cover
Contact Name
Azka Muharam
Contact Email
azkamuharam30@gmail.com
Phone
+6287817753084
Journal Mail Official
rivierajmi@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Palm Asri Pasalakan Blok C Nomor 5 Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Multidisiplin Indonesia
Published by Riviera Publishing
ISSN : 29649048     EISSN : 29632900     DOI : 10.58344
Journal Multidisiplin Indonesia is an national /scientific journal, double-blind peer-reviewed, open acces journal published monthly by CV Riviera Publishing. Journal Multidisiplin Indonesia provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be empirically examined. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from Management, Education, Economics, Culture, Law and Sains that belong to the social context
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 605 Documents
Penerapan Metode Pembelajaran Diskusi dan Penemuan Terbimbing (Discovery) dalam Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika pada Materi Persamaan Lingkaran Ilawaty, Siti Aidah
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i3.195

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pada kenyataan bahwa sebagian besar siswa Kelas XI TKRO 3 SMK Negeri 7 Baleendah Kab. Bandung merasa kesulitan dalam belajar Matematika, pelajaran ini merupakan materi yang cukup sulit dan kurang digemari oleh para siswa. Rendahnya hasil belajar ini disebabkan karena kurang motivasi dan semangat belajar untuk menguasai materi. Masalah yang timbul salah satunya anak masih lemah pengetahuannya tentang materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Dengan menerapkan metode Diskusi dan penemuan diharapkan siswa mampu menumbuhkan semangat belajar siswa, sehingga siswa semakin semangat mengikuti pembelajaran. Metode Diskusi dan penemuan merupakan Pembelajaran Kooperatif yang pada dasarnya adalah belajar bersama dalam kelas, sehingga dalam proses belajar perlu adanya penekanan pada keaktifan siswa. Sehingga pada akhirnya siswa berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa, hal tersebut diindikasikan dari perolehan rata-rata siklus I (58 %) dan siklus II (83.61 %). Sedangkan pencapaian ketuntasan belajar individu pada siklus I sebesar 27.77 % dan siklus II sebesar 94.44 % sehingga indikator kinerja penelitian tindakan kelas ini selesai pada siklus II. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tambahan informasi dan pemikiran tentang salah satu dari sekian banyak metode pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kompetensi siswa. Keberhasilan penerapan model, pemilihan media, strategi, maupun pendekatan pembelajaran tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun penelitian ini setidaknya memberikan gambaran bagaimana seorang guru berusaha untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui proses pembelajaran yang berkualitas
Penerapan Metode Active Learning dengan Model Pengajaran Terarah untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Belajar Bahasa Inggris pada Materi Conditional Sentences Supriatna, Agus
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i3.196

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) langkah-langkah penerapan pembelajaran Pembelajaran Active Learning Dengan Model Pengajaran Terarah dalam peningkatan pembelajaran Bahasa Inggris (2) apakah langkah-langkah pembelajaran Pembelajaran Active Learning Dengan Model Pengajaran Terarah dapat meningkatkan pembelajaran Bahasa Inggris. Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, Setiap siklus, terdiri dari: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Peningkatan hasil belajar siswa dari pratindakan, siklus I, dan siklus II. Pada Kegiatan PraTindakan hasil nilai yang dicapai oleh siswa, masih banyak siswa yang memperoleh nilai sangat rendah dengan pencapaian nilai teringgi hanya mencapai nilai 72 dan nilai terendah 30 serta hasil rata – rata hanya mencapai 54 %, pada tindakan I proses pembelajaran meningkat disebabkan oleh karena guru dapat memahami kendala yang dihadapinya pada tampilan tindakan sebelumnya. Siswa lebih aktif dan kreatif dalam menyelesaikan tuga-tugas. Selain adanya peningkatan terbukti pada pencapaian nilai rata-rata pretest dan posttest. Tindakan II mengakhiri tindakan pembelajaran dengan pemberian tugas dan indikator keaktifan siswa telah diatas 65% dan skor hasil siswa minimal sudah mencapai hasil yang memuaskan perolehan hasil nilai tertinggi mencapai 90 dan nilai terendah hanya 75 dengan perolehan nilai rata – rata 85%. Hal ini sudah sesuai dengan standar ketuntasan maximal yang harus dicapai oleh siswa. Pada tindakan II proses pembelajaran meningkat disebabkan oleh karena guru dapat memahami kendala yang dihadapinya pada tampilan tindakan sebelumnya. Selain adanya peningkatan terbukti pada pencapaian nilai rata-rata pretest dan posttest
Penerapan Model Pembelajaran Student Team Achievement Development (STAD) terhadap Hasil Belajar Sistem Starter Rosyadi, Achmad
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i3.197

