cover
Contact Name
Azka Muharam
Contact Email
azkamuharam30@gmail.com
Phone
+6287817753084
Journal Mail Official
rivierajmi@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Palm Asri Pasalakan Blok C Nomor 5 Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Multidisiplin Indonesia
Published by Riviera Publishing
ISSN : 29649048     EISSN : 29632900     DOI : 10.58344
Journal Multidisiplin Indonesia is an national /scientific journal, double-blind peer-reviewed, open acces journal published monthly by CV Riviera Publishing. Journal Multidisiplin Indonesia provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be empirically examined. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from Management, Education, Economics, Culture, Law and Sains that belong to the social context
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 797 Documents
Port Planning in the Archipelagic State of Indonesia: An Analysis Using the VOSviewer Application to Determine a Bibliometric Map Sri Rahardjo; Leksmono Putranto; Russ Bona Frazila
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i9.2929

Abstract

It is generally recognized that transportation plays a vital role in supporting a nation’s economy because an increasingly integrated and efficient transportation system can enhance interactions among economic actors. Maritime transportation is an essential component of the transportation system, particularly for inter-island connectivity. Various efforts have continued to be implemented to promote infrastructure development, especially port development within the maritime transportation sector, which has received significant attention. Therefore, port construction in Indonesia has continued to be developed to support passenger transportation, container handling, general cargo services, pioneer shipping, local shipping, and community-based maritime transportation, either through the construction of new facilities or the improvement of existing infrastructure. Port development requires substantial investment; therefore, careful calculation and strategic planning are necessary to determine appropriate port development priorities. This study aimed to examine research trends in port planning by analyzing scholarly publications in leading economics and finance journals. The analysis was based on 200 indexed research articles processed using VOSviewer software to generate a bibliometric map illustrating the evolution and key themes in port planning research.
Dampak Perkembangan Kawasan Batik Trusmi terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon Rexy Nakula Urbaningrum; Ihya Ulumuddin; Herry Purnomo; Riska Chusnul Sanjaya
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 10 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia (Issue in Progres)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i10.2930

Abstract

Perkembangan Kawasan Batik Trusmi sebagai pusat industri kreatif dan wisata budaya telah membawa perubahan terhadap kehidupan sosial masyarakat Desa Trusmi Kulon, Kabupaten Cirebon. Transformasi kawasan yang awalnya berbasis aktivitas membatik tradisional menjadi pusat perdagangan dan pariwisata berpotensi memberikan dampak terhadap struktur sosial, pola interaksi, mata pencaharian, serta nilai budaya masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Kawasan Batik Trusmi dan mengidentifikasi dampaknya terhadap perubahan sosial masyarakat Desa Trusmi Kulon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh budaya, pengrajin batik, pedagang, serta masyarakat lokal sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui pattern matching, explanation building, dan time-series analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan Kawasan Batik Trusmi berlangsung melalui lima tahap, yaitu asal-usul, pertumbuhan awal, perkembangan, transformasi, dan modernisasi. Perkembangan kawasan memberikan dampak pada perubahan komposisi masyarakat melalui masuknya pendatang dan diversifikasi pekerjaan, perubahan struktur sosial dengan munculnya kelompok ekonomi baru, perubahan fungsi masyarakat menjadi lebih berorientasi ekonomi dan wisata, serta perubahan lingkungan fisik dan budaya. Namun, masyarakat tetap mempertahankan identitas lokal melalui pelestarian tradisi membatik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan Kawasan Batik Trusmi menghasilkan perubahan sosial yang bersifat multidimensional dengan kebutuhan keseimbangan antara modernisasi ekonomi dan keberlanjutan budaya lokal.
Konsep Dispositional Control sebagai Model Penyelesaian Sengketa Embrio Beku Pasca-Perceraian: Rekonstruksi Hukum Reproduksi Berbantu di Indonesia Gede Widi Mariada
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i9.2939

