cover
Contact Name
Istiqomah Dwi Andari
Contact Email
istyandari44@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.siklus@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Politeknik Harapan Bersama, Jl Mataram No 9 Pesurungan Lor Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
ISSN : 20896778     EISSN : 25495054     DOI : https://doi.org/10.30591/
Core Subject : Health,
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles 361 Documents
KARAKTERISTIK AKSEPTOR KB IMPLANT DI DESA BANJARANYAR KECAMATAN BALAPULANG KABUPATEN TEGAL Atikah, Joko Kurnianto, Novia Ludha Arisanti
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i1.176

Abstract

Proporsi pasangan usia subur di Indonesia menurut BKKBN tahun 2007 yang sedang menggunakan alat kontrasepsi pada tahun 2005 sebesar 55,22% dari 22.085.365 orang, Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) di Provinsi Jawa Tengah tahun 2007 menurut BKKBN tahun 2009 sebanyak 6.248.972, meningkat sebanyak 63.562 dibanding tahun 2006. Untuk Akseptor KB Aktif Di kecamatan Balapulang mencapai 13.741 dengan total PUS 17.278. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sikap pandangan negatif yang beredar di masyarakat tentang kontrasepsi terutama Implant. Tentunya Implant di Desa Banjaranyar Kecamatan Balapulang tahun 2013. Tujuan peneliti adalah mengetahui Karakteristik Akseptor KB Implant di Desa Banjaranyar Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal. Jenis penelitian adalah observasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Banjaranyar Kecamatan Balapulang tahun 2013. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 137 responden dengan teknik non rendom sampling menggunakan kuesioner.Hasi penelitian adalah Akseptor Implant pada umur 20-35 tahun 127 responden (92,7%), berpendidikan SMP 76 responden (55,5%), pekerjaan Ibu Rumah Tangga 66 responden (48,2%), pendapatan 865.000 106 responden (77,4%), paritas multipara 136 responden (99,3%), Asal Wilayah RW 2 35 responden (25,5%). Disarankan bagi petugas pemberi pelayanan Kontrasepsi (Dokter bidan) perlu meningkatkan pengetahuan tentang KB Implant bagi calon Akseptor KB baru dan pasangannya, yang dapat dilakukan melalui pemberian informasi secara lengkap tentang KB Implant pada saat konsultasi pertama sebelum memutuskan memilih salah satu alat kontrasepsi tertentu.Kata kunci: Akseptor Implant
KINERJA KADER POSYANDU DALAM DETEKSI STUNTING BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS RANDUGUNTING Umriaty, Umriaty; Andari, Istiqomah Dwi; Harnawati, Riska Arsita
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v12i02.4344

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan bahwa bayi usia di bawah lima tahun (balita) yang menderita stunting mencapai 30,8%. Kader sebagai pelaksana kegiatan posyandu mempunyai peran yang besar dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja kader dalam melakukan deteksi stunting pada balita. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling sejumlah 38 kader. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kader berusia dewasa (20-45 tahun) yaitu sebesar 57,9%, pendidikan terakhir sebagian besar SMA sebanyak 71,1%, mempunyai pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebesar 89,5%, lama menjadi kader sebagian besar 5 tahun yaitu sebesar 50%, alasan menjadi kader karena sukarela sebesar 76,3%, dan mendapatkan pelatihan tentang stunting 1 kali sebesar 52,6%. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan kader tentang stunting berada pada kategori baik yaitu sebanyak 23 kader (60,5%). Sedangkan hasil pengukuran kinerja kader dalam melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan deteksi stunting sebagian besar berada pada kategori aktif yaitu sebanyak 23 kader (60,5%). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu pengetahuan dan kinerja kader dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan posyandu yang berhubungan dengan deteksi stunting sudah baik dan aktif.
MIDWIFE ASSISTANCE ON THE INDEPENDENCE OF POSTPARTUM MOTHERS CARING THEIR NEWBORNS IN THE MARTAPURA PUBLIC HEALTH CENTER 1 Bardiati Ulfah; Zaiyidah Fathony; Nelly Mariati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v10i2.2506

Abstract

Improving maternal and child health has always been a concern every year; it remains a concern throughout the world, various efforts have been made to raise the level to a higher level. The most significant contributor is neonatal mortality; worldwide, in 2015 it was 21 neonatal deaths per 1000 live births. South Kalimantan province accounted for 578 infant deaths in 2018, and Banjar Regency was the third-largest contributor to infant mortality, with 72 deaths. This research used a descriptive method. The sample in this study was 32 postpartum mothers who had newborns from 0-28 days old. Midwife assistance for postpartum mothers caring for newborns is assisted by 93% and unaccompanied by 7%. The mother's independence in performing umbilical cord care is 70% dependent, 15% independent, and 15% total dependence. The mother's independence in bathing the baby is 47% dependent, 40% independent, and total dependence 12%. The mother's independence in breastfeeds their baby is 78% independent, 15% dependent, and 7% total dependence. It is hoped that midwives will continue to provide maximum education and assistance to postpartum mothers to increase mothers' independence in caring for. Keywords: Assistance, Independence, postpartum mothers, newborns
THE EFFECTIVENESS OF MUSIC THERAPY IN REDUCING ANXIETY IN THIRD TRIMESTER OF PREGNANCY Eti Salafas; Puji Lestari; Moneca Diah Listiyaningsih
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v9i1.1634

