cover
Contact Name
Purba Sanjaya
Contact Email
p.sanjaya@fp.unila.ac.id
Phone
+6282229226300
Journal Mail Official
jurnalpengabdianfpunila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, Lampung Province, Indonesia (Kode Pos : 35145)
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Published by Universitas Lampung
ISSN : 28292243     EISSN : 28292235     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7916
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas lampung (JPFP) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Maret, dan September oleh Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan ilmu agroteknologi, agronomi dan hortikultura, ilmu tanah, ilmu hama dan penyakit tanaman, ilmu peternakan, ilmu agribisnis, ilmu teknologi hasil pertanian, ilmu kehutanan, ilmu keteknikan pertanian, ilmu perikanan dan kelautan.
Articles 315 Documents
PENYULUHAN PEMBUATAN REMPAH FUNGSIONAL DI TAMAN KANAK-KANAK TASKA, BUKIT KEMILING PERMAI, KECAMATAN KEMILING, BANDAR LAMPUNG Susilawati Susilawati; Zulferiyenni Zulferiyenni; Muhammad Nur; Tanto Pratondo Utomo
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FP Unila, Edisi Maret 2026
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v5i1.12688

Abstract

Berbagai rempah yang ada di Indonsia telah lama digunakan masyarakat Indonesia sebagai minuman yang diyakini mempunyai beragam khasiat kesehatan.  Salah satu konsumen potensial pengguna minuman fungsional berbahan baku rempah adalah anak-anak usia Taman Kanak-Kanak (TK) karena minuman fungsional rempah dapat menunjang kesehatan pada masa pertumbuhan usia dini.  Berdasarkan hal ini maka Tim Pengabdian pada Masyarakat Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung (Tim PPM THP FP Unila) melakukan pengenalan dan pembiasaan anak usia TK di TK Taska pada siswa-siswi, para guru, dan wali murid sehingga dapat membuat minuman fungsional rempah dan memahami pentingnya minuman fungsional ini agar anak-anak usia TK dapat tumbuh sehat dan optimal.  Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat ini disimpulkan bahwa para responden, yaitu guru dan orang tua murid Taman Kanak-Kanak Tiska, mengerti, memahami, dan dapat membuat minuman rempah fungsional dan mengerti tentang kegunaannya.
Pengembangan Ekowisata Cuku Nyinyi melalui Edukasi dan Transplantasi Terumbu Karang Delilla Suhanda; Vidya Octaverina; Marisya Apriyanti; Muhammad Arhan Rajab; Rizki Dimas Permana; Adib Mustofa; Tefur Nur Rohman; Mohammad Ashari Dwiputra; Cinta Sri May Yemima Lumban Raja
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FP Unila, Edisi Maret 2026
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v5i1.12695

Abstract

The Cuku Nyinyi Mangrove Ecotourism Area in Sidodadi Village, Pesawaran Regency, Lampung has strong potential for marine ecotourism based on mangrove, seagrass, and coral reef ecosystems. However, increasing pressure from human activities and changing environmental conditions have led to the degradation of coral reefs, highlighting the need for rehabilitation efforts involving local communities. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of ecotourism managers and local residents in coral reef transplantation using the spider-web method as an effort to support conservation and sustainable marine tourism development. The program was implemented through educational sessions on coral reefs, training in the use of diving equipment (SCUBA), construction of transplantation media, coral fragmentation, attachment of coral fragments to spider-web frames, and placement of the media on the seabed at a depth of approximately 5 meters. Activity data were collected through field observations, documentation, and informal discussions and interviews with participants. The results showed active community participation throughout all stages of the program and increased understanding of the importance of coral reef rehabilitation. The transplantation structures were successfully installed, and initial maintenance was carried out by removing algae to reduce competition with coral fragments. The main challenges included participants’ limited experience in using diving equipment and dynamic water conditions. Overall, this program had a positive impact on improving community capacity, strengthening conservation awareness, and supporting the development of educational tourism attractions in the Cuku Nyinyi Ecotourism Area.
Penerapan Teknologi Akuaponik di Kelompok Pembudidaya Ikan Mandiri Sentosa, Kecamatan Jati agung Lampung Selatan Oktora Susanti; Putu Cinthia Delis; Rachmad Caesario; Yeni Elisdiana; Darma Yuliana; Hilma Putri Fidyandini
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FP Unila, Edisi Maret 2026
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v5i1.12905