Abstract

Perkembangan teknologi reproduksi berbantu melalui fertilisasi in vitro dengan kriopreservasi embrio menimbulkan persoalan hukum yang belum terjawab dalam sistem hukum Indonesia, yaitu apakah embrio beku merupakan subjek hukum yang menyandang hak hidup ataukah objek hukum yang dapat menjadi pokok sengketa penentuan nasib dan hak waris. Persoalan ini memuncak ketika pasangan yang menyimpan embrio bercerai, sehingga timbul benturan antara hak berprokreasi salah satu pihak dengan hak untuk tidak berprokreasi pihak lainnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis status hukum embrio beku secara komparatif dalam tradisi civil law, common law, dan praktik internasional, serta merumuskan konsep dispositional control sebagai model penyelesaian sengketa yang sesuai bagi Indonesia. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, kasus, perbandingan hukum, dan historis, yang diperkuat dengan telaah sistematis atas literatur biomedis dan hukum kesehatan pada jurnal internasional bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya konsensus universal mengenai status embrio. Yurisdiksi common law memperlakukannya sebagai entitas sui generis dengan penyelesaian berbasis kontrak, persetujuan bersama, dan penyeimbangan kepentingan, sedangkan yurisdiksi civil law menekankan perlindungan berbasis martabat manusia melalui pembatasan di hulu. Penelitian juga menemukan bahwa istilah dispositional control telah lebih dahulu hidup dalam pedoman etik profesi kedokteran reproduksi, namun belum pernah dikonstruksikan sebagai kategori yuridis yang berdiri sendiri. Indonesia memerlukan kerangka hukum khusus yang menyeimbangkan perlindungan potensi kehidupan, otonomi reproduksi, dan kepastian hukum pasca-perceraian. Penelitian merekomendasikan rekonstruksi hukum reproduksi berbantu melalui pengaturan persetujuan tertulis yang dapat dicabut, mekanisme penyelesaian sengketa berbasis dispositional control, serta penegasan kedudukan embrio dan anak yang lahir secara posthumous dalam hukum waris.
The Potential Role of Purple Butterfly Pea (Clitoria Ternatea L.) in Modulating Visceral Fat, IL-1?-Mediated Inflammation, and Foam Cell Formation: Implications for Atherosclerosis I Putu Adi Palguna; I Nyoman Gede Wardana; Ni Made Linawati; I Gusti Ayu Widianti; I Wayan Sugiritama
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i9.2944

Abstract

Atherosclerosis develops through interconnected disturbances in lipid metabolism, vascular inflammation, and immune responses, with visceral adipose tissue dysfunction, interleukin-1 beta (IL-1B)-mediated inflammation, and macrophage-derived foam cell formation playing important roles. This review aimed to evaluate the potential role of purple butterfly pea (Clitoria ternatea L.) in modulating visceral adiposity, IL-1B-mediated inflammation, and foam cell formation associated with atherosclerosis. A literature review was conducted using PubMed/MEDLINE, Scopus, and Google Scholar, supplemented by manual reference screening. Studies addressing Clitoria ternatea, visceral fat or obesity, IL-1B or NLRP3 signaling, and foam cells or atherosclerosis were narratively synthesized.The evidence indicates that visceral adipose tissue dysfunction can promote oxidative stress and inflammation, even without substantial increases in fat mass. NLRP3-driven IL-1B production may suppress the GPR109a–ABCA1 pathway, impair macrophage cholesterol efflux, and enhance foam cell formation. Clitoria ternatea, which is rich in anthocyanins, flavonoids, and phenolic compounds, has demonstrated antioxidant, anti-inflammatory, lipid-lowering, and metabolic effects in animal and human studies. However, its effects on IL-1B regulation remain context-dependent, and direct inhibition of foam cell formation has not yet been confirmed. Therefore, Clitoria ternatea may function as a multi-target modulator of atherogenic pathways; however, integrated experimental studies examining inflammasome signaling, cholesterol transport, histopathological changes, and dose-response relationships are required to rigorously establish its antiatherosclerotic efficacy in future research.
Sistem Monitoring Kualitas Air PT. Centralpertiwi Bahari Menggunakan Metode Prototype Berbasis Web Mokhamad Mukti Maulana; Renita Selviana; Alimin Alimin
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i9.2945

