cover
Contact Name
Merri Sri Hartati
Contact Email
merrisrihartati@umb.ac.id
Phone
+6285273471301
Journal Mail Official
merrisrihartati@umb.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Setawar Abdimas
ISSN : 28095626     EISSN : 28095618     DOI : https://doi.org/10.36085/sa.v1i2
Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. SETAWAR ABDIMAS, secara khusus menitikberatkan pada permasalahan pokok dalam pengembangan ilmu bidang pengabdian kepada masyarakat sebagai berikut: 1. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. 2. Pengabdian Masyarakat, Masyarakat, Ketahanan Pangan Lokal, Gizi dan Kesehatan Masyarakat; 3. Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; 4. Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; 5. Layanan Masyarakat Mahasiswa; 6. Daerah Perbatasan, Daerah Kurang Maju.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
EDUKASI PENTINGNYA PENCEGAHAN PENYAKIT CAMPAK, DBD, DAN CACAR SEBAGAI INVESTASI SUMBER DAYA MANUSIA (ANAK) DI DESA PERIANG Ummi Kalsum; Mardiansyah, Julian; Meirani; Hilyati Milla
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.7094

Abstract

Penyakit menular dapat berpindah dari satu individu ke individu yang lain, penularannya  bisa melalui manusia maupun hewan. Jika tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan prevalensi penyakit semakin bertambah hingga angka kematian menjadi meningkat. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi pencegahan penyakit campak, DBD, dan cacar. Kegiatan ini dilakukan di Desa Periang dengan sasaran anak-anak. edukasi dilakukan dengan metode ceramah yang dilakukan sebanyak satu kali pertemuan dengan durasi waktu  60 menit. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, anak-anak di Desa Periang memiliki tingkat pengetahuan yang rendah dan sikap yang negatif terhadap pencegahan penyakit campak, DBD, dan cacar. Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap menjadi lebih positif. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap anak dalam pencegahan penyakit campak, DBD, dan cacar di Desa Periang.
PEMANFAATAN WORDWALL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL DI SDN 75 BENGKULU SELATAN Reswan, Yuza; Aprialdi, Abid
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.7162

Abstract

Setiap Anak di sekolah memiliki kesempatan belajar ilmu komputer. Hal ini juga menunjang upaya peningkatan literasi digital sekaligus membentuk kultur pembelajaran digital pada siswa di Sekolah Dasar. Tulisan berikut ini mendeskripsikan penguatan literasi digital melalui ilmu komputer dengan media game edukasi Wordwall. Sebuah alat digital interaktif yang memungkinkan pembuatan jenis aktivitas pembelajaran seperti quiz,games, yang dikenalkan untuk lebih meningkatkan interkasi dan antusias Anak dalam proses pembelajaran. Temuan dalam penelitian ini menunjukan bahwa WordWall berhasil meningkatkan kecenderungan Anak yang hanya belajar,WordWall membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan membantu Anak memahami materi dengan baik. Hampir seluruh peserta didik tertarik untuk mempelajari tentang ilmu komputer atau informatika. Sesuai dengan karakteristik generasi alpha, digital culture dengan tema informatika memberikan kesempatan pada Anak untuk lebih memberdayakan perangkat dan aplikasi yang dimiliki menjadi wahana untuk pembelajaran. Metode pengabdian ini yang digunakan didalam kegiatan ini adalah pendekatan kualitatif dengan rulal opperaisel. Data diperoleh dari hasil kuesioner melalui google form yang sudah dibagikan dalam bentuk link kepada peserta didik kelas V. Hasil pengabdian ini menunukkan bahwa peserta didik menunjukkan antusiasme dalam pembelajaran ilmu komputer melalui game edukasi WorWall Hampir seluruh peserta didik tertarik untuk mempelajari tentang ilmu komputer atau informatika.
IN HOUSE TRAINING (IHT) RAPOR PENDIDIKAN SEBAGAI SUMBER DATA PERENCANAAN SERTA PENYUSUNAN RENCANA HASIL KERJA (RHK) BAGI GURU SD DAN SMP Asmi Astuti; Yesi Susilawati; Atik Maryanti; Hilyati Milla; Apriza Fitriani
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.8394

