cover
Contact Name
Nasrul Umam
Contact Email
jurnalwarna@unugha.id
Phone
+6281391626393
Journal Mail Official
jurnalwarna@unugha.id
Editorial Address
Jl. Kemerdekaan Barat No. 17 Kesugihan Cilacap Jawa Tengah
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Warna
ISSN : 25500058     EISSN : 26151642     DOI : https://doi.org/10.52802/warna
Warna: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini aims to provide a forum for consideration of issues and for the exchange of information and ideas on research and practice in the field of early childhood education, especially in Muslim society.
Articles 96 Documents
UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DI RA DIPONEGORO 68 PANCASAN Siti Muflihatun
JURNAL WARNA Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v7i1.869

Abstract

Kemandirian pada anak usia dini bukan dilihat dari bisa atau tidaknya anak dalam melakukan tugas yang diberikan pendidik kepada peserta didik. Kemandirian anak dapat terlihat ketika pembelajaran tidak ditunggui. Metode penelitian yang digunakan berupa penelitian deskriptif kuantitatif.Pengumpulan data dan menganalisis data penelitian yang digunakan berupa dengan sampel berjumlah 65 anak di RA Diponegoro 68 Pancasan Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas. Data diperoleh melalui kuisioner, dan dianalisis menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini di RA Diponegoro 68 dilakukan dengan upaya preventif (65%), upaya pengembangan (30%), upaya kuratif (5%). Berdasarkan hasil tersebut disarankan kepada guru untuk mengembangkan kemandirian anak dengan memperhatikan upaya preventif dan upaya kuratif. Sedangkan bagi penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih jauh mengenai upaya preventif dan kuratif secara lebih mendalam.
NILAI AGAMA DAN MORAL DALAM KISAH QABIL DAN HABIL QS. AL-MAIDAH AYAT 27-31 Imroatus Sa'adah; Annastasya Nur Achsanti
JURNAL WARNA Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v7i2.887

Abstract

Perkembangan moral anak yang akan dicapai secara bertahap erat hubungannya dengan emosi dan aspek kognitif sehingga anak dapat membedakan hal yang baik dan buruk, anak biasa dalam antrian, kebaikan, keadilan, kesederhanaan dan keberanian. Untuk menanamkan karakter yang baik terhadap anak, hendaknya orang tua memiliki karakter yang baik pula sehigga anak dapat melihat dan meniru apa yang orang tua lakukan, serta berikan anak tugas yang terpuji sehingga setelah anak beranjak dewasa mereka mampu menjalankanya karna orang tuanya telah menanamkan pembiasaan yang baik sejak dini. Peneletian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai agama dan moral yang terkandung dalam kisah Qabil dan Habil dalam Al-Qur’an Surat Al-Maidah Ayat 27-31, selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk seorang pendidik bagaimana caranya dapat mengimplementasikan nilai-nilai dan moral tersebut dalam kehidupan sehari-hari di dalam dunia pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kajian Kepustakaan (Library Research), yaitu penelitian dalam mencari dan pengumpulan informasi datanya melalui lingkup perpustakaan sehingga penelitian dilakukan dengan hanya berdasarkan karya tertulis semisal informasi dari buku-buku, majalah, jurnal ataupun artikel yang relevan dengan pembahasan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif. Kesimpulannya kita dapat meneladani nilai-nilai agama dan moral dalam kisah Qabil dan Habil QS.Al-Maidah 27-31. Dengan demikian pendidikan anak usia dini dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-sehari sesuai dengan apa yang telah diajarkan dalam Al-Qur’an.
STUDI AL QUR’AN SURAT YUSUF AYAT 8 TENTANG PENDIDIKAN ANAK Titi Rina Hidayati
JURNAL WARNA Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v7i1.918