Abstract

Penelitian ini berangkat dari latar belakang perlunya dilakukan pembaharuan dalam meningkatan kreativitas mengajar guru dalam pengelolaan proses di sekolah menengah kejuruan sebagai respons semakin melemahnya kualitas belajar siswa, sebagian besar siswa kelas XI merasa kesulitan dalam pembelajaran. Dalam kegiatan pembelajaran, materi pelajaran tidak kontekstual, dan kinerja siswa sangat rendah, baik pada proses maupun produk belajarnya. Untuk meningkatkan keberhasilan siswa dalam mencapai kompetensi yang diharapkan perlu diterapkan metode yang lebih menuntut aktivitas dan motivasi siswa. Dari hasil observasi aktivitas yang dilakukan oleh peneliti melalui observer/rekan sejawat yang mengamati jalannya proses pembelajaran didapatkan hasil belajar siswa yang mulai meningkat, hasil belajar. Berdasarkan analisis data, pelaksanaan tindakan pada siklus I menunjukan bahwa nilai rata-rata siswa adalah 58.28. Dari 32 siswa yang mengikuti tes evaluasi terdapat 12 siswa yang tuntas belajar, persentase ketuntasan belajar adalah 37.5%. Setelah melakukan perbaikan dalam proses pembelajaran, dari hasil analisa pada siklus II diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 83.28 %. Pada hasil observasi aktivitas belajar siswa diperoleh aktifitas siswa yang tergolong aktif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tambahan informasi dan pemikiran tentang salah satu dari sekian banyak metode pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kompetensi siswa. Keberhasilan penerapan model, pemilihan media, strategi, maupun pendekatan pembelajaran tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun penelitian ini setidaknya memberikan gambaran bagaimana seorang guru berusaha untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui proses pembelajaran yang berkualitas
Problematika Penerapan Smart Contract terhadap Peran dan Fungsi Notaris di Indonesia Indahcantika Mazalio, Gladysha
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i3.198

Abstract

Smart contract adalah kontrak digital yang dapat diatur dan dieksekusi secara otomatis. Kehadiran smart contract menimbulkan perubahan radikal dalam dunia hukum, khususnya dalam bidang perjanjian dan pembayaran. Meskipun teknologi memungkinkan fungsi Notaris dilakukan secara online dan jarak jauh, tampaknya hal itu tidak mungkin dilakukan secara hukum yang saat ini berlaku di Indonesia. Sehingga, masih dibutuhkan regulasi yang spesifik mengatur ketentuan mengenai Smart Contract agar terbentuknya kepastian hukum yang memberikan rasa aman dan perlindungan hukum bagi masyarakat. Rumusan Masalah yang dipakai ada dua yaitu, pertama, keabsahan hukum atas kehadiran smart contract dikaitkan dengan transaksi elektronik, serta yang kedua, bagaimana ancaman penerapan smart contract terhadap peran dan fungsi notaris di indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan mengumpulkan data dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran Smart Contract di Indonesia dapat dikatakan sah dan berlaku apabila memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Namun, jika dikaji terhadap peran notaris sebagai pejabat umum, Smart Contract akan mengurangi peran notaris sebagai pejabat umum dalam pendaftaran dan pengesahan perjanjian. Karena, peran notaris tetap diperlukan dalam pemeriksaan keabsahan dan kepatutan kontrak, serta dalam memberikan jaminan keamanan bagi kontrak yang diselenggarakannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Kemajuan teknologi yang pesat harus sejalan dengan perubahan sistem hukum, khususnya fungsi notaris sebagai pejabat publik, agar tetap relevan dan memberikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat
Efektivitas Pemanfaatan Stunting Mobile untuk Pencegahan Stunting dengan Meningkatkan Pemahaman Kebutuhan Asupan Makan di Kabupaten Banyumas Arum Nurcahyanti, Khusnul Khotimah; Rahmansyah, Ilham
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i3.199

