cover
Contact Name
Istiqomah Dwi Andari
Contact Email
istyandari44@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.siklus@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Politeknik Harapan Bersama, Jl Mataram No 9 Pesurungan Lor Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
ISSN : 20896778     EISSN : 25495054     DOI : https://doi.org/10.30591/
Core Subject : Health,
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles 361 Documents
A DESCRIPTIVE STUDY ON PREGNANCY AND CHILDBIRTH OF ONE STUDENT ONE CLIENT (OSOC) PATIENTS OF MIDWIFERY STUDENTS OF POLYTECHNIC BANJARNEGARA Dewie Sulistyorini; Barni Barni
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v9i2.1918

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (MMR) are indicators of a country's welfare. In 2018 there were 421 maternal mortality cases in central java. This number was a decrease compared to the mortality case in 2017, as many as 475 cases.  This study aimed to identify health conditions during pregnancy and the childbirth period of the patients of One Student One Client (OSOC) in Polytechnic Banjarnegara. A descriptive study conducted at Basic Emergency Neonatal Obstetric Services (PONED) in Banjarnegara District in March - April 2019 to 26 pregnant women. The results showed that most of the respondents classified the low-risk age group as 21 respondents (81%). There are 15  respondents (58%) classified to low-risk pregnancy distance category, 24 respondents (92%) are classified to normal gestational age category, and average birth weight category. It is recommended to ensure maternal health during pregnancy and childbirth is always well monitored. Ensuring mothers can access quality services in health services. It is necessary to have continuous assistance from students in OSOC activities as an extended arm of health workers. Keywords: Pregnancy, Childbirth, Health Client.
GAMBARAN ANTARA PERSEPSI PERUBAHAN FISIK DENGAN KECEMASAN IBU MENOPAUSE DI DESA DERMASANDI KECAMATAN PANGKAH KABUPATEN TEGAL Galuh Tunjung Sari; Rahardjo Apriatmoko; Luvi Dian
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.411

Abstract

Persepsi bahwa menopause adalah suatu ancaman hanya berdasar pada tradisi. Timbulnya perasaan tidak berharga, tidak berarti, dan semacamnya memunculkan kekhawatiran tersendiri. Dengan demikian kecemasan menghadapi menopause adalah perasaan gelisah dan khawatir dari adanya perubahan fisik, sosial, maupun seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran antara persepsi perubahan fisik dengan kecemasan ibu menopause di Desa Dermasandi Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal tahun 2013. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Pengambilan sampel berjumlah 76 orang dengan kriteria inklusi dan eksklusi dengan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data dengan data primer (wawancara dan kuesioner).Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki persepsi perubahan fisik ibu menopause adalah positif atau wajar (53,2%) dengan tingkat kecemasan sedang (46,8%). Terdapat gambaran yang bermakna antara persepsi perubahan fisik dengan kecemasan ibu menopause di Desa Dermasandi Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal tahun 2013. Analisis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Melihat fenomena diatas maka bidan perlu memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu menopause tentang perubahan fisik menopause serta memberikan saran kepada ibu menopause untuk banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung fitoestrogen, mengurangi makanan berlemak serta selalu berolahraga. Kata Kunci : Persepsi, Menopause, Kecemasan 
GAMBARAN ANTARA PERSEPSI PERUBAHAN FISIK DENGAN KECEMASAN IBU MENOPAUSE DI DESA DERMASANDI KECAMATAN PANGKAH KABUPATEN TEGAL Galuh Tunjung Sari; Rahardjo Apriatmoko; Luvi Dian
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.411