Abstract

Dalam al-Qur’an terdapat bermacam macam ayat dalam al-Qur’an tentang pendidikan anak. Konsep perkembangan pendidikan pada anak dalam islam menitikberatkan pada konsep tarbiyah dan ta’dib.Pendidikan pada konsep tarbiyah adalah perlakuan kasih sayang untuk menumbuhkan rasa berdaya dan mengembangkan kemandirian anak berupa ketrampilan menjaga diri sendiri, enyelesaikan pekerjaan rumah Sedangkan pendidikan pada konsep ta’dib mengacu pada proses penerapan nilai-nilai, seperti sikap disiplin, dan tertib. Hal ini dapat diterapkan shalat tepat waktu, memberikan respon yang cepat ketika anak melakukan hal hal baik dan juga saat anak melakukan kesalahan.namun adakah perbedaan dalam cara mendidik anak? Karena apabila sebagai orangtua dalam mendidik anak memberi perlakuan yang berbeda pada anak apakah menurut alQur’an dibenarkan,Hal ini yang membuat saya mencoba mengangkat artikel dengan mempelajari surat Yusuf ayat 8.dan mencoba untuk menganalisa dari berbagai sumber.
IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING DI MASA PANDEMIC PADA TK AL FALAH DANASRI Titi Purwati; Inayatul Lathifah
JURNAL WARNA Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i2.921

Abstract

Banyak tantangan dan permasalahan yang dihadapi pada saat pembelajaran online di masa pandemi, seperti kurangnya minat siswa dalam belajar. Model blended learning merupakan salah satu alternatif pembelajaran selama pandemi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi model blended learning di TK Al Falah. Metode penelitian ini adalah deksriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa TK Al Falah dan objek penelitian ini adalah Implementasi Blended Learning di TK AL Fatah. Sampel dari penelitian ini adalah menggunakan purposive sampling yaitu guru dan siswa di kelas TK B. Teknik analsis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah 1) implementasi blended learning di TK AL Falah menggabungkan model pembelajaran online (zoom meeting, whatsapp group dan youtube) serta menggunakan pembelajaran tatap muka terbatas yang terbagi menjadi dua sesi setiap pertemuannya, 2) Pemilihan media pembelajaran zoom meeting, WhatsApp group dan youtube untuk pembelajaran online berdasarkan kesepakatan orang tua murid dan pihak sekolah, 3) Pembelajaran tatap muka terbatas pada siswa berjalan sesuai dengan aturan dan siswa sangat antusias mengikuti pembelajaran di kelas.
PROGRAM PEMBIASAAN MELAFALKAN SURAT-SURAT PENDEK UNTUK MENANAMKAN KARAKTER RELIGIUS DI RA DIPONEGORO 84 KEDUNGWRINGIN Fitri Lestari
JURNAL WARNA Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v7i1.934

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui pembiasaan melafalkan surat-surat pendek pada anak usia dini di RA Diponegoro 84 Kedungwringin. 2) Untuk mengetahui upaya-upaya penanaman karakter religius pada siswa melalui pembiasaan melafalkan surat-surat pendek pada anak usia dini di RA Diponegoro 84 Kedungwringin. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun lokasi penelitian dan objektif yang terletak di RA Diponegoro 84 Kedungwringin. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) pembiasaan melafalkan surat-surat pendek pada anak usia dini adalah sebuah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh semua siswa di kelas. Kegiatan ini dilakukan setelah selesai berdo’a dan sebelum di mulainya pembelajaran. Kegiatan ini di lakukan supaya siswa memiliki kebiasaan yang baik mampu berfikir dan bertingkah laku sesuai dengan ajaran agama. 2) Upaya penanaman karakter religius siswa melalui pembiasaan melafalkan surat-surat pendek pada anak usia dini di RA Diponegoro 84 Kedungwringin. a) membaca surat-surat pendek setiap hari pada saat selesai membaca do’a. b) membimbing anak-anak dalam melafalkan surat yang di baca bagi yang belum mampu membacanya. c) membiasakan membaca do’a sebelum dan sesudah belajar, d) menasehati siswa supaya tidak gaduh. Ketika membaca do’a dan surat-surat pendek, e) membiasakan anak agar lebih gemar membaca huruf hijaiyah, f) bercerita tentang nasehat-nasehat atau pokok kandungan yang terdapat pada surat-surat yang telah di baca.
PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA: PERAN ORANG TUA TERHADAP ANAK USIA 0-5 TAHUN Utami Budiyati; Ifa Refli Hanita
JURNAL WARNA Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v7i2.994