Abstract

The average anxiety experienced by third-trimester pregnant women is higher than the first and second trimester. Anxiety increases as the gestational age get older. If this condition had not to handle, it could impact on pregnancy and during labour. Efforts to overcome anxiety can be made with music therapy. This therapy is therapy without drugs by playing music to pregnant women. Song rhythm, harmony, and beat 60 beats per minute can make the mother calm. The purpose of this study was to determine the level of anxiety of pregnant women before and after the intervention, then analyze the effectiveness of music therapy in reducing anxiety levels. The method used is a quasi-experiment. The population in this study was third-trimester pregnant women in the Ambarawa Puskesmas area with samples taken by purposive sampling of 30 respondents. Data collection carried out in August 2019. The data not normally distributed, so the analysis carried out using the Wilcoxon test with the results that there were different levels of anxiety before and after treatment with music therapy (p = 0.001). The average anxiety score after being given music therapy dropped to 4.47 from 9.53, although it was still in the mild anxiety category. It can be concluded that music therapy is effective in reducing the anxiety level of pregnant women in the third trimester. Music therapy recommended being applied in the management of anxiety on pregnant women in the third trimester. Key Words: Anxiety Level, Music Therapy, Third-trimester, Pregnant Women
HUBUNGAN PARITAS DAN PENDIDIKAN IBU DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI WILAYAH KABUPATEN SEMARANG Vistra Veftisia; Yulia Nur Khayati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v7i2.830

Abstract

Masalah : Mortalitas dan Morbiditas pada wanita hamil dan wanita bersalin merupakan masalah besar. AKI di Indonesia tahun 2012 tercatat 305/100.000 dan AKI di Kab. Semarang tahun 2016 sejumlah 103,39/100.000 KH (15 Kasus) dengan penyebab tertinggti preeklamppsia/eklampsia sebanyak 5 kasus (1, 2). Tujuan : Untuk Mengetahui Hubungan Paritas dan Pendidikan Ibu Dengan  Kejadian Preeklampsia Di Wilayah Kabupaten Semarang. Metode : Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan case control. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 110 responden dengan perbandingan 1:4 antara kasus dan kontrol, untuk kasus 22 responden dan untuk kontrol 88 responden. Analisis bivariat menggunakan uji chi Square. Hasil: Responden dalam penelitian ini primipara 59 (53.6%), berpendidikan SMA – AKADEMI/PT 65 (59.1%), Ibu primipara memiliki resiko untuk mengalami pre eklampsia saat hamil sebesar 0.83 kali tetapi tidak memiliki hubungan yang signifikan (p=0.702), dan ibu berpendidikan dasar (SD-SMP) memiliki resiko untuk mengalami pre eklampsia saat hamil sebesar 4.1 kali dan memiliki hubungan yang signifikan (p=0.004).
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI DI DESA PAGEDANGAN Nurani Dewi, Edy Sucipto, Istichomah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v1i2.131

Abstract

Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi adalah kegiatan dalam ANC yang dilakukan bidan terkait dengan pelayanan kebidanan sosial bertujuan meningkatkan, pengetahuan bumil, suami, dan keluarga tentang resiko dan tanda bahaya kehamilan dan persalinan agar mereka dapat membuat perencanaan persalinan (Anonim, 2008). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi di desa Pagedangan Kecamatan Adiwerna. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey deskriptif dengan menggunakan tekhnik sampling yang di gunakan adalah purposive sampling dan menggunakan analisis univariat. Subyek penelitian terdiri 35 responden warga desa Pagedangan Kec. Adiwerna yang diteliti tingkat pengetahuan berdasarkan umur, pendidikan, pekerjaan dan status ekonomi dengan cara membagikan kuesioner kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 responden sebagian berumur 21-35 tahun sebanyak 31 responden (88,6%), sebagian besar berpendidikan tingkat menengah sebanyak 24 responden (68,5%), sebagian responden tidak bekerja sebanyak 21 responden (60%), dan sebagian besar tingkat ekonomi Rp.860.000 sebanyak 23 responden (65,7%), sebagian besar tingkat pengetahuan baik sebanyak 21 responden (60%). Kesimpulannya Rata-rata tingkat pengetahuan responden tentang perencanaan persalinandan pencegahan komplikasi dalam kategori baik. Walaupun tingkat pengetahuan wanita dalam kategori baik, tetapi masih ada responden tingkat pengetahuan nya cukup dan kurang, oleh karena itu untuk responden yang tingkat pengetahuannya cukup atau pun kurang disarankan untuk lebih meningkatkan pengetahuan tentang perencanaan persalinandan pencegahan komplikasi dengan cara mencari informasi kesehatan khususnya perencanaan persalinan melalui tenaga kesehatan yang ada seperti Bidan, Dokter dan Perawat.Kata Kunci: Pengetahuan, perencanaan Persalinan, pencegahan komplikasi
PELAYANAN PERSALINAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PRAKTEK MANDIRI BIDAN KOTA SEMARANG Lia Mulyanti; Siti Nurjanah; Siti Nurjanah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v11i2.3588

