cover
Contact Name
Muhammad Arief budiman
Contact Email
ariefbudiman@upgris.ac.id
Phone
+628157648763
Journal Mail Official
absolutegreen@gmail.com
Editorial Address
Jl Sidodadi Timur no 24 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Elementary School
ISSN : 30308437     EISSN : 30257646     DOI : https://doi.org/10.26877/ijes.v3i2.12540
Core Subject : Education,
Fokus IJES pada bidang ilmu pendidikan secara umum, yang meliputi: Inovasi Pembelajaran di Pendidikan Dasar, Media pembelajaran di sekolah dasar, pendidikan IPS di sekolah dasar, pendidikan IPS di sekolah dasar, pendidikan olahraga di sekolah dasar, pendidikan bahasa di sekolah dasar, pendidikan bahasa indonesia di sekolah dasar, pendidikan bahasa inggris di sekolah dasar, pendidikan inklusi di sekolah dasar, pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar, Inovasi Pembelajaran, Pengembangan Media Pembelajaran, Model Pembelajaran, Instrumen Penilaian, dan kajian Kurikulum.
Articles 171 Documents
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI SATUAN PANJANG BAKU UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Asih Widyowati; Ryky Mandar Sary; Fajar Cahyadi
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i2.16622

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kesulitan belajar matematika materi satuan panjang baku yang dialami siswa kelas III SDN 12 Purwodadi serta faktor yang menyebabkan siswa kelas III SDN 12 Purwodadi mengalami kesulitan belajar matematika materi satuan panjang baku. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis  kesulitan belajar dan faktor-faktor yang menjadi penyebab siswa kelas III SDN 12 Purwodadi mengalami  kesulitan belajar matematika materi satuan panjang baku. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Berdasarkan analisis penelitian yang dilakukan menunjukkan siswa kelas III mengalami kesulitan belajar matematika pada materi satuan panjang baku, yang meliputi (1) kesulitan menyatakan satuan panjang pada alat ukur, kesulitan dalam mengkonversi satuan panjang baku, dan kesulitan memecahkan masalah, (2) faktor yang menyebabkan kesulitan belajar matematika materi satuan panjang baku yaitu faktor internal seperti konsentrasi belajar tidak bertahan lama, kemampuan mengingat beberapa siswa rendah, siswa berkesulitan dalam memahami maksud soal dan kesulitan menghitung. Faktor eksternalnya seperti guru dalam memberikan pemahaman terlalu cepat, tidak menggunakan media dan siswa yang sering berbicara pada saat guru menjelaskan. Serta peran keluarga yang masih kurang dalam memberi bimbingan belajar pada saat di rumah.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS STEAM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING ,ART , AND MATHEMATIC ) TEMA 2 KELAS V DI SD NEGERI TLOGOWUNGU 02 Rizky Novinda Ragilena; Arfilia Wijayanti; Fine Reffiane
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i1.17140

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah kurangnya bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran di kelas V dan penggunaan pendekatan pembelajaran yang sedikit. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar yang praktis dan valid yang berbasis STEAM. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development), dengan model pengembangan Borg and Gall yang memiliki 5 tahap yaitu Penelitian dan pengumpulan data, Perencanaan, Pengembangan produk awal, Uji validitas pakar, dan Uji coba lapangan skala kecil. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukan pengembangan bahan ajar berbasis STEAM dikatakan layak, hal ini berdasarkan nilai persentase ahli bahan ajar 95,00%, ahli materi 95,45%” dan ahli praktisi guru 100% dengan kategori “Sangat Layak”. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka pengembangan bahan ajar berbasis STEAM tema 2 kelas V valid digunakan sebagai bahan ajar peserta didik. Hasil dari persentase tanggapan guru terhadap bahan ajar sebesar 95% dan tanggapan siswa sebesar 98,3% dengan kategori “Sangat Praktis”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahan ajar berbasis STEAM (Science, Tecnology, Enginering, Art, and Mathematics ) tema 2 kelas V di SDN Tlogowungu 02 dapat dapat digunakan sebagai alternatif guru dalam mengajar.
ANALISIS DAMPAK PERILAKU BULLYING TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA : STUDI KASUS DI SD NEGERI 1 JUWANGI BOYOLALI Dewi Arum Sekar Wijayaningrum; Ikha Listyarini; Intan Rahmawati
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i2.17514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk bullying, dampak bullying terhadap kepercayaan diri siswa, dan untuk mengetahui bentuk penanganan bullying di SD Negeri 1 Juwangi Boyolali. Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya pemahaman siswa mengenai dampak bullying dan faktor kurangnya kepercayaan diri siswa menyebabkan terjadinya bullying di lingkungan anak-anak sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yakni menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu data dari hasil observasi, wawancara, pemberian angket dan dokumentasi. Angket diberikan kepada pelaku dan korban bullying. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas III, IV, V, dan siswa kelas III, IV, V yang terlibat dalam kasus bullying sebagai korban atau pelaku bullying. Keabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Metode analisis data yang digunakan yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk bullying yang terjadi di SD Negeri 1 Juwangi Boyolali adalah bullying verbal seperti menghina, mengejek, dan memanggil dengan sebutan nama orang tua. Bullying fisik berupa memukul, melempar barang, dan memalak. Bullying relasional seperti pengucilan dan pengabaian, selain itu terdapat bullying pelecehan seksual seperti menarik rok siswa perempuan. Dari perilaku bullying menimbulkan dampak negatif yaitu kepercayaan diri bisa menurun hingga menimbulkan dampak yang berkelanjutan bagi korban bullying, namun juga terdapat dampak positif yang dapat dilihat dari kepercayaan diri siswa yang cukup tinggi.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATERI TEMA 1 SELAMATKAN MAKHLUK HIDUP KELAS VI SDN PLELEN 01 GRINGSING KABUPATEN BATANG TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Dian Purnamasari; Choirul Huda; Miyarti Miyarti
Indonesian Journal of Elementary School Vol 2, No 2 (2022): IJES Vol. 2 No. 2, November 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v2i2.13472

