cover
Contact Name
Eman Sulaiman
Contact Email
emans.aero@gmail.com
Phone
+6285222147610
Journal Mail Official
admin@ptbegin.com
Editorial Address
Jl. Pekalipan Selatan No.16. Kel Pulasaren, Kec. Pekalipan, Kota Cirebon
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services
ISSN : -     EISSN : 29858054     DOI : https://doi.org/10.58468/socircle
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services is a national journal under the auspices of PT. Berkah Digital Technology. The Indonesian Community Service Journal publishes articles on the results of community service and empowerment in the form of applying various fields of knowledge including agriculture, social sciences, engineering, education, computers and health and other related fields. This journal is also expected to become a journal of fast response, fast review and fast publication. And in the future it can be indexed globally. The SOCIRCLE E-ISSN 2985-8054. Publish 3 times per year; April, August, December. We accept articles in English and Indonesian according to their respective templates. SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services adalah jurnal Nasional di bawah naungan PT. Teknologi Digital Berkah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia menerbitkan artikel hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu antara lain pertanian, ilmu sosial, teknik, pendidikan, komputer dan kesehatan serta bidang terkait lainnya. Jurnal ini juga diharapkan menjadi jurnal fast respon, fast review dan fast publication. Dan kedepannya bisa diindeks secara global. Jurnal Pengabdian Masyarakat SOCIRCLE memiliki SOCIRCLE E-ISSN 2985-8054. Terbitkan 3 kali per tahun; April, Agustus, Desember. Kami menrima artikel dalam bahsa inggris dan bahsa Indonesia yang disesuaikan dengan template masing masing.
Articles 39 Documents
Pemberdayaan Industri Rumah Tangga Melalui Peningkatan Kualitas Dan Kemasan Produk Olahan Lokal FARMAN, FANJI; ANDY ADINEGARA, AHMAD; NUSUKI, INA; FENNY KRISDINA, TIANA; NUROCHMAN, MAMAN
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v4i2.38

Abstract

Industri rumah tangga memainkan peran penting dalam meningkatkan perekonomian pedesaan, khususnya di Desa Cipeles, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang. Industri ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber penghidupan bagi masyarakat setempat, tetapi juga memiliki potensi besar dalam meningkatkan daya saing produk lokal. Namun, dalam praktiknya, industri rumah tangga di desa ini masih menghadapi berbagai tantangan yang menghambat pertumbuhannya, terutama dalam hal kualitas produk dan inovasi kemasan. Produk olahan lokal sering kali kesulitan dalam standarisasi bahan baku, teknik produksi, dan estetika kemasan, menjadikannya kurang menarik bagi konsumen. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan upaya pemberdayaan yang sistematis dan terarah untuk meningkatkan daya saing industri rumah tangga melalui peningkatan kualitas dan inovasi kemasan. Memberikan bantuan dalam penerapan standarisasi bahan baku, pelatihan kebersihan dan sanitasi, serta desain kemasan yang menarik diharapkan dapat meningkatkan daya jual produk lokal dari Desa Cipeles. Selain itu, pemanfaatan strategi pemasaran digital dan penguatan merek merupakan faktor kunci dalam memperluas jangkauan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi konkret bagi pengembangan industri rumah tangga yang berkelanjutan, sehingga berkontribusi pada kesejahteraan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat sangat penting untuk mengatasi keterbatasan akses modal, adopsi teknologi, dan pelatihan. Dengan strategi yang tepat, peningkatan kualitas produk dan kemasan inovatif dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, memastikan bahwa industri lokal tetap kompetitif di pasar yang semakin modern.   Abstrack The household industry plays a crucial role in improving the rural economy, particularly in Cipeles Village, Tomo District, Sumedang Regency. This industry not only serves as a source of livelihood for the local community but also holds significant potential in enhancing the competitiveness of local products. However, in practice, the household industry in this village still faces various challenges that hinder its growth, especially in terms of product quality and packaging innovation. Local processed products often struggle with standardization of raw materials, production techniques, and packaging aesthetics, making them less attractive to consumers. To address these challenges, a systematic and targeted empowerment effort is required to enhance the competitiveness of household industries through quality improvement and packaging innovation. Providing assistance in implementing raw material standardization, hygiene and sanitation training, and attractive packaging design is expected to increase the marketability of local products from Cipeles Village. Moreover, the utilization of digital marketing strategies and branding reinforcement are key factors in expanding market reach. This study aims to provide concrete solutions for sustainable household industry development, ensuring that it contributes to the broader economic welfare of the local community. Collaboration between the government, financial institutions, and the community is essential to overcoming the limitations of capital access, technology adoption, and training. With the right strategy, enhancing product quality and innovative packaging can serve as a driving force for economic growth, ensuring that local industries remain competitive in an increasingly modern market.
Penguatan Ekonomi Dan Kesehatan Desa Melalui Pengembangan Wirausaha Lokal Dan Edukasi Stunting Di Desa Cipancar Kecamatan Sumedang Selatan Dewi, Kisthi Hanila; Puspasari, R. Dewi; Fajriati, Novy
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v4i1.39