Abstract

Kegiatan In House Training (IHT) ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan Rapor Pendidikan sebagai sumber data utama untuk perencanaan dan penyusunan Rencana Hasil Kerja (RHK) guru di tingkat SD dan SMP. Bertempat di SMP Negeri 20 Lebong, kegiatan ini menyasar guru SD dan SMP, dengan pendekatan partisipatif dan praktik langsung. Guru dibekali pemahaman tentang indikator dalam Rapor Pendidikan, cara mengidentifikasi masalah prioritas sekolah, serta menyusun RHK yang kontekstual, terukur, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Rapor Pendidikan dari Kemendikbudristek menjadi instrumen eviden yang merefleksikan capaian dan tantangan pembelajaran di satuan pendidikan. IHT dilaksanakan satu hari penuh melalui sesi materi, diskusi, praktik, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap penggunaan data Rapor Pendidikan serta mendorong budaya reflektif dan kolaboratif dalam merancang strategi peningkatan mutu pembelajaran. Kesimpulannya, IHT ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan demi mendukung transformasi pendidikan yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah.
PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE ) DALAM DUNIA PENDIDIKAN Makroen Sanjaya; El Adawiyah, Sa'diyah
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.8687

Abstract

Artificial Intelligence (AI)memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan membantu guru dalam menjalankan tugas-tugas mereka secara lebih efektif dan efisien. Artificial Intelligence (AI) memiliki banyak potensi dalam dunia pendidikan, terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan oleh guru, khususnya di lingkungan Muhammadiyah. Masih  banyak guru yang belum sepenuhnya memahami dan menguasai penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam praktik pengajaran. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah melalui workshop, pelatihan dan pendampingan yang intensif. Melalui upaya peningkatan pemahaman dan kemampuan guru-guru Muhammadiyah dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI), diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, memfasilitasi personalisasi pembelajaran, dan mendukung tugas-tugas administratisi. Workshop ini melibatkan 100 peserta guru-guru  Muhammadiyah daerah Tangerang Selatan. Hasil workshop para peserta guru – guru Muhammadiyah meningkat pemahaman, pengetahuan dan ketrampilan dalam menggunakan artificial intelegence atau kecerdasan buatan dalam membantu prose belajar mengajar di sekolah.  
PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAGI GURU DI SD NEGERI CIWARU ARJASARI KABUPATEN BANDUNG Sri Hastuti, Ika; Rizky Ilhami; Bedi Budiman
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.8875

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak signifikan pada mutu pembelajaran di SD Negeri Ciwaru, khususnya menurunnya kemampuan literasi dan numerasi siswa akibat keterbatasan sarana pembelajaran daring dan minimnya keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) ke dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik (experiential learning) dengan pendekatan hands-on training, yang mencakup pengenalan dan penggunaan aplikasi Canva, MyWorksheet, Curipod, dan Quizizz untuk pembuatan bahan ajar interaktif. Evaluasi dilakukan melalui praktik, observasi, dan analisis produk bahan ajar. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan guru dalam mengoperasikan aplikasi AI, terlihat dari peningkatan keterampilan penggunaan AI dan kualitas bahan ajar yang memenuhi kriteria desain, relevansi konten, dan interaktivitas. Selain itu, pelatihan memunculkan kolaborasi antarguru dalam mengembangkan media pembelajaran digital. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam pelatihan AI efektif meningkatkan kompetensi digital guru sekolah dasar, sekaligus mendorong inovasi pembelajaran berkelanjutan.
PENDAMPINGAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM UPAYA MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN MENGASYIKAN BERBASIS PERMAINAN Ratna Said
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.9003

Abstract

Para siswa kurang bergairah terhadap materi yang mereka pelajari dan tidak terlalu fokus selama proses pembelajaran. Akibatnya, sebuah pendekatan pengajaran yang menarik diperlukan untuk meningkatkan semangat belajar di dalam kelas. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mendorong guru untuk menciptakan proses pembelajaran yang menarik dan inovatif. Ini dapat dicapai dengan memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita. Diharapkan juga bahwa penggunaan media akan meningkatkan semangat siswa untuk belajar. Dalam proses pembelajaran, guru bertindak sebagai penggerak dan contoh untuk pertumbuhan siswanya. Metode pembelajaran tradisional yang menggunakan permainan dapat meningkatkan keinginan siswa untuk belajar. Alternatifnya, metode pembelajaran yang menggabungkan permainan dapat meningkatkan keinginan siswa untuk belajar.
PEMBERDAYAAN PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH TANAH ABANG SAWANGAN BERBASIS PENANAMAN SAYURAN HIDROPONIK Khoirul Anwar , Muhammad; Sampor Ali; Rita Tri Puspitasari; Yudha Dwi Saputro; Nathan Akbar Liemawan Pranoto; Nofyan Safri
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.9099

