cover
Contact Name
Nasrul Umam
Contact Email
jurnalwarna@unugha.id
Phone
+6281391626393
Journal Mail Official
jurnalwarna@unugha.id
Editorial Address
Jl. Kemerdekaan Barat No. 17 Kesugihan Cilacap Jawa Tengah
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Warna
ISSN : 25500058     EISSN : 26151642     DOI : https://doi.org/10.52802/warna
Warna: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini aims to provide a forum for consideration of issues and for the exchange of information and ideas on research and practice in the field of early childhood education, especially in Muslim society.
Articles 96 Documents
PENGGUNAAN BUKU IQRA DAN ALAT PERMAIAN EDUKATIF (APE) DALAM MENGENALKAN HURUF HIJAIYAH DI TK BHAKTI KUSUMA CILACAP Siti Sa'diyah; Inayatul Lathifah
Jurnal Warna Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Warna Volume 8 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v8i2.1341

Abstract

OPTIMALISASI KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA 2-3 TAHUN MELALUI MEDIA SIPERU Hapsari, Aldifta Putri; Widjayatri, Rr. Deni
Jurnal Warna Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Warna Volume 8 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v8i2.1131

Abstract

Keterbatasan stimulasi dan penggunaan media untuk mengatasi permasalahan kesulitan berhitung masih menjadi kendala yang dihadapi oleh anak usia 2-3 tahun. SIPERU hadir sebagai alternatif dalam memberikan media untuk stimulasi kesulitan berhitung anak usia 2-3 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi kemampuan berhitung anak usia 2-3 tahun dengan menggunakan media permainan SIPERU di KB Labschool UPI Serang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Melibatkan sample pada KB Labschool UPI Serang sejumlah 3 anak. analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman. Adapun hasil penelitian yaitu 1 orang anak yang sebelumnya dikategorikan kurang baik menjadi baik dan 2 orang anak yang sebelumnya dikategorikan cukup baik menjadi sangat baik. Kesimpulan dalam penelitian yaitu bahwa media permainan SIPERU terbukti efektif untuk mengoptimalisasikan kemampuan berhitung anak usia 2-3 tahun.
PERSEPSI GURU TERHADAP EVALUASI KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA DI TK BUNDA KANDUNG Fadhil, Naufal; Waheda Putri Karisma; Nurul Hidayati; Umi Basyirah; Lina Amelia
Jurnal Warna Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Warna Volume 8 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v8i2.1279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap evaluasi kurikulum 2013 dan kurikulum Merdeka di TK Bunda Kandung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan analisis data dari dokumen kurikulum, observasi lapangan, dan wawancara dengan para pendidik dan pemangku kepentingan lainnya. Menurut hasil wawancara yang di dapati persepsi guru tentang kurikulum merdeka dan kurikulum 2013 adalah menurut guru TK Bunda Kandung persepsi guru tentang Kurikulum 2013 itu beragam. Ada yang suka, ada yang tidak, dan ada juga yang merasa biasa saja. Semuanya tergantung pada bagaimana guru tersebut melihat dan menerapkan kurikulum ini di kelas. Guru yang sudah lama mengajar mungkin lebih mudah beradaptasi dengan kurikulum baru. Terbalik dengan dengan guru yang baru masuk lebih susah untuk beradaptasi dengan kurikulum yang baru. Persepsi guru mengenai penilaian kurikulum 2013 adalah Guru merasa lebih mudah dalam menilai karena ada panduan yang jelas. Mereka dapat dengan mudah membandingkan perkembangan siswa satu dengan yang lain. Mengenai penilaian kurikulum merdeka itu sendiri guru merasa lebih puas karena dapat lebih mengenal siswa secara mendalam. Dan sekarang Di TK Bunda Kandung mereka sudah menggunakan kurikulum Merdeka. Alasan Di TK Bunda Kandung menggunakan kurikulum merdeka adalah Kurikulum Merdeka memberikan otonomi yang lebih besar kepada guru dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas, relevan, dan bermakna bagi siswa.
PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN PADA KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH AL-AZHAR LAMGUGOB BANDA ACEH Faizatul Nisa; Nur Khalisah; Atira Zhalila; Dhiaul Wara; Marchanda Mutia Damayanti; Adinda Selma; Lina Amelia
Jurnal Warna Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Warna Volume 8 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v8i2.1294