Abstract

Desa Cipancar menghadapi tantangan ekonomi dan kesehatan, dengan tingkat kesejahteraan ekonomi yang rendah dan prevalensi stunting yang tinggi pada anak-anak. Stunting, akibat malnutrisi kronis, memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak, yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan sumber daya manusia dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pendekatan holistik yang mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi dan pendidikan kesehatan diperlukan untuk mengatasi masalah ini. Pengembangan kewirausahaan lokal merupakan solusi yang menjanjikan, karena dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan penduduk desa dan menciptakan stabilitas ekonomi yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan wawancara, observasi, dan tinjauan pustaka. Data dikumpulkan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pejabat desa, wirausahawan lokal, tenaga kesehatan, dan anggota masyarakat terdampak, untuk memahami tantangan dan peluang dalam pengembangan kewirausahaan lokal dan efektivitas program pendidikan stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan lokal memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesadaran gizi seimbang dalam rumah tangga. Selain itu, dukungan pemerintah dan pemangku kepentingan sangat penting dalam melaksanakan program penanggulangan stunting yang berkelanjutan. Kebijakan, pendanaan, dan dukungan infrastruktur memainkan peran penting dalam keberhasilan inisiatif ini. Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan terpadu yang melibatkan pembangunan ekonomi dan pendidikan kesehatan dapat secara efektif mengurangi angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Abstrack Cipancar Village faces economic and health challenges, with low economic welfare levels and a high prevalence of stunting among children. Stunting, as a result of chronic malnutrition, affects children's physical and cognitive development, ultimately hindering human resource growth in the long term. Therefore, a holistic approach that integrates economic empowerment and health education is necessary to address this issue. Local entrepreneurship development is a promising solution, as it can create jobs and improve the overall welfare of the community. Community-based economic empowerment significantly impacts increasing village residents' income and creating better economic stability. This study employed a qualitative descriptive approach with a case study method, involving interviews, observations, and literature reviews. Data were collected from various stakeholders, including village officials, local entrepreneurs, health workers, and affected community members, to understand the challenges and opportunities in local entrepreneurship development and the effectiveness of stunting education programs. The results indicate that local entrepreneurship plays a crucial role in enhancing community welfare while contributing to greater awareness of balanced nutrition within households. Moreover, government and stakeholder support is essential in implementing sustainable stunting reduction programs. Policies, funding, and infrastructure support play vital roles in the success of this initiative. The study concludes that an integrated approach involving economic development and health education can effectively reduce stunting rates and improve overall community well-being.
Upaya Pengembangan Produk Melalui Branding Pada Produk Opak Dan Gula Cakar Di Desa Cieurih Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka Dwi Pasca, Yelsha; Burhanudin Rabani; Vina Andita Pratiwi; Emi Amelia; Ade Sobariah Hasanah
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v4i2.40

Abstract

This community service records the results of the implementation of efforts to develop superior products from the Cieurih Village community to increase product marketing through branding strategies. A series of efforts to develop products by discussing how important branding a product is in facing increasingly tight business competition today. This method involves business actors by providing information related to branding to direct practice in product development with a focus on Opak and Gula Cakar Products in Cieurih Village. From the various efforts that have been made, it can be seen that branding a product has an impact on increasing product sales. In essence, product development efforts in the context of community service programs in Cieurih Village are able to provide insight and practical assistance for business actors, especially for Opak Ketan and Gula Cakar products in Cieurih Village, Maja District, Majalengka Regency.   Abstrak Pengabdian masyarakat ini mencatat hasil implementasi upaya pengembangan produk unggulan masyarakat Desa Cieurih untuk meningkatkan pemasaran produknya melalui strategi branding. Serangkaian upaya untuk pengembangan produk dengan membahas bagaimana pentingnya Branding suatu produk dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat saat ini. Metode ini dengan melibatkan pelaku usaha dengan memberian informasi terkait branding hingga praktik langsung dalam pengembangan produk dengan fokus pada Produk Opak dan Gula Cakar Desa Cieurih. Dari berbagai upaya yang telah dilakukan terlihat dengan adanya branding suatu produk berdampak pada peningkatan penjualan produk. Pada intinya upaya pengembangan produk dalam rangka program pengabdian masyarakat di Desa Cieurih mampu memberikan wawasan dan bantuan praktis bagi pelaku usaha khususnya produk Opak Ketan dan Gula Cakar Di Desa Cieurih Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka.
PELATIHAN KETRAMPILAN MANAJEMEN MAHASISWA TINGKAT DASAR MELALUI PERUMUSAN GAGASAN UTAMA DALAM MENGHADAPI ERA VUCA Sunarjo, Wenti Ayu; Siti Nurhayati; Bunga Maulidya putri
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v4i2.41

