cover
Contact Name
Frizqa Ervina
Contact Email
jurnal.maras@gmail.com
Phone
+6281918012232
Journal Mail Official
jurnal.maras@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnal.maras@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 2987811x     EISSN : 2987811x     DOI : https://doi.org/10.60126/maras
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published four issue a year, every month with online version of E-ISSN: 2987-811X. MARAS provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to multidisciplinary research. MARAS welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 606 Documents
Pemantauan Kecepatan dan Tegangan Berbasis Arduino pada Turbin Angin Savonius Bayu Aska Adil; Cahyo Wibowo
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1667

Abstract

Indonesia sebagai negara beriklim tropis dengan pengaruh angin muson memiliki potensi energi angin yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan, meskipun kecepatan angin rata-rata relatif rendah (3–6 m/s). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan kecepatan putar (RPM) dan tegangan keluaran pada turbin angin Savonius berbasis Arduino guna memperoleh data performa secara real-time serta menganalisis hubungan antara keduanya. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan memanfaatkan sensor kecepatan untuk membaca RPM, sensor tegangan untuk mengukur keluaran listrik, serta mikrokontroler Arduino sebagai pengolah data. Pengujian dilakukan pada berbagai kondisi angin untuk mengamati kinerja sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu merekam dan menampilkan data secara stabil dan responsif, serta terdapat hubungan positif antara peningkatan kecepatan putar turbin dengan tegangan yang dihasilkan. Dengan demikian, sistem monitoring ini dapat digunakan sebagai alat evaluasi kinerja turbin angin Savonius secara efektif dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
Analisis Semiotika Trikotomi pada Cerpen “Robohnya Surau Kami” Karya A.A. Navis dengan Teori Charles Sanders Peirce Annisa Savira; Nurindah Sari; Mutiara Ilmi; Rona Kurnia; M Isman
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanda-tanda semiotika dalam cerpen "Robohnya Surau Kami" karya A.A. Navis menggunakan pendekatan teori trikotomi Charles Sanders Peirce, yakni ikon, indeks, dan simbol. Cerpen ini merupakan salah satu karya sastra Indonesia paling monumental yang sarat dengan kritik sosial dan religius terhadap kehidupan masyarakat Minangkabau. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks. Data dikumpulkan melalui pembacaan cermat terhadap teks cerpen dan dianalisis berdasarkan relasi trikotomi Peirce yang mencakup representamen, objek, dan interpretan. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya 5 tanda ikon, 7 tanda indeks, dan 6 tanda simbol yang tersebar dalam narasi cerpen tersebut. Tanda-tanda ini membentuk jaringan makna yang saling berkaitan dan memperlihatkan dimensi religiusitas, kritik sosial, dan kondisi spiritual masyarakat yang dikritisi oleh pengarang. Penelitian ini menegaskan bahwa analisis semiotika trikotomi Peirce sangat efektif dalam membedah makna tersembunyi dalam karya sastra pendek.
Peran Tu’a Teno dalam Penyelesaian Sengketa Batas Lahan di Desa Golo Langkok, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai Yuliani Erlin Suryani; Yos E Jelahut; Imanta I Perangin Angin; Lasarus Jehamat
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1673

Abstract

Sengketa batas lahan merupakan salah satu bentuk konflik agraria yang sering terjadi pada masyarakat pedesaan dan berpotensi mengganggu hubungan sosial masyarakat. Dalam masyarakat adat Manggarai, penyelesaian sengketa batas lahan umumnya dilakukan melalui mekanisme adat dengan melibatkan Tu’a Teno sebagai pemegang otoritas adat dalam bidang pertanahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Tu’a Teno dalam penyelesaian sengketa batas lahan serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses penyelesaiannya di Desa Golo Langkok, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian berjumlah lima orang yang terdiri atas tiga Tu’a Teno, satu Kepala Desa, dan satu masyarakat yang pernah terlibat dalam sengketa batas lahan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tu’a Teno berperan sebagai mediator dan pemimpin musyawarah adat, pengambil keputusan adat dan penentu kembali batas lahan (rahit), serta penjaga harmoni sosial masyarakat. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya kesadaran masyarakat terhadap batas kepemilikan lahan, hilangnya tanda batas akibat faktor alam, dan adanya tindakan sengaja menggeser batas lahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa Tu’a Teno masih memiliki legitimasi sosial yang kuat dalam penyelesaian konflik agraria berbasis adat dan berperan penting dalam menjaga keteraturan sosial masyarakat.
Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak Berbasis Materi Akhlak di MTs/MA Abdullah Abdullah; Norfita Sari; Meilin Uswatun Khasanah; Hafifatun Natasya; Ahmad Fadhil; Muhammad Jahlan
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pembelajaran akidah akhlak sebagai sarana pembentukan karakter peserta didik di tingkat MTs/MA. Pembelajaran akidah akhlak tidak hanya berfokus pada aspek keimanan dan keislaman, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan sikap sosial yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Kajian ini mengulas bagaimana materi akidah akhlak, yang mencakup penanaman akhlak terpuji (mahmudah) dan penghindaran akhlak tercela (mazmumah), berkontribusi dalam membentuk kepribadian peserta didik yang berkarakter Islami. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran akidah akhlak yang diimplementasikan melalui keteladanan guru, pembiasaan nilai-nilai Islami, serta integrasi materi dengan praktik nyata terbukti efektif dalam membentuk karakter peserta didik. Sebaliknya, akhlak tercela seperti sombong, hasad, riya', ghibah, hoaks, diskriminatif, judi, dan khamar memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap karakter dan kehidupan sosial peserta didik. Oleh karena itu, penguatan pembelajaran akidah akhlak secara konsisten dan berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan bertanggung jawab secara moral.
Penerapan Ejaan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah: Kajian Literatur Cahyadi Pratam; Ika Nurfajriah Rifany; Yesika Dwi Putri; Aisyah Khairunnisa
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1677