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem monitoring kualitas air berbasis web pada PT Centralpertiwi Bahari Situbondo untuk memperbaiki proses pencatatan, penyimpanan, penelusuran, dan penyajian data kualitas air. Nilai penelitian terletak pada penerapan metode Prototype yang melibatkan pengguna dalam evaluasi dan penyempurnaan sistem secara iteratif, dengan cakupan parameter pH, salinitas, suhu, amonia (NH?), dan oksigen terlarut (DO). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Pengembangan dilakukan melalui komunikasi kebutuhan, perencanaan cepat, perancangan cepat, pembangunan prototype, evaluasi dan umpan balik, penyempurnaan prototype, pengembangan sistem final, dan pengujian fungsional. Sistem masih memiliki keterbatasan berupa penyimpanan lokal, belum adanya notifikasi otomatis, belum terintegrasi sensor IoT secara langsung, dan belum menerapkan manajemen multi-pengguna secara penuh. Prototype dievaluasi oleh dua petugas monitoring dan satu supervisor. Masukan utama berupa penambahan filter parameter grafik dan penyempurnaan penamaan file ekspor telah diimplementasikan. Pengujian Black Box mencakup 15 skenario dan seluruh skenario menghasilkan keluaran sesuai harapan sehingga tingkat keberhasilan mencapai 100%. Sistem membantu membuat pencatatan dan pengelolaan data lebih terstruktur, mempermudah pemantauan kondisi air, serta meningkatkan efisiensi penyampaian informasi antara petugas lapangan dan pihak terkait.
Dilema Politik dan Administrasi dalam Kebijakan Publik: Sintesis Literatur tentang Netralitas Birokrasi dan Intervensi Kekuasaan Khairul Zaman
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 10 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia (Issue in Progres)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i10.2947

Abstract

Hubungan antara politik dan administrasi merupakan isu fundamental dalam kebijakan publik, terutama berkaitan dengan netralitas birokrasi dan potensi intervensi kekuasaan terhadap proses administratif. Meskipun birokrasi dituntut untuk bekerja secara profesional, objektif, dan berorientasi pada kepentingan publik, perkembangan tata kelola pemerintahan menunjukkan bahwa politik dan administrasi memiliki keterkaitan yang kompleks dalam proses perumusan maupun implementasi kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis literatur mengenai dilema politik dan administrasi dalam kebijakan publik dengan fokus pada bentuk intervensi politik, mekanisme mempertahankan netralitas birokrasi, serta dampaknya terhadap kualitas kebijakan publik. Metode penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada kerangka PRISMA 2020. Artikel yang relevan diidentifikasi melalui basis data ilmiah dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian dianalisis menggunakan sintesis tematik untuk menemukan pola dan hubungan antarhasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa politik dan administrasi tidak dapat dipisahkan secara absolut, tetapi perlu dikelola melalui batas kewenangan yang jelas, sistem merit, akuntabilitas, dan perlindungan profesionalisme birokrasi. Kontrol politik dapat memperkuat responsivitas demokratis apabila dilakukan secara legitimate, namun intervensi politik yang berlebihan berpotensi menyebabkan politisasi birokrasi, menurunkan kapasitas administratif, mengganggu konsistensi implementasi kebijakan, dan melemahkan kepercayaan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tata kelola pemerintahan yang efektif membutuhkan keseimbangan antara responsivitas politik dan profesionalisme birokrasi, dengan politik memberikan arah kebijakan dan birokrasi memastikan implementasi yang berbasis hukum, bukti, serta kepentingan masyarakat.
Evaluasi Tingkat Implementasi Green Tourism Berbasis Green Destinations Standard pada Desa Wisata Pesisir di Kota Batam Randa Surya Dinata; Jussac Maulana Masjhoer
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i9.2948