Abstract

Student development is an effort carried out consciously, planned, systematically, and responsibly to improve students' attitudes, character, insight, and abilities in supporting activities. One way to development is by conveying knowledge, skills, and attitudes in student organisation management both within and between universities through student management skills practice. Leadership and management training for students is a key element in producing a young generation that is competitive, critical, and ready to face global challenges in the VUCA era. The Basic Student Management Skills Training (LKMM-TD) activity organised by the Student Executive Board of the Faculty of Economics and Business, University of Pekalongan, aims to equip students with basic skills in formulating ideas as a basis for planning organisational activities. The methods used are interactive lectures, Focus Group Discussions (FGD), and field experience sharing sessions. The results of the activity show that participants gained an increased understanding of the importance of environmental analysis, idea structure, and programme implementation principles. This activity has a positive impact on student readiness in organising and is recommended to be used as routine training in student organisation training. Abstrak Pengembangan kemahasiswaan merupakan sebuah usaha yang dilaksanakan dengan sadar, terencana, sistematis, dan bertanggung jawab untuk meningkatkan sikap, karakter, wawasan, dan kemampuan mahasiswa dalam mendukung aktivitas. Salah satu cara atau pengembangan tersebut adalah dengan menyampaikan ilmu, kemampuan, dan sikap dalam manajemen organisasi mahasiswa baik di dalam maupun antarperguruan tinggi dengan Praktik Keterampilan Manajemen Mahasiswa. Pelatihan kepemimpinan dan manajemen bagi mahasiswa menjadi elemen kunci dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing, kritis, dan siap menghadapi tantangan global di era VUCA. Kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pekalongan bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dasar perumusan gagasan sebagai landasan perencanaan kegiatan organisasi. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, Focus Group Discussion (FGD), dan sesi berbagi pengalaman lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman terhadap pentingnya analisis lingkungan, struktur gagasan, serta prinsip implementasi program. Kegiatan ini berdampak positif terhadap kesiapan mahasiswa dalam berorganisasi, dan menjadi rekomendasi untuk dijadikan pelatihan rutin dalam pembinaan organisasi kemahasiswaan.
Biaya Lingkungan pada Limbah Kemasan Makanan Mahardika, Dewa Putra Krishna; Suzan, Leny; Mulki, Azam Fadhillah; Mulia, Teodora Winda
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 4 No. 3 (2025): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v4i3.42

Abstract

Isu sampah merupakan isu yang sering diabaikan oleh produsen saat melakukan produksi, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM). Pengabaian tersebut menyebabkan sampah menjadi produk akhir yang tidak direncanakan dan berakhir menumpuk pada tempat pembuangan akhir. UKM kuliner sebagai salah satu sektor yang berkontribusi terhadap perekonomian juga berkontribusi terhadap penumpukan sampah. Guna meningkatkan kesadaran akan dampak negatif dari kemasan makanan maka dijalankan sosialisasi terkait isu sampah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berhasil meingkatkan kesadaran peserta yang diukur berdasarkan perbandingan antara nilai pada tahap pra edukasi dan tahap paska edukasi. Implikasi dari peningkatan kesadaran tersebut akan membuat para UKM akan mempertimbangkan isu kemasan dalam proses produksi. Abstract Waste management is often neglected by producers, including Small and Medium Enterprises (SMEs), during the production stage. This lack of initial consideration means waste is an unplanned final product of the design process, inevitably leading to its accumulation in landfills. SMEs in the food and beverages (F&B) sector, while significant economic contributors, are also major contributors to this waste problem. To address this, a workshop was held to enhance awareness among F&B SMEs regarding effective waste practices. The workshop successfully raised participant awareness, as evidenced by significantly improved scores in post-test assessments compared to pre-tests. A key implication of this increased awareness is the expectation that F&B SMEs will now prioritize and consider sustainable packaging options during their product design and production processes.
Implementation of Effective Financial Management Principles in Food Sector MSMEs in Baginda Village to Increase Competitiveness FARMAN, FANJI
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v4i1.43

