cover
Contact Name
Muhammad Arief budiman
Contact Email
ariefbudiman@upgris.ac.id
Phone
+628157648763
Journal Mail Official
absolutegreen@gmail.com
Editorial Address
Jl Sidodadi Timur no 24 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Elementary School
ISSN : 30308437     EISSN : 30257646     DOI : https://doi.org/10.26877/ijes.v3i2.12540
Core Subject : Education,
Fokus IJES pada bidang ilmu pendidikan secara umum, yang meliputi: Inovasi Pembelajaran di Pendidikan Dasar, Media pembelajaran di sekolah dasar, pendidikan IPS di sekolah dasar, pendidikan IPS di sekolah dasar, pendidikan olahraga di sekolah dasar, pendidikan bahasa di sekolah dasar, pendidikan bahasa indonesia di sekolah dasar, pendidikan bahasa inggris di sekolah dasar, pendidikan inklusi di sekolah dasar, pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar, Inovasi Pembelajaran, Pengembangan Media Pembelajaran, Model Pembelajaran, Instrumen Penilaian, dan kajian Kurikulum.
Articles 171 Documents
PELAKSANAAN EKSTRAKURIKULER SENI TARI DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA SDN IV UJANMAS, KECAMATAN UJANMAS, KABUPATEN MUARA ENIM, PROVINSI SUMATERA SELATAN Aryani, Bety
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i2.23470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler seni tari dan perannya dalam pengembangan karakter siswa di SDN IV Ujanmas, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seni tari di sekolah ini dilaksanakan secara rutin setiap minggu dan melibatkan siswa dari berbagai jenjang kelas. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa percaya diri. Pembina ekstrakurikuler berperan penting dalam membimbing siswa serta menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan karakter melalui pendekatan yang komunikatif dan edukatif. Kesimpulannya, ekstrakurikuler seni tari berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter siswa dan perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah dasar.
ANALISIS PEMAKNAAN PUISI HASIL CHATGPT SISWA KELAS V DI SDIT ROBBANI KENDAL KECAMATAN KENDAL KABUPATEN KENDAL Akmaliya, Nur Saniatul; Kiswoyo, Kiswoyo; Basyar, Muhammad Aniq Khairul
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i2.20820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan puisi hasil ChatGPT pada siswa kelas V di SDIT Robbani Kendal. Penelitian ini dilaksanakan di SDIT Robbani Kendal Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan fokus pada analisis teori, untuk mendeskripsikan hasil menganalisis kemampuan siswa kelas V SDIT Robbani Kendal dalam pemaknaan puisi. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas V SDIT Robbani Kendal Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Lembar Penilaian Hasil Kerja Siswa dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu secara keseluruhan menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran puisi di kelas V SDIT Robbani Kendal memberikan dampak positif. Siswa dapat menghasilkan puisi dengan variasi yang kaya dalam struktur, diksi, tipografi, imajinasi, rima dan gaya bahasa. Sebagian besar siswa mampu memahami makna puisi yang dibuat dengan ChatGPT, namun ada beberapa yang masih kesulitan dalam interpretasi yang lebih medalam. Sikap siswa terhadap pemaknaan puisi hasil ChatGPT juga sangat positif, siswa merasa terbantu dalam proses kreatif, meskipun beberapa siswa kurang kreatif secara mandiri. Sikap yang paling dominan ditunjukkan yaitu melalui kata “keindahan alam”, kata “kedamaian”, dan juga kata “kagum”. Kesimpulannya, bahwa secara keseluruhan, ChatGPT membantu meningkatkan motivasi dan kualitas karya siswa dalam menulis puisi. Kata Kunci: analisis, pemaknaan puisi, puisi hasil ChatGPT, siswa kelas V
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI KEGIATAN PEMBIASAAN DI SD ALAM UNGARAN Muarrifah, Innal; Untari, Mei Fita Asri; Listyarini, Ikha
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i2.20528

