cover
Contact Name
Eman Sulaiman
Contact Email
emans.aero@gmail.com
Phone
+6285222147610
Journal Mail Official
admin@ptbegin.com
Editorial Address
Jl. Pekalipan Selatan No.16. Kel Pulasaren, Kec. Pekalipan, Kota Cirebon
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services
ISSN : -     EISSN : 29858054     DOI : https://doi.org/10.58468/socircle
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services is a national journal under the auspices of PT. Berkah Digital Technology. The Indonesian Community Service Journal publishes articles on the results of community service and empowerment in the form of applying various fields of knowledge including agriculture, social sciences, engineering, education, computers and health and other related fields. This journal is also expected to become a journal of fast response, fast review and fast publication. And in the future it can be indexed globally. The SOCIRCLE E-ISSN 2985-8054. Publish 3 times per year; April, August, December. We accept articles in English and Indonesian according to their respective templates. SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services adalah jurnal Nasional di bawah naungan PT. Teknologi Digital Berkah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia menerbitkan artikel hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu antara lain pertanian, ilmu sosial, teknik, pendidikan, komputer dan kesehatan serta bidang terkait lainnya. Jurnal ini juga diharapkan menjadi jurnal fast respon, fast review dan fast publication. Dan kedepannya bisa diindeks secara global. Jurnal Pengabdian Masyarakat SOCIRCLE memiliki SOCIRCLE E-ISSN 2985-8054. Terbitkan 3 kali per tahun; April, Agustus, Desember. Kami menrima artikel dalam bahsa inggris dan bahsa Indonesia yang disesuaikan dengan template masing masing.
Articles 34 Documents
Reading Corner With The Theme "Exploring the World of Books Together" at SDN Kertawinangun 1 Cirebon Asep Kosasih; Yeyet Daryati; Suwandi; M. Anissul Fata; Cicin Yuningsih; Eva Sri; Irgi Muhamad
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 3 No. 1 (2024): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v3i1.24

Abstract

Background: The digital era requires education stakeholders to continue to improve to balance student needs according to technological developments. One of the efforts made is through the Reading Corner program, namely the use of classroom corners as mini libraries to develop students' reading skills. Objective: Reading Corner activities aim to encourage interest in reading from an early age, improve literacy skills, broaden horizons and knowledge, and encourage students' creativity and imagination. Method: The technical implementation of Reading Corner activities is divided into 3 stages, namely the preparation stage, socialization activities, and implementation activities. Results: Through the Reading Corner, it is hoped that it can instill a reading culture and positive habits related to a love of reading in students, so that they are better able to respond to life's challenges in the future. Conclusion: The Reading Corner is a form of the school's commitment to supporting the 15-minute Compulsory Reading Movement launched by the Government. ABSTRAK Latar Belakang: Era digital menuntut para pemangku pendidikan untuk terus berbenah menyetarakan kebutuhan siswa sesuai perkembangan teknologi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Pojok Baca, yaitu pemanfaatan pojok kelas sebagai perpustakaan mini untuk mengembangkan daya baca anak didik. Tujuan: Kegiatan Pojok Baca bertujuan untuk mendorong minat baca sejak dini, meningkatkan keterampilan literasi, memperluas wawasan dan pengetahuan, serta mendorong kreativitas dan imajinasi siswa. Metode: Teknis pelaksanaan kegiatan Pojok Baca terbagi menjadi 3 tahap, yaitu tahap persiapan, kegiatan sosialisasi, dan kegiatan implementasi. Hasil: Melalui Pojok Baca, diharapkan dapat menanamkan budaya membaca dan kebiasaan positif terkait gemar membaca pada siswa, sehingga mereka lebih mampu menjawab tantangan hidup di masa mendatang. Kesimpulan: Pojok Baca merupakan wujud komitmen sekolah dalam mendukung Gerakan Wajib Membaca 15 menit yang dicanangkan oleh Pemerintah.
Becoming a Media-Oriented Gen Z Using Information Technology Susi Widyastuti; Muhammad Erwanto; Kosim; Ilman Kadori; Faisal Akbar; Igen mayesha; Virgiyanti
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 3 No. 2 (2024): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v3i2.25