Abstract

This study aims to identify simple yet effective financial management practices for food-based MSMEs in Baginda Village, South Usmedang District, Sumedang Regency, using Microsoft Excel. MSMEs in this village often face challenges in managing their business finances, particularly in recording transactions, managing cash flow, and planning a structured budget. This study used a qualitative approach with data collection techniques including in-depth interviews, participant observation, and financial management training using Microsoft Excel. The results showed that before participating in the training, most MSME owners in Baginda Village had not separated their personal and business finances, making it difficult to monitor their business's financial performance. After participating in the training, which taught them how to use Microsoft Excel to create cash books, record income and expenses, and prepare monthly and annual budgets, MSME owners reported improved ability to record transactions and monitor cash flow in a more organized manner. 90% of training participants felt more confident in managing their business finances. However, challenges persist, such as limited basic accounting knowledge and a lack of skills in using advanced Excel features. Thirty percent of participants expressed difficulty using Microsoft Excel for more complex financial analysis. Therefore, it is recommended to provide further training on financial statement analysis and improve technological infrastructure in villages. This research makes a significant contribution to developing the financial capacity of MSMEs in rural areas, particularly in increasing competitiveness through more efficient and transparent financial management.
Empowering Tourism Village Managers through Digital Promotion Training: Evidence from Cibodas Village Vigory Gloriman Manalu; Sutarman; Astri Anggelia
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 4 No. 3 (2025): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v4i3.44

Abstract

This community service program aimed to strengthen the digital marketing capabilities of tourism managers and local entrepreneurs in Cibodas Village, Bandung Regency, as part of efforts to promote rural tourism and support sustainable development. The initiative addressed the limited digital literacy among stakeholders, which has hindered effective utilization of social media and online platforms for destination promotion. Using a participatory approach, the program involved three stages: preparation, implementation, and evaluation. Training modules covered digital promotion strategies, creative content development, persuasive copywriting using the AIDA framework, and practical design skills through Canva, complemented by sessions on Google Trends and digital ethics. The workshop, held on 29 July 2025, resulted in improved understanding of branding principles and enhanced technical skills for producing visually consistent and persuasive promotional materials. Participants demonstrated increased confidence in managing social media channels and began establishing informal organizational roles for content planning and administration. Despite challenges such as limited internet connectivity and time constraints, adaptive strategies—such as content batching and shared repositories—were introduced. To ensure sustainability, the program recommends continuous mentoring, integration of performance indicators (e.g., engagement rate, reach, conversion), and advanced training on paid advertising and multi-platform optimization. These outcomes indicate that structured capacity-building initiatives can effectively bridge the digital gap in rural tourism, foster community empowerment, and contribute to local economic resilience. Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan pemasaran digital para pengelola pariwisata dan pengusaha lokal di Desa Cibodas, Kabupaten Bandung, sebagai bagian dari upaya mempromosikan pariwisata pedesaan dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Inisiatif ini mengatasi keterbatasan literasi digital di kalangan pemangku kepentingan, yang telah menghambat pemanfaatan media sosial dan platform daring secara efektif untuk promosi destinasi. Dengan menggunakan pendekatan partisipatif, program ini melibatkan tiga tahap: persiapan, implementasi, dan evaluasi. Modul pelatihan mencakup strategi promosi digital, pengembangan konten kreatif, penulisan iklan persuasif menggunakan kerangka kerja AIDA, dan keterampilan desain praktis melalui Canva, dilengkapi dengan sesi tentang Google Trends dan etika digital. Lokakarya yang diadakan pada 29 Juli 2025 ini menghasilkan peningkatan pemahaman tentang prinsip-prinsip branding dan peningkatan keterampilan teknis untuk menghasilkan materi promosi yang konsisten secara visual dan persuasif. Para peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengelola saluran media sosial dan mulai membangun peran organisasi informal untuk perencanaan dan administrasi konten. Terlepas dari tantangan seperti konektivitas internet yang terbatas dan kendala waktu, strategi adaptif—seperti pengelompokan konten dan repositori bersama—diperkenalkan. Untuk memastikan keberlanjutan, program ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan, integrasi indikator kinerja (misalnya, tingkat keterlibatan, jangkauan, konversi), dan pelatihan lanjutan tentang periklanan berbayar dan optimasi multi-platform. Hasil ini menunjukkan bahwa inisiatif peningkatan kapasitas yang terstruktur dapat secara efektif menjembatani kesenjangan digital dalam pariwisata pedesaan, mendorong pemberdayaan masyarakat, dan berkontribusi pada ketahanan ekonomi lokal.
Pelatihan Optimalisasi Riset Dan Inovasi Akademik Mahasiswa Melalui Publikasi Artikel Terindeks Sinta 2 Sebagai Alternatif Pengganti Skripsi Sunarjo, Wenti Ayu; Siti Nurhayati
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 4 No. 3 (2025): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v4i3.45

