cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,527 Documents
Reaktualisasi Pedagogi Roh Kudus: Transformasi Metode Pengajaran Doktrinal Anak Usia Dini di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) pada Era Digital Andre Yosua M; Nelly
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14211

Abstract

Pendidikan agama Kristen untuk anak usia dini di lingkungan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) kerap kali masih terjebak pada metode instruksional mekanis yang berpusat pada hafalan dogmatis. Di era digital dengan disrupsi informasi yang masif, metode semacam ini dinilai kurang efektif dalam menanamkan nilai-nilai Teologi Injil Sepenuh ke dalam sanubari anak-anak Generasi Alpha. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan ulang metode pengajaran doktrinal—khususnya doktrin keselamatan, baptisan Roh Kudus, kesembuhan ilahi, dan kedatangan Kristus kembali—melalui pendekatan pedagogi yang lugas, alkitabiah, dan relevan dengan perkembangan kognitif anak masa kini. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur konseptual, penelitian ini mengintegrasikan teologi alkitabiah (Ulangan 6:6-7) dengan teori perkembangan kognitif mutakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengajaran doktrin GPdI bagi anak usia dini harus bertransformasi dari sekadar 'transfer pengetahuan' menjadi 'pembentukan spiritual interaktif' melalui object lessons, penceritaan alkitabiah yang imajinatif (multisensori), dan pengenalan akan natur Roh Kudus sebagai Penolong secara praksis. Keterlibatan sinergis antara sekolah minggu dan pendidikan keluarga merupakan kunci utama agar doktrin tidak sekadar dihafal, melainkan dihidupi sejak dini.
Determinants of MSME Success: The Mediating Role of Innovation in Entrepreneurial Characteristics and Social Capital Muhammad Arief; Isep Amas Priatna; Rasyid Widada
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14212

Abstract

Despite the dominant contribution of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to Indonesia's GDP, challenges regarding sustainability and competitiveness remain crucial issues. This study aims to analyze the mechanism of influence of entrepreneurial characteristics and social capital on MSME success through the mediating role of innovation. Employing an explanatory quantitative design, this study involved 53 MSME owners in Bogor Regency selected via purposive sampling with a criterion of at least 3 years of operation. Data were analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). The results demonstrate that innovation plays a vital role as a full mediator in the relationship between entrepreneurial characteristics and business success. Interestingly, the findings indicate that social capital has no significant effect on business success, either directly or through innovation. The study concludes that internal entrepreneurial characteristics are a superior determinant compared to external (social) capital in driving innovation and business success. Practical implications suggest that stakeholders should focus more on enhancing innovation capacity and entrepreneurial character rather than merely expanding networks.
Penerapan Media Papan Tempel dalam Meningkatkan Pemahaman Kognitif Siswa Ahmad Suryaluzi
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kognitif anak usia dini dalam konteks berhitung awal melalui penerapan media papan tempel di PAUD Aisyah. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengadaptasi model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan kognitif siswa. Pada kondisi awal, persentase siswa pada kategori berkembang sangat baik (BSB) dan berkembang sesuai harapan (BSH) hanya mencapai 16,66%. Setelah penerapan media papan tempel pada siklus I, persentase tersebut meningkat menjadi 58,33%. Peningkatan lebih lanjut terjadi pada siklus II, di mana persentase kategori BSB dan BSH mencapai 91,66%, dengan rincian 66,66% berkembang sangat baik dan 25% berkembang sesuai harapan, serta tidak ada siswa yang berada pada kategori belum berkembang. Kesimpulannya, penerapan media papan tempel terbukti efektif sebagai solusi inovatif untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak usia dini dalam mengenalkan konsep berhitung awal secara konkret dan menyenangkan.
PENGARUH EDUKASI LAKTASI TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL DI PMB HJ. MURTINAWITA, SST PEKANBARU Widya Febiola; Deswinda Deswinda; Veni Dayu Putri; Dini Maulinda
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14228

