cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021)" : 9 Documents clear
Meningkatkan Motivasi Hasil Belajar Siswa dengan Pendekatan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada Kelas XI OTKP Mata Pelajaran Bahasa Inggris di SMK YPS Prabumulih Hikmah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v1i2.17

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw tehadap hasil belajar siswa kelas XI OTKP SMK YPS Prabumulih.Subjek penelitian ini adalah siswa SMK YPS Prabumulih Kelas XI Otkp yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Data dikumpulkan dengan menggunakan formulir observasi dan analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif.Hasil analisis menunjukkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dapat meningkatkan motivasi hasil belajar. Sebelum penelitian menggunakan penerapan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw  Data tersebut menunjukkan dari jumlah siswa 30, sebelum proses pembelajaran memakai metode kooperatif tipe jigsaw, siswa terlihat tidak antusian dan motivasi dari belajar tidak sesuai harapan, sehingga dari 30 siswa , ada tidak memenuhi syarat belajar dengan presentase 67 % belum tuntas masih di bawah kriteria ketuntasan minimal 75. Nilai tertinggi 85 dan terendah. skornya 50. Artinya hanya 34 %  siswa yang tuntas kriteria ketuntasan minimal (kkm) bahasa Inggris yang telah ditetapkan. siswa diakui sebagai lulusan. Selain itu, banyak juga siswa yang pasif ketika mengikuti kegiatan pembelajaran. Dalam wawancara dengan pendidik, guru mengatakan, “Hanya sekitar 10 dari 30 siswa yang terlihat berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Siklus I. Kemudian pada siklus II ketuntasan klasikal meningkat menjadi 87,00 pada 93 %  dengan kategori “berhasil”. penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar pada siswa kelas XI Otkp SMK YPS Prabumulih.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Bicara Siswa dalam Bahasa Inggris melalui Permainan Snake and Ladder di Kelas VIII SMP Negeri 1 Bonai Darussalam Susiani Susiani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v1i2.18

Abstract

Pembelajaran yang dilakukan guru selama siklus I dan siklus II menunjukkan performance yang baik. Guru mulai menerapkan metode dan teknik pengajaran yang bervareasi, guru berusaha menstimulus keaktifan dan kekreatifan siswa, guru menyajikan pembelajaran bahasa Inggris secara integral, guru tidak hanya berkomunikasi pada tuntasnya suatu materi pelajaran saja tetapi lebih memperhatikan kemampuan penguasaan yang diperoleh siswa. Hal ini dapat dilihat pada pada aspek kesesuaian merespon dengan instruksi terjadi kenaikan pada tahap I dengan nilai 70 ke 75 pada tahap II dan 85 pada tahap ke III, juga terjadi perubahan yang signifikan pada aspek peran aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran yang mengalami peningkatan dari 75 pada tahap I ke 90 pada tahap II dan 100 pada tahap III. Hal ini juga berpengaruh juga pada aspek tanggapan siswa tentang media snake and ladder penguatan dengan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) dengan nilai berturut-turut 90, 95 dan 100 pada tahap II
Peningkatan Hasil Belajar Materi Descriptive Text dengan Menggunakan Model Pembelajatan Problem Based Learning (Pbl) dengan Media Gambar / Poster Siswa Kelas XI SMAN 3 Tapung Winarti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v1i2.19

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar materi Descriptive Text melalui media gambar siswa SMA Negeri 3 Tapung . Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Media gambar dapat Meningkatkan Hasil Belajar Materi Descriptive Text Melalui Media gambar /poster Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Tapung. Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1) Bagi guru yang mendapatan kesulitan yang sama dapat menerapkan media gambar untuk meningkatkan Hasil Belajar. (2) Agar mendapatkan hasil yang maksimal maka dihaharapkan guru lebih membuat Media gambar yang lebih menarik dan bervariasi.
Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas VII SMP Negeri 7 Tambusai pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris dengan Menggunakan Alat Peraga dan Metode Saci (See, Attention, Create And Implement ) Siti Nurjanah; Sri Wanita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v1i2.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa yang mana pada setiap putaran terdiri dari beberapa tahap yaitu rancangan, kegiatan, pengamatan dan refleksi. setiap tahap untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan metode yang bervariasi untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tambusai tahun pelajaran 2021/2022 pada mata pelajaran Bahasa Inggris Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII sebanyak 22 orang . Dari hasil penelitian tampak hasil belajar siswa yang terus mengalami peningkatan,semua itu dapat dilihat dari hasil nilai ulangan harian yang telah dilakukan baik pada siklus I maupun pada siklus II, yang mana pada siklus I terus mengalami peningkatan – peningkatan sampai pada sikklus II, ini disebabkan bahwa dalam belajar Bahasa Inggris sangat efesien jika kegiatan pembelajaran dibantu dengan menggunakan alat peraga dan metode yang bervariasi akan dapat mewujudkan tujuan dari kegiatan pembelajaran tersebut. Untuk itu dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pembelajaran menggunakan melalui alat peraga dan metode SACI ( See, Attention, Create and Implement ) dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tambusai tahun pelajaran 2021/2022 pada mata pelajaran Bahasa Inggris.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Writing Skill pada Teks Interaksi Interpersonal dengan Menerapkan Tekhnik Pembelajaran Mind Mapping Response pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Tapung Hilir Halimatusyakdiah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v1i2.21