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya kesadaran dan pengetahuan yang dimiliki masyarakat tentang lingkungan hidup. Kepedulian terhadap lingkungan dapat ditanamkan kepada anak sejak dibangku sekolah dasar melalui pendidikan karakter peduli lingkungan. Pendidikan karakter peduli lingkungan dapat dilakukan melalui pembiasaan di lingkungan sekolah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan pendidikan karakter peduli lingkungan melalui kegiatan pembiasaan di SD Alam Ungaran. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter peduli lingkungan melalui kegiatan pembiasaan di SD Alam Ungaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di SD Alam Ungaran yang mana sekolah ini adalah sekolah yang mengintegrasikan antara materi ajar dengan lingkungan alam sekitar. Data diperoleh dari kepala sekolah, guru, dan siswa melalui wawancara dan juga observasi langsung di SD Alam Ungaran. Hasil dari wawancara dan observasi tersebut kemudian didokumentasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter peduli lingkungan melalui kegiatan pembiasaan di SD Alam Ungaran dapat dilakukan melalui pembiasaan rutin, pembiasaan spontan, dan pembiasaan  keteladanan. Kegiatan pembiasaan rutin dilakukan setiap hari berupa kegiatan piket kelas, kegiatan jum’at bersih, pemisahan sampah organik dan anorganaik, penggunaan botol minum dan tempat makan, serta kegiatan gardening. Kegiatan pembiasaan spontan dilakukan oleh kepala sekolah dan guru ketika mendapati siswa yang berperilaku kurang baik terhadap lingkungan. Kegiatan ini berupa teguran, nasihat, peringatan, dan pemahaman kepada siswa yang berperilaku menyimpang. Kegiatan pembiasaan keteladanan yang dilakukan oleh kepala sekolah dan guru dengan memberikan contoh untuk berperilaku baik terhadap lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang dapat disampaikan yaitu SD Alam Ungaran dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam mengimplementasikan pendidikan karakter peduli lingkungan melalui kegiatan pembiasaan.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PBL BERBANTU MEDIA MONOPOLI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI ENERGI DAN PERUBAHANNYA KELAS III SDN BABALAN PATI Ulfa, Sintiya; Huda, Choirul; Reffiane, Fine
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i2.20942

Abstract

Latar belakang pada penelitian ini adalah siswa kurang memahami materi yang sudah dijelaskan oleh guru, penggunaan media pembelajaran yang masih kurang, siswa kurang antusias saat proses pembelajaran, guru masih menggunakan metode ceramah dalam proses pembelajaran, saat proses pembelajaran belum ada menggunakan model dan media pembelajaran yang inovatif, sehingga hasil belajar siswa belum maksimal. Rumusan Masalah pada penelitian ini adalah apakah model pembelajaran PBL berbantu media Monopoli efektif terhadap hasil belajar IPAS materi energi dan perubahannya kelas III SDN Babalan Pati. Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain Pre Eksperimental design bentuk one-group  pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data pada penelitian melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata pretest sebesar 69,3 dan rata-rata posttest  sebesar 89,3 . Berdasarkan hasil uji t dengan df = N-1 = 15-1 = 14 dengan taraf signifikan 5% diperoleh thitung 8,013 dan ttabel 2,144. Ketuntasan belajar klasikal siswa kelas III yaitu sebesar 93,3%. Dari hasil perhitungan tersebut diperoleh thitung ttabel maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara nilai pretest dan posttest, artinya model pembelajaran Problem Based Learning berbantu media Monopoli efektif terhadap hasil belajar IPAS materi energi dan perubahannya kelas III SDN Babalan Pati.
EKSPRESI VISUAL SENI KRIYA SISWA KELAS 4 SD MELALUI TEKNIK LUKIS DENGAN MEDIA LIMBAH BOTOL PLASTIK DI SD NEGERI PECALUNGAN 01 Wulandari, Deviana Agustina; Saputra, Singgih Adhi; Subekti, Ervina Eka
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i2.20712