Abstract

ABSTRAK Keberhasilan pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh pengetahuan ibu mengenai laktasi, sehingga edukasi laktasi diperlukan untuk meningkatkan kesiapan ibu dalam menyusui. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi laktasi terhadap pengetahuan ibu hamil di PMB Hj. Murtinawita, SST Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental melalui rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 ibu hamil yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan media edukasi berupa e-booklet berupa 13 halaman yang memuat materi laktasi secara sistematis, menggunakan bahasa sederhana, mudah dipahami, dan dapat dibaca kembali secara mandiri. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 17–27 Juni 2026. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum edukasi sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori cukup (56,7%), sedangkan setelah edukasi seluruh responden (100%) berkategori baik. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 (p < 0,05) dan Z = -4,652, sehingga terdapat pengaruh edukasi laktasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi laktasi menggunakan media e-booklet. Peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan sampel lebih besar, kelompok kontrol, dan media edukasi yang lebih interaktif. ABSTRACT The success of exclusive breastfeeding is influenced by mothers’ knowledge of lactation. Therefore, lactation education is needed to improve mothers’ readiness for breastfeeding. This study aimed to determine the effect of lactation education on the knowledge of pregnant women at PMB Hj. Murtinawita, SST, Pekanbaru. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 30 pregnant women selected using total sampling. Data were collected using a knowledge questionnaire and an educational medium in the form of a 13-page e-booklet containing systematically arranged lactation materials written in simple, easy-to-understand language that could be reviewed independently. The study was conducted from June 17 to 27, 2026. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that before the intervention, the majority of respondents had a moderate level of knowledge (56.7%), whereas after the intervention, all respondents (100%) had a good level of knowledge. The Wilcoxon Signed Rank Test showed a Z value of -4.652 with p < 0.001, indicating that lactation education had a significant effect on increasing pregnant women’s knowledge in supporting the success of exclusive breastfeeding. Health professionals are recommended to improve lactation education by utilizing e-booklets as an educational medium. Future researchers are encouraged to use larger sample sizes, control groups, and more interactive educational media.
PENGARUH REBUSAN KUNYIT ASAM TERHADAP PENURUNAN DISMENOREA PADA SISWI DI SMAS MUHAMMADIYAH RAMBAH Siti Nurkhasanah; Yurizka Putri
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14229

Abstract

ABSTRAK Dismenorea merupakan nyeri yang terjadi selama menstruasi dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta aktivitas belajar remaja putri. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang digunakan untuk membantu mengurangi keluhan tersebut adalah rebusan kunyit asam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas rebusan kunyit asam terhadap penurunan dismenorea pada siswi di SMAS Muhammadiyah Rambah. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 35 siswi kelas IX dan X, sedangkan sampel sebanyak 16 siswi yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi skala nyeri 0–10. Rebusan kunyit asam diberikan mulai hari pertama menstruasi selama tiga hari berturut-turut. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji t-dependent. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor dismenorea sebelum pemberian rebusan kunyit asam sebesar 3,94 ± 1,289 dengan rentang 2–6, sedangkan setelah intervensi sebesar 0,19 ± 0,403 dengan rentang 0–1. Beda rata-rata sebesar 3,750 dengan standar deviasi 1,238 dan hasil uji statistik menunjukkan p<0,001. Dengan demikian, terdapat efektivitas rebusan kunyit asam terhadap penurunan dismenorea pada siswi SMAS Muhammadiyah Rambah.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelengkapan Pemberian Imunisasi Dasar pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Garo Sri Wudiarti; Desti Puswati
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14234