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena pentingnya Pendidikan anak dalam keluarga yang menitik beratkan pada peran orang tua pada anak usia 0-5 tahun/balita. Keluarga tempat pertama dan utama bagi Pendidikan anak, kedua orangtualah yang berperan penting dalam keberhasilan melewati fase usia balita anak. Metodenya menggunakan penelitian pustaka/library research dengan Teknik mengumpulkan data dengan dokumentasi yakni sumber-sumber terkait penelitian seperti buku, jurnal, artikel dan media masa baik manual ataupun on-line. Pengolahan data dengan content analisis. Kemudian dilakukan Analisa sehingga menemukan konsep yang menjadi jawaban dari permasalahan. Hasil: Pendidikan anak dalam keluarga adalah usaha secara sadar dan terencana untuk mentransfer nilai-nilai luhur/budaya dari generasi tua pada generasi penerusnya yang dibimbing oleh keluarga agar mampu hidup dengan baik di masa depan. Peran orang tua pada fase balita; 1) usia 0-3 th; mengajarkan tauhid, membimbing dengan penuh kasih sayang, 2) usia 4 th: a. biasakan membaca buku tiap hari, b. membiasa kan akhlak mulia c. ajarkan tentang keberagaman, d. biasakan memberikan nilai-nilai positif pada anak. 3) usia 5 th: a. membangun karakter anak, b. membiasakan membaca, c. menanamkan kedisiplinan. Kesimpulan: peran orang tua pada fase 0-5 tahun/balita sangat dibutuhkan. Orang tua harus punya trik tertentu agar berhasil mendampingi anaknya melewati fase hidup yang pertama.
OPTIMALISASI KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA 2-3 TAHUN MELALUI MEDIA SIPERU Hapsari, Aldifta Putri; Widjayatri, Rr. Deni
Jurnal Warna Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Warna Volume 8 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v8i2.1131

Abstract

Keterbatasan stimulasi dan penggunaan media untuk mengatasi permasalahan kesulitan berhitung masih menjadi kendala yang dihadapi oleh anak usia 2-3 tahun. SIPERU hadir sebagai alternatif dalam memberikan media untuk stimulasi kesulitan berhitung anak usia 2-3 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi kemampuan berhitung anak usia 2-3 tahun dengan menggunakan media permainan SIPERU di KB Labschool UPI Serang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Melibatkan sample pada KB Labschool UPI Serang sejumlah 3 anak. analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman. Adapun hasil penelitian yaitu 1 orang anak yang sebelumnya dikategorikan kurang baik menjadi baik dan 2 orang anak yang sebelumnya dikategorikan cukup baik menjadi sangat baik. Kesimpulan dalam penelitian yaitu bahwa media permainan SIPERU terbukti efektif untuk mengoptimalisasikan kemampuan berhitung anak usia 2-3 tahun.
PERSEPSI GURU TERHADAP EVALUASI KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA DI TK BUNDA KANDUNG Fadhil, Naufal; Waheda Putri Karisma; Nurul Hidayati; Umi Basyirah; Lina Amelia
Jurnal Warna Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Warna Volume 8 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v8i2.1279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap evaluasi kurikulum 2013 dan kurikulum Merdeka di TK Bunda Kandung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan analisis data dari dokumen kurikulum, observasi lapangan, dan wawancara dengan para pendidik dan pemangku kepentingan lainnya. Menurut hasil wawancara yang di dapati persepsi guru tentang kurikulum merdeka dan kurikulum 2013 adalah menurut guru TK Bunda Kandung persepsi guru tentang Kurikulum 2013 itu beragam. Ada yang suka, ada yang tidak, dan ada juga yang merasa biasa saja. Semuanya tergantung pada bagaimana guru tersebut melihat dan menerapkan kurikulum ini di kelas. Guru yang sudah lama mengajar mungkin lebih mudah beradaptasi dengan kurikulum baru. Terbalik dengan dengan guru yang baru masuk lebih susah untuk beradaptasi dengan kurikulum yang baru. Persepsi guru mengenai penilaian kurikulum 2013 adalah Guru merasa lebih mudah dalam menilai karena ada panduan yang jelas. Mereka dapat dengan mudah membandingkan perkembangan siswa satu dengan yang lain. Mengenai penilaian kurikulum merdeka itu sendiri guru merasa lebih puas karena dapat lebih mengenal siswa secara mendalam. Dan sekarang Di TK Bunda Kandung mereka sudah menggunakan kurikulum Merdeka. Alasan Di TK Bunda Kandung menggunakan kurikulum merdeka adalah Kurikulum Merdeka memberikan otonomi yang lebih besar kepada guru dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas, relevan, dan bermakna bagi siswa.
PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN PADA KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH AL-AZHAR LAMGUGOB BANDA ACEH Faizatul Nisa; Nur Khalisah; Atira Zhalila; Dhiaul Wara; Marchanda Mutia Damayanti; Adinda Selma; Lina Amelia
Jurnal Warna Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Warna Volume 8 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v8i2.1294

