Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles
346 Documents
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN VAKSINASI COVID 19 DI DESA BLUBUK
Karina C, Adeyle Datna;
Murdaningsih, Novayanti
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v12i1.4053
Kehamilan merupakan suatu keadaan dimana seorang wanita yang didalam rahimnya terdapat embrio atau fetus. Kehamilan dimulai pada saat masa konsepsi hingga lahirnya janin, dan lamanya kehamilan dimulai dari ovulasi hingga partus yang diperkirakan sekitar 40 minggu dan tidak melebihi 43 minggu. Saat ini, dengan masih maraknya Covid 19, diharapkan semua ibu hamil dapat melaksanakan vaksinasi secara lengkap, dikarenakan Ibu hamil dijadikan kelompok yang rentan berisiko terinfeksi Covid-19. Hal ini disebabkan adanya perubahan fisiologis pada masa kehamilan. Perubahan fisiologis dan imunologis yang terjadi sebagai komponen normal kehamilan dapat memiliki efek sistemik yang meningkatkan risiko komplikasi obstetrik, infeksi pernapasan pada ibu hamil, penurunan kapasitas paru dan sistem kardiovaskular. Hal ini dapat mendorong terjadinya gagal napas pada ibu hamil. Dengan adanya perubahan fisiologis tersebut, ibu hamil dianjurkan untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 secara lengkap untuk menghindari terjangkitnya Covid 19 karena vaksinasi covid 19 terhadap ibu hamil dinyatakan aman dalam pemberiannya.Jenis penelitian menggunakan kuantitatif merupakan penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Populasi penelitian ini dilakukan terhadap ibu hamil sejumlah 63 orang dengan menggunakan teknik random sampling ibu hamil sebanyak 30 orang. Uji statistic yang digunakan adalah uji regresi logistic.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara faktor yang mempengaruhi perilaku ibu terhadap pelaksanaan vaksinasisi covid 19. Penelitian selanjutnya akan lebih baik lagi jika menggunakan data kuantitatif dan kualitatif sehingga hasil lebih akurat lagi.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SIKAP IBU DALAM MENGHADAPI MENOPAUSE DI KELURAHAN BENDAN DUWUR KEC. GAJAH MUNGKUR SEMARANG TAHUN 2009
Desy Fitrianingsih kebidanan
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v1i1.31
Menopause adalah bagian normal pada siklus kehidupan wanita. Namun setiap ibu tidak selalu mempunyai sikap menerima datangnya menopause hal ini dipengaruhi oleh adanya dukungan dari keluarga. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah " apakah ada hubungan dukungan keluarga dengan sikap ibu dalam menghadapi menopause di kelurahan bendan duwur kecamatan gajah mungkur semarang tahun 2009 ". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan keluarga terhadap ibu dalam meghadapi menopause, serta hubungan antara dukungan keluarga dengan sikap ibu dalam menghadapi menopause. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yaitu studi korelasional, dengan teknik pengambilan sampelnya yaitu "proposional sampling" sebanyak 31 ibu yang berusia 40-44 tahun yang belum menopause. instrumen penelitian menggunakan kuesioner. analisis bivariat pada penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada dukungan keluarga, didapatkan nilai r hitung r tabel yaitu sebesar (7,686 5,991) dan p value lebih kecil dari a (0,021 0,05) yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan sikap ibu dalam meghadapi menopause di kelurahan bendan duwur kecamatan gajah mungkur semarang tahun 2009. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Sikap, Menopause
CORRELATION OF MOM'S KNOWLEDGE ABOUT BOOSTER IMMUNIZATION WITH COMPLETE BASIC IMMUNIZATION IN THE WORK AREA OF BOJONG RAWA LUMBU PUBLIC HEALTH CENTER IN 2020
Lili Farlikhatun;
Siarny Dormy Manalu
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v10i2.2561