Abstract

Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) merupakan pedoman resmi dalam penggunaan bahasa Indonesia yang berfungsi mengatur penulisan huruf, kata, tanda baca, dan unsur serapan. Penerapan EBI dalam karya ilmiah sangat penting karena dapat meningkatkan kejelasan, ketepatan, dan efektivitas penyampaian informasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan EBI dalam penulisan karya ilmiah, mengidentifikasi bentuk-bentuk kesalahan ejaan yang sering ditemukan, menjelaskan pentingnya penerapan EBI dalam meningkatkan kualitas karya ilmiah, serta mengkaji upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap EBI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan desain studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebahasaan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan ejaan yang paling sering ditemukan dalam karya ilmiah meliputi penggunaan huruf kapital, penulisan kata, penggunaan tanda baca, dan penulisan unsur serapan. Penerapan EBI yang tepat terbukti berkontribusi dalam meningkatkan kualitas karya ilmiah melalui kejelasan makna, konsistensi bahasa, serta peningkatan kredibilitas penulis. Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya, seperti peningkatan pemahaman terhadap pedoman EBI, pemanfaatan KBBI, penyuntingan naskah, dan pelatihan penulisan ilmiah untuk meningkatkan kepatuhan terhadap kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Evaluasi Pariwisata Halal Di Kota Mataram Studi Kasus: pada Dinas Pariwisata Kota Mataram Ainur Fadhilah; Rahmad Hidayat; Asfarony Hendra Nazwin; Muhammad Ali
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1678

Abstract

Pariwisata halal merupakan sektor strategis yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah, khususnya di Kota Mataram sebagai ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat yang memiliki mayoritas penduduk Muslim serta beragam destinasi wisata budaya, religi, dan kuliner. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi kebijakan pariwisata halal di Kota Mataram dalam memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim serta mengidentifikasi tantangan dan peluang pengembangannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan evaluatif melalui model CIPP (Context, Input, Process, Product). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap informan dari Dinas Pariwisata Kota Mataram, pelaku industri pariwisata, masyarakat, dan wisatawan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pariwisata halal telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, pertumbuhan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan identitas budaya dan religius masyarakat. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan infrastruktur pendukung, rendahnya pemahaman pelaku industri terhadap standar halal, belum optimalnya promosi destinasi, serta terbatasnya partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan infrastruktur dan strategi promosi yang lebih efektif guna mewujudkan kebijakan pariwisata halal yang berkelanjutan di Kota Mataram.
Strategi Pengambilan Keputusan Manajerial dalam Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global Pasca Inflasi dan Suku Bunga Tinggi: Literature Review Fathir Achmad Sabiilah; Dewi Puspaningtyas Faeni
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1680

Abstract

Ketidakpastian ekonomi global yang ditandai oleh tingginya tingkat inflasi, kenaikan suku bunga, gangguan rantai pasok, serta percepatan transformasi digital telah menciptakan tantangan baru bagi perusahaan dalam proses pengambilan keputusan manajerial. Dalam kondisi tersebut, ekonomi manajerial menjadi salah satu pendekatan penting yang membantu perusahaan mengalokasikan sumber daya secara efisien dan mengambil keputusan strategis berdasarkan analisis ekonomi yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi manajerial dalam mendukung strategi pengambilan keputusan perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi global melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka terhadap berbagai artikel ilmiah yang membahas inflasi, suku bunga, ketidakpastian ekonomi, manajemen risiko, strategi perusahaan, dan ekonomi manajerial. Hasil kajian menunjukkan bahwa perusahaan yang menerapkan prinsip ekonomi manajerial mampu meningkatkan kualitas keputusan investasi, strategi harga, efisiensi operasional, dan manajemen risiko secara lebih efektif dibandingkan perusahaan yang mengandalkan intuisi semata. Temuan juga menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi organisasi, penggunaan data analitik, serta penguatan strategi berbasis informasi menjadi faktor penting dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi modern.
Adaptive Leadership dalam Manajemen Bimbingan dan Konseling di Era Disrupsi Ronal Ronal; Azzahra Nisa Salsadillah; Belinda Selamitha; Hanifaizah Hanifaizah; Amanda Safitri Rahmayani; Ahmad Fikri Kurniawan; Endang Surtiyoni
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1681