Abstract

Penilaian pembelajaran adalah elemen krusial dalam sistem pendidikan yang bertujuan untuk menilai seberapa efektif dan sejauh mana tujuan pembelajaran telah tercapai. Teks ini mengulas perbandingan antara pelaksanaan evaluasi pembelajaran di Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Kurikulum 2013 mengutamakan penilaian yang berorientasi pada kompetensi, dengan penekanan pada pencapaian standar kompetensi lulusan melalui evaluasi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Di sisi lain, Kurikulum Merdeka menawarkan lebih banyak kebebasan bagi pengajar untuk menyusun penilaian, serta mendorong penerapan cara yang lebih individual dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Dengan melakukan studi literatur dan pengamatan langsung, artikel ini mengungkapkan hambatan dan kesempatan yang terdapat pada kedua kurikulum dalam pelaksanaan penilaian pembelajaran. Temuan analisis mengindikasikan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan kesempatan yang lebih besar bagi guru untuk berinovasi, meskipun masih terdapat kendala terkait dengan konsistensi pelaksanaan dan kesiapan sumber daya yang mendukung. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang efisien untuk meningkatkan pelaksanaan evaluasi pembelajaran di kedua kurikulum tersebut.
PARENTING DAN GRANDPARENTING DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN ANAK (SEBUAH STUDI KOMPARASI) Salsabila Zahra Ayesha; Esya Anesty Mashudi
Jurnal Warna Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Warna Volume 8 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v8i2.1319

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memahami sejauh mana variasi dalam kemandirian anak dipengaruhi oleh Cara mendidik yang digunakan oleh orangtua dan kakek-nenek. Jenis penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dan komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang diambil untuk penelitian ini terdiri 27 siswa dari RA Al-Ihsan, yang berlokasi di Kelurahan Cipete Selatan, yang terletak di Kecamatan Cilandak, berada di wilayah Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. (kelas A dan B), dengan rata- rata usia sekitar 4 sampai 6 tahun, yang mencakup anak laki-laki dan perempuan, yang di asuh oleh orang tua serta kakek-nenek adalah metode purposive sampling. Alat yang dipakai pada studi ini adalah kuesioner yang menilai tingkat kemandirian (terdapat 14 pernyataan yang telah diuji untuk kebenarannya) yang menganalisis beberapa aspek kemampuan tubuh, keyakinan diri, rasa tanggung jawab, disiplin, kemampuan berinteraksi sosial, sikap berbagi, dan pengendalian emosi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan uji perbedaan (t-test). Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa anak yang dibesarkan oleh orang tua dan kakek nenek memiliki tingkat kemandirian yang relatif tinggi, yaitu sebesar 51,85%.Hal ini, Dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan yang berarti antara kemandirian anak yang diasuh oleh orang tua dan yang dibesarkan oleh kakek nenek.

Page 4 of 10 | Total Record : 96