cover
Contact Name
Istiqomah Dwi Andari
Contact Email
istyandari44@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.siklus@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Politeknik Harapan Bersama, Jl Mataram No 9 Pesurungan Lor Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
ISSN : 20896778     EISSN : 25495054     DOI : https://doi.org/10.30591/
Core Subject : Health,
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles 361 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PRAKTIK SADARI PADA WANITA USIA SUBUR DI KELURAHAN KEMIJEN SEMARANG TIMUR KOTA SEMARANG Sri Mularsih; Frida Cahyaningrum; Endang Sri Rubiyati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v6i2.583

Abstract

Deteksi dini memegang peranan penting untuk mengatasi terjadinya kanker payudara dengan cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada wanita usia subur (WUS) di RT IV/ RW 01 kelurahan Kemijen Semarang Timur Kota Semarang.Jenis penilitian ini adalah penelitian studi korelasi dengan pendekatan penelitian rancangan cross sectional. Populasi dalam penilitian ini sebanyak 42 Wanita Usia Subur (WUS) di RT IV/ RW 01 kelurahan Kemijen Semarang Timur Kota Semarang. Sedangkan sampel yang dipakai dalam penelitian ini seluruh wanita usia subur berjumlah 42 orang dengan teknik pengambilan sampel teknik sampling jenuh.Hasil penelitian yang dilakukan peneliti didapatkan sebagian besar berumur 20 - 35 tahun sebanyak 23 responden (55.8%). Sebagian besar tingkat pendidikan responden adalah tamat SMP sebanyak 19 responden (45.2%). Sebagian besar responden sebanyak 24 responden (57,1%) dengan pengetahuan cukup. Sebagian responden sebanyak 30 responden (71,4%) yang melakukan praktik SADARI. Ada hubungan pengetahuan dengan praktik SADARI di RT IV/ RW 01 kelurahan Kemijen, Semarang Timur, kota Semarang, didapatkan Chi square sebesar 7.586, p value sebesar 0.023. Saran yang dapat diberikan kepada ibu hendaknya mencari informasi kepada tenaga kesehatan tentang cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), sehingga para ibu mengetahui pentingnya melakukan sendiri pemeriksaan SADARI untuk mengetahui terjadinya kanker payudara. Kata Kunci : Pengetahuan, praktik dan SADARI WUS 
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PRAKTIK SADARI PADA WANITA USIA SUBUR DI KELURAHAN KEMIJEN SEMARANG TIMUR KOTA SEMARANG Sri Mularsih; Frida Cahyaningrum; Endang Sri Rubiyati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v6i2.583

Abstract

Deteksi dini memegang peranan penting untuk mengatasi terjadinya kanker payudara dengan cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada wanita usia subur (WUS) di RT IV/ RW 01 kelurahan Kemijen Semarang Timur Kota Semarang.Jenis penilitian ini adalah penelitian studi korelasi dengan pendekatan penelitian rancangan cross sectional. Populasi dalam penilitian ini sebanyak 42 Wanita Usia Subur (WUS) di RT IV/ RW 01 kelurahan Kemijen Semarang Timur Kota Semarang. Sedangkan sampel yang dipakai dalam penelitian ini seluruh wanita usia subur berjumlah 42 orang dengan teknik pengambilan sampel teknik sampling jenuh.Hasil penelitian yang dilakukan peneliti didapatkan sebagian besar berumur 20 - 35 tahun sebanyak 23 responden (55.8%). Sebagian besar tingkat pendidikan responden adalah tamat SMP sebanyak 19 responden (45.2%). Sebagian besar responden sebanyak 24 responden (57,1%) dengan pengetahuan cukup. Sebagian responden sebanyak 30 responden (71,4%) yang melakukan praktik SADARI. Ada hubungan pengetahuan dengan praktik SADARI di RT IV/ RW 01 kelurahan Kemijen, Semarang Timur, kota Semarang, didapatkan Chi square sebesar 7.586, p value sebesar 0.023. Saran yang dapat diberikan kepada ibu hendaknya mencari informasi kepada tenaga kesehatan tentang cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), sehingga para ibu mengetahui pentingnya melakukan sendiri pemeriksaan SADARI untuk mengetahui terjadinya kanker payudara. Kata Kunci : Pengetahuan, praktik dan SADARI WUS 
HUBUNGAN MOTIVASI KELUARGA DENGAN SIKAP DALAM UPAYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI UMUR 0-6 BULAN DI DESA KERTAHARJA KABUPATEN TEGAL Ika Damiati; Umi Baroroh; Tias Dwi Arti
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v4i1.242