Abstract

This community service program aims to empower Generation Z students at the MODERN IIBS EL-'AZAM Islamic Boarding School to become agents of change oriented towards community service by utilizing information technology. Through the program, students experienced increased digital literacy, communication skills, and social awareness. They were able to design and implement technology-based community service projects that generated positive impacts for the surrounding community. The community expressed appreciation for the programs implemented and hoped that similar initiatives could be sustained. These findings indicate that empowering Generation Z in Islamic boarding schools through the utilization of information technology can be an effective solution to improve community engagement and service. The program not only benefited the students, but also addressed real needs identified in the local community, demonstrating the potential for technology-driven community service to create lasting change. ABSTRAK Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan santri Generasi Z di Pondok Pesantren MODERN IIBS EL-'AZAM untuk menjadi agen perubahan yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi informasi. Melalui program ini, santri mengalami peningkatan literasi digital, keterampilan berkomunikasi, dan kepedulian sosial. Mereka mampu merancang dan melaksanakan proyek pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Masyarakat menyampaikan apresiasi atas program yang dilaksanakan dan berharap agar kegiatan serupa dapat berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan Generasi Z di pondok pesantren melalui pemanfaatan teknologi informasi dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini tidak hanya bermanfaat bagi santri, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata yang teridentifikasi di masyarakat setempat, menunjukkan potensi pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI POSYANDU BALITA DI DESA KEDAWUNG: UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Ellin Herlina; Erwan Iskandar; Eman Sulaiman; Titin; Lia Melyana
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 3 No. 3 (2024): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v3i3.26

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Posyandu Balita Taman Kapuk di Desa Kedawung bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak balita serta memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan rutin, penyuluhan gizi, dan pelatihan kepada kader Posyandu dalam memberikan pelayanan yang optimal. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, diharapkan tercipta kesadaran akan pentingnya kesehatan anak, serta peningkatan keterampilan kader dalam mendukung program kesehatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan jumlah balita yang mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengetahuan orang tua tentang nutrisi yang baik untuk anak. Melalui program ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif untuk pembangunan kesehatan di Desa Kedawung.   ABSTRACT Community service through the Taman Kapuk Toddler Posyandu activity in Kedawung Village aims to improve the health and welfare of toddlers and provide education to parents about the importance of monitoring growth and development. This activity includes routine health checks, nutrition counseling, and training for Posyandu cadres in providing optimal services. By actively involving the community, it is hoped that awareness will be created about the importance of children's health, as well as improving the skills of cadres in supporting health programs. The results of this activity show an increase in the number of toddlers who receive health checks and parental knowledge about good nutrition for children. Through this program, it is hoped that it can provide a positive contribution to health development in Kedawung Village
PENGENALAN INVESTASI SAHAM UNTUK PEMULA SHOLIKHAH, SEPTIANA; KASMI
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 3 No. 3 (2024): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v3i3.27