Abstract

Persepsi bahwa menopause adalah suatu ancaman hanya berdasar pada tradisi. Timbulnya perasaan tidak berharga, tidak berarti, dan semacamnya memunculkan kekhawatiran tersendiri. Dengan demikian kecemasan menghadapi menopause adalah perasaan gelisah dan khawatir dari adanya perubahan fisik, sosial, maupun seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran antara persepsi perubahan fisik dengan kecemasan ibu menopause di Desa Dermasandi Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal tahun 2013. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Pengambilan sampel berjumlah 76 orang dengan kriteria inklusi dan eksklusi dengan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data dengan data primer (wawancara dan kuesioner).Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki persepsi perubahan fisik ibu menopause adalah positif atau wajar (53,2%) dengan tingkat kecemasan sedang (46,8%). Terdapat gambaran yang bermakna antara persepsi perubahan fisik dengan kecemasan ibu menopause di Desa Dermasandi Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal tahun 2013. Analisis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Melihat fenomena diatas maka bidan perlu memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu menopause tentang perubahan fisik menopause serta memberikan saran kepada ibu menopause untuk banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung fitoestrogen, mengurangi makanan berlemak serta selalu berolahraga. Kata Kunci : Persepsi, Menopause, Kecemasan 
THE RELATIONSHIP BETWEEN SOCIOECONOMIC STATUS AND THE INCIDENCE OF STUNTING IN NGALANG GUNUNGKIDUL Fitriani, Fifin Dewi; Sunarsih, Tri
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v13i01.6380

Abstract

Stunting is one of the nutritional status cases experienced by most toddlers worldwide. WHO 2020 revealed that Indonesia is the second country in Asia with the highest prevalence of 31.8% of stunting problems in toddlers. Several factors cause toddlers to experience stunting, including indirect factors, namely socioeconomic status. The socioeconomic status of the residents of Ngalang on the incidence of stunting toddlers aged 12-60 months was found to be 40 toddlers short and 6 toddlers very short. This study was conducted to determine the relationship between socioeconomic status and the incidence of stunting in Ngalang Gunungkidul. This type of quantitative research uses a cross-sectional design. Population 85 parents of toddlers 12-60 months with stunting conditions. The sample was obtained using the Solvin method: 46 parents of stunted toddlers who met the inclusion criteria. After the Spearmen rho test was obtained, many members in the family p=0.019; of many children of the family, p=0.010, the father's educational status is p=0.058, the mother's educational status is p=0.025, and the monthly income in the family p=0.023. There is Stunting is a prevalent nutritional issue among toddlers globally. The results showed a significant relationship between family size, number of children, mother's educational status, family income, and stunting in toddlers. However, no significant relationship was found between the father's educational status and stunting, suggesting the need for further research on the father's role. Preventative measures include participating in premarital classes and prioritizing a child's growth and development through proper nutrition, parenting, healthcare, and environmental sanitation.Keyword: Socioeconomics, Stunting, toddlers
THE RELATIONSHIP BETWEEN SOCIOECONOMIC STATUS AND THE INCIDENCE OF STUNTING IN NGALANG GUNUNGKIDUL Fifin Dewi Fitriani; Tri Sunarsih
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 13, No 01 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v13i01.6380

Abstract

Stunting is one of the nutritional status cases experienced by most toddlers worldwide. WHO 2020 revealed that Indonesia is the second country in Asia with the highest prevalence of 31.8% of stunting problems in toddlers. Several factors cause toddlers to experience stunting, including indirect factors, namely socioeconomic status. The socioeconomic status of the residents of Ngalang on the incidence of stunting toddlers aged 12-60 months was found to be 40 toddlers short and 6 toddlers very short. This study was conducted to determine the relationship between socioeconomic status and the incidence of stunting in Ngalang Gunungkidul. This type of quantitative research uses a cross-sectional design. Population 85 parents of toddlers 12-60 months with stunting conditions. The sample was obtained using the Solvin method: 46 parents of stunted toddlers who met the inclusion criteria. After the Spearmen rho test was obtained, many members in the family p=0.019; of many children of the family, p=0.010, the father's educational status is p=0.058, the mother's educational status is p=0.025, and the monthly income in the family p=0.023. There is Stunting is a prevalent nutritional issue among toddlers globally. The results showed a significant relationship between family size, number of children, mother's educational status, family income, and stunting in toddlers. However, no significant relationship was found between the father's educational status and stunting, suggesting the need for further research on the father's role. Preventative measures include participating in premarital classes and prioritizing a child's growth and development through proper nutrition, parenting, healthcare, and environmental sanitation.Keyword: Socioeconomics, Stunting, toddlers
GAMBARAN PENDISTRIBUSIAN VITAMIN A PADA IBU NIFAS DI BANTUL TIMUR Ratih Sakti Prastiwi Ima Kharimaturrohmah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i2.204