Abstract

Pengembangan desa wisata pesisir di Kota Batam menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas pariwisata dan kelestarian ekosistem pesisir, khususnya mangrove. Green Tourism menjadi pendekatan pengelolaan destinasi yang menekankan praktik ramah lingkungan, efisiensi sumber daya, konservasi, dan tata kelola lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat implementasi Green Tourism pada desa wisata pesisir di Kota Batam berdasarkan Green Destinations Standard. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Objek penelitian terdiri atas tiga desa wisata pesisir, yaitu Kampung Tua Bakau Serip, Kampung Terih, dan Mangrove Presiden. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan instrumen Green Tourism Assessment yang terdiri atas 20 indikator dalam empat dimensi: Environmental Management, Green Operational Practice, Low-Carbon Strategy, dan Environmental Governance. Setiap indikator dinilai menggunakan skala 0–4. Validitas isi instrumen diuji menggunakan Aiken's V dan seluruh indikator memperoleh nilai 0,92–1,00 sehingga dinyatakan valid. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung skor rata-rata setiap indikator, dimensi, dan keseluruhan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan Kampung Tua Bakau Serip memperoleh skor rata-rata 3,05 (kategori tinggi), Kampung Terih 2,15 (kategori sedang), dan Mangrove Presiden 1,60 (kategori rendah). Berdasarkan dimensi, Kampung Tua Bakau Serip memiliki capaian tertinggi pada Environmental Governance (3,50), sedangkan capaian terendah terdapat pada Low-Carbon Strategy di Mangrove Presiden (1,40). Dengan demikian, tingkat implementasi Green Tourism pada ketiga desa wisata pesisir di Kota Batam berbeda dan belum merata, sehingga penguatan aspek operasional hijau, strategi rendah karbon, dan tata kelola lingkungan masih diperlukan.
Karakteristik Perbuatan Melawan Hukum pada Pengadaan Penyedia Jasa Konstruksi Berbasis Elektronik Enday Dasuki
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i9.2949

Abstract

Modernisasi pengadaan barang dan jasa publik melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) di Indonesia ditujukan untuk menegakkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan persaingan usaha yang sehat. Namun, digitalisasi tersebut memicu paradoks teknologi hukum (legal-technology paradox), di mana modus Perbuatan Melawan Hukum (PMH) bertransformasi ke ranah siber melalui manipulasi kode pemrograman, intervensi hak akses administrator (super-user bypass), kolusi alamat IP (IP clustering), serta pengunggahan dokumen kualifikasi fiktif. Pada sektor jasa konstruksi, manipulasi administratif pra-kontrak berkorelasi linear terhadap risiko kegagalan bangunan pada fase fisik di hilir. Artikel ini bertujuan menganalisis secara komprehensif: (1) rekonstruksi doktrinal unsur PMH pra-kontrak dalam SPSE berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata dan doktrin culpa in contrahendo; (2) tipologi karakteristik perbuatan beserta batas demarkasi pertanggungjawaban hukum para pihak (perdata, administrasi, dan pidana); serta (3) parameter hukum pembuktian data elektronik melalui penerapan doktrin Res Ipsa Loquitur dan pergeseran beban pembuktian (shifting the burden of proof) di peradilan perdata. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, kasus, dan komparatif (GeBIZ Singapura dan KONEPS Korea Selatan), kajian ini membuktikan bahwa penyimpangan pengadaan digital memenuhi kualifikasi delik perdata pra-kontrak mandiri, terikat dalam doktrin kausalitas terbalik terhadap kegagalan bangunan (Pasal 65 UU No. 2/2017), serta memerlukan pelembagaan Dewan Sengketa Pra-Kontrak dan integrasi basis data host-to-host berbasis kecerdasan buatan untuk menjamin keadilan berkontrak dan perlindungan keselamatan publik.
Memahami Pelayanan Kristen Melalui Integrasi Kepribadian, Motivasi, dan Konsep Hati dalam Alkitab Agustina Natalis; Arianto Tarmansjah; I Gde Iwan A; Robin Rumapea; Sri Ita Ningsih
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i9.2951