Abstract

Penilaian pembelajaran adalah elemen krusial dalam sistem pendidikan yang bertujuan untuk menilai seberapa efektif dan sejauh mana tujuan pembelajaran telah tercapai. Teks ini mengulas perbandingan antara pelaksanaan evaluasi pembelajaran di Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Kurikulum 2013 mengutamakan penilaian yang berorientasi pada kompetensi, dengan penekanan pada pencapaian standar kompetensi lulusan melalui evaluasi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Di sisi lain, Kurikulum Merdeka menawarkan lebih banyak kebebasan bagi pengajar untuk menyusun penilaian, serta mendorong penerapan cara yang lebih individual dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Dengan melakukan studi literatur dan pengamatan langsung, artikel ini mengungkapkan hambatan dan kesempatan yang terdapat pada kedua kurikulum dalam pelaksanaan penilaian pembelajaran. Temuan analisis mengindikasikan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan kesempatan yang lebih besar bagi guru untuk berinovasi, meskipun masih terdapat kendala terkait dengan konsistensi pelaksanaan dan kesiapan sumber daya yang mendukung. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang efisien untuk meningkatkan pelaksanaan evaluasi pembelajaran di kedua kurikulum tersebut.
PARENTING DAN GRANDPARENTING DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN ANAK (SEBUAH STUDI KOMPARASI) Salsabila Zahra Ayesha; Esya Anesty Mashudi
Jurnal Warna Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Warna Volume 8 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v8i2.1319

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memahami sejauh mana variasi dalam kemandirian anak dipengaruhi oleh Cara mendidik yang digunakan oleh orangtua dan kakek-nenek. Jenis penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dan komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang diambil untuk penelitian ini terdiri 27 siswa dari RA Al-Ihsan, yang berlokasi di Kelurahan Cipete Selatan, yang terletak di Kecamatan Cilandak, berada di wilayah Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. (kelas A dan B), dengan rata- rata usia sekitar 4 sampai 6 tahun, yang mencakup anak laki-laki dan perempuan, yang di asuh oleh orang tua serta kakek-nenek adalah metode purposive sampling. Alat yang dipakai pada studi ini adalah kuesioner yang menilai tingkat kemandirian (terdapat 14 pernyataan yang telah diuji untuk kebenarannya) yang menganalisis beberapa aspek kemampuan tubuh, keyakinan diri, rasa tanggung jawab, disiplin, kemampuan berinteraksi sosial, sikap berbagi, dan pengendalian emosi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan uji perbedaan (t-test). Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa anak yang dibesarkan oleh orang tua dan kakek nenek memiliki tingkat kemandirian yang relatif tinggi, yaitu sebesar 51,85%.Hal ini, Dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan yang berarti antara kemandirian anak yang diasuh oleh orang tua dan yang dibesarkan oleh kakek nenek.
PENGGUNAAN BUKU IQRA DAN ALAT PERMAIAN EDUKATIF (APE) DALAM MENGENALKAN HURUF HIJAIYAH DI TK BHAKTI KUSUMA CILACAP Siti Sa'diyah; Inayatul Lathifah
Jurnal Warna Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Warna Volume 8 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v8i2.1341

Abstract

Penguasaan bahasa pada anak usia dini dapat bervariasi terutama saat mengenal huruf hijaiyah sebagai huruf Arab yang sering ditemui anak-anak di lembaga pendidikan non formal seperti tempat pendidikan Al Qur’an dilingkungan sekitar dengan buku Iq’ro. Pemahaman huruf hijaiyah melalui metode iqro oleh guru terhadap anak usia dini di TK Bhakti Kusuma Cilacap juga diaplikasikan dengan alat permainan edukatif (APE) yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Tujuan riset berikut ialah guna mendapatkan data kemampuan anak dalam mengenali huruf hijaiyah melalui pembelajaran Iqro dan APE yang tengah dilangsungkan serta peranan orang tua dalam mendukung pemahaman bahasa lewat metode pembelajaran tersebut. Implementasi metode iqro dan APE pengajar ketika pengenalan huruf hijaiyah terhadap anak usia dini terdiri dari anak melafalkan ataupun membaca huruf hijaiyah satu per satu di bawah bimbingan pengajar menggunakan buku iqro dan APE.
LEV VYGOTSKY: ANALISIS PENGGUNAAN YOUTUBE TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF DAN BAHASA ANAK USIA DINI Lestari, Ririn Hunafa; Utomo, Prio
Jurnal Warna Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v9i1.1389