Abstract

ABSTRACT Immunization is an effort to provide immunity against infectious diseases in children. In Indonesia, especially at the Kota Garo Health Center, the success of basic immunization has not yet reached the target. This affects the future health of children. This study aims to analyze the factors that influence the completeness of basic immunization in children in the working area of the Kota Garo Health Center. The research is quantitative, with a correlational study design and a cross-sectional approach. The study was conducted in the working area of the Kota Garo Health Center during May-June using accidental sampling, involving 167 mothers who have children aged 12-24 months. The instruments used were questionnaires on knowledge, family support, distance to health services, and completeness of immunization. The instruments had already been tested for reliability and validity. Analysis was carried out both univariately and bivariately, using the chi-square test. The study results found a relationship between mothers' knowledge (p=0.030), family support (p=0.030), and distance to health services (p=0.000) with children's basic immunization completeness. It is suggested that health centers improve mothers' knowledge and provide health services that are more easily accessible. ABSTRAK Imunisasi adalah usaha memberikan kekebalan terhadap penyakit infeksi pada anak. Di Indonesia terkhusus Puskesmas Kota Garo keberhasilan imunisasi dasar belum mencapai target. Hal ini mempengaruhi kondisi kesehatan anak ke depannya. Penelitian ini bertujuan menganalisi faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar anak di wilayah kerja Puskesmas Kota Garo. Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian korelasional, dengan pendekatan cross-sectional, penelitian dilakukan di wilayaah kerja Puskesmas Kota Garo, selama bulan Mei-Juni menggunakan Acciddental Samples, dengan 167 Ibu yang memiliki anak usia 12-24 bulan. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner pengetahuan, dukungan keluarga, jarak akses pelayanan kesehatan, dan kelengkapan imunisasi. Instrumen sudah dilakukan uji realibel dan validitas. Analisa dilakukan secara univariat dan bivariat, menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan hubungan antara pengetahuan Ibu (p=0.030), dukungan keluarga (p=0.030), dan jarak akses pelayanan kesehatan (p=0.000) terhadap kelengkapan imunisasi dasar anak. Disarankan kepada Puskesmas agar dapat meningkatkan pengetahuan Ibu, dan memberikan akses pelayanan kesehatan yang dapat dijangkau lebih baik.
Pelaksanaan Kesepakatan Persetujuan Tindakan Medis Dengan Pasien Di Rumah Sakit Kota Pekanbaru Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 290/Menkes/Per/III/2008 Tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran Bambang Keristian; H.M. Yusuf Daeng; Yelia Nathassa Winstar
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14240

Abstract

Persetujuan Tindakan Medis (informed consent) adalah kesepakatan yang diberikan oleh pasien atau keluarganya setelah mendapatkan penjelasan lengkap mengenai tindakan medis yang akan dilakukan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 290/MENKES/PER/III/2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran. Kewajiban dokter untuk memperoleh persetujuan tersebut bersifat hukum sekaligus moral. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan kesepakatan persetujuan tindakan medis antara pasien dan rumah sakit di Kota Pekanbaru, faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum sosiologis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan kajian kepustakaan terhadap direktur rumah sakit, dokter, perawat/bidan, serta pasien atau keluarga pasien pada tiga rumah sakit di  Kota Pekanbaru, yaitu Rumah Sakit Hermina, RSUD Arifin Achmad, dan Rumah Sakit Aulia Hospital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulir informed consent pada umumnya telah dilengkapi dan ditandatangani sesuai ketentuan, namun sebagian pasien atau keluarga belum sepenuhnya memahami tujuan, isi, dan risiko yang dijelaskan dalam proses persetujuan tersebut. Hambatan utama yang ditemukan adalah ketidakhadiran anggota keluarga yang bertanggung jawab pada saat persetujuan diperlukan, keterbatasan pemahaman pasien atas informasi yang disampaikan, kelengkapan dokumen persetujuan yang belum optimal, serta waktu konsultasi dokter dan pasien yang terbatas. Pihak rumah sakit mengatasi hambatan tersebut dengan menghubungi keluarga pasien melalui telepon, merevisi formulir persetujuan, melakukan monitoring dan evaluasi, serta memberikan edukasi berkelanjutan kepada tenaga medis. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pemahaman perawat mengenai prosedur informed consent dan perbaikan substansi formulir persetujuan tindakan medis di rumah sakit agar selaras dengan Permenkes Nomor 290/MENKES/PER/III/2008.