JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan)
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) (p-ISSN: 2548-6233; e-ISSN: 2548-6241) is a peer-reviewed journal published since 2016 by the Postgraduate University of Mataram. The Journal of Educational Administration Practitioners is an integrated media for continuous communication with important new research results related to education administration, including areas of leadership, program evaluation, job satisfaction, learning, and education management, planning, human resources, organizational culture, facilities and infrastructure, finance, curriculum, community relationships, education administration development and technology in administration. JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) publishes comprehensive research articles with reviews from leading experts in the field. The incoming papers are selected on the basis of high scientific studies, provide important new knowledge, and are of great interest to the community in the field of education administration.
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 8 No. 1 (2024)"
:
15 Documents
clear
Analisis Evaluasi dan Supervisi Pendidikan Tingkat SMA di Kota Mataram
Budi Darmawan;
Untung Waluyo;
Fahruddin Fahruddin;
Mohamad Mustari
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Postgraduate University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpap.v8i1.519
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel praktik evaluasi dan supervisi pendidikan merupakan permasalahan yang ada pada jenjang SMA di Kota Mataram. Fokus penelitian dibatasi pada program supervisi pendidikan yang dilakukan pada jenjang SMA di Kota Mataram dan bagaimana cara seorang supervisor pada jenjang SMA di Kota Mataram melakukan proses supervisi pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik penelitian dilakukan dengan studi dokumen, wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan metode semi terstruktur. Sedangkan proses observasi dilakukan dengan metode unobstructive. Proses wawancara dilakukan dengan mengambil random sampel dari guru-guru yang mengajar pada jenjang SMA di Kota Mataram. Observasi dilakukan dengan metode unobstructive, dimana proses observasi yang dilakukan tidak boleh mengganggu jalannya proses belajar mengajar pada jenjang SMA di Kota Mataram. Proses pemeriksaan dokumen dilakukan dalam rangka melihat sejauh mana proses administrasi yang dilakukan dalam kegiatan supervisi pada jenjang SMA di Kota Mataram sesuai dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ternyata memang telah terjadi ketidaksesuaian antara bagaimana proses dan evaluasi supervisi yang harus dilakukan dengan realita yang ada sehingga dibutuhkan perbaikan dalam hal program supervisi pada jenjang SMA di Kota Mataram agar dapat meningkatkan kualitas kinerja guru.
Profil Guru Di SDN 46 Ampenan Kota Mataram Dalam Mempersiapkan Pendidikan Masa Depan
Baiq Vina Handayani vina;
Muhammad Makki;
Dadi Setiadi
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Postgraduate University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpap.v8i1.520
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil guru di SDN 46 Ampenan Kota Mataram dalam menyiapkan peserta didik menghadapi pendidikan masa depan. Adapun profil guru yang dibahas mencakup kompetensi profesional guru, motivasi, disiplin dan kinerja guru. Empat hal tersebut menurut Undang-undang merupakan hal-hal yang harus dipenuhi oleh seorang guru dalam mendukung tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif statistik. Didapatkan hasil bahwa tingkat kompetensi profesional guru mencapai 77%, tingkat motivasi guru mencapai 83%, tingkat kedispilinan guru mencapai 89% dan kinerja guru mencapai 80%. Dari data hasil peneltian tersebut disimpulkan bahwa tingkat profesionalisme guru menunjang pendidikan masa depan yakni terbiasa menggunakan internet dalam mendukung pembelajaran. Motivasi guru dalam menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan semua warga sekolah menjadi contoh yang baik bagi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi. Kedisplinan guru dalam menyelesaikan target pekerjaan mendukung proses pembelajaran dan kinerja guru menunjukkan bahwa penyusunan pembelajaran telah dilakukan dengan sangat baik dan sesuai dengan perkembangan zaman yakni pembelajaran berpusat pada peserta didik atau “student centre” dengan memperhatikan bakat, minat dan kemampuan peserta didik.