Abstract

Penggunaan youtube sebagai salah satu jenis media pembelajaran berbasis audio visual menjadi popular khususnya saat dan setelah mewabahnya covid-19, akan tetapi dalam menentukan video youtube yang tepat dengan kebutuhan anak usia dini diperlukan bantuan dari orang dewasa untuk memilih konten video. Pemilihan konten video yang dilakukan oleh dewasa merupakan bagian dari konsep teori belajar Lev Vygotsky. Dalam penelitian ini pemilihan konten video difokuskan pada kemampuan kognitif dan bahasa anak usia dini. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis youtube sebagai media pembelajaran dalam mengembangkan perkembangan kognitif dan bahasa anak usia dini berdasarkan teori belajar Vygotsky dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif terhadap 23 mahasiswa program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini melalui teknik wawancara. Adapun hasil penelitian dengan menggunakan teknik analisis tematik bahwa konten video youtube yang dipilih oleh orang dewasa sebagai media pembelajaran merupakan bantuan atau dukungan terhadap pengembangan kemampuan kognitif dan bahasa anak usia dini. Pada teori belajar Lev Vygotsky pemberian bantuan atau dukungan orang dewasa yaitu orang tua dan guru yang memiliki pengalaman merupakan penerapan dari konsep scaffolding dan Zona perkembangan proksimal (ZPD).
STRATEGI SEKOLAH DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG AMAN DI TK POETEUMEREUHOM Hidayatun Nafisa; Helmawati; Farah Lathifah; Lina Amelia
Jurnal Warna Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v9i1.1398

Abstract

Lingkungan belajar yang aman dan nyaman sangat penting untuk mendukung perkembangan anak usia dini, namun banyak lembaga pendidikan yang masih menghadapi tantangan dalam menciptakan suasana tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh TK Poeteumereuhom dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi anak-anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan sampel dua guru, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi strategi yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Poeteumereuhom menerapkan berbagai strategi, termasuk penataan lingkungan fisik yang kreatif, pengawasan guru yang konsisten, dan penerapan aturan disiplin yang jelas. Metode pembelajaran yang berpusat pada anak juga diterapkan untuk mendukung eksplorasi dan interaksi positif di antara siswa. Kesimpulannya, strategi yang diterapkan di TK Poeteumereuhom berhasil menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan holistik anak. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi yang lebih erat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk terus meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar, sehingga anak-anak dapat belajar dan berkembang dengan optimal
EVALUASI STRATEGI PENGAJARAN GURU UNTUK ANAK AUTIS DI SEKOLAH INKLUSI Isra Agustia; Mulyasisma; Atira Zhalila; Hijriati
Jurnal Warna Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v9i1.1399

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menekankan posisi guru dalam pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus, terutama bagi anak autis di lingkungan sekolah inklusif. Latar belakang permasalahan mencakup berbagai kesulitan yang dihadapi oleh para pendidik dalam menyampaikan pendidikan yang optimal untuk siswa autis di tengah stigma sosial yang masih ada. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan studi kasus, yang melibatkan pengamatan dan sesi wawancara bersama para pengajar di My Dream School, Banda Aceh. Kajian ini melibatkan seorang pengajar dan seorang anak yang mengalami autisme berusia lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik memegang peranan krusial dalam merancang metode pengajaran bagi anak-anak autis. Meskipun terdapat sejumlah kendala, seperti fluktuasi emosi anak, interaksi langsung dan aktivitas belajar secara kelompok terbukti berhasil meningkatkan partisipasi anak. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan adanya peningkatan interaksi antara pengajar dan siswa melalui metode pembelajaran kelompok serta komunikasi secara langsung. Studi ini menyoroti betapa krusialnya peran orang tua dan komunitas dalam membangun lingkungan pendidikan yang inklusif serta mengubah pandangan negatif mengenai anak-anak dengan autisme, yang pada gilirannya mendukung peningkatan praktik pengajaran yang lebih baik.
MEMBANGUN KESADARAN EKOLOGIS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN SCAVENGER HUNT Roby Naufal Arzaqi; Aisah Karunia Rahayu
Jurnal Warna Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v9i1.1410

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan rancangan kegiatan scavenger hunt sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kesadaran ekologis pada anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, dan revisi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan kegiatan yang dikembangkan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini, memiliki instruksi yang jelas, serta materi edukatif yang relevan dengan nilai-nilai ekologis. Kegiatan scavenger hunt ini dilengkapi dengan skenario permainan, kartu bergambar, cerita edukatif, dan yel-yel yang menarik sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran dalam membangun kesadaran ekologis sejak dini. Penelitian ini memberikan kontribusi konkret dalam bentuk media pembelajaran inovatif berbasis permainan yang dapat digunakan oleh pendidik PAUD untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan pada anak usia dini.

Page 5 of 10 | Total Record : 96