Abstract

Saat ini bahasa inggris merupakan mata pelajaran yang dikaji oleh setiap jenjang kelas di sekolah. Termasuk juga di kelas VII pada tingkat Sekolah Menengah Pertama. Salah satu materi yang di ajarkan adalah Teks Interaksi Interpersonal. Pada materi ini salah satu aspek yang di harapkan adalah siswa dapat meningkatkan keterampilannya dalam menulis Teks Interaksi Interpersonal. Salah satu teknik pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran bahasa inggris adalah Teknik Pembelajaran Mind Mapping Response. MPR (Mind Mapping Response) merupakan suatu metode pembelajaran bahasa yang disusun pada koordinasi perintah (command), ucapan (speech) dan gerak (action); dan berusaha untuk mengajarkan bahasa melalui aktivitas fisik (motor). Oleh karena itu penelitian ini mengambil judul “Upaya Meningkatkan Keterampilan Writing Skill Pada Teks Interaksi Interpersonal Dengan Menerapkan Teknik Pembelajaran Mind Mapping Response Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Tapung Hilir”. Pada pra siklus peneliti masih menggunakan metode konvensional dalam pembelajaran, siswa yang tuntas belajar pada pra siklus hanya 13 siswa atau 40% siswa yang tuntas belajar. Kemudian pada siklus 1 peneliti mengadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Tekhnik Pembelajaran Mind Mapping Response. Hasilnya adalah pada siklus 1 ini jumlah siswa yang tuntas belajar meningkat menjadi 24 siswa atau 72% siswa mampu tuntas belajar. Pada siklus 2 peneliti masih menggunakan Teknik Pembelajaran Mind Mapping Response dalam proses KBM, pada siklus 2 terdapat peningkatan jumlah siswa tuntas belajar menjadi 31 siswa atau 91% siswa mampu tuntas belajar. Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan di Kelas VII SMP Negeri 1 Tapung Hilir, yaitu dalam jangka waktu kurang lebih 2 minggu, dengan konsep 4X pertemuan maka Teknik Pembelajaran Mind Mapping Response berdampak positif bagi proses peningkatan keterampilan writing skill siswa pada Teks Interaksi Interpersonal di Kelas VII SMP Negeri 1 Tapung Hilir.
Meningkatkan Hasil Belajar PPKN dengan Materi Persatuan dan Kesatuan dari Masa Kemasa dengan Modal Pembelajaran Discovery Learning melalui Diskusi Kelompok Eni Dawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v1i2.76

Abstract

Pada kurikulum 2013 pemebelajaran lebih di terapkan pada penugasan pengetahuan dan keterampilan yang dapat mengembangkan sikap spiiritual dan sosial sesui dengan karakteristik pendidikan PPKN. Sehingga di harapkan menumbuhkan sifat menghargai dan menghormati pendapat dan tujuan pendidikan PPKN dapat menjadi sarana belajar siswa untuk mengenal negara kesatuan RI.membentuk pribadi siswa sesuai dengan kebudayaan negara kesatuan RI dan bertujuan untuk membentuk generasi yang cintah tanah air dan ikut serta dalam mengisi kemerdekaan RI. Dalam pembelajaran PPKN model pembelajaran Discovery learning dirasa sanagat lebih tepat untuk digunakan karena modal pembelajaran lebih menekankan pada masalah sangat efektif untuk menstimulus siswa terhadap materi pembelajaran siswa dapat lebih cepat untuk memahami dan menemukan secara mandiri berdasarkan media video yang di sajikan. Mengacu pada permendiknas no 41 tahun 2007 tentang standar fokus menyatakan bahwa proses pembelajaran pada potensi peserta didik maka proses pemeblajaran pada siswa.pendidikan dasar dan menengah harus inovatif dan inspiratif menyenagkan menentangkan dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta melakukan rancangan yang cukup kreatifitas dan kemandirian siswa dengan bakat melihat dan perubahan fisik pisikologis peserta didik. Sebagai contoh adalah media video mampu menghadirkan pengalaman dan pola fikir siswa untuk mengembangkan dan menjelaskan tentang cara berdiskusi dan mengeluarkan pendapat melalui tayangan video membantu siswa dengan memahami dari persatuan dan kesatuan dari masa kemasa. Dengan proses pemeblajaran sehingga prestasi dalam pemebelajaran materi persatuan dan kesatuan dari masa kemasa mengkaitkan peningkatan menjadi lebih baik maka peneliti akan melakukakan penelitaian dengan judul mengingkatkan hasil belajar PPKN dengan model pembelajaran Discovery learning melalui diskusi kelompok dengan materi persatuan dan kesatuan dari masa kemasa.
Tafsir Maqashidi atas Konsep "Al-'Ilm" dan "Al-Hikmah" dalam Al-Qur'an: Relevansinya dengan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Manajemen Pengetahuan di Lingkungan Society 5.0 Moh. Bahrudin; Ahmad Nur Fathoni; Anwar Mukti; Agung Mandiro Cahyono; Luqman Hakim; Muhammad Burhanudin Nur Karim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v1i2.6465