Abstract

Abstrak   Lembaga pendidikan, Institu Baktik Nusantara, berupaya memberikan literasi investasi saham kepada warga Kecamatan Pandansari Selatan, Kabupaten Pringsewu. Harapannya, warga tersebut akan lebih bersemangat untuk mempelajari pasar modal dan tertarik untuk berinvestasi dengan membuka rekening efek. Strategi pelaksanaannya meliputi edukasi literasi keuangan investasi, pemberian gambaran umum investasi pasar saham, cara membuka rekening investasi, dan penekanan nilai investasi dalam menghadapi prakiraan ekonomi. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa warga Kecamatan Pandansari Selatan, Kabupaten Pringsewu, memiliki kesadaran dan pemahaman yang lebih baik tentang literasi investasi saham. permohonan bantuan untuk lebih memahami literasi dan cara berinvestasi saham.   Kata kunci : Investasi Saham, Pasar Modal Abstrack   The academic institution, Institu Baktik Nusantara, seeks to impart stock investment literacy to the residents of Pandansari Selatan sub-district, Pringsewu Regency. The expectation is that these individuals will be eager to learn more about the capital market and will be interested in investing by opening a securities account. The strategy for execution involves educating people about investment financial literacy, providing an overview of stock market investing, showing them how to open an investment account, and emphasizing the value of investing in the face of economic forecasts. The outcomes of community service projects show that residents in Pandansari Selatan sub-district, Pringsewu Regency, have a greater awareness of and comprehension of stock investment literacy. a request for assistance in further understanding literacy and how to invest in stocks.        
Pengembangan UMKM Melalui ”Ayo Legal” Guna Menghadapi Indonesia Emas 2045 Andita, Vina; Sudibyo Budi Utomo; Ahmad Kamaludin; Emi Amelia; Yelsha Dwi Pasca; Dini Tiara Tajriani
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 3 No. 3 (2024): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v3i3.28

Abstract

Legalitas usaha sangat penting bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) karena memberikan berbagai manfaat. Legalitas mencakup izin usaha, perpajakan, dan perlindungan hak kekayaan intelektual. Dengan memiliki legalitas yang lengkap, UMKM dapat melindungi keberlangsungan bisnis serta membangun reputasi baik di mata pelanggan, investor, dan mitra bisnis. Legalitas yang lengkap juga mempermudah akses pembiayaan dari pemerintah dan perbankan, serta memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. Namun, survei menunjukkan banyak UMKM belum memiliki izin usaha. Izin ini penting untuk membuktikan eksistensi dan kesesuaian usaha dengan regulasi yang berlaku. Memiliki izin juga berkontribusi pada peningkatan penjualan dan menarik konsumen. Pasal 25 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 menegaskan bahwa Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah identitas usaha yang diperlukan untuk mendapatkan izin usaha dan izin komersial atau operasional. Program "Ayo Legal" bertujuan memudahkan pelaku usaha dalam memperoleh perizinan dan informasi terkait. Dengan pendaftaran legalitas, diharapkan UMKM dapat berkembang dan memperoleh profit dari sumber pembiayaan seperti perbankan dan investor. Melalui dukungan pemerintah dan pemahaman pelaku UMKM, legalitas usaha diharapkan meningkat, memberikan manfaat besar bagi UMKM dan perekonomian nasional secara keseluruhan. Keberadaan legalitas usaha tidak hanya memperkuat posisi UMKM, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.   ABSTRACT Business legality is very important for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) because it provides various benefits. Legality includes business permits, taxation, and intellectual property rights protection. By having complete legality, MSMEs can protect business continuity and build a good reputation in the eyes of customers, investors, and business partners. Complete legality also makes it easier to access financing from the government and banks, as well as expand the market and increase competitiveness. However, surveys show that many MSMEs do not yet have a business license. This permit is important to prove the existence and compliance of the business with applicable regulations. Having a permit also contributes to increasing sales and attracting consumers. Article 25 paragraph (1) of Government Regulation Number 24 of 2018 emphasizes that the Business Identification Number (NIB) is a business identity required to obtain a business license and commercial or operational permit. The "Ayo Legal" program aims to make it easier for business actors to obtain permits and related information. With legal registration, it is hoped that MSMEs can develop and obtain profits from financing sources such as banks and investors. Through government support and understanding of MSME actors, business legality is expected to increase, providing great benefits to MSMEs and the national economy as a whole. The existence of business legality not only strengthens the position of MSMEs, but also contributes to more inclusive and sustainable economic growth.
Tips Menulis Artikel dan Memilih Jurnal yang Tepat bagi Mahasiswa Institut Bakti Nusantara Eka Pariyanti; Rinnanik
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 3 No. 3 (2024): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v3i3.29