Abstract

The development of higher education policies in Indonesia has opened new opportunities for undergraduate students to complete their studies not only through theses but also through publications in nationally accredited journals, particularly SINTA 2-indexed journals. However, students’ limited understanding of the fundamental differences between theses and journal articles often becomes an obstacle in determining an effective and efficient final project strategy. This community service activity aims to provide conceptual and practical insights into the characteristics, structure, procedures, and writing strategies of theses and SINTA 2 journal articles as alternative graduation pathways. The method used was academic socialization through seminars and interactive discussions. The results indicate an increased understanding among students regarding structural differences, assessment orientation, and academic opportunities offered by scientific publications. This activity is expected to assist students in choosing an appropriate final project pathway based on their interests, competencies, and future academic prospects, while also fostering a culture of scientific publication in higher education institutions.   ABSTRAK Perkembangan kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia membuka peluang baru bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi sarjana tidak hanya melalui skripsi, tetapi juga melalui publikasi artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi nasional, salah satunya jurnal terindeks SINTA 2. Namun demikian, minimnya pemahaman mahasiswa mengenai perbedaan mendasar antara skripsi dan artikel jurnal sering menjadi hambatan dalam menentukan strategi tugas akhir yang efektif dan efisien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman konseptual dan praktis kepada mahasiswa mengenai karakteristik, sistematika, prosedur, serta strategi penyusunan skripsi dan artikel jurnal SINTA 2 sebagai alternatif kelulusan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan akademik melalui seminar dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai perbedaan struktur, orientasi penilaian, serta peluang akademik yang ditawarkan oleh publikasi ilmiah. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam menentukan jalur tugas akhir yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan prospek akademik ke depan, serta mendorong budaya publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.
Improving Digital Accounting Information System Competence Through AkunBiz Application Training for MSMEs Rumah Kelor Anjani Wardoyo, Dwi Urip; Galuh Tresna Murti; Wiwin Aminah
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 4 No. 3 (2025): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v4i3.46

Abstract

This community service program aims to enhance the digital accounting information system competencies of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through training on the AkunBiz Accounting application for Rumah Kelor Anjani MSMEs located in Cileunyi, Bandung Regency. The main problem faced by the partner is the continued use of manual financial recording, which hinders the preparation of accurate and timely financial reports. The implementation method included the delivery of basic accounting information system concepts, software demonstrations of the AkunBiz Accounting application, hands-on practice based on the partner’s business case studies, and evaluation using a Likert-scale questionnaire. The results indicate an improvement in participants’ understanding and practical skills in recording transactions and preparing digital financial reports. The final evaluation shows a satisfaction and effectiveness level of 95 percent, which falls into the very good category. The implementation of a locally developed digital accounting application is expected to improve the professionalism of financial management and support the sustainability and competitiveness of MSMEs in the context of an increasingly dynamic business environment. ABTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sistem informasi akuntansi digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan penggunaan aplikasi AkunBiz Accounting pada UMKM Rumah Kelor Anjani di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah pengelolaan keuangan yang masih dilakukan secara manual, sehingga menyulitkan penyusunan laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemberian materi konsep dasar sistem informasi akuntansi, demonstrasi penggunaan aplikasi AkunBiz Accounting, praktik langsung berbasis studi kasus usaha mitra, serta evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan praktis peserta dalam melakukan pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan secara digital. Evaluasi akhir menunjukkan tingkat kepuasan dan efektivitas kegiatan sebesar 95 persen, yang termasuk dalam kategori sangat baik. Implementasi sistem informasi akuntansi digital melalui aplikasi lokal ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme pengelolaan keuangan serta mendukung keberlanjutan dan daya saing UMKM di tengah dinamika bisnis modern.

Page 4 of 4 | Total Record : 39