cover
Contact Name
Azuwandri
Contact Email
azuwandri24@gmail.com
Phone
+6282289598493
Journal Mail Official
azuwandri24@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cimanuk KM. 6,5 Kota Bengkulu.
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Semarak Mengabdi
ISSN : -     EISSN : 28279980     DOI : 10.56135
Jurnal Semarak Mengabdi (Jurnal of Community Service) is a multidisciplinary scientific journal published by STIA Bengkulu. The Semarak Serving Journal is a national standard journal with a main focus on the development of sciences in the field of community service, published twice a year, in January and July. Jurnal Semarak Mengabdi contains various activities of students and lecturers mostly at STIA Bengkulu in dealing with and managing various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society. The implementation of service activities also involves the participation of the community and partners. Service activities are organized into activities that aim to improve the welfare of the community.
Articles 65 Documents
Pelatihan Literasi Kesehatan Digital Bagi Kader Posyandu Untuk Deteksi Dini Penyakit Hipertensi Di Desa Kunduran Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang Hengki Tranado; Saputra , Fery Surahman; Juita, Rina; Habibi , Julius; Hidayat , Yance
Jurnal Semarak Mengabdi Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsm.v5i1.328

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease whose prevalence continues to increase globally and nationally. According to the World Health Organization (WHO), hypertension is a condition where systolic blood pressure reaches ≥140 mmHg and/or diastolic blood pressure ≥90 mmHg. It is known as a silent killer because it often has no symptoms in its early stages. According to the World Health Organization (WHO), by 2024, an estimated 1.4 billion adults aged 30–79 worldwide will suffer from hypertension, representing approximately 33% of the population in that age range. Based on the 2023 Indonesian Health Survey (SKI), the prevalence of hypertension among people aged 18 years and over reached 30.8%, indicating that nearly one-third of adults live with high blood pressure. According to the "2023 Profile" from the Empat Lawang Regency Health Office, data from 2023 indicates that in Empat Lawang Regency, there are an estimated 52,374 residents aged 15 years and over with hypertension. Of this number, 28,164 hypertension sufferers received healthcare services. According to the data, approximately 53.8% of the estimated hypertension sufferers in Empat Lawang received healthcare. According to data from the Padang Tepong Community Health Center (Puskesmas), in 2024, there were 80 hypertension cases. The number of Posyandu (Integrated Health Post) cadres at the Padang Tepong Community Health Center was 70. There were 5 Posyandu cadres in Kunduran village. Digital health literacy training for Posyandu cadres can be theoretically justified through the concept of eHealth literacy, which is the ability to search for, find, understand, and evaluate health information from electronic sources, and apply that knowledge to solve health problems. This literacy is crucial in the digital era because much health information is now available online, and access alone is insufficient without the ability to assess the quality of sources and the relevance of the information. Therefore, digital health literacy training for Posyandu cadres for early detection of hypertension in Kunduran village, Ulu Musi District, Empat Lawang Regency, is crucial to strengthening early detection efforts.
Penguatan Jiwa Kewirausahaan Kreatif dan Inovatif Di Era Modern Pada Komunitas Muda Berdaya Kota Bengkulu Harri Agustin; Suwarni Suwarni; Ahmad Soleh; Zoniarti Zoniarti; Ramadan Subhi
Jurnal Semarak Mengabdi Vol 5 No 2 (2026): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsm.v5i2.350

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat jiwa kewirausahaan kreatif dan inovatif pada anggota Komunitas Muda Berdaya Kota Bengkulu. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman mengenai konsep kewirausahaan, terbatasnya kemampuan dalam mengidentifikasi peluang usaha berbasis potensi lokal, serta kurang optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan dan pemasaran usaha. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya daya saing dan kemandirian ekonomi generasi muda di era modern. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Kegiatan pelatihan difokuskan pada penguatan mindset kewirausahaan, pengembangan kreativitas dan inovasi usaha, identifikasi peluang bisnis, serta pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran. Selanjutnya, dilakukan pendampingan dalam penyusunan ide usaha dan model bisnis sederhana yang disesuaikan dengan potensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam bidang kewirausahaan, kemampuan mengembangkan ide usaha kreatif, serta peningkatan motivasi untuk berwirausaha secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang produktif, inovatif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi di era modern.
Peran Generasi Muda Dalam Pemberitaan Isu Lingkungan Untuk Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan Fajar Sasor; Lies Kumara Dewi; Henni Kusumastuti; Neysa Amallia; Erwin Putubasai
Jurnal Semarak Mengabdi Vol 5 No 2 (2026): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsm.v5i2.351