Abstract

Transformasi digital telah mengubah berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, termasuk pengelolaan layanan bimbingan dan konseling. Perubahan yang berlangsung secara cepat menuntut pemimpin pendidikan memiliki kemampuan beradaptasi agar mampu menghadapi kompleksitas, ketidakpastian, serta perkembangan teknologi yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, karakteristik, implementasi, tantangan, dan implikasi kepemimpinan adaptif dalam manajemen bimbingan dan konseling di era digital. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada tahapan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Proses penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, Scopus, Crossref, DOAJ, dan Garuda menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan adaptive leadership, manajemen bimbingan dan konseling, serta kepemimpinan pendidikan. Dari hasil identifikasi sebanyak 35 publikasi, diperoleh 30 referensi yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan adaptif berperan penting dalam meningkatkan efektivitas manajemen bimbingan dan konseling melalui pengambilan keputusan yang fleksibel, penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan, pemanfaatan teknologi digital, pengembangan kompetensi profesional guru bimbingan dan konseling, serta kemampuan merespons perubahan kebutuhan peserta didik secara berkelanjutan. Selain itu, penerapan kepemimpinan adaptif mampu mendorong inovasi layanan, meningkatkan kualitas komunikasi, memperkuat budaya organisasi yang responsif, dan mendukung terciptanya layanan bimbingan dan konseling yang lebih efektif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik di era digital. Kajian ini menegaskan bahwa kepemimpinan adaptif merupakan pendekatan strategis yang relevan untuk meningkatkan mutu pengelolaan layanan bimbingan dan konseling dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Seni Memimpin di Era Digital: Strategi Kepemimpinan Adaptif dalam Menghadapi Perubahan Teknologi Annisa Saharani Safana; Aprilia Susanti; Devi Fitriani; Merlin Ayu Safitri; Putri Ajeng Lestari Noer Iskandar; Vemi Mailan Afriyani; Widiya Aprilia; Endang Surtiyoni
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1682

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan dan cara organisasi dijalankan, termasuk dalam praktik kepemimpinan. Situasi tersebut menuntut pemimpin untuk mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi agar dapat menghadapi berbagai tantangan secara efektif. Salah satu pendekatan yang dianggap sesuai adalah kepemimpinan adaptif, yaitu kemampuan pemimpin dalam merespons perubahan, mengelola ketidakpastian, serta mendorong terciptanya inovasi dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai strategi kepemimpinan adaptif yang dapat diterapkan dalam menghadapi perubahan teknologi pada era digital. Penelitian menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan dan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal, buku, dan artikel penelitian terkait kepemimpinan adaptif serta perkembangan teknologi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemimpin di era digital perlu memiliki kemampuan literasi digital, komunikasi yang baik, keterampilan berpikir kritis, sikap terbuka terhadap perubahan, serta kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi diri maupun anggota tim. Selain itu, dukungan budaya organisasi yang fleksibel dan inovatif turut berperan dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan adaptif. Oleh karena itu, penerapan strategi kepemimpinan adaptif menjadi langkah penting bagi organisasi untuk menghadapi perubahan teknologi dan menjaga keberlangsungan serta daya saing di era digital.
Integritas Akademik pada Era Kecerdasan Buatan di Lembaga Pendidikan Islam Kelfin Arsa Andika; Muhammad Yazid Zasvenda; Muhammad Sholihin; Aisyah Khairunnisa
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1687

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan generatif (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah praktik pembelajaran dan evaluasi di perguruan tinggi, sekaligus menimbulkan tantangan baru terhadap implementasi integritas akademik. Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dituntut untuk tidak hanya merespons perkembangan teknologi, tetapi juga memastikan bahwa nilai-nilai akademik dan amanah ilmiah tetap terjaga melalui tata kelola kelembagaan yang adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan integritas akademik pada era AI generatif serta merumuskan kerangka tata kelola yang relevan bagi PTKI. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan critical literature review. Data diperoleh melalui penelusuran literatur pada Google Scholar, Crossref, serta dokumen resmi pemerintah dan organisasi internasional. Sebanyak 13 sumber utama yang terdiri atas artikel jurnal, buku akademik, tesis, standar internasional, dan dokumen kebijakan dianalisis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi tema, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan utama bukan semata-mata disebabkan oleh perkembangan AI generatif, melainkan oleh keterlambatan pembaruan regulasi akademik, keterbatasan akurasi perangkat pendeteksi AI, serta kelemahan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang masih berorientasi pada penilaian hasil akhir. Berdasarkan sintesis literatur, penelitian ini menawarkan Kerangka Tata Kelola Integritas Akademik Berbasis Nilai yang mencakup empat strategi utama, yaitu penyusunan kebijakan penggunaan AI yang jelas, pengembangan asesmen autentik berbasis proses, penguatan literasi digital dan etika akademik, serta internalisasi nilai amanah ilmiah sebagai fondasi integritas akademik di PTKI.