Abstract

The research on Tafsir Maqashidi and Islamic epistemology explores the integration of higher objectives (maqashid) of the Qur'an with contemporary knowledge and human resource development (HRD) within Islamic frameworks. Studies highlight that Tafsir Maqashidi offers a purposive interpretation approach emphasizing spiritual, ethical, and intellectual dimensions, aligning revelation and reason as coequal knowledge sources, and promoting lifelong learning and moral responsibility in education. In HRD, Maqasid Sharia principles guide beyond skill enhancement to include spiritual and moral growth, fostering values-based personal and organizational development, as shown in waqf-based institutions and Islamic educational settings. The epistemological discourse also addresses the challenges of modern knowledge by integrating Islamic primary sources with reason and spirituality, offering alternative educational models responsive to contemporary societal needs. Additionally, Islamic philosophy’s concept of 'Ilm' (knowledge) provides a reflective knowledge framework valuable for knowledge management and learning organizations in the digital age. These findings imply that applying Maqashidi interpretation and Islamic epistemology can enrich knowledge management, HRD, and education in the context of Society 5.0, supporting holistic human development grounded in Islamic values.
Integrasi Nilai Al-Ta'awun atau Gotong Royong dan Al-Ukhuwwah atau Persaudaraan dari Al-Qur'an dalam Membangun Model Kolaborasi dan Manajemen Komunitas Digital di Society 5.0 Anwar Mukti; M. Luqman Hakim; Agung Mandiro Cahyono; Ahmad Nur Fathoni; Moh. Bahrudin Ana Asyifa Azzahro’
Journal of Innovative and Creativity Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v1i2.6466

Abstract

This study aims to examine the integration of Islamic values such as Al-Ta'awun (cooperation) and Al-Ukhuwwah (brotherhood) within digital collaboration and community management in the Society 5.0 era, grounded in the teachings of the Qur'an. The methodology includes qualitative and literature studies, alongside case analysis of Islamic boarding school curricula integrating Islamic values and digital technology. Findings reveal that applying ta'awun and ukhuwah values strengthens community collaboration and solidarity, while integrating technology in Islamic education enhances digital skills without compromising Islamic identity. This integration model supports the development of an inclusive and just society aligned with maqasid sharia principles and digital era challenges. The conclusion highlights that combining Islamic values with digital technology in community management and education offers an effective strategy to build an adaptive, ethical, and competitive society in the Society 5.0 era. Recommendations include strengthening technology-based teacher training and developing curricula responsive to digital advancements.
REFORMASI TASAWUF DALAM KERANGKA MODERASI BERAGAMA: STUDI PEMIKIRAN BUYA HAMKA DAN K.H. ABDURRAHMAN WAHID Aina Noor Habibah; Moch. Bashori Alwi; Bayu Fermadi; Akhmad Ali Said; Yuni Pangestutiani; Misbachul Munir; Moh. Hasan Fauzi; M. Sirojudin Alfin Abas
Journal of Innovative and Creativity Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8426

Abstract

Artikel ini mengkaji pemikiran dua tokoh intelektual Muslim Indonesia, Buya Hamka dan K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dalam merumuskan konsep moderasi beragama melalui reformasi tasawuf. Kedua tokoh ini merepresentasikan dua tradisi besar Islam Indonesia yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang memiliki pendekatan berbeda namun sama-sama berorientasi pada moderasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis komparatif terhadap karya-karya utama kedua tokoh untuk menemukan titik temu dan perbedaan dalam upaya mereka mereformasi tasawuf sebagai instrumen moderasi beragama di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun memiliki pendekatan yang berbeda, Hamka lebih purifikasionis sementara Gus Dur lebih akomodatif, keduanya sama-sama menekankan pentingnya tasawuf yang aktif, rasional, dan berorientasi pada keadilan sosial. Sintesis dari pemikiran keduanya menawarkan framework moderasi beragama yang komprehensif bagi Indonesia kontemporer yang menghadapi tantangan radikalisme, sekularisme, dan intoleransi.

Page 1 of 1 | Total Record : 9