Abstract

Tingginya prevalensi stunting di Indonesia yaitu 24,4% serta Angka kasus stunting di Kabupaten Banyumas pada tahun 2021 mencapai 21,6% dan mengalami penurunan pada tahun 2022 menjadi 16,6 %, tetapi angka tersebut masih cukup tinggi sehingga perlu kerja keras dari semua pihak. Pemahaman orang tua khususnya ibu sangat mempengaruhi status gizi anak. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman ibu berkaitan dengan asupan makanan berkaitan dengan stunting, menjadi penyebab tingginya angka kejadian stunting pada balita.  Salah satu bentuk pemahaman pengetahuan adalah dengan penggunaan stunting mobile. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektvitas pemanfaatan stunting mobile untuk pencegahan stunting dengan meningkatkan pemahaman kebutuhan asupan makan di Kabupaten Banyumas Penelitian ini merupakan penelitian analitik eksperimental dengan metode cross sectional menggunakan pre-post test design yang membandingkan pengaruh intervensi metode edukasi menggunakan stunting mobile. Hasil penelitian didapatkan nilai p value 0,001, artinya terdapat beda signifikan tingkat pengetahuan kader setelah dilakukan edukasi menggunakan stunting mobile dengan nilai gain-score 0,45, sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan pemanfaatan stunting mobile yang dilakukan memiliki efektifitas sedang dalam meningkatkan pengetahuan
Penerapan Metode Pembelajaran Part and Whole untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada Materi Kebugaran Jasmani Friyadi, Tedy
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i3.200

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif melalui pendekatan Pembelajaran Metode Keseluruhan (Part and Whole Method) yang bertujuan untuk mengetahui; Pengaruh metode part and whole terhadap hasil belajar pada siswa kelas XII RPL SMK Negeri 7 Baleendah Kab.Bandung. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XII RPL sebanyak 36 orang. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes latihan materi kebugaran jasmani. Teknik analisis data menggunakan analisis hasil pengerjaan latihan soal. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa: ada pengaruh yang signifikan metode part and whole terhadap hasil belajar siswa yang telah dicapai persiklusnya mengalami peningkatan perbaikkan pembelajaran dimana pada pra siklus 58.75%, pada siklus I menjadi 72.63%, siklus II meningkat sebesar 82.08% ini sudah dikatakan tuntas karena menurut Depdiknas (2006) bahwa pembelajaran dikatakan tuntas apabila secara klasikal siswa yang mendapat nilai 7 keatas mencapai 85 %. Hal ini ditandai dengan meningkatnya persentase keaktifan, perhatian, konsentrasi, minat, dan motivasi siswa dalam pembelajaran di setiap siklusnya. Dalam hal ini peneliti berusaha memecahkan permasalahan dari kegiatan pembelajaran pra maka sapai dengan siklus II dengan menerapkan metode pembelajaran Part and Whole dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII RPL SMK Negeri 7 Baleendah Kab.Bandung sehingga siswa dapat termotivasi untuk mengikuti pembelajaran
Faktor Kecelakaan Kerja dengan Metode Job Safety Analysis Abdur Rahman, Muhammad; Afridah, Wiwik
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i4.201

Abstract

Metode Job Safety Analysis adalah sebuah metode analisis bahaya pekerjaan yang berfokus pada tugas pekerjaan sebagai cara untuk mengidentifikasi bahaya. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja di sebakan oleh kelalaian pekerja pada saat bekerja, selain faktor kelalaian pada saat bekerja faktor situasi kerja, kesalahan orang dan perilaku yang tidak aman. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis terjadinya faktor kecelakaan kerja dengan metode Job Safety Analysis. Literature review ini dilakukan dengan metode traditional literature review. Sumber artikel didapatkan dari database Google Scholar dan Portal Garuda, dengan rentang tahun dari 2015-2020. Kata kunci ‘artikel kecelakaan kerja dan job safety analysis’ dan ‘kecelakaan kerja dan job safety analysis’. Pengumpulan artikel dilakukan mulai dari tanggal 1 Juli 2020-2 Juli 2020. Didapatkan 10 artikel dari 2.540 artikel yang sudah di anggap relevan oleh penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab terjadinya kecelakaan kerja yang sering terjadi adalah dalam pemakaian alat pelindung diri (APD). Selain itu terdapat faktor manusia seperti tindakan unsafe action dan pengetahuan mengenai keselamatan kerja. Hasil penelitian juga menunjukan setiap pekerjaan memiliki resiko kecelakaan maka sebaiknya selalu mengedepankan keselamatan dan berfokus dalam melakukan pekerjaan. Kesimpulan penelitian terdapat faktor-faktor yang mempengarungi kecelakaan kerja seperti faktor lingkungan, faktor manusia. Saran untuk seluruh perusahan agar selalu memperhatikan keselamatan para pekerja sehingga meningkatkan produktivitas serta kenyamanan dalam bekerja
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Metode Pembelajaran Diskusi dan Penemuan Terbimbing (Discovery) pada Materi Barisan dan Deret Aritmetika Zulkifli Lubis, Muhamad
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i3.202