Abstract

AbstrakPenelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa kelas VI di SD Plelen 01 Kecamatan Gringsing Batang pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang dipergunakan adalah penelitian tindakan, menggunakan tiga siklus Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023, berlokasi di SD Plelen 01. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI di SD Plelen 01 dan objek penelitiannya adalah aktifitas belajar siswa dan hasil belajar siswa. Validasi data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah content validity dan trianggulasi sumber. Teknik analisis yang dipergunakan adalah analisis diskriptif komparatif. Pada kondisi awal siswa kelas VI di SD Plelen 01 Kecamatan Gringsing pada Materi tema 1 Selamatkan makhluk hidup termasuk pada kategori rendah. Dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning ternyata dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa. Setelah guru menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning diketahui terjadi peningkatan kemampuan aktifitas dan hasil belajar siswa dalam mempelajari materi tema 1. Terbukti dengan peningkatan dari kondisi awal aktifitas 40% meningkat menjadi 62% pada siklus 1 meningkat menjadi 73% pada siklus 2 dan meningkat menjadi 84% pada siklus 3. Demikian juga untuk hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari ketuntasan belajar 33%  pada kondisi awal meningkat menjadi 55% pada siklus 1 dan meningkat lagi menjadi 73% pada siklus 2 dan meningkat menjadi 87% pada siklus 3. Dengan demikian maka penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa kelas VI di SD Plelen 01 Kecamatan Gringsing pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/ 2023
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KESULITAN GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA JENJANG SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN TENGARAN KABUPATEN SEMARANG Khoirunnisa, Zulfiana Shafa; Purnamasari, Iin; Cahyadi, Fajar
Indonesian Journal of Elementary School Vol 4, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v4i1.17788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala atau kesulitan guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di Sekolah Dasar Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Tengaran tahun ajaran 2022/2023 serta upaya untuk mengatasi kesulitan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat informatif dengan menggunakan metode diskriptif. Metode yang digunakan adalah observasi, studi dokumen dan wawancara. Teknik analisa data menggunakan triangulasi sumber data dan member checking dengan analisa data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada beberapa kesulitan yang dialami guru Sekolah Dasar di Korwilcam Bidik Kecamatan Tengaran. dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada tahun ajaran 2023/2023. Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti pada tanggal 19-25 Oktober 2023 kendala atau kesulitan yang dialami guru diantaranya: penerapan IKM belum maksimal karena masih dalam tahap pemahaman, guru belum mampu menyusun modul ajar dan modul projek sendiri, guru belum mampu merancang dan melaksanakan asesmen awal. Beberapa guru kelas I dan IV belum mampu menguasai IT, Modul Projek Fase A masih sedikit referensinya. Upaya tersebut diantaranya guru memperbanyak literasi dan referensi untuk menambah pemahaman Kurikulum Merdeka. guru menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan oleh pemerintah melalui PM sambil belajar untuk dapat menyusun sendiri.
Analisis Kesulitan Menulis Karangan Deskripsi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VA SD Negeri Jragung 1 Kabupaten Demak Ismawadah, Ismawadah; Purnamasari, Veryliana
Indonesian Journal of Elementary School Vol 4, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v4i1.18295