Abstract

Jati Agung District is one of the areas in Lampung Province which has quite developed cultivation activities and one of the Aquaculture Group which actively cultivates fish is Pokdakan Mandiri Sentosa. Fish farming will produce waste, and if it’s not processed and immediately disposed of into the environment, may result in an increase in ammonia and pollution of clean water. In order to overcome this problem, the water needs water recycle system so that it can be reused. Waste water from fish farming contains nutrients that can be naturally utilized by plants. The solution offered to overcome this problem is the introduction and application of aquaponic technology. Aquaponics is a cultivation system that combines an aquaculture sub-system with a hydroponic sub-system so that it becomes an integrated food production system (fish and plants). The stages of service activities carried out are the preparation stage (survey and outreach) and the implementation stage (installation preparation, sowing plants and stocking fish, maintenance and harvesting). It is hoped that through this activity, fish farmers in Jati Agung District can reduce waste from cultivation activities and increase harvest yields and obtain additional harvests in the form of vegetables. Based on the service activities that have been carried out at Pokdakan Mandiri Sentosa in Jati Agung District, the results have been that there has been an increase in the knowledge and skills of partners in implementing aquaponic technology by up to 100%.
PELATIHAN PENANGANAN PASCAPANEN UBI KAYU DAN PENGOLAHAN MOCAF DI KECAMATAN ADILUWIH, KABUPATEN PRINGSEWU David Chandra; Puspita Yuliandari; Sugeng Prayitna Harianto; R.A. Diana Widyastuti; Qudus Sabha Adhinugraha; Rizal Nazarrudin; Purnomo; Eni Nurhayati; Brilian Hikam; Rafika Indi Qut Ratuain; Cindy Aulia Agustin; Fany Azzahra; Ilham Kurnia Hamdani; Muhammad Fachri Alisufi; Priyandita Wulandari; Rizky Pramudita; Zahra Aulia Nafisa; Jelita Ovi Amelia
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FP Unila, Edisi Maret 2026
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v5i1.12934

Abstract

Ubi kayu memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk pangan bernilai tambah, seperti tepung mocaf (modified cassava flour). Namun, pengetahuan masyarakat mengenai penanganan pascapanen ubi kayu dan pengolahan mocaf masih terbatas. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian di Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik pembuatan chip ubi kayu sebagai bahan baku mocaf guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta setelah pelatihan, ditunjukkan dengan meningkatnya nilai post-test dibandingkan pre-test. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta memiliki tingkat pemahaman rendah, sedangkan setelah pelatihan mayoritas peserta memperoleh nilai tinggi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis teori dan praktik efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penanganan pascapanen ubi kayu dan pengolahan mocaf. Pengabdian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan mocaf sebagai produk pangan lokal unggulan dan meningkatkan nilai tambah komoditas ubi kayu di masyarakat.
PERCONTOHAN PEMBIBITAN TANAMAN ALPUKAD DENGAN CARA GRAFTING DI KELOMPOK WANITA TANI SIDO MAKMUR RAJABASA JAYA BANDARLAMPUNG Rugayah; Hayane Adeline Warganegara; Agus karyanto; Nanik Sriyani
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FP Unila, Edisi Maret 2026
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v5i1.12975

Abstract

Kelompok wanita  tani Sido Makmur telah memenangkan lomba pemanfaatan pekarangan tingkat Kota Bandar Lampung dengan komoditas berbagai jenis tanaman sayuran. Namun belum memahami dalam budidaya tanaman buah, terutama untuk mendapatkan bibit yang bermutu. Pengusahaan bibit bermutu dari tanaman buah yang potensial sangat menjanjikan untuk tambahan penghasilan keluarga atau untuk ditanam di pekarangan sebagai pemenuhan gizi keluarga. Hal ini penting karena mereka dalam bertanam sayuran tidak kontinyu terutama pada musim kemarau, sehingga dalam pemanfaatan pekarangan kurang optimal. Karena itu untuk menambah wawasan dalam bertanam, terutama pembibitan tanaman alpukat yang sangat potensi dan punya nilai jual tinggi sangatlah tepat. Kegiatan ini dipilih berdasarkan permintaan ketua kelompok tani Sido Makmur karena tanaman ini dapat berbuah terus tanpa mengenal musim dan laku dijual di pasaran dengan harga cukup tinggi, sekiatar Rp 20.000,00- Rp 25.000,00 per kilogram.  Bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan tentang pemilihan biji bermutu dan penyemaian, pengenalan pembibitan alpukat cara grafting, pemeliharaan hasil pembibitan, dan teknik pemasaran secara online. Mereka juga dibekali ketrampilan mengusahakan bibit tanaman alpukat dengan cara grafting dan pemeliharaannya. Peserta yang hadir berjumlah 14 orang dan mayoritas kelompok usia 40 tahun. Hasil evaluasi awal mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena bisa menjadi bekal usaha tamabahan penghasilan dan saat ini tanaman alpukat menjadi booming. Namun keterampilan mereka dalam menyambung alpukat masih sangat minim, hanya 8,3% dari 12 batang yang disambung baru berhasil 1 batang.

Filter by Year

2022 2026