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan sempit menjadi salah satu strategi dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan penghuni Panti Asuhan Muhammadiyah Tanah Abang Sawangan (PAMTASA) melalui pelatihan dan pendampingan budidaya sayuran hidroponik. Metode yang digunakan meliputi edukasi teknik hidroponik, instalasi peralatan, persemaian, penanaman, pemeliharaan, panen, hingga pemasaran produk. Sistem yang digunakan adalah Nutrient Film Technique (NFT) dengan kapasitas ±6.000 titik tanam pada lahan ±200 m². Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas teknis santri dalam bercocok tanam modern, kemampuan manajemen usaha tani, serta pemasaran digital produk hidroponik. Produk sayur pakcoy yang dihasilkan memiliki kualitas bersih, segar, dan bebas pestisida, serta mulai diterima oleh konsumen urban melalui media sosial dan penjualan langsung. Kegiatan ini memberikan dampak ekonomi, sosial, dan edukasi yang signifikan serta menjadi model pemberdayaan berkelanjutan bagi panti asuhan di perkotaan.
EDUKASI NUMERASI METODE GASING PADA SISWA KELAS IV SDN 75 KOTA BENGKULU Zakiah Khairunisa; Ayu Tania Riski Putri; Rizki; Nyayu Masyita Ariani
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.9275

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan fondasi penting dalam pembelajaran matematika dan menjadi keterampilan dasar yang dibutuhkan siswa sekolah dasar untuk menghadapi permasalahan akademik maupun kehidupan sehari-hari. Hasil observasi di SD Negeri 75 Kota Bengkulu menunjukkan bahwa siswa kelas IV mengalami kesulitan dalam menyelesaikan operasi hitung dasar, khususnya pada perkalian dan pembagian. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk menerapkan metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) dengan tujuan meningkatkan kemampuan numerasi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep, pendampingan, latihan soal. Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan total durasi 600 menit. Penerapan metode GASING terbukti efektif membantu siswa dalam memahami operasi hitung dasar sekaligus meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, serta keberanian siswa dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian, metode GASING dapat dijadikan strategi pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar.
SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN PADA MASA REMAJA Dewi Purnama Sari; Saepudin Karta Sasmita; Irfan Hakim; Fahriansyah Irawan; Muhamad Itang
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.9301

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMAN 11 Tangerang Selatan. Jalur berfikir proseduraladalah lintasan berfikir yang dilalui oleh individu berdasarkan langkah-langkah atau prosedur-prosedur yang telahdihapal oleh individu dalam penyelesaian soal. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri untuk lebih baik dalamsegala aspek kehidupan. Dalam dunia pembelajaran pasti adanya penerapan suatu teori untuk menyelesaikan persoalanpersoalan dalam proses pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai adalah terbentuknya aksi (action), yang direnungkan(interiorized) menjadi proses (process), selanjutnya dirangkum (encapsulated) menjadi objek (object), kemudian objekdapat diurai kembali (deencapsulated) menjadi proses, aksi, proses & objek dapat diorganisasi menjadi suatu skema(schema) . Tujuan dari PKM ini yaitu untuk mensosialisasikan beragam manfaat Pendidikan berkarakter bagi remaja saatini. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap. Pertama tahap persiapan meliputi pembentukan tim,pembuatan dan pengajuan proposal, pengkoordinasian tim dan mitra dengan melakukan pendataan, serta persiapan alat dan bahan pelatihan. Tahap kedua yaitu penentuan peserta, dilanjutkan dengan melaksanakan program berupa sosialisasi.
PENGUATAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI SISTEM HIDROPONIK DAN AKUAPONIK SEDERHANA DESA SIRNAMANAH Nur Izzati; Eko Wiji Pamungkas; Dede Suhendi; Dini Fitriani; Irawati; Intan Ariyani
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.9343

Abstract

Ketahanan pangan rumah tangga dapat ditingkatkan melalui inovasi budidaya tanaman dengan sistem hidroponik sederhana. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sirnamanah dengan metode penyuluhan, diskusi, dan praktik langsung menggunakan aqua gelas bekas,rockwool, benih sayuran, serta galon berisi ikan lele. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat, terutama ibu rumah tangga dan pemuda desa, yang mampu membuat instalasi hidroponik sederhana dengan baik. Penerapan sistem ini terbukti mudah dilakukan, bermanfaat bagi ketahanan pangan, serta berpotensi dikembangkan menjadi usaha kecil. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengimplementasikan sistem hidroponik sederhana menggunakan bahan lokal seperti pipa paralon, botol bekas, dan nutrisi hidroponik AB Mix. Setelah tiga bulan pendampingan, tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman mencapai 90%, dan 75% peserta melanjutkan budidaya secara mandiri. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pertanian urban, diversifikasi pangan, serta pemanfaatan teknologi pertanian sederhana di lingkungan rumah tangga.