cover
Contact Name
Antuni Wiyarsi
Contact Email
jrpk@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jrpk@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia
ISSN : -     EISSN : 30326885     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia (JRPK) merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini menerbitkan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dalam bidang pembelajaran kimia. Prosedur penerbitan jurnal ini melalui peer-review dan menerapkan etika penerbitan ilmiah sebagaimana ditetapkan oleh COPE (Committee on Publication Ethics). Ruang lingkup jurnal ini meliputi hasil penelitian pembelajaran kimia dalam bidang kurikulum kimia sekolah menengah (SMA, MA dan SMK), strategi pembelajaran kimia, integrasi teknologi dalam pembelajaran kimia, penilaian pembelajaran kimia, media dan sumber pembelajaran kimia, serta pembelajaran kimia untuk masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 114 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN GURU KIMIA TERHADAP E-MODUL BERBASIS MULTIPLE REPRESENTATION PADA MATERI PERKEMBANGAN STRUKTUR ATOM Aisyah, Alfiana Hasna; Budimarwati, Cornelia
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Riset Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v10i2.24267

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk mampu memanfaatkan media pembelajaran yang inovatif dan efektif. Salah satu media yang potensial dalam pembelajaran kimia adalah e-modul berbasis multiple representation yang mengintegrasikan representasi makroskopik, submikroskopik, dan simbolik untuk memfasilitasi pemahaman konsep abstrak seperti struktur atom. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru kimia terhadap pengembangan e-modul berbasis multiple representation pada materi perkembangan struktur atom. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei eksploratif melalui angket setengah terbuka yang diisi oleh lima guru kimia SMA. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis dengan interpretative dan inductive coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan Kurikulum Merdeka dan menyadari tantangan dalam mengajarkan struktur atom yang bersifat abstrak. Mayoritas guru menyatakan belum tersedia media yang dapat mengintegrasikan pendekatan multiple representation secara optimal. Guru menginginkan e-modul yang bersifat interaktif, mudah diakses, terstruktur dengan jelas, serta dilengkapi animasi, simulasi, dan video. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan e-modul berbasis multiple representation yang sesuai kebutuhan guru untuk mendukung pembelajaran kimia yang bermakna dan kontekstual.
Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik SMA Handayani, Adelia Fitri; Kristianingrum, Susila
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Riset Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v10i2.23913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan STEM terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik, serta menganalisis perubahan keterampilan berpikir kreatif peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran pada materi laju reaksi.Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi-experiment dengan desain pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas penelitian yang melibatkan 72 peserta didik. Data dianalisis dengan uji Independent sample t-test untuk mengetahui pengaruh pendekatan STEM terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik, sedangkan uji Paired sample t-test digunakan untuk menganalisis perubahan keterampilan berpikir kreatif peserta didik pada sebelum dan sesudah penerapan pendekatan STEM. Hasil analisis menunjukkan adanya keterampilan berpikir kreatif dari peserta didik memiliki pengaruh signifikan yang dibelajarkan dengan pendekatan STEM. Analisis data juga menunjukkan adanya keterampilan berpikir kreatif yang berbeda secara signifikan pada peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran. Dengan demikian, penerapan pendekatan STEM dapat memberikan pengaruh dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik SMA pada materi laju reaksi.
Development of E-Modules Assisted By Qr Code Through PBL Learning Based on Socio Scientific Issues (SSI) to Improve Critical Thinking Skills: Review Article Maharani, Richa Nan; Widarti, Hayuni Retno; Rokhim, Deni Ainur
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Riset Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v10i2.23800

Abstract

Problem-based learning based on Socio Scientific Issues (SSI) is teaching by solving a problem that is related to real world life, especially in raising issues or problems. This review article aims to analyse the research trend of e-module teaching materials through problem-based learning based on Socio Scientific Issues (SSI) in terms of its essence, advantages and disadvantages. The method used is a qualitative method of literature review study approach. The results of data analysis show that during the period 2018-2023, problem-based learning based on Socio Scientific Issues (SSI) which integrates social issues or problems in real life can help students develop critical thinking skills according to the level of contextual issues presented through teaching materials in the form of E-modules or electronic modules.
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMA KELAS XI PADA MATERI TERMOKIMIA Azizah, Nur; Kusumawardani, Cahyorini
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Riset Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v10i2.24000

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA kelas XI pada kelas eksperimen yang menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning dan kelas kontrol yang menerapkan pendekatan saintifik pada materi termokimia, (2) mengetahui apakah terdapat peningkatan signifikan dari kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA kelas XI sebelum dan sesudah menerapkan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada materi termokimia, (3) mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA kelas XI sesudah menerapkan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada materi termokimia.Jenis penelitian ini adalah eksperimen, metode quasi eksperimen dengan desain penelitian pre and post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Prambanan yang terdiri dari empat kelas. Sampel penelitian ditentukan secara random sampling dengan pengacakan kelas dan diperoleh kelas XI C sebagai kelas eksperimen dan XI D sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu (a) soal pretest dan posttest kemampuan berpikir kritis materi termokimia, (b) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Validitas instrumen tes kemampuan berpikir kritis menggunakan validitas teoritik melalui expert judgments dan validitas empiris melalui analisis correlations pada program IBM SPSS statistics versi 27. Sedangkan reliabilitas menggunakan nilai alpha Cronbach. Statistik uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik inferensial melalui uji independent sample T-test dan paired sample T-test. Statistik deskriptif yang digunakan adalah kategori penilaian ideal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA kelas XI pada kelas eksperimen dan kelas kontrol; (2) terdapat peningkatan signifikan dari kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA kelas XI sesudah menerapkan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada materi termokimia; (3) tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA kelas XI sesudah menerapkan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada materi termokimia sebagian besar termasuk dalam kategori sangat baik.

Page 12 of 12 | Total Record : 114