Abstract

Scientific article writing is an essential skill for students to support academic and professional success. Despite its importance, many students face challenges in formulating ideas, writing coherently, and selecting appropriate journals. To address these needs, Institut Bakti Nusantara Lampung conducted a Community Service Program (PKM) titled "Tips for Writing Articles and Choosing the Right Journals for Students.This program involved 86 Management Study Program students in an in-person training session led by an expert speaker, employing a participatory approach through discussions, simulations, and workshops. The results of the program revealed an improvement in students' understanding of scientific writing techniques, strategies for selecting reputable journals, and confidence in publishing their research. Furthermore, this initiative contributed to fostering a strong academic culture and enhancing the reputation of Institut Bakti Nusantara Lampung as a leading educational institution. Abstrak Penulisan artikel ilmiah merupakan keterampilan esensial bagi mahasiswa untuk menunjang keberhasilan akademik dan profesional. Meski penting, banyak mahasiswa menghadapi tantangan dalam merumuskan ide, menulis secara koheren, dan memilih jurnal yang tepat. Menjawab kebutuhan ini, Institut Bakti Nusantara Lampung melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk "Tips Menulis Artikel dan Memilih Jurnal yang Tepat bagi Mahasiswa".Program ini melibatkan 86 mahasiswa Prodi Manajemen dalam pelatihan tatap muka yang dipandu oleh narasumber ahli, menggunakan pendekatan partisipatif berupa diskusi, simulasi, dan penyuluhan. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa dalam teknik menulis artikel ilmiah, strategi memilih jurnal bereputasi, dan kepercayaan diri dalam mempublikasikan penelitian. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi pada pembentukan budaya akademik yang kuat serta mendukung reputasi Institut Bakti Nusantara Lampung sebagai institusi pendidikan unggulan.
MEMAJUKAN ISLAM DENGAN LITERASI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDG) DI PONDOK PESANTREN Nurhandika, Arief; Teti Rahmawati; Dadang Suhendar; Faishal Rahimi; Vigory Gloriman Manalu
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 3 No. 3 (2024): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v3i3.30

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan literasi Sustainable Development Goals (SDGs) di Pesantren Khusus Terjemah Al-Quran Islam Tarbiyatul Banin. Sebagai lembaga pendidikan Islam yang memegang peran sentral dalam membentuk karakter santri, pesantren memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Pengabdian ini dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa integrasi literasi SDGs dalam kurikulum pesantren dapat memperkuat nilai-nilai Islam yang relevan dengan tantangan global, sekaligus memberikan dampak positif bagi pengembangan kapasitas santri. Program ini juga memperkaya kurikulum pesantren dengan pendidikan terkait keadilan sosial, keberlanjutan lingkungan, dan kesetaraan. Selain itu, program pelatihan keterampilan praktis bagi santri, seperti keterampilan digital dan kewirausahaan, telah meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan ekonomi modern. Kerjasama dengan berbagai pihak turut memperluas cakupan program SDGs di pesantren, sementara evaluasi dan pendampingan berkelanjutan menjamin keberlanjutan program ini. Integrasi literasi SDGs di Pesantren Tarbiyatul Banin diharapkan dapat menciptakan generasi yang berwawasan luas, peduli lingkungan, dan siap berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Abstrack This community service project aims to integrate Sustainable Development Goals (SDG) literacy within the Islamic boarding school, Pesantren Khusus Terjemah Al-Quran Islam Tarbiyatul Banin. As an Islamic educational institution central to character-building, pesantren has significant potential to support sustainable development. This program was implemented through stages of socialization, training, technology application, and ongoing guidance and evaluation. The results demonstrate that integrating SDG literacy into the pesantren curriculum enhances Islamic values relevant to global challenges while positively impacting students' capacity development. The program enriches the curriculum with education focused on social justice, environmental sustainability, and equality. Additionally, practical skills training in digital and entrepreneurial areas prepares students for modern economic challenges. Collaboration with various stakeholders expands the reach of SDG programs within the pesantren, while continuous evaluation and guidance ensure the program's sustainability. This integration of SDG literacy at Pesantren Tarbiyatul Banin is expected to create a generation with broad perspectives, environmental awareness, and readiness to contribute to sustainable development.
METODE PENELITIAN PRAKTIS BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS PEKALONGAN DALAM MEMPERSIAPKAN DIRI MENYUSUN KARYA TULIS ILMIAH DAN TUGAS AKHIR Sunarjo, Wenti Ayu; Siti Nurhayati
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 3 No. 2 (2024): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v3i2.31

