cover
Contact Name
Nasrul Umam
Contact Email
jurnalwarna@unugha.id
Phone
+6281391626393
Journal Mail Official
jurnalwarna@unugha.id
Editorial Address
Jl. Kemerdekaan Barat No. 17 Kesugihan Cilacap Jawa Tengah
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Warna
ISSN : 25500058     EISSN : 26151642     DOI : https://doi.org/10.52802/warna
Warna: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini aims to provide a forum for consideration of issues and for the exchange of information and ideas on research and practice in the field of early childhood education, especially in Muslim society.
Articles 96 Documents
PENANGANAN ANAK ADHD MELALUI PROGRAM TERAPI DI RUMOH TERAPI TABINA BANDA ACEH Farah Lathifah; Kaisha Naswatul Humaira; Deva Safta Juwita; Hijriati
Jurnal Warna Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v9i1.1420

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan perkembangan anak, terutama bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus seperti keterlambatan bicara dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD). Melalui pendekatan yang tepat dan lingkungan yang mendukung, anak-anak dengan hambatan perkembangan dapat menunjukkan kemajuan yang signifikan. Studi ini menyoroti praktik di Rumoh Therapy Tabina yang menerapkan metode deskriptif kualitatif untuk memahami efektivitas strategi pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus. Terapi yang digunakan melibatkan alat bantu visual seperti kartu bergambar dan teka-teki, serta strategi pengulangan materi yang bertujuan memperkuat daya ingat dan konsentrasi anak. Pendekatan pengajaran yang sabar, konsisten, dan terstruktur terbukti memberikan dampak positif. Hal ini terlihat pada kasus seorang anak berusia enam tahun yang mengalami peningkatan dalam kemampuan bahasa dan interaksi sosial setelah menerima terapi secara teratur. Wawancara dengan guru menunjukkan bahwa keterlibatan emosional, komunikasi yang efektif, dan rutinitas yang konsisten menjadi kunci dalam mendukung proses belajar anak. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa dengan dukungan yang tepat, anak-anak dengan kebutuhan khusus mampu berkembang secara optimal, baik dari sisi akademik maupun sosial-emosional.
STRATEGI PEMBELAJARAN EFEKTIF BAGI SISWA CEREBRAL PALSY DI PAUD HARSYA CERIA BANDA ACEH Waheda Putri Karisma; Aulia Shafira; Hijriati
Jurnal Warna Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v9i1.1462

Abstract

Pendidikan inklusif bagi anak dengan cerebral palsy membutuhkan strategi khusus agar mendukung perkembangan optimal. Metode Penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru, kepala sekolah, dan orang tua di PAUD Harsya Ceria Banda Aceh. Data dianalisis secara tematik. Hasil Strategi pembelajaran menekankan pendekatan emosional, adaptasi kurikulum, penggunaan alat bantu, serta kolaborasi dengan tenaga ahli. Kendala utama adalah keterbatasan tenaga dan fasilitas, tetapi pelatihan dan kerja sama instrumental dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Diskusi Strategi dan upaya kolaboratif terbukti efektif meningkatkan suasana belajar inklusif, kemandirian, serta perkembangan motorik anak cerebral palsy secara bertahap. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan guru dan dukungan multi-stakeholder dalam pendidikan inklusif.
IDENTIFIKASI KOMPETENSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DI TK KECAMATAN ADIPALA Lathifah, Inayatul; Baroah, Siti
Jurnal Warna Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i2.226

Abstract

Supervisi akademik adalah bantuan professional yang diberikan kepada guru melalui siklus perencanaan sistematis, pengamatan yang cermat, serta umpan balik yang objektif dan segera oleh supervisor. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mengidentifikasi supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap guru di TK Kecamatan Adipala. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif, dengan subjek penelitian kepala Sekolah TK di Kecamatan Adipala. Teknik pengumpulan data berupa angket, yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dari hasil pengisian angket tersebut, kemudian diolah dan disimpulkan dalam bentuk deskriptif. Temuan dari penelitian ini dapat diidentifikasi supervisi akademik kepala sekolah TK terhadap guru di Kecamatan Adipala pada empat komponen. Pertama, dalam menyusun perencanaan supervisi akademik 86,7% kepala sekolah sudah membuat jadwal supervisi dan rentang pelaksanaannya 40% menyebut dua kali dalam setahun, dan sisanya menyebut satu, tiga, dan empat kali dalam setahun, dan 93,3% sudah menyiapkan instrument. Kedua, melaksanakan supervisi akademik, seluruh kepala sekolah sudah melakukan pengamatan, namun baru 86,7% melakukan wawancara dan 93,3% membuat catatan hasilnya. Ketiga, menyusun laporan hasil supervisi akademik, 86,7% kepala sekolah yang menganalisis dan 93,3% membuat laporan hasil supervisi akademik. Keempat, Menentukan tindak lanjut hasil supervisi akademik terhadap guru, berupa pemberian penguatan dengan pujian, motivasi, isyarat, dan hadiah, serta pembinaan melalui nasihat, diskusi, rapat, dan fasilitasi administrasi KBM.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA MELALUI METODE SOSIODRAMA PADA SISWA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Fathurohmah, Ani
Jurnal Warna Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i1.280