Abstract

Latar belakang: Bidan harus menyadari bahwa wanita hamil dan melahirkan merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap paparan virus Covid-19. Penting untuk memberikan perawatan yang berpusat pada wanita, membangun komunikasi yang baik dengan ibu dan menawarkan dukungan emosional serta manajemen stres guna menjaga kesehatan fisik dan mental ibu dan bayi. Perubahan pada layanan kebidanan di masa pandemi harus memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Berbagai permasalahan kesehatan ibu dan anak mengharuskan bidan, untuk memperhatikan program kesehatan bagi mereka sebagai tujuan dalam rangka menurunkan angka kesakitan dan kematian di masa pandemi Covid-19. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pelayanan persalinan di bidan saat pandemic covid -19. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Praktek Mandiri Bidan (PMB) dalam penerapan protokol kesehatan dalam pelayanan persalinan yaitu positif 96.67%  Simpulan: Penerapan protokol kesehatan pada pelayanan persalinan di bidan prositi sebanyak 96.67%
FACTOR ANALYSIS OF INTRANATAL AND POSTNATAL TOWARD STUNTING Nur Chabibah; Rini Kristiyanti; Milatun Khanifah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v10i1.2139

Abstract

Multidimensional factors caused stunting and intervention, mostly focusing on the first 1000 days of life. Maternal factors consist of prenatal, intranatal, and postnatal factors. The purpose of this study was to determine the intranatal and postnatal factors influencing the incidence of stunting. The design of this research was descriptive-analytic with a retrospectives approach. This study's population was children aged 1-3 years old using random cluster sampling and obtained 35 respondents as case group and 35 respondents as the control group. This study shows that there were variables associated with stunting such as labour history with odds ratio 0.103 (p-value: 0.001; 95% CI: 0.030-0.350) and basic immunization history with odds ratio 5.785 (p-value: 0.022; 95% CI: 1.285-26.028). Based on the finding, comprehensive health care is needed in preventing stunting Keyword: Stunting, Intranatal, Postnatal, Labor history, Basic immunization history
FACTOR ANALYSIS OF INTRANATAL AND POSTNATAL TOWARD STUNTING Nur Chabibah; Rini Kristiyanti; Milatun Khanifah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v10i1.2139

Abstract

Multidimensional factors caused stunting and intervention, mostly focusing on the first 1000 days of life. Maternal factors consist of prenatal, intranatal, and postnatal factors. The purpose of this study was to determine the intranatal and postnatal factors influencing the incidence of stunting. The design of this research was descriptive-analytic with a retrospectives approach. This study's population was children aged 1-3 years old using random cluster sampling and obtained 35 respondents as case group and 35 respondents as the control group. This study shows that there were variables associated with stunting such as labour history with odds ratio 0.103 (p-value: 0.001; 95% CI: 0.030-0.350) and basic immunization history with odds ratio 5.785 (p-value: 0.022; 95% CI: 1.285-26.028). Based on the finding, comprehensive health care is needed in preventing stunting Keyword: Stunting, Intranatal, Postnatal, Labor history, Basic immunization history
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERSEPSI REMAJA TENTANG PRAKTIK KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMK YPE NUSANTARA SLAWI Nilatul Izah; Nora Rahmanindar
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1358

Abstract

Remaja merupakan kelompok penduduk dalam jumlah besar. Pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan cara-cara melindungi dirinya terhadap risiko kesehatan reproduksi masih relatif rendah.Banyak faktor yang menjadi sebab dari persepdi praktik kesehatan reproduksi remaja sangat bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat memengaruhi persepsi remaja tentang praktek kesehatan reproduksi remaja di SMK YPE Nusantara Slawi.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK YPE Nusantara Slawi. Teknik pengambilan sampel akan dilakukan dengan simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat, analisis univariat dilakukan dengan membuat tabel frekuensi masing-masing variabel. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Kendall’s tau dengan α = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan dari lima faktor yang dianalisis hanya 2 yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap persepsi remaja tentang praktek kesehatan reproduksi remaja yaitu sikap remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi dan peran guru dalam memberikan informasi tantang kesehatan reproduksi remaja dengan nilai signifikansi yang sama yaitu 0,046 ( 0,05). Adapun hasil analisis faktor peran orang tuan dalam memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi, tingkat pengetahuan dan frekuensi remaja dalam memperoleh informasi tentang kesehatan reproduksi menunjukkan tidak ada pengaruh. Kata kunci: Remaja, Persepsi Praktik Kesehatan Reproduksi Remaja

Page 10 of 37 | Total Record : 361