Analisis Evaluasi dan Supervisi Pendidikan di SMAN 1 Narmada
Habiburrahman Habiburrahman;
Joni Rokhmat;
Untung Waluyo
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Postgraduate University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpap.v8i1.521
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel praktik evaluasi dan supervisi guru merupakan permasalahan yang ada di SMAN 1 Narmada. Fokus penelitian dibatasi pada program supervisi yang dilakukan di SMAN 1 Narmada dan bagaimana cara seorang supervisor di SMAN 1 Narmada melakukan proses supervisi guru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian single case study. Teknik penelitian dilakukan dengan studi dokumen, wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan metode semi terstruktur. Sedangkan proses observasi dilakukan dengan metode unobstructive. Proses wawancara dilakukan dengan mengambil random sampel dari guru-guru yang mengajar di SMAN 1 Narmada. Observasi dilakukan dengan metode unobstructive, dimana proses observasi yang dilakukan tidak boleh mengganggu jalannya proses belajar mengajar di SMAN 1 Narmada. Proses pemeriksaan dokumen dilakukan dalam rangka melihat sejauh mana proses administrasi yang dilakukan dalam kegiatan supervisi di SMAN 1 Narmada sesuai dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ternyata memang telah terjadi ketidaksesuaian antara bagaimana dokumen yang ada dan evaluasi supervisi yang harus dilakukan dengan realita proses di lapangan. Sehingga dibutuhkan perbaikan dalam hal mekanisme maupun teknis program supervisi di SMAN 1 Narmada agar dapat meningkatkan kualitas kinerja guru.
Studi Hubungan Komitmen Organisasi Terhadap Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja Guru di SDN 1 Meninting
Nurhidayatullah B.K;
A Hari Witono
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Postgraduate University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpap.v8i1.522
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel praktik evaluasi dan supervisi guru merupakan permasalahan yang ada di SMAN 1 Narmada. Fokus penelitian dibatasi pada program supervisi yang dilakukan di SMAN 1 Narmada dan bagaimana cara seorang supervisor di SMAN 1 Narmada melakukan proses supervisi guru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian single case study. Teknik penelitian dilakukan dengan studi dokumen, wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan metode semi terstruktur. Sedangkan proses observasi dilakukan dengan metode unobstructive. Proses wawancara dilakukan dengan mengambil random sampel dari guru-guru yang mengajar di SMAN 1 Narmada. Observasi dilakukan dengan metode unobstructive, dimana proses observasi yang dilakukan tidak boleh mengganggu jalannya proses belajar mengajar di SMAN 1 Narmada. Proses pemeriksaan dokumen dilakukan dalam rangka melihat sejauh mana proses administrasi yang dilakukan dalam kegiatan supervisi di SMAN 1 Narmada sesuai dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ternyata memang telah terjadi ketidaksesuaian antara bagaimana dokumen yang ada dan evaluasi supervisi yang harus dilakukan dengan realita proses di lapangan. Sehingga dibutuhkan perbaikan dalam hal mekanisme maupun teknis program supervisi di SMAN 1 Narmada agar dapat meningkatkan kualitas kinerja guru.
Pola Pengelolaan Dana Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat
Bohari Bohari;
Asrin Asrin
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Postgraduate University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpap.v8i1.569
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SMP Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskrptif, teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam pengelolaan Dana Operasional Sekolah terdapat beberapa tahapan dan proses yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan,dan pengawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pola pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menggunakan pola alternatif lebih cenderung dipersepsi positif dalam upaya menerapkan prinsip transparan dan akuntabilitas, karena semua guru mempunyai kesempatan ikut terlibat dalam pengelolaan Dana BOS tersebut, pengelolaan dana bos sudah berjalan cukup baik karena adanya perencanaan dengan penyusunan RKAS yang melibatkan semua unsur baik Kepala Sekolah, Guru dan Komite Sekolah, kesesuaian aturan dan petunjuk teknis penggunaan dan pelaksanaan dana BOS dengan realisasinya, serta pelaksanaan pengawasan oleh kepala sekolah dan pelaporan pertanggung jawaban penggunaan Dana BOS kepada Sekolah, kota/kabupaten dan pemerintah pusat yang tepat waktu. Ini menunjukkan bahwa sekolah telah melaksanakan proses pengelolaan Dana BOS sesuai dengan aturan pemerintah atau petunjuk teknis dalam pengelolaanya.