According to WHO, it is estimated that 85% of infants worldwide have been immunized and there are still 19.3% million infants and children who have not been fully vaccinated. Based on data from the Ministry of Health, the coverage of basic immunization shows that of the target number of 4,461,341 infants, the coverage of BCG immunization is 93.8%, DPT 1 69.6%, Polio 1 76.6%, Polio 4 92.4%, measles 91%. With a Drop Out rate of 43.5%, complete basic immunization status for children in West Java Province in 2018 was 57.9%, a slight decrease when compared to Riskesdas 2013 which was 59.2%, while the average value of immunization completeness in Indonesia is 59.2%. Purpose of the study: To find out how the correlation between mother's knowledge about booster immunization and complete basic immunization in the working area of the Bojong Rawa Lumbu Public Health Center in 2020. The population in this study was 73 respondents. The method used was total sampling. The research design used descriptive correlation with a cross approach sectional with chi-square test. There is a relationship between mother's knowledge about booster immunization and the completeness of basic immunization at the Bojong Rawa Lumbu Public Health Center in 2020, with a chi-square result p = 0.000.Keywords: Knowledge, complete basic immunization
THE EFFECTS OF GADGETS ON THE OCCURRENCE OF ANEMIA IN TEENAGE GIRLS
Juhrotun Nisa;
Adevia Maulidya Chikmah;
Riska Arsita Harnawati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v9i1.1653
The prevalence of anemia in Indonesia, namely in teenager women, was 26.50% and in women of childbearing age by 26.9%. In addition to eating patterns, teenagers were now starting to depend on the development of existing technology. Lifestyle had an impact on the incidence of anemia. The purpose of this study was to determine the effect of gadgets on the incidence of anemia in teenager girls. This research was an analytical survey study with a cross-sectional design, conducted from June to August 2019 at SMK 1 Kota Tegal. The sampling technique used was total sampling with a sample of 40 young women in the Department of Catering. Data collection in this study used a questionnaire, while data analysis was carried out univariate and bivariate with chi-square. The results showed that the use of gadgets for 4-5 hours/day had anemia as much as 55.6%, and 78.9% of anemia in the use of gadget 2-3 hours/day. The use of gadgets with a duration of 4-5 hours/day and poor eating patterns as much as 88.9% and 57.9% of respondents on the duration of use of 2-3 hours/day. There is an influence between the duration of the use of gadgets on eating patterns (p-value = 0.005), and there is an influence between the use of gadgets on the incidence of anemia (p-value = 0.037). The more widespread use of gadgets, it is necessary to have support from across sectors such as teachers and parents always to remind and limit smartphone usage. Keywords : Gadgets, anemia
PAKET CARING UNTUK KECEMASAN IBU HAMIL
Risqi Dewi Aisyah;
Suparni Suparni;
Fitriyani Fitriyani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v8i1.1042
Kecemasan, depresi, dan stres dalam kehamilan merupakan faktor risiko yang merugikan bagi ibu dan anak. Kecemasan dalam kehamilan dikaitkan dengan usia kehamilan lebih pendek dan memiliki implikasi yang merugikan bagi perkembangan saraf dan janin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paket caring terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III menjelang persalinan. Paket caring yang akan diberikan berupa edukasi dan relaksasi untuk mengatasi kecemasan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif non eksperimen dan desainnya adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Cluster random sampling yaitu 75 ibu hamil trimester III. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) untuk mengukur tingkat kecemasan sebelum dan setelah pemberian paket caring. Teknik analisis data yang akan digunakan adalah dengan uji univariat dan bivariat dengan uji T-Test. Hasil penelitian didapatkan nilai p=0,001 (0,05), ada perbedaan yang sangat signifikan antara tingkat kecemasan responden sebelum dan sesudah pemberian paket Caring untuk kecemasan ibu hamil. Diharapkan bagi bidan agar dapat melaksankan paket caring pada ibu hamil yang mengalami kecemasan, memperhatikan tidak hanya kondisi fisik saja tapi juga psikologis ibu hamil.Kata kunci: Caring, Kecemasan, Ibu hamil
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG POLA NUTRISI DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL TRIMESTER III PUSKESMAS KRAMAT