Abstract

Pendidikan seni merupakan salah satu cabang pendidikan yang mewadahi perkembangan emosional peserta didik, karena didalamnya tidak hanya mencakup aspek kognitif, namun juga afektif dan psikomotor. Permasalahan yang dihadapi siswa SD Negeri Pecalungan 01 Batang  dalam berkarya seni terutama dalam karya seni lukis yaitu Kurangnya kreativitas yang dituangkan siswa khususnya siswa kelas IV. Selain itu masih kurangnya kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan terutama saat waktu pergantian jam pelajaran dari mata olahraga ke pelajaran SBdP siswa masih banyak membuang sampah makanan maupun minuman secara sembarangan, sehingga masih diperlukannya edukasi tentang menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan cara memanfaatkan limbah botol plastik untuk dapat dijadikan sebuah karya yang menarik. Subyek dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SD Negeri Pecalungan 01 Batang yang berjumlah 16 siswa. Instrumen dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi yang digunakan untuk menguji kredibilitas data.Hasil Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dari ke enam belas siswa kelas IV SD Negeri Pecalungan 01 Batang sudah mampu menghasilkan karya seni lukis dengan media limbah botol plastik, namun dari ke enam belas siswa tersebut terdapat dua siswa yang masih kesulitan dalam memadukan warna yang akan digunakan, membentuk pola yang ingin dibuat, dan membuat gambar yang ingin dibuat, sedangkan empat belas siswa lainnya sudah pandai dalam memadukan warna, membentuk pola, dan membuat gambar. Sehingga dari kriteria ketuntasan berdasarkan kriteria yang dinilai yaitu memadukan warna, kerapian, dan kelancaran dari enam belas siswa tersebut terdapt empat belas siswa yang sudah tuntas dan dua siswa yang perlu ditingkatkan lagi.
Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 Dengan Media Bermain Kartu Abjad Melalui Model PBL (Problem Based Learning) Pada Siswa SD Negeri 1 Krangganharjo Kabupaten Grobogan Umarsana, Srie Zahra Nur Nadiya Putri; Sukamto, Sukamto; Sulianto, Joko
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i2.20246

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pembelajaran membaca permulaan yang mewajibkan siswa sekolah dasar untuk bisa membaca yang mana itu harus di kuasai oleh siswa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan media kartu abjad yang dipergunakan untuk meningkatkan kemampuan dalam membaca tingkat permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 1 Krangganharjo Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 1 Krangganharjo Kabupaten Grobogan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, penyebaran angket, dokumentasi, dan juga tes. Hasil penelitian yang didapatkan adalah bersumber dari wawancara dengan wali kelas I, hasil penyebaran angket kepada orang tua dan wali kelas serta hasil tes kompetensi bagi siswa kelas I SD Negeri 1 Krangganharjo Kabupatem Grobogan. Dari hasil penelitian, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca dari jumlah total adalah 13 siswa ada sebanyak 8 siswa (61,54%) yang masih mengalami kesulitan khususnya dalam membaca. Berdasarkan hasil penelitian maka saran yang dapat diajukan untuk penelitian ini adalah pada saat pembelajaran membaca permulaan, sebagai seorang guru diharapkan bisa mempertimbangkan metode dan juga penggunaan media pembelajaran yang lebih bervariasi sesuai dengan minat siswa khususnya yang mengalami kesulitan belajar membaca permulaan.
Analisis Penggunaan Metode Fonik dalam Kemampuan Membaca Siswa Kelas 2A SD Palebon 01 Semarang Sobrina, Syarifah Dinda; Untari, Mei Fita Asri; Rofian, Rofian -
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i2.23647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi metode fonik dalam pembelajaran membaca serta membandingkan kemampuan membaca siswa kelas 2A SD Negeri Palebon 01 Semarang sebelum dan sesudah penerapan metode tersebut. Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar, karena menjadi fondasi dalam memahami berbagai pelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes membaca, dan dokumentasi. Penilaian kemampuan membaca dilakukan berdasarkan empat aspek, yaitu ketepatan, intonasi, kelancaran, dan pemahaman. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sebagai keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode fonik memberikan kontribusi positif terhadap keterampilan membaca siswa. Siswa menjadi lebih cepat dalam mengenali huruf dan bunyinya, serta lebih lancar dalam membaca kata dan kalimat. Pembelajaran dengan metode fonik juga meningkatkan antusiasme dan keterlibatan siswa, terutama saat menggunakan media lagu fonik. Selain itu, hasil perbandingan antara tes awal dan tes akhir menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami peningkatan kemampuan membaca, baik secara teknis maupun pemahaman isi bacaan. Meskipun demikian, beberapa siswa tetap memerlukan pendampingan tambahan agar mencapai hasil maksimal.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) MATERI SENI DEKORATIF TAPLAK MEJA TERHADAP HASIL BELAJAR MUATAN SENI BUDAYA KELAS 4 SD AL ISLAM PENGKOL JEPARA Fajarini, Aredita Putri; Sundari, Riris Setyo; Arisyanto, Prasena
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i2.20831