Abstract

Salah satu cara untuk mengurangi AKB yaitu dengan pemberian nutrisi yang tepat untuk bayi . Bayi membutuhkan ASI karena ASI makanan pertama, utama, dan terbaik bagi bayi, yang bersifat alamiah. Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia pada tahun 1997 dan 2003, diketahui bahwa angka pemberian ASI eksklusif turun dari 49% menjadi 39%, sedangkan pengguna susus formula meningkat tiga kali lipat. Salah satu faktor yang membuat sebagian ibu muda tidak menyusui anaknya adalah kurangnya kesadaran ataupun pengetahuan para ibu tentang pentingnya ASI eksklusif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi keluarga dan tingkat pengetahuan ibu dengan sikap pemberian ASI eksklusif di Desa Kertaharja.JenispenelitianinimerupakanpenelitiananalitikdenganrancanganpendekatanCross Sectional.Tekniksampling yang digunakan adalah quota sampling dan menggunakan analisis bivariat, menggunakan perhitungan rumus spearman rank. Penelitian ini dilakukan menggunakan kuesioner yang disebarkan pada 24 responden.Hasil penelitian menunjukan bahwa mempunyai motivasi yang baik 20 responden (83,3%), mempunyai sikap baik 19 responden (79,2%), dan mempunyai motivasi dan sikap baik 19 responden (95,0%). Berdasarkan hasil pengolahan r tabel = 0,409, di dapatkan r hitung sebesar 0,905 maka, r hitung r tabel = 0,905 0,409, dan ρ value 0,000 0,05 dapat disimpulkan H0 ditolak sedangkan Ha di terima. Menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara motivasi keluarga dengan sikap dalam upaya pemberian ASI eksklusif. Dapat disimpulkan pula bahwa rho sebesar 0,905 dengan taraf signifikan 5% korelasi hubungan antara motivasi keluarga dengan sikap ibu dalam upaya pemberian ASI eksklusif sangat kuat.Kata Kunci: Motivasi, Sikap, ASI Eksklusif
HUBUNGAN MOTIVASI KELUARGA DENGAN SIKAP DALAM UPAYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI UMUR 0-6 BULAN DI DESA KERTAHARJA KABUPATEN TEGAL Ika Damiati; Umi Baroroh; Tias Dwi Arti
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v4i1.242

Abstract

Salah satu cara untuk mengurangi AKB yaitu dengan pemberian nutrisi yang tepat untuk bayi . Bayi membutuhkan ASI karena ASI makanan pertama, utama, dan terbaik bagi bayi, yang bersifat alamiah. Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia pada tahun 1997 dan 2003, diketahui bahwa angka pemberian ASI eksklusif turun dari 49% menjadi 39%, sedangkan pengguna susus formula meningkat tiga kali lipat. Salah satu faktor yang membuat sebagian ibu muda tidak menyusui anaknya adalah kurangnya kesadaran ataupun pengetahuan para ibu tentang pentingnya ASI eksklusif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi keluarga dan tingkat pengetahuan ibu dengan sikap pemberian ASI eksklusif di Desa Kertaharja.JenispenelitianinimerupakanpenelitiananalitikdenganrancanganpendekatanCross Sectional.Tekniksampling yang digunakan adalah quota sampling dan menggunakan analisis bivariat, menggunakan perhitungan rumus spearman rank. Penelitian ini dilakukan menggunakan kuesioner yang disebarkan pada 24 responden.Hasil penelitian menunjukan bahwa mempunyai motivasi yang baik 20 responden (83,3%), mempunyai sikap baik 19 responden (79,2%), dan mempunyai motivasi dan sikap baik 19 responden (95,0%). Berdasarkan hasil pengolahan r tabel = 0,409, di dapatkan r hitung sebesar 0,905 maka, r hitung r tabel = 0,905 0,409, dan ρ value 0,000 0,05 dapat disimpulkan H0 ditolak sedangkan Ha di terima. Menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara motivasi keluarga dengan sikap dalam upaya pemberian ASI eksklusif. Dapat disimpulkan pula bahwa rho sebesar 0,905 dengan taraf signifikan 5% korelasi hubungan antara motivasi keluarga dengan sikap ibu dalam upaya pemberian ASI eksklusif sangat kuat.Kata Kunci: Motivasi, Sikap, ASI Eksklusif
STUDI FENOMENOLOGI PERSEPSI REMAJA TENTANG PUPPY LOVE (CINTA MONYET) Siti Fatimah, Okta Zenita; Hidayah, Seventina Nurul; Rahmanindar, Nora
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v12i02.5027