Abstract

Krisis lingkungan di Indonesia, termasuk Bandar Lampung, menuntut peran aktifmasyarakat terutama pada generasi muda. Pemberitaan Isu Lingkungan (Jurnalisme lingkungan) berperan menjembatani fakta ilmiah yang kompleks dengan pemahaman publik serta mendorong perubahan perilaku dan kebijakan pro-lingkungan.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi pemberitaan isu lingkungan siswa SMAN 1 Bandar Lampung,membekali keterampilan praktis peliputan, menumbuhkan kesadaran terhadap isu lokal, dan mendorong konten media sekolah berwawasan lingkungan. Kegiatan dilaksanakan 17 Desember 2025(09.00-12.00 WIB) dengan ceramah interaktif, diskusi kelompok,praktik lapangan (observasi dan wawancara), serta demonstrasi penulisan berita dengan diikuti 125 siswa. Hasil menunjukkan 82%peserta mampu menulis berita berstruktur (judul, lead, isi, penutup)dan 74% mencantumkan minimal empat dari enam unsur5W+1H.IIsu sampah plastik paling sering diangkat, selaras dengan temuan Environmental Outlook 2025 yang menunjukkan sampah sebagai perhatian utama generasi muda.Kegiatan ini mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim),dan SDG 15 (Ekosistem Daratan). Simpulan dari pelatihan jurnalisme lingkungan berbasis praktik lapangan efektif ini membangun kesadaran ekologis dan keterampilan literasi kritis pada generasi muda.
Sosialisasi Ekonomi Hijau Berbasis Laudato Si' Menuju Pembangunan Berkelanjutan Di Desa Air Naningan Andreas Suhendi; Nicolaus Agung Suprobo; Victoria Ari Palma Akadiati; Irene Brainnita Oktarin; Andy Fitriadi
Jurnal Semarak Mengabdi Vol 5 No 2 (2026): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsm.v5i2.338

Abstract

Desa Air Naningan memiliki potensi ekonomi pada sektor pertanian dan UMKM, namun menghadapi tantangan degradasi lingkungan akibat penggunaan bahan kimia serta minimnya pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membangun kesadaran dan inisiatif masyarakat menuju pembangunan berkelanjutan melalui sosialisasi ekonomi hijau yang diintegrasikan dengan nilai-nilai etis dalam ensiklik Laudato Si’. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan teknik ceramah interaktif, diskusi, dan studi kasus kepada 20 peserta yang terdiri dari Petani, Ibu rumah tangga, Pemuda, serta tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem sebagai tanggung jawab moral dan peluang ekonomi dari pengelolaan limbah. Skor self-efficacy peserta meningkat dari kategori sedang 62% menjadi kategori tinggi 79,25%, yang mencerminkan kesiapan masyarakat dalam mengadopsi praktik ekonomi hijau. Sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk mengubah pola pikir masyarakat dari ekonomi konvensional menuju praktik ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
SOSIALISASI PEMANFAATAN MEDIA GOOGLE FORM UNTUK MENDUKUNG PELAYANAN ADMINISTRASI DESA BERBASIS DIGITAL Erlian Dwisnu; Nansi Rianindita; Yuli Yusnita; Mulyadi Mulyadi; Samsul Akmal
Jurnal Semarak Mengabdi Vol 5 No 2 (2026): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsm.v5i2.376

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pemerintah untuk melakukan transformasi digital dalam berbagai bidang, termasuk dalam penyelenggaraan pelayanan administrasi desa. Namun demikian, sebagian besar desa masih menggunakan sistem pelayanan secara manual yang menyebabkan proses administrasi berjalan lambat, kurang efisien, serta membutuhkan biaya operasional yang relatif besar. Kondisi tersebut juga masih ditemukan di Desa Aturan Mumpo yang sebagian besar pelayanan administrasinya masih dilakukan secara konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam memanfaatkan media Google Form sebagai sarana pelayanan administrasi desa berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2026 di Kantor Desa Aturan Mumpo Kabupaten Bengkulu Tengah dengan metode sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, simulasi penggunaan layanan, dan pendampingan implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perangkat desa mampu membuat dan mengelola berbagai layanan administrasi berbasis Google Form seperti pengajuan surat keterangan domisili, surat keterangan usaha, surat pengantar, formulir pengaduan masyarakat, serta pendataan kependudukan. Pemanfaatan Google Form terbukti mampu meningkatkan efektivitas pelayanan, mempercepat proses administrasi, mengurangi penggunaan dokumen fisik, serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang transparan dan mudah diakses masyarakat.