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya kesulitan yang dialami siswa dalam menulis karangan deskripsi yang baik dan benar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kesulitan-kesulitan yang dialami siswa kalas VA SD dalam menulis karangan deskripsi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia sesuai kriteria penilaian yang telah ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Miles and Huberman dalam Sugiyono dengan analisis data, yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Berdasarkan hasil penelitian kesulitan siswa kelas VA SD Negeri Jragung I Kabupaten Demak dalam menulis karangan deskripsi dengan tema teman sebangku. Kesulitan yang dialami siswa dalam menulis karangan deskripsi pada kriteria isi gagasan, pilihan kata atau diksi, penggunaan ejaan, dan kerapian tulisan. Pada isi gagasan diperoleh presentase 48,75% dengan katagori kurang baik, pilihan kata atau diksi sebesar 70% dengan katagori cukup, penggunaan ejaan sebesar 55% dengan katagori kurang baik, dan kerapian tulisan sebesar 66,25% dengan katagori cukup. Penyebab kesulitan menulis karangan deskripsi siswa adalah 1) kurangnya pengetahuan tentang penulisan yang benar, 2) kurangnya minat dan motivasi dalam menulis karangan, 3) kurang lancar mengeluarkan ide-ide menggunakan Bahasa Indonesia.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PENDEKATAN OPEN ENDED MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN CACAH PADA KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA KELAS IV SD Rahman, Rizqi Fathur; Sukamto, Sukamto; Untari, Mei Fita Asri
Indonesian Journal of Elementary School Vol 4, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v4i1.17899

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang sesuai kharakteristik siswa dalam proses belajar mengajar. Keterbatasan guru dalam mengembangkan bahan ajar menjadi kendala bagi guru untuk dapat mengimplementasikan bahan ajar dalam proses belajar mengajar. Permasalahan yang diungkapkan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana karakteristik bahan ajar berbasis pendekaatan open ended terhadap meningkatnya kemampuan penalaran matematis siswa kelas IV SD Negeri Purwosari 02? (2) Apakah pengembangan bahan ajar berbasis pendekatan open ended materi operasi hitung bilangan cacah dapat kriteria valid? (3)  Apakah bahan ajar berbasis pendekatan open ended materi operasi hitung bilangan cacah dapat memenuhi kriteria praktis? (4) Apakah bahan ajar berbasis pendekatan open ended materi operasi hitung bilangan cacah dapat memenuhi kriteria efektif untuk dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis? Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development). Prosedur yang digunakan pada penelitian dan pengembangan ini menerapkan prosedur yang dikembangkan oleh Borg dan Gall. Bahan ajar pada penelitian pengembangan ini harus melalui subjek penilai berupa  validasi ahli media dan ahli materi angket tanggapan guru, dan angket tanggapan siswa agar memperkuat validasi media. Hasil pengembangan berupa bahan ajar berbasis pendekatan open ended pop up book. Bahan ajar berbasis pendekatan open ended materi operasi hitung bilangan cacah dinyatakan valid. Hal ini dibuktikan dengan hasil validasi ahli media pembelajaran sebesar 100%, validasi ahli materi sebesar 100%. Bahan ajar berbasis pendekatan open ended materi operasi hitung bilangan cacah pada kemampuan penalaran matematis siswa kelas IV juga dinyatakan praktis dengan dibuktikan dengan hasil tanggapan guru sebesar 100% dan dari tanggapan siswa sebesar 100%. Tingkat keefektifan bahan ajar terhadap hasil belajar peserta didik kelas IV menunjukkan adanya peningkatan pada hasil post-test yang telah diuji menggunakan pengujian T-test. Ketuntasan individu dan klasikal dari hasil post-test juga memperoleh memperoleh persentase 100% dan telah melebihi peresntase ketuntasan klasikal minimum 85%. Berdasarkan hasil pre-test memperoleh nilai sebesar 62,5% dan nilai rata rata post test 89,5 serta N-Gain 0,73 0,3 dengan kriteria tinggi. Hal ini dapat disimpulkan bahan ajar yang dikembangkan dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis dan termasuk dalam kategori yang “sangat baik ”dan “ sangat layak ” untuk dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan saran yang dapat disampaikan adalah hendaknya guru dapat mengimplementasikan bahan ajar berbasis pendekatan open ended materi operasi hitung bilangan cacah pada penalaran matematis siswa kelas IV dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PINTAR BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS II SD Hidayat, Rhahmad; Sukamto, Sukamto; Untari, Mei Fita Asri
Indonesian Journal of Elementary School Vol 4, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v4i1.17752