Abstract

Puppy Love (Cinta Monyet) merupakan cerminan dari perasaan hati yang begitu kuat atau sangat tergila-gila di awal saat mendekati seseorang. Studi awal yang dilakukan di Madrasah Aliyah Al Ihsan dari 10 siswa sudah mengarah pada cinta monyet seperti tahap dini sampai pada tahap yang mengarah ke dalam seks bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fenomena persepsi remaja tentang cinta monyet. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, dilakukan di Madrasah Aliyah Al Ihsan bulan November 2022. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 responden memiliki persepsi yang berbeda-beda mengenai cinta monyet, pengetahuan mengenai cinta monyet sangat penting diberikan untuk menentukan perilaku remaja sekarang. Disarankan para remaja khususnya siswa  dapat memilih  informasi-informasi yang didapatkan mulai dari yang negative sampai yang positif, sehingga tidak salah dalam mengambil tindakan.
STUDI FENOMENOLOGI PERSEPSI REMAJA TENTANG PUPPY LOVE (CINTA MONYET) Okta Zenita Siti Fatimah; Seventina Nurul Hidayah; Nora Rahmanindar
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 12, No 02 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v12i02.5027

Abstract

Puppy Love (Cinta Monyet) merupakan cerminan dari perasaan hati yang begitu kuat atau sangat tergila-gila di awal saat mendekati seseorang. Studi awal yang dilakukan di Madrasah Aliyah Al Ihsan dari 10 siswa sudah mengarah pada cinta monyet seperti tahap dini sampai pada tahap yang mengarah ke dalam seks bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fenomena persepsi remaja tentang cinta monyet. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, dilakukan di Madrasah Aliyah Al Ihsan bulan November 2022. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 responden memiliki persepsi yang berbeda-beda mengenai cinta monyet, pengetahuan mengenai cinta monyet sangat penting diberikan untuk menentukan perilaku remaja sekarang. Disarankan para remaja khususnya siswa  dapat memilih  informasi-informasi yang didapatkan mulai dari yang negative sampai yang positif, sehingga tidak salah dalam mengambil tindakan.
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA AKSEPTOR KB WANITA DI TUWEL Aminatul Maula Iroma Maulida Mutiarawati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.42

Abstract

Proporsi pasangan usia subur indonesia menurut BKKBN Kabupaten Tegal tahun 2014 menunjukan bahwa jumlah akseptor KB Aktif mencapai 266.413 orang. Untuk wilayah kecamatan bojong pencapaian peserta KB aktif tahun 2013 yaitu 64,44%. Sehingga sudah hampir mencapai target pancapaian KB di Kabupaten Tegal sebesar 65%.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada akseptor KB wanita di Desa Tuwel Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal.Dari hasil uji kolerasi, terdapat hubungan antara umur dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,000 0,05. Ada hubungan antara jumlah anak yang diinginkan dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,000 0,05. Ada hubungan antara riwayat KB yang lalu dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,001 0,05. Tidak ada hubungan antara status kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,375 0,05. Tidak ada hubungan antara riwayat haid yang lalu dengan pemilihan alat kontrasepsi. Ada hubungan antara riwayat haid sekarang dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,012 0,05. Tidak ada hubungan antara efektifitas dengan pemilihan alat kontrasepsi. Ada hubungan antara efek samping dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,005 0,05. Tidak ada hubungan antara biaya dengan pemilihan alat kontrasepsi.Kata kunci : akseptor KB, pemilihan alat kontrasepsi, wanita
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA AKSEPTOR KB WANITA DI TUWEL Aminatul Maula Iroma Maulida Mutiarawati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.42