Analisis Evaluasi dan Supervisi Pendidikan Tingkat SMA di Kota Mataram
Darmawan, Budi;
Waluyo, Untung;
Fahruddin, Fahruddin;
Mustari, Mohamad
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024): January
Publisher : Postgraduate University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpap.v8i1.519
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel praktik evaluasi dan supervisi pendidikan merupakan permasalahan yang ada pada jenjang SMA di Kota Mataram. Fokus penelitian dibatasi pada program supervisi pendidikan yang dilakukan pada jenjang SMA di Kota Mataram dan bagaimana cara seorang supervisor pada jenjang SMA di Kota Mataram melakukan proses supervisi pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik penelitian dilakukan dengan studi dokumen, wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan metode semi terstruktur. Sedangkan proses observasi dilakukan dengan metode unobstructive. Proses wawancara dilakukan dengan mengambil random sampel dari guru-guru yang mengajar pada jenjang SMA di Kota Mataram. Observasi dilakukan dengan metode unobstructive, dimana proses observasi yang dilakukan tidak boleh mengganggu jalannya proses belajar mengajar pada jenjang SMA di Kota Mataram. Proses pemeriksaan dokumen dilakukan dalam rangka melihat sejauh mana proses administrasi yang dilakukan dalam kegiatan supervisi pada jenjang SMA di Kota Mataram sesuai dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ternyata memang telah terjadi ketidaksesuaian antara bagaimana proses dan evaluasi supervisi yang harus dilakukan dengan realita yang ada sehingga dibutuhkan perbaikan dalam hal program supervisi pada jenjang SMA di Kota Mataram agar dapat meningkatkan kualitas kinerja guru.
Profil Guru Di SDN 46 Ampenan Kota Mataram Dalam Mempersiapkan Pendidikan Masa Depan
vina, Baiq Vina Handayani;
Makki, Muhammad;
Setiadi, Dadi
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024): January
Publisher : Postgraduate University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpap.v8i1.520
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil guru di SDN 46 Ampenan Kota Mataram dalam menyiapkan peserta didik menghadapi pendidikan masa depan. Adapun profil guru yang dibahas mencakup kompetensi profesional guru, motivasi, disiplin dan kinerja guru. Empat hal tersebut menurut Undang-undang merupakan hal-hal yang harus dipenuhi oleh seorang guru dalam mendukung tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif statistik. Didapatkan hasil bahwa tingkat kompetensi profesional guru mencapai 77%, tingkat motivasi guru mencapai 83%, tingkat kedispilinan guru mencapai 89% dan kinerja guru mencapai 80%. Dari data hasil peneltian tersebut disimpulkan bahwa tingkat profesionalisme guru menunjang pendidikan masa depan yakni terbiasa menggunakan internet dalam mendukung pembelajaran. Motivasi guru dalam menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan semua warga sekolah menjadi contoh yang baik bagi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi. Kedisplinan guru dalam menyelesaikan target pekerjaan mendukung proses pembelajaran dan kinerja guru menunjukkan bahwa penyusunan pembelajaran telah dilakukan dengan sangat baik dan sesuai dengan perkembangan zaman yakni pembelajaran berpusat pada peserta didik atau “student centre†dengan memperhatikan bakat, minat dan kemampuan peserta didik.