Abstract

Kekurangan Vitamin A (KVA) dapat mengakibatkan kematian pada anak maupun ibu. Data WHO menunjukkan 9% kasus kematian anak akibat KVA dan 13% pada ibu. KVA yang ditemukan pada ibu nifas dapat meningkatkan resiko kejadian infeksi yang dapat mengakibatkan kematian. Dalam menurunkan resiko KVA, Pemerintah mencanangkan program vitamin A dosis tinggi yang diberikan kepada bayi, balita dan ibu nifas. Penelitian ini dilakukan menggunakan survey dskriptif kepada 21 responden bidan praktek mandiri di Bantul dengan membagikan kuesioner serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan cakupan pemberian vitamin A dosis tinggi di wilayah Bantul Timur adalah tinggi (90.48%) namun masih ditemukan 9.52% tidak memberi kapsul vitamin A ibu nifas. Pemberian kapsul pertama diberikan pada ibu 24 pasca melahirkan sebanyak 100% sedangkan pemberian kapsul kedua tergolong kecil yaitu 52.63%. Faktor tidak meratanya pemberian kapsul kedua diantaranya adalah kurangnya ketersediaan
STUDI DESKRIPTIF PENGETAHUAN DAN PERSEPSI IBU BALITA TENTANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Chikmah, Adevia Maulidya; Andari, Istiqomah Dwi; Harnawati, Riska Arsita; Nisa, Juhrotun
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v12i1.4384

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan anak sejak lahir sampai usia enam tahun, yang dilakukan dengan memberi rangsangan pendidikan untuk membantu tumbuh kembang jasmani dan rohani agart memiliki kesiapan memasuki pendidikan dasar. Namun banyak ibu yang belum memahami tujuan dari pendidikan anak usia dini, 14 dari 20 ibu Balita mengatakan bahwa tidak mengerti tentang Pendidikan Anak Usia Dini.. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi pengetahuan dan persepsi ibu balita tentang pendidikan anak usia dini. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu studi deskriptif dengan pendekatan cross sectional, untuk memperoleh kedalaman data melalui pengumpulan data sedalam-dalamnya dari responden untuk mengetahui Pengetahuan dan Persepsi Ibu Balita Tentang Pendidikan Anak usia Dini. Sampel penelitian ini adalah 77 ibu yang mempunyai balita, dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampel. Pengambilan data dilakukan di Kelurahan Kaligangsa Kulon.Kesimpulan dari penelitian ini adalah responden belum banyak mengetahui tentang pendidikan anak usia dini (44,1% berpengatuhuan cukup) dan persepsi ibu tentang Pendidiakn Anak Usia Dini yaitu mendukung.  Ibu menyadari bahwa pendidikan anak harus dimulai sejak dini supaya anak bisa lebih terarah.Kata Kunci: Pengetahuan, Pesrsepsi, Pendidikan Anak Usia Dini
PENGARUH KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERSEPSI KECEMASAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI BPS "N", MANIS HARJO, SEMARANG UTARA TAHUN 2010 Umriaty kebidanan
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v1i1.30

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan salah satu kegiatan penting dalam penerapan buku KIA di masyarakat sebagai upaya pembelajaran ibu, suami dan keluarga melalui kegiatan belajar bersama untuk mempersiapkan ibu hamil dalam meghadapi persalinan yang aman dan selamat. Rancangan peneliti yang digunakan adalah Quasi Experimental Desaing Pre Test Post Test Group yaitu penelitian eksperimental yang tidak sebenarnya. Dalam penelitian ini subyek penelitian adalah ibu hamil dengan umur kehamilan 20-32 minggu pada bulan juni 2010. Uji validitas  dihitung dengan menggunakan rumus Pearson Product Moment (rxy) sedangkan uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan Cronbach Alpha. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh kelas ibu hamil terhadap pengetahuan yang dilihat perbedaan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah pelaksanaan kelas ibu hamil dengan nilai Z = -5,09 dan nilai p = 0,000. hasil uji T test menunjukan ada perbedaan sikap pre test dan post test. beda rata-rata -32,47, nilai t = - 18,85, nila p = 0,000, nilai a=0,05. Nilai negatif (-) artinya nilai post test lebih tinggi daripada nilai pretes. ini berarti hipotesis kerja (ha) di terima karena nilai p a, artinya terdapat perbedaan sikap sebelum dan sesudah pelaksanaan kelas ibu hamil. Ada perbedaan kecemasan dalam menghadapi persalinan pre test dan post test. beda rata-rata 2,56, nilai t = 9,68, nilai p = 0,000, nilai a = 0,05. Kata Kunci :    Ibu Hamil, Eksperimental, Validitas, Reliabilitas, Pearson Product Moment, Cronbach Alpha
PENGARUH KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERSEPSI KECEMASAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI BPS "N", MANIS HARJO, SEMARANG UTARA TAHUN 2010 Umriaty kebidanan
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v1i1.30