Intifadha Citaningtyas, Bukhori, Indah Siloka Dina
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v1i2.135
Angka kematian ibu di indonesia masih tinggi yaitu tahun 2009 mencapai 228/100.000 kelahiran hidup. Penyebab kematian ibu dapat digolongkan menjadi kematian obstetrik langsung dan kematian obstetrik tidak langsung. Anemia ibu hamil di indonesia mencapai 70%. Proporsi terbesar ibu hamil yang menderita anemia banyak terjadi pada ibu hamil dengan resiko Pola Nutrisi yang kurang (15,6%) pada tahun 2013. Masalah yang di bahas dalam penelitian ini adalah hubungan tingkat pengetahuan pola nutrisi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di puskesmas kramat kabupaten tegal tahun 2013. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan antara pola nutrisi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di wilayah puskesmas kramat kabupaten tegal tahun 2013. Rancangan dan jenis penelitian ini adalah metode analitik studi korelasional dengan pendekatan Cross Sectional, dengan pendekatan survai dan teknik wawancara. Jenis data ada 2 yaitu data primer dan data sekunder, data primer dikumpulkan melalui pengisian kuesioner serta data sekunder dengan kajian terhadap sumber data relefansi yang relevan, sedangkan jumlah yang digunakan adalah 32 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden ibu hamil trimester III di Puskesmas Kramat Kabupaten Tegal tahun 2013 bahwa seluruh responden berusia 20-35 tahun, yaitu sebanyak 25 responden (78,1%), sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan pola nutrisi yang cukup yaitu sebanyak 17 responden (53,1%) dan tidak ada hubungan antara pola nutrisi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di wilayah puskesmas Kramat Kabupaten Tegal Tahun 2013 dengan diperoleh nilai p value 0,072 dengan df = 95%, (0,072 0,05).Kata kunci : Pola nutrisi Ibu Hamil Trimester III, Anemia pada Kehamilan
PENGARUH PEMBERIAN UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS) TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN IBU HAMIL DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS
Suparni Suparni;
Fitriyani Fitriyani;
Risqi Dewi Aisyah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v11i2.3459
One of the foods that contain carbohydrates that are quite important in our food security is sweet potatoes. Sweet potatoes contain nutritious substances per 100 grams, namely 123 kcal of energy, 1.8 g of protein, 0.7 g of fat, 27.9 g of carbohydrates, 30 mg of calcium, 49 mg of phosphorus, 0.7 mg of iron, and vitamin A. 7700 SI, vitamin C 22 mg, vitamin B1 0.90 mg. This study aims to determine the effect of giving purple sweet potato (ipomoea batatas) to increase the body weight of pregnant women with SEZ. Purple sweet potato will be given to pregnant women as much as 200 grams (224 calories) per day for 14 days. The type of research conducted is pre-experimental with a pretest-posttest one group design. The population in this study was KEK pregnant women at the Kedungwuni Health Center 2. The sample of this study used random sampling with inclusion criteria. Data collection using the LILA meter. Data analysis using T-Test. The results showed that there was a difference in the weight of pregnant women with KEK before (pre test) and after (post test) given purple sweet potato with a p value of 0.007 ( 0.05). Suggestions for midwives to be able to convey to pregnant women, especially KEK pregnant women about the benefits of this purple sweet potato can help increase maternal weight during pregnancy.Keywords: Purple Sweet Potato, Body Weight, Pregnant Women with chronick lack of energy
PARENT'S ROLE PREVENTING EARLY MARRIAGE
Suci Larasati;
Tetti Solehati;
Hesti Platini
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v10i1.1925