Abstract

Metode penelitian merupakan salah satu cara untuk menyusun tugas akhir bagi mahasiswa, melalui pelatihan metodologi yang baik akan berdampak pada pemantapan mahasiswa pada dunia tata tulis ilmiah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penulisan karya ilmiah mahasiswa, persiapan mahasiswa menempuh tugas akhir, dan memotivasi mahasiswa siap berkompetisi ilmiah baik di tingkat nasional maupun internasional. Melalui pelatihan dan pendampingan yang dilakukan mahasiswa menghasilkan tulisan ilmiah khususnya pada bab 3 metodologi penelitian tampak lebih matang dan lebih berkualitas. Meskipun semua mahasiswa berpartisipasi aktif, namun terdapat kendala diantaranya terdapat mahasiswa yang masih bingung akan tema apa yang akan mereka tuliskan pada tugas akhir, sehingga dalam penyusunan metode penelitian masih sebatas melengkapi tugas pada kegiatan pelatihan saja. Keterbatasan tersebut perlu adanya solusi di masa yang akan dating melalui kesiapan mahasiswa saat memasuki kelas konsentrasi atau sebelum menyusun tugas akhir minimal sudah memiliki ide calon tugas akhir yang dapat dikonsultasikan atau didiskusikan dengan dosen pembimbing akademik maupun dosen pengampu kelas konsentrasi. ABSTRACT Research methods are one way to compile final assignments for students, through good research methodology training will impact the consolidation of students in the world of scientific writing. This community service activity aims to improve the quality of students' scientific writing, prepare students to complete their final assignments and motivate them to be ready to compete scientifically both at national and international levels. Through training and mentoring carried out by students, scientific writing, especially in chapter 3 of research methodology, appears more mature and of higher quality. Although all students actively participate, there are obstacles, including students who are still confused about determining what theme to write in their final assignment, so in compiling research methods they are still limited to completing assignments in training activities. These limitations need a solution in the future which will go through student readiness when entering the concentration class or before compiling the final assignment, at least they already have an idea of the prospects for the final assignment that can be consulted or discussed with the academic supervisor or lecturer in charge of the concentration class.
PERBANDINGAN PERENCANAAN PAJAK UMKM SEBELUM DAN SETELAH COVID-19 DI INDONESIA (2019 - 2024) Maya Safira Dewi
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v4i1.35

