Payudara pada Wanita Usia Subur NurRochmah; Aisyaroh , Noveri
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v4i2.1047

Abstract

Kanker merupakan penyebab utama kematian wanita di seluruh dunia, dengan kanker payudara sebagai jenis yang paling umum dan mematikan. Di Indonesia, kanker payudara menempati urutan pertama dalam jumlah kasus, namun sebagian besar baru terdeteksi pada stadium lanjut karena rendahnya kesadaran terhadap deteksi dini. Salah satu metode deteksi dini yang efektif adalah Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), meskipun tingkat praktiknya masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor risiko yang berkontribusi terhadap terjadinya kanker payudara. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan mencari artikel dalam Bahasa Indonesia dan Inggris melalui data base Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci “factors influencing” dan “breast cancer” serta kriteria inklusi tertentu. Hasil kajian menunjukkan bahwa usia, usia menarche dini, obesitas, riwayat keluarga, riwayat menyusui, penggunaan kontrasepsi hormonal, usia pada kehamilan pertama, dan kebiasaan merokok berhubungan erat dengan risiko kanker payudara. Dari sembilan faktor risiko yang ditinjau, terdapat tiga faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kejadian kanker payudara pada wanita usia subur antara lain; penggunaan kontrasepsi hormonal jangka panjang, riwayat keluarga dengan kanker, serta usia menarch dini.
Efektivitas Batuk Efektif dan Fisioterapi Dada pada Penyakit Paru Obstruktif Kronis: Studi Kasus Dina Nafianida; Resti Yulianti Sutrisno; Badriyah, Badriyah
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v4i2.1058

Abstract

Penyakit paru obstruktif kronis atau peradangan paru kronis merupakan penyakit yang bersifat irreversible. Mortalitas akibat penyakit ini mencapai hampir 90% pada usia di bawah 70 tahun di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah batuk efektif dan fisioterapi dada untuk membantu mengeluarkan dahak pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas prosedur fisioterapi dada dan batuk efektif pada frekuensi napas atau respiratory rate (RR), saturasi oksigen (SpO2), suara napas, keluhan batuk serta sesak napas pasien. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan melakukan studi kasus pada lima pasien PPOK. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi, persentase, dan deskripsi kondisi pasien. Penelitian dilakukan di bangsal dalam RSUD Tidar Kota Magelang selama tiga hari perawatan kepada lima pasien PPOK. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan RR sebanyak 5 – 7x/menit, peningkatan SpO2 menjadi sebanyak 3 – 4%, perbaikan suara napas, keluhan batuk serta sesak napas pasien. Frekuensi napas sebelum intervensi dalam rentang 26 – 35x/menit menurun menjadi dalam rentang 20 – 28x/menit setelah intervensi. Sementara itu, SpO2 sebelum intervensi dalam rentang 91% - 96% meningkat menjadi lebih dari atau sama dengan 95%. Dengan membandingkan data kondisi pasien sebelum dan setelah intervensi, pemberian prosedur fisioterapi dada dan batuk efektif memiliki pengaruh pada perbaikan kondisi pasien PPOK.

Page 4 of 12 | Total Record : 113