Abstract

Rendahnya hasil belajar ini disebabkan karena kurang motivasi dan semangat belajar untuk menguasai materi. Masalah yang timbul salah satunya anak masih lemah pengetahuannya tentang materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Untuk meningkatkan keberhasilan siswa dalam mencapai kompetensi yang diharapkan perlu diterapkan metode yang lebih menuntut aktivitas dan motivasi siswa. Dengan menerapkan metode Diskusi dan penemuan diharapkan siswa mampu menumbuhkan semangat belajar siswa, sehingga siswa semakin semangat mengikuti pembelajaran. Metode Diskusi dan penemuan merupakan Pembelajaran Kooperatif yang pada dasarnya adalah belajar bersama dalam kelas, sehingga dalam proses belajar perlu adanya penekanan pada keaktifan siswa. Sehingga pada akhirnya siswa berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa, hal tersebut diindikasikan dari perolehan rata-rata siklus I (67.08%) dan siklus II (85.41 %). Sedangkan pencapaian ketuntasan belajar individu pada siklus I sebesar 52,77 % dan siklus II sebesar 94,44 % sehingga indikator kinerja penelitian tindakan kelas ini selesai pada siklus II. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tambahan informasi dan pemikiran tentang salah satu dari sekian banyak metode pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kompetensi siswa. Keberhasilan penerapan model, pemilihan media, strategi, maupun pendekatan pembelajaran tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun penelitian ini setidaknya memberikan gambaran bagaimana seorang guru berusaha untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui proses pembelajaran yang berkualitas
Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa terhadap Iman Kepada Qadha dan Qadar Melalui Pembelajaran Kooperatif Learning Together Tohari, Tohari
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i4.203

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model learning together terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model learning together. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X MIPA 8 SMA Negeri 22 Bandung. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan didapatkan hasil nilai siswa sebelum diterapkan model pembelajaran mencapai hasil nilai tertinggi hanya 65 dan terendah 40 dengan rata-rata sebesar 52.33 perolehan nilai tersebut sangat jauh dari nilai ketuntasan siswa, namunpada Siklus I nilai rata-rata harian tertinggi adalah  75, nilai terendah 60, dan rata-rata nya 69.1 % sedangkan batas nilai ketuntasan belajarnya belum mencapai kriteria yang ditentukan yaitu 75 maka dilakukan tindakan selanjutnya Siklus II bahwa siswa yang melakukan aktivitas menunjukan peningkatan selama pembelajaran dibandingkan dengan aktivitas pembelajaran pada siklus I. Dari data diatas diperoleh siswa dengan hasil nilai tertinggi mencapai 95 dan nilai terendag 75 dengan nilai rata – rata sebesar 83.96%. Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model learning together dapat berpengaruh positif terhadap hasil nilai belajar Siswa serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Pendidikan Agama Islam
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Rahmat, Tatang
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i4.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah matematika siswa kelas IX SMP Pasundan 4 Bandung melalui pembelajaran berbasis masalah. Selain itu tujuan pembelajaran matematika tidak saja pada asfek kognitif tetapi juga menyentuh pada aspek afektif dalam hal ini sikap siswa terhadap matematika itu sendiri. dalam hal, ini disebut disposisi matematis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Tindakan dilaksanakan dalam tiga siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Pada setiap akhir siklus, siswa diberikan tes kemampuan memecahkan masalah. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa lembar observasi pembelajaran, tes kemampuan memecahkan masalah yang telah dikonsultasikan dengan observer (rekan sejawat), angket disposisi matematis, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan memecahkan masalah matematika siswa melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah. Berdasarkan hasil observasi, kegiatan pembelajaran berbasis masalah terlaksana aktivitas siswa semakin meningkat yaitu dalam menanggapi soal, menyimak pada saat guru memberikan penjelasan, bertanya dan menjawab pertanyaan. Dengan penerapan pembelajaran berbasis masalah, kemampuan memecahkan masalah matematika siswa meningkat yaitu dari rata-rata nilai yang diperoleh pada kegiatan Pra Siklus yaitu 54,11 menjadi 67,82 pada siklus 1 dan pada siklus 2 sebesar 84,44. Begitu juga pada setiap indikator mengalami peningkatan. Indikator keberhasilan tindakan dalam penelitian ini adalah terjadinya peningkatan hasil belajar Matematika siswa sebanyak 85% dari jumlah siswa secara keseluruhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar Matematika siswa dapat meningkat melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes belajar Matematika siswa yang sudah mengalami peningkatan

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia More Issue