Abstract

Dalam penelitian ini, bertujuan untuk menganalisis keefektifan model pembelajaran project based learning (PjBL) materi seni dekoratif taplak meja terhadap hasil belajar muatan seni budaya kelas 4 SD Al islam pengkol Jepara. Penggunaan model pembelajaran project based learning adalah kebutuhan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran seni budaya. Metode dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental Design. Pendekatan dalam penelitian ini Pretest-Postest, siswa diberikan kesempatan untuk belajar secara langsung melalui pengalaman, yang diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan minat mereka terhadap materi seni dekoratif, khususnya taplak meja. Selama proses pembelajaran, siswa berada dalam kelompok kecil untuk bekerja sama dalam menyelesaikan proyek taplak meja. Pendekatan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan seni, tetapi juga mengembangkan keterampilan kolaboratif dan komunikasi antar anggota kelompok. Hasilnya, siswa lebih terlibat dan bersemangat dalam proses belajar, yang tercermin dalam produk akhir yang dihasilkan. Analisis data menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok PjBL memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi dalam tes hasil belajar dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam materi seni budaya. Sebagian besar siswa melaporkan bahwa mereka merasa lebih percaya diri terhadap kemampuan seni mereka dan lebih antusias untuk belajar di masa depan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran project based learning dalam materi seni dekoratif taplak meja di kelas 4 efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, pemahaman konsep, dan motivasi.
ANALISIS PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI BUDAYA SEKOLAH DI MI SALAFIYAH KERTOHARJO KOTA PEKALONGAN Dibah, Farah; Setianingsih, Eka Sari; Arisyanto, Prasena
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i2.20588

Abstract

Konteks penelitian dalam penelitian ini adalah pentingnya pendidikan karakter yang dibentuk sedari dini. Era modernisasi saat ini, krisis moral banyak terjadi di kalangan pelajar. Melalui budaya sekolah, kita dapat mewujudkan nilai pendidikan karakter bangsa. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui implementasi penguatan pendidikan karakter melalui budaya sekolah di MI Salafiyah Kertoharjo, dan mendeskripsikan evaluasi penguatan pendidikan karakter melalui budaya sekolah di MI Salafiyah Kertoharjo. Jenis penelitian ini adalah kualitatif.  Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas III A dan VI A. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil analisis angket menunjukkan penguatan pendidikan karakter berjalan dengan baik dengan presentase peserta didik kelas III A sebanyak 27 peserta didik dengan hasil presentase tertinggi yaitu 96%, sedangkan hasil analisis angket kelas VI A yaitu terdapat 14 peserta didik yang mampu mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dengan baik dengan hasil presentase 95%. Penelitian ini menunjukan bahwa nilai karakter yang di implementasikan melalui budaya sekolah yaitu religius, mandiri, kedisiplinan, peduli lingkungan, cinta tanah air dan tanggung jawab. Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diberikan adalah guru diharapkan dapat membimbing dan memberi motivasi kepada peserta didik dengan cara memberikan contoh nyata yang baik, sehingga peserta didik dapat termotivasi menjadi pelajar yang berkarakter.
IMPLEMENTASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN CODING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 RANDUBLATUNG KECAMATAN RANDUBLATUNG KABUPATEN BLORA Lestari, Sri Indah; Subekti, Ervina Eka; Saputro, Bagus Ardi
Indonesian Journal of Elementary School Vol 5, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v5i2.20943

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah setiap proses pembelajaran yang ada, bahwa harus adanya suatu hasrat atau dorongan motivasi belajar untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan pemecahan masalah tentang game berbasis boardgame (papan permainan) untuk mengenalkan coding untuk siswa sekolah dasar secara menyenangkan. Hasil analisis penelitian dan pembahasan yang dipaparkan oleh peneliti, dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran game papan permainan dapat motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas IV di Sekolah Dasar Negeri 2 Randublatung Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora meningkat secara signifikan, sebagaimana dapat dilihat dari soal post test rata-rata siswa mendapatkan 56,25 % dalam kategori kurang. Kemudian pada game papan permainan rata-rata siswa mendapatkan 90,625% dalam kategori sangat baik. Selanjutnya pada mengisi instrument angket rata-rata siswa mengisi dengan esai mendapatkan hasil 0,8333% yang masuk kategori sangat baik. Disimpulkan bahwa melalui penerapan game papan permainan maka motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas IV meningkat secara signifikan. Saran supaya dapat lebih meningkatkan kualitas belajar siswa dan jauh lebih memperbaiki proses belajar mengajar dengan menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi dan situasi di dalam kelas.