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah tentang masih rendahnya kemampuan matematis pada siswa kelas II SD. Permasalah pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas II SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Hasil penelitian ini pengembangan media papan pintar yang telah dikembangkan telah sesuai dengan karakteristik untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran kelas II SD Supriyadi 02 Semarang dan SD Negeri Purwosari 02 Mijen Semarang, dimana dalam media papan pintar termuat materi pembelajaran yang dikemas secara menarik dalam bentuk visual berbentuk gambar sehingga memudahkan siswa dalam memahami materi. Pengembangan media papan pintar pada materi penjumlahan bilangann sampai 100 kelas II di sekolah dasar, telah dapat memenuhi kriterian valid berdasarkan validasi oleh kedua ahli materi dan media dengan memperoleh kelayakan materi 98% dan kelayakan media 98% dengan kategori “sangat baik” sehingga sangat layak untuk dapat digunakan dalam pembelajaran. Media papan pintar materi penjumlahan bilangan sampai 100 di sekolah dasar yang telah dikembangkan dapat memenuhi kriteria praktis berdasarkan angket tanggapan guru dan siswa diperoleh presentase tanggapan guru dan siswa rata-rata 81- 100 % dengan kriteria sangat baik serta kategori sangat valid.
PENGEMBANGAN METODE STORYTELLING BERBANTUAN MEDIA HAND PUPPET TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Nafisa, Nafisa; Sundari, Riris Setyo; Nuvitalia, Duwi
Indonesian Journal of Elementary School Vol 4, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v4i1.18064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pembelajaran storytelling berbantuan media hand puppet terhadap keterampilan berbicara siswa kelas II sekolah dasar dan mengetahui keberterimaan metode storytelling berbantuan media hand puppet terhadap keterampilan berbicara siswa kelas II sekolah dasar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IIA SD Semesta Semarang dengan jumlah 18 siswa. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan ini dikembangkan dengan prosedur pengembangan ADDIE. Metode pembelajaran storytelling berbantuan media hand puppet merupakan metode pembelajaran bercerita yang dikembangkan dengan pendekatan inquiry based learning dan menggunakan hand puppet sebagai media pembelajaran yang bertujuan untuk melatih keterampilan berbicara siswa, keberterimaan metode pembelajaran storytelling berbantuan media hand puppet dikatakan sebagai metode dalam kategori “sangat layak” digunakan untuk melatih keterampilan berbicara dilihat dari hasil respon guru dengan rata-rata 91% dan respon siswa mencapai rata-rata 94%. Hal ini juga didukung dengan kevalidan yang dilakukan oleh ahli media mencapai rata-rata 86,8% dan oleh ahli materi rata-rata sebesar 90%, metode pembelajaran storytelling berbantuan media hand puppet dapat melatih keterampilan berbicara siswa kelas II sekolah dasar berdasarkan hasil angket observasi yang dibuat sesuai dengan aspek penilaian indikator keterampilan berbicara dengan perolehan nilai rata-rata 92%.
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Materi Bangun Datar Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Syariah, Nurul; Sary, Ryky Mandar; Subekti, Ervina Eka
Indonesian Journal of Elementary School Vol 4, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v4i1.17809

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi yang bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar matematika dalam menyelesaikan soal materi bangun datar dan menganalisis faktor penyebab kesulitan yang dialami siswa pada mataeri bangun datar. Cara mengumpulkan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Tes tertulis dilakukan oleh seluruh siswa kelas IV SD Negeri Bitingan sebanyak 15 orang untuk memperoleh kesalahan dalam menyelesaikan tes pada materi bangun datar. Wawancara dilakukan dengan subjek penelitian dan guru kelas untuk memperoleh hasil analisis kesulitan pada kesalahan siswa menyelesaikan tes. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan triangulasi dalam menguji keabsahan data. Triangulasi yang digunakan adalah triangulasi teknik, yaitu peneliti mengumpulkan data yang berbeda-beda untuk mendapatkan data dari sumber yang sama peneliti melakukan tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan data dari sumber yang sama. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, diperoleh bahwa: (1) Jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal materi bangun datar yaitu (a) siswa kesulitan menuliskan simbol pada penulisan cara menentukan keliling dan luas bangun persegi, persegi panjang, dan segitiga, yang seharusnya huruf kecil namun ditulis huruf kapital, (b) siswa kesulitan menghitung perkalian, karena kurang hafal perkalian dan kurang teliti dalam mengerjakan soal, (c) siswa masih keliru dalam proses perhitungan (d) siswa kurang memahami tulisan guru saat menjelaskan tulisan di papan tulis. (2) Faktor yang menyebabkan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal materi bangun datar yaitu (1) faktor internal yaitu (a) siswa tidak hafal perkalian dan (b) siswa kurang teliti dalam mengerjakan soal. (2) faktor eksternal yaitu tulisan guru yang kurang dipahami.

Page 7 of 18 | Total Record : 171