Abstract

Bercerita merupakan salah satu kebiasaan masyarakat sejak dahulu sampai sekarang. Hampir setiap siswa yang telah menikmati suatu cerita akan selalu siap untuk menceritakannya kembali, terutama jika cerita tersebut mengesankan bagi siswa. satu keterampilan berbicara yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada orang lain. Dikatakan demikian karena bercerita termasuk dalam situasi informatif yang ingin membuat pengertian-pengertian atau maknamakna menjadi jelas. Dengan bercerita, seseorang dapat menyampaikan berbagai macam cerita, ungkapan berbagai perasaan sesuai dengan apa yang dialami, dirasakan, dilihat, dibaca dan ungkapan kemauan dan keinginan membagikan pengalaman yang diperolehnya. Sosiodrama adalah metode pembelajaran bermain peran untuk memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan fenomena sosial, permasalahan yang menyangkut hubungan antara manusia.
KAJIAN HADITS TENTANG MENDIDIK ANAK USIA DINI DENGAN MENUNJUKKAN KASIH SAYANG Umam, Nasrul
Jurnal Warna Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i1.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mendidik anak usia dini dengan menunjukkan kasih sayang menurut Hadits. Penelitian ini merupakan penelitian hadits yang tergolong library research dengan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara mendidik anak menurut Rasulullah saw yaitu memberikan makanan yang terbaik bagi anak, mengajak anak untuk bercanda, memanggil anak dengan panggilan yang baik dan penuh kasih sayang, memberikan ciuman sebagai tanda kasih sayang, dan memangku anak kecil. Setelah dilakukan penelitian terhadap sanad bahwa semua hadits tentang cara mendidik anak dengan kasih sayang tergolong hadits shahih dan dapat dijadikan sebagai hujjah.
PENGAKTUALAN REALISTIK EDUCATION PADA PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL Kholidah, Lulu
Jurnal Warna Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v6i1.487

Abstract

Pembelajaran Sosial Emosional tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Karena pembelajaran sosial adalah tingkat jalinan interaksi anak dengan orang lain, mulai dari orang tua, saudara, teman bermain, hingga masyarakat secara luas. Sedangkan pembelajaran emosional adalah luapan perasaan ketika anak berinteraksi dengan orang lain. Dengan demikian, pembelajaran sosial-emosional adalah kepekaan anak untuk memahami perasaan orang lain ketika berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pembelajaran ini, membahas kegiatan anak dalam menuangkan air kedalam botol menggunakan spons, menebalkan kalimat, mewarnai gambar hewan yang hidup di air, dan mengurutkan gambar botol dari yang terkecil ke yang terbesar.
REALISASI PROJECT BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL Sulastri
Jurnal Warna Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v6i1.488

Abstract

Social-emotional learning uses project-based learning, with the theme of work and the sub-theme of fishermen with core fishing activities. The learning media I use are fish, buckets, water, plastic cups, paper, pencils, scissors, glue and objects in the classroom. In Masyithoh Kroya Kindergarten, teaching and learning activities use learning media that is adapted to the Basic Curriculum (KD) that has been determined from schools to facilitate teaching and learning activities in order to achieve the expected goals. In addition to using media, teaching and learning activities use a group learning model, where groups of children in one day play in one class which contains 4 activities as fulfillment of 6 aspects of the scope of development. The activities prepared are: aspects of the development of religious and moral values, aspects of motor physical development, aspects of cognitive development, aspects of emotional social development, aspects of language development and aspects of art development
PENERAPAN DIRECT INTERACTION DALAM PEMBELAJARAN TEMA TANAMAN CIPTAAN ALLAH SUB TEMA TANAMAN SAYUR Tati Kurniati
Jurnal Warna Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v6i1.489

Abstract

Direc interaction learning or direct learning is learning that is directed by many teachers. This strategy is effective for determining information and building skills step by step. It is deductive, specifically designed to develop student learning activities related to aspects of procedural knowledge (knowledge of how to do things) and declaration knowledge (knowledge of something in the form of facts, concepts, principles or generalizations) that are well structured and can be learned step by step.
APLIKASI MODEL COOPERATIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN TEMA TANAMAN CIPTAAN ALLAH SUB TEMA TANAMAN SAYUR Fasicha
Jurnal Warna Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v6i1.490

Abstract

Early Childhood Education is a level of education before the basic education level which is a coaching effort aimed at children from birth to the age of six which is carried out through the provision of educational stimuli to help physical and spiritual growth and development so that children have readiness to enter further education, which is held on formal, non-formal and informal pathways. Early childhood development includes religious and moral, physical, cognitive, linguistic and social emotional values. Early Childhood Education is a level of education before the basic education level which is a coaching effort aimed at children from birth to the age of six which is carried out through the provision of educational stimuli to help physical and spiritual growth and development so that children have readiness to enter further education, which is held on formal, non-formal and informal pathways. Early childhood development includes religious and moral, physical, cognitive, linguistic and social emotional values.
DAMPAK POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERRKEMBANGAN KARAKTER DISIPLIN ANAK DI TK RA DIPONEGORO 143 KALITAPEN Musrifah, Siti
Jurnal Warna Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v6i1.491

Abstract

Pola asuh orang tua yang beragam akan memberikan dampak kepada perkembangan karakter anak usia dini. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui tentang dampak pola asuh otoriter, permisif, dan demokratis orang tua dalam perkembangan karakter disiplin anak di TK RA Diponegoro 143 Kalitapen. Metode penelitian yang digunakan yaitu naratif dengan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah orang tua murid TK RA Diponegoro 143 Kalitapen dengan jumlah 35 responden. Sampel yang digunakan yaitu 35 responden yang dipilih dengan teknik total sampling atau sampel jenuh. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data menggunakan kuisioner. Analisis data yang dipilih yaitu analisis naratif berdasarkan hasil kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan (1) pola asuh otoriter memiliki pengaruh terhadap karakter disiplin anak sebesar 46%, (2) pola asuh permisif memiliki pengaruh terhadap karakter disiplin anak sebesar 17%, dan (3) pola asuh demokratis memiliki pengaruh terhadap karakter disiplin anak sebesar 37%.

Page 6 of 10 | Total Record : 96