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami pelayanan Kristen melalui integrasi antara kepribadian, motivasi, dan konsep hati dalam Alkitab. Kajian psikologi modern, khususnya Big Five Personality Traits dan Self-Determination Theory, digunakan untuk menjelaskan struktur karakter serta dorongan motivasional yang memengaruhi perilaku individu dalam organisasi pelayanan. Namun, kedua pendekatan tersebut belum sepenuhnya menjelaskan orientasi batin terdalam manusia. Tradisi Alkitab menempatkan hati sebagai pusat kehidupan batin yang mengintegrasikan pikiran, kehendak, dan motivasi, sebagaimana ditegaskan dalam Amsal 4:23, Lukas 6:45, dan Yeremia 17:9. Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review untuk mensintesis literatur psikologi dan teologi, serta menafsirkan konsep hati sebagai pusat integrasi kepribadian dan motivasi dalam pelayanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan gereja tidak hanya bergantung pada faktor psikologis, tetapi juga pada orientasi spiritual yang membentuk karakter dan motivasi pelayan. Dengan demikian, integrasi psikologi modern dan antropologi Alkitab memberikan kerangka konseptual yang lebih komprehensif untuk memahami perilaku pelayanan Kristen sebagai tindakan profesional sekaligus panggilan spiritual.
Analisis Perbandingan Preferensi Penumpang Antara Moda Bus Damri Kelas Eksekutif dan Bus Damri Kelas Royal Menggunakan Metode IPA (Importance Performance Analysis) (Studi Kasus: Pontianak (Indonesia) -Kuching (Malaysia)) Gregorius Mike Hard
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i9.2952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penumpang, faktor yang memengaruhi preferensi, serta membandingkan kualitas pelayanan kedua kelas berdasarkan persepsi penumpang. Metode yang digunakan adalah IPA (Importance Performance Analysis), untuk mengukur kesesuaian antara tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan terhadap atribut layanan. Data diperoleh dari 108 responden pengguna bus DAMRI kelas Eksekutif dan Royal. Variabel yang dianalisis meliputi aspek keselamatan, kenyamanan, biaya, waktu tempuh, frekuensi dan fleksibilitas, aksesibilitas, fasilitas tambahan, keamanan, dan keandalan. Data diolah menggunakan perangkat lunak IBM SPSS 27 dengan uji validitas dan reliabilitas. Kedua layanan sudah memenuhi harapan penumpang, namun masih terdapat kesenjangan pada beberapa atribut seperti frekuensi dan fleksibilitas, fasilitas tambahan, keamanan, dan keandalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua layanan secara umum telah memenuhi harapan penumpang, namun masih ditemukan kesenjangan pada sejumlah atribut, terutama frekuensi dan fleksibilitas, fasilitas tambahan, keamanan, serta keandalan. Berdasarkan pemetaan IPA, fasilitas tambahan dan keamanan teridentifikasi sebagai prioritas utama untuk perbaikan. Atribut layanan kemudian dikelompokkan ke dalam empat kuadran IPA, yaitu prioritas utama, pertahankan kinerja, prioritas rendah, dan efisiensi sumber daya. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan IPA dapat digunakan sebagai alat evaluasi yang sistematis untuk mengidentifikasi prioritas perbaikan layanan transportasi publik pada rute lintas negara. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh dan peningkatan pengalaman penumpang. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi manajemen DAMRI dan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan berbasis data guna memenuhi kebutuhan pengguna jasa transportasi darat antarnegara.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 (2026): (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 10 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia (Issue in Progres) Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 5 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia More Issue