Background: Early marriage has many negative impacts; therefore, parents needed an effort to prevent early marriage. Purpose: To describe the role of parents in preventing early marriage. Method: quantitative descriptive, Accidental sampling technique, with a sample size of 95. The study was conducted in May 2019. The research instrument was a questionnaire on the Role of Parents in Preventing Early Marriage, modified from Novianti (2017), contained 30 questions, with a validity score of 0.3785 and alpha cronbach 0.707. Data analysis using frequency distribution. This research had been registered to the ethics committee with the ethics number of 535/UN6.KEP/EC/2019. Result: 56 people (59%) parents done their role excellent in preventing early marriage. Of the five roles of parents, the role of parents was an educator 64 (67%), role models and friends 46 (48%), counselor 40 (53%), and 60 (63%) as a communicator. Conclusion: the role of parents in preventing early marriage was categorized as either the role of educator, communicator and counselor, while the role of parents as friends and role models was said to be wrong. Suggestion: education about early marriage to the community and adolescents to reduce or minimize early marriage incidence Keywords: Prevention, Early Marriage, Role of Parents
THE CORRELATION OF BIRTH WEIGHT WITH INCIDENCE OF RUPTURE PERINEUM AT PRIVATE PRACTICE OF MIDWIVES IN EAST JAKARTA
Okta Zenita Siti Fatimah;
Dewi Suri Damayanti;
Seventina Nurul Hidayah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v10i2.2427
In the process of spontaneous delivery, there was a risk of bleeding due to perineal rupture. The perineal rupture that did not handle properly would increase the risk of infection. The purpose of the study was to determine the relationship between perineal rupture with newborn birth weight. The research method used a cross-sectional quantitative method. In this study, the population was mothers who gave birth in January-September 2020 in the private practice of midwives in East Jakarta and obtained 389 people. The number of respondents in this study was 169 respondents. Data collection used primary data by filling out a google form. Collected data analyzed using univariate and bivariate analysis (Chi-Square test). This study showed that respondents who experienced perineal rupture during delivery were 94.7%, and 94.1% of them gave birth to average baby birth weight. The results of statistical tests with chi-square obtained a p-value of 0.081 which means there is no significant relationship between newborn weight and perineal rupture. Recommendations for health workers, especially midwives, need to increase their knowledge and skills through training and health seminars, especially on preventing perineal rupture during childbirth and applying perineal massage techniques following standard operating procedures to provide counseling and training. Further research needs to be carried out to analyze the incidence of perineal rupture during delivery to reduce the incidence of perineal rupture.Keywords: perineal rupture, birth weigth
PENDIDIKAN KESEHATAN SARANA BIDAN DALAM MERUBAH PERILAKU TRADISIONAL MASYARAKAT INDONESIA
Ratih Sakti Prastiwi
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1378
Mitos dan kepercayaan merupakan bagian dari budaya yang telah hidup lama di masyarakat Indonesia. Dalam prakteknya, masyarakat lebih mendahulukan mitos dan kepercayaan dibandingkan logika. Untuk merubah perilaku tersebut, perlu adanya strategi-strategi tenaga kesehatan khususnya bidan untuk merubah pola pikir masyarakat tradisional menjadi lebih modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peran bidan dalam meluruskan pandangan masyarakat terkait mitos dan kepercayaan pada ibu hamil, bersalin dan nifas. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif menggunakam metode pendekatan fenomenologi. Informan yang dipilih merupakan bidan baik dari rumah sakit dan puskesmas yang pernah menangani pasien dengan perilaku tradisional. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku tradisional masih dilakukan karena adanya tetua desa atau orang tua pasien yang masih mempercayai dan menyarankan anak untuk melakukannya. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan yang dilakukan tidak hanya diberikan kepada pasien saja, melainkan kepada kerabat juga. Adanya kerjasama kemitraan dengan dukun, kader, tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat membantu bidan dalam menyebarkan informasi kesehatan agar perilaku masyarakat dapat menjadi lebih baik.Kata kunci: Mitos, Budaya, Bidan, Perilaku Tradisional