Analisis Evaluasi dan Supervisi Pendidikan di SMAN 1 Narmada
Habiburrahman, Habiburrahman;
Rokhmat, Joni;
Waluyo, Untung
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024): January
Publisher : Postgraduate University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpap.v8i1.521
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel praktik evaluasi dan supervisi guru merupakan permasalahan yang ada di SMAN 1 Narmada. Fokus penelitian dibatasi pada program supervisi yang dilakukan di SMAN 1 Narmada dan bagaimana cara seorang supervisor di SMAN 1 Narmada melakukan proses supervisi guru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian single case study. Teknik penelitian dilakukan dengan studi dokumen, wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan metode semi terstruktur. Sedangkan proses observasi dilakukan dengan metode unobstructive. Proses wawancara dilakukan dengan mengambil random sampel dari guru-guru yang mengajar di SMAN 1 Narmada. Observasi dilakukan dengan metode unobstructive, dimana proses observasi yang dilakukan tidak boleh mengganggu jalannya proses belajar mengajar di SMAN 1 Narmada. Proses pemeriksaan dokumen dilakukan dalam rangka melihat sejauh mana proses administrasi yang dilakukan dalam kegiatan supervisi di SMAN 1 Narmada sesuai dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ternyata memang telah terjadi ketidaksesuaian antara bagaimana dokumen yang ada dan evaluasi supervisi yang harus dilakukan dengan realita proses di lapangan. Sehingga dibutuhkan perbaikan dalam hal mekanisme maupun teknis program supervisi di SMAN 1 Narmada agar dapat meningkatkan kualitas kinerja guru.
Studi Hubungan Komitmen Organisasi Terhadap Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja Guru di SDN 1 Meninting
B.K, Nurhidayatullah;
Witono, A Hari
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024): January
Publisher : Postgraduate University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpap.v8i1.522
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel praktik evaluasi dan supervisi guru merupakan permasalahan yang ada di SMAN 1 Narmada. Fokus penelitian dibatasi pada program supervisi yang dilakukan di SMAN 1 Narmada dan bagaimana cara seorang supervisor di SMAN 1 Narmada melakukan proses supervisi guru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian single case study. Teknik penelitian dilakukan dengan studi dokumen, wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan metode semi terstruktur. Sedangkan proses observasi dilakukan dengan metode unobstructive. Proses wawancara dilakukan dengan mengambil random sampel dari guru-guru yang mengajar di SMAN 1 Narmada. Observasi dilakukan dengan metode unobstructive, dimana proses observasi yang dilakukan tidak boleh mengganggu jalannya proses belajar mengajar di SMAN 1 Narmada. Proses pemeriksaan dokumen dilakukan dalam rangka melihat sejauh mana proses administrasi yang dilakukan dalam kegiatan supervisi di SMAN 1 Narmada sesuai dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ternyata memang telah terjadi ketidaksesuaian antara bagaimana dokumen yang ada dan evaluasi supervisi yang harus dilakukan dengan realita proses di lapangan. Sehingga dibutuhkan perbaikan dalam hal mekanisme maupun teknis program supervisi di SMAN 1 Narmada agar dapat meningkatkan kualitas kinerja guru.
Pola Pengelolaan Dana Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat
Bohari, Bohari;
Asrin, Asrin
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 8 No. 1 (2024): January
Publisher : Postgraduate University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpap.v8i1.569
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SMP Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskrptif, teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam pengelolaan Dana Operasional Sekolah terdapat beberapa tahapan dan proses yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan,dan pengawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pola pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menggunakan pola alternatif lebih cenderung dipersepsi positif dalam upaya menerapkan prinsip transparan dan akuntabilitas, karena semua guru mempunyai kesempatan ikut terlibat dalam pengelolaan Dana BOS tersebut, pengelolaan dana bos sudah berjalan cukup baik karena adanya perencanaan dengan penyusunan RKAS yang melibatkan semua unsur baik Kepala Sekolah, Guru dan Komite Sekolah, kesesuaian aturan dan petunjuk teknis penggunaan dan pelaksanaan dana BOS dengan realisasinya, serta pelaksanaan pengawasan oleh kepala sekolah dan pelaporan pertanggung jawaban penggunaan Dana BOS kepada Sekolah, kota/kabupaten dan pemerintah pusat yang tepat waktu. Ini menunjukkan bahwa sekolah telah melaksanakan proses pengelolaan Dana BOS sesuai dengan aturan pemerintah atau petunjuk teknis dalam pengelolaanya.