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in the Indonesian economy, contributing significantly to GDP and employment. However, the COVID-19 pandemic has presented significant challenges for these businesses, including in terms of their tax planning and tax compliance. This study aims to compare the tax planning strategies of MSMEs in Indonesia before and after the COVID-19 pandemic (2019-2024), focusing on government policy changes, tax incentives, and digital technology adoption. Before the pandemic, MSME tax planning mostly involved basic tax compliance and optimization, with limited strategic planning due to lack of resources and knowledge. During the pandemic, the government introduced various tax incentives, such as tax rate reductions and payment deferrals, to help MSMEs survive the economic crisis. However, many MSMEs struggled to make the most of these incentives due to limited understanding and capacity. Post-pandemic, tax planning shifted to digitalization, with increased use of technologies such as e-filing and e-billing to improve tax compliance and efficiency. Despite this progress, challenges remain, particularly regarding MSMEs’ ​​digital adaptation and their ability to maximize the benefits of new tax policies. The study concludes that government policies, including tax incentives and digitalization efforts, have significantly influenced MSME tax planning, leading to a more strategic and efficient approach in managing tax obligations. These changes, along with a better understanding of taxation, are expected to contribute to the sustainability and growth of MSMEs in Indonesia in the post-pandemic era. Abstrak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja. Namun, pandemi COVID-19 memberikan tantangan besar bagi bisnis-bisnis ini, termasuk dalam hal perencanaan pajak dan kepatuhan pajak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan strategi perencanaan pajak UMKM di Indonesia sebelum dan setelah pandemi COVID-19 (2019-2024), dengan fokus pada perubahan kebijakan pemerintah, insentif pajak, dan adopsi teknologi digital. Sebelum pandemi, perencanaan pajak UMKM sebagian besar melibatkan kepatuhan dasar dan optimisasi pajak, dengan perencanaan strategis yang terbatas karena kekurangan sumber daya dan pengetahuan. Selama pandemi, pemerintah memperkenalkan berbagai insentif pajak, seperti pengurangan tarif pajak dan penundaan pembayaran, untuk membantu UMKM bertahan dalam krisis ekonomi. Namun, banyak UMKM yang kesulitan memanfaatkan insentif ini secara maksimal karena keterbatasan pemahaman dan kapasitas. Pasca-pandemi, perencanaan pajak beralih ke digitalisasi, dengan peningkatan penggunaan teknologi seperti e-filing dan e-billing untuk meningkatkan kepatuhan dan efisiensi pajak. Meskipun ada kemajuan ini, tantangan masih ada, terutama terkait adaptasi digital UMKM dan kemampuan mereka untuk memaksimalkan manfaat kebijakan pajak baru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan pemerintah, termasuk insentif pajak dan upaya digitalisasi, telah mempengaruhi perencanaan pajak UMKM secara signifikan, yang mengarah pada pendekatan yang lebih strategis dan efisien dalam mengelola kewajiban pajak. Perubahan-perubahan ini, bersama dengan pemahaman yang lebih baik tentang perpajakan, diharapkan dapat berkontribusi pada keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM di Indonesia di era pasca-pandemi.
Kegiatan Penghijauan “Satu Bunga Sejuta keindahan di Bukit Sahyangdora” Desa Leuwikujang Majalengka: The Greening, Trees and Flowers, Tourist Village Dini Tiara Tajriani; Ahmad Kamaludin; Rahmatika Siregar; Andita, Vina; Yelsha Dwi Pasca; Sudibyo Budi Utomo
SOCIRCLE : Journal Of Social Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): SOCIRCLE: Journal Of Social Community Services
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/socircle.v4i1.37

Abstract

Penghijauan lingkungan di bukit Sanghyangdora yang terletak di Desa Leuwikujang Majalengka merupakan rangkaian kegiatan PKM penanaman pohon dan bunga yang dilaksanakan untuk mewujudkan lingkungan indah dan sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan Penghijauan yaitu dengan pemeliharan dan pelestarian lingkungan Bukit Sanghyangdora yang merupakan salah satu Desa wisata di kota angin Majalengka. PKM ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan dan Tahap Evaluasi dengan melibatkan dosen, mahasiswa, Pemerintah Desa dan masyarakat setempat. Penanaman pohon dan bunga dilakukan secara langsung dengan memberikan bibit tanaman pohon dan bunga kepada masyarakat yang hadir pada kegiatan tanam phon dan bunga. Masyarakat setempat juga penuh semangat dan antusias berperan aktif dalam berpartisipasi pada kegiatan ini. Kegiatan tanam pohon dan bunga ini menyediakan kurang lebih 50 bibit tanaman yang terdiri dari berbagai bibit pohon dan bunga. PKM ini dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar serta mendapat dukungan positif dari masyarakat yang diharapkan memiliki rasa tanggung jawab untuk merawat tanaman yang telah ditanam agar dapat mewujudkan bukit sanghyadora yang hijau, Indah, dan Bersih serta banyak dikunjungi para wisatawan daerah maupun luar daerah majalengka.

Page 3 of 4 | Total Record : 34