Abstract

Proporsi pasangan usia subur indonesia menurut BKKBN Kabupaten Tegal tahun 2014 menunjukan bahwa jumlah akseptor KB Aktif mencapai 266.413 orang. Untuk wilayah kecamatan bojong pencapaian peserta KB aktif tahun 2013 yaitu 64,44%. Sehingga sudah hampir mencapai target pancapaian KB di Kabupaten Tegal sebesar 65%.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada akseptor KB wanita di Desa Tuwel Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal.Dari hasil uji kolerasi, terdapat hubungan antara umur dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,000 0,05. Ada hubungan antara jumlah anak yang diinginkan dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,000 0,05. Ada hubungan antara riwayat KB yang lalu dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,001 0,05. Tidak ada hubungan antara status kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,375 0,05. Tidak ada hubungan antara riwayat haid yang lalu dengan pemilihan alat kontrasepsi. Ada hubungan antara riwayat haid sekarang dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,012 0,05. Tidak ada hubungan antara efektifitas dengan pemilihan alat kontrasepsi. Ada hubungan antara efek samping dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,005 0,05. Tidak ada hubungan antara biaya dengan pemilihan alat kontrasepsi.Kata kunci : akseptor KB, pemilihan alat kontrasepsi, wanita
PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI DI PUSKESMAS KOTA PEKALONGAN Ulya, Ni'matul; Meikawati, Pedvin Ratna
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v11i01.2874

Abstract

Latar belakang : COVID-19 telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO. Covid-19 sampai dengan tanggal 26 April 2020, telah menginfeksi 2.900.422 secara global dan Indonesia telah mengalami 8.882 kasus Covid-19 dengan jumlah 1.107 kasus sembuh dan 743 kasus meninggal, sebagian besar kasus terkonfirmasi dari usia produktif sebesar 44%. Data Dinas Kesehatan Kota Pekalongan menyebutkan bahwa Kota pekalongan masuk dalam zona merah Covid-19 dikarenakan terjadi penambahan 17 kasus dalam sehari. Kesehatan Reproduksi adalah suatu keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial dan semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, serta fungsinya. Sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat, Puskesmas bertanggungjawab menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat primer secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19.Tujuan: Memberikan gambaran bagaimana pengaruh pandemi Covid-19 terhadap pelayanan kesehatan reproduksi di puskesmas Kota Pekalongan.Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, Dalam penelitian ini, informan yang digunakan sejumlah 13 orang yang terdiri dari 4 orang informan utama dan 9 orang informan triangulasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah bidan pelaksana, sedangkan untuk informan pendukung (informan triangulasi) adalah kepala puskesmas/bagian promosi kesehatan puskesmas, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, dan klien yang mendapat pelayanan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi (pengamatan) dan wawancara mendalam. Instrumen penelitian yang akan digunakan oleh peneliti adalah pedoman wawancara, dan alat perekam dan analisis data dengan Content Analysis.Hasil: Pelaksanaan kegiatan luar gedung seperti posyandu mengalami penundaan. Terdapat pengurangan waktu pendaftaran pasien, konseling pasca tindakan tetap dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. Pemerintah Kota Pekalongan menerapkan sistem zonasi di puskesmas untuk mencegah penularan Covid-19.Kesimpulan: Pelayanan kesehatan reproduksi di puskesmas selama masa pandemi Covid-19 tetap berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. KATA KUNCI: Kesehatan reproduksi;Covid-19
PENGALAMAN ODHA REMAJA PEREMPUAN MINUM ARV DI KLINIK VCT RSUD CILACAP Dhiah Dwi Kusumawati; Friska Dewi Yunadi; Rochany Septiyaningsih
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i1.1208

Abstract

Kalangan remaja berusia 15-24 tahun merupakan kelompok yang rentan terinfeksi HIV. Data Kementerian Kesehatan tahun 2015 menunjukkan, remaja yang terinfeksi HIV berjumlah 28.060 orang (15,2 persen). Sebanyak 2089 orang  (3 persen) di antaranya sudah dengan AIDS. Berdasarkan data yang didapatkan tahun 2013-2017 yang menderita HIV/AIDS di Kabupaten Cilacap mencapai 53 kasus. Hambatan yang sering dialami ODHA dalam memperoleh ARV pelayanan kesehatan yang terbatas dan konseling rutin yang membutuhkan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengalaman ODHA remaja dalam minum ARV. Penelitian ini kualitatif dengan pendekatan fenomonologi deskriptif dan dianalisis tematik. Semua informan  dalam penelitian ini melakukan berbagai tahapan penatalaksanaan pengobatan dan tetap patuh minum ARV. Motivasi dari diri sendiri dan dukungan keluarga serta petugas kesehatan dan lingkungan sekitar mendorong untuk tetap minum ARV. Kata kunci: ARV, HIV/AIDS, Remaja