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan salah satu kegiatan penting dalam penerapan buku KIA di masyarakat sebagai upaya pembelajaran ibu, suami dan keluarga melalui kegiatan belajar bersama untuk mempersiapkan ibu hamil dalam meghadapi persalinan yang aman dan selamat. Rancangan peneliti yang digunakan adalah Quasi Experimental Desaing Pre Test Post Test Group yaitu penelitian eksperimental yang tidak sebenarnya. Dalam penelitian ini subyek penelitian adalah ibu hamil dengan umur kehamilan 20-32 minggu pada bulan juni 2010. Uji validitas  dihitung dengan menggunakan rumus Pearson Product Moment (rxy) sedangkan uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan Cronbach Alpha. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh kelas ibu hamil terhadap pengetahuan yang dilihat perbedaan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah pelaksanaan kelas ibu hamil dengan nilai Z = -5,09 dan nilai p = 0,000. hasil uji T test menunjukan ada perbedaan sikap pre test dan post test. beda rata-rata -32,47, nilai t = - 18,85, nila p = 0,000, nilai a=0,05. Nilai negatif (-) artinya nilai post test lebih tinggi daripada nilai pretes. ini berarti hipotesis kerja (ha) di terima karena nilai p a, artinya terdapat perbedaan sikap sebelum dan sesudah pelaksanaan kelas ibu hamil. Ada perbedaan kecemasan dalam menghadapi persalinan pre test dan post test. beda rata-rata 2,56, nilai t = 9,68, nilai p = 0,000, nilai a = 0,05. Kata Kunci :    Ibu Hamil, Eksperimental, Validitas, Reliabilitas, Pearson Product Moment, Cronbach Alpha
ANALYSIS TYPES OF UMBILICAL CORD CARE ON THE LENGTH OF TIME LOOSE ON NEWBORN BABIES IN KALISAPU VILLAGE Masturoh Masturoh; Siswati Siswati; Ike Putri Setyatama
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v10i2.2478

Abstract

Latar Belakang : Perawatan tali pusat merupakan kegiatan perawatan pada tali pusat dari bayi lahir, tali pusat dipotong sampai lepasnya tali pusat. Ada berbagai Teknik perawatan tali pusat yang dapat mempengaruhi lama putusnya tali pusat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan berbagai Teknik perawatan tali pusat terhadap lama lepasnya tali pusat. Metode : penelitan ini dilakukan dengan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel dengan Teknik total sampling. Besar sampel ada 31 ibu bayi di Desa kalisapu. Variable bebas pada penelitian ini adalah berbagai macam perawatan tali pusat sebagai variable terikat. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar cheklist. Teknik analisis data menggunakan Kendall Tau.Hasil: hasil analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan atau pengaruh antara perawatan tali pusat dengan lama lepasnya tali pusat dengan nilai p = 0,001. Diantara empat Teknik perawatan tali pusat, mayoritas lepasnya tali pusat 5-7 hari adalah dengan kassa kering yaitu dengan proporsi 51,61%, disbanding perawatan tali pusat dengan povidone iodin 10%, kassa dan povidone iodine 10%, dan tidak ada responden dengan perawatan tali pusat secara terbuka.Simpulan: Terdapat pengaruh jenis perawatan tali pusat terhadap lama lepasnya tali pusat.Kata Kunci: Jenis perawatan tali pusat, Lama lepasnya tali pusat