cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 2 (2022): April" : 30 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN POC BATANG PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Indah Nurjannah; Sri Anjar Lasmini
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah tomat merupakan salah satu komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi dan membutuhkan perhatian dan penanganan, terutama untuk peningkatan hasil dan kualitas buahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC batang pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Tomat. Penelitian dilaksanakan di Screen House kebun akademik Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako yang berlangsung mulai dari Oktober 2020 sampai Januari 2021. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri dari 8 perlakuan yaitu P0 (Kontrol), P1=konsentrasi 350 ml/L air, P2=konsentrasi 400 ml/L air, P3=konsentrasi 450 ml/L air, P4=konsentrasi 500 ml/L air, P5=konsentrasi 550 ml/Lair, P6=konsentrasi 600 ml/L air dan P7=konsentrasi 650 ml/L air yang diulang sebanyak 3 kali dan setiap perlakuan terdiri 4 tanaman sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 96 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi POC batang pisang berpengaruh terhadap komponen pertumbuhan dan hasil tanaman. POC batang pisang dengan konsentrasi 500 ml/L air menghasilkan jumlah daun tertinggi yaitu 5,66 helai dan luas daun tertinggi yaitu 461,42 cm2 serta konsentrasi 600 ml/L air menghasilkan jumlah buah tertinggi yaitu 28,00 buah dan berat buah tertinggi yaitu 727,34 g pada tanaman tomat.
ANALISIS TITIK PULANG POKOK USAHA BAWANG GORENG PADA INDUSTRI IKM HJ. MBOK SRI DI KOTA PALU Nelfin Nelfin; Nurmedika Nurmedika
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang goreng varietas Palu merupakan bahan baku industri olahan bawang goreng serta telah menjadi “brand lokal” Palu. . Salah satu keunikan bawang ini yang membedakan dengan bawang merah lainnya adalah umbinya mempunyai tekstur yang padat sehingga menghasilkan bawang goreng yang renyah dan gurih serta aroma yang tidak berubah walaupun disimpan lama dalam wadah yang tertutup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha, total biaya produksi dan penerimaan usaha tersebut mencapai titik pulang pokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Titik Pulang Pokok Produk bawang goreng kemasan 100 gram dicapai pada volume produksi 340 kemasan sehingga diperoleh penerimaan dan total biaya produksi pada saat titik pulang pokok sebesar Rp.10.200.000. Titik pulang pokok kemasan 150 gram dicapai pada volume produksi sebanyak 150 kemasan sehingga diperoleh penerimaan dan total biaya produksi pada saat titik pulang pokok sebesar Rp.6.750.000. Titik pulang pokok untuk kemasan 200 gram dicapai pada volume produksi sebanyak 82 kemasan sehingga diperoleh penerimaan dan total biaya produksi produksi pada saat titik pulang pokok sebesar Rp.4.920.000. Titik pulang pokok kemasan 250 gram dicapai pada volume produksi sebanyak 50 kemasan sehingga diperoleh penerimaan dan total biaya produksi pada saat titik pulang pokok sebesar Rp.3.750.000. Titik pulang pokok kemasan 400 gram dicapai pada volume produksi sebanyak 29 kemasan sehingga diperoleh penerimaan dan total biaya produksi pada titik pulang pokok sebesar Rp.3.480.000. Titik pulang pokok untuk kemasan 500 gram dicapai pada volume produksi sebanyak 19 kemasan sehinggga diperoleh penerimaan dan total biaya produksi pada titik pulang pokok sebesar Rp.2.565.000.
EFEKTIFITAS MIKROBA EPIFIT PADA PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN VEGETATIF PADI GOGO LOKAL Ismail Ismail; Andi Ete; Rahmi Rahmi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas mikroba epifit terhadap perkecambahan dan pertumbuhan vegetatif padi gogo lokal. Penelitian ini adalah penelitian lanjutan yang dilaksanakan di Laboratorium hama dan penyakit dan Laboraorium Bioteknologi Fakultas pertanian Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah. dilaksanakan mulai dari persiapan hingga proses pertumbuhan sampai vegetatif tanaman padi gogo lokal dimulai pada bulan Oktober 2017 sampai bulan januari 2018. Penelitian menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan satu faktor. Adapun perlakuan yang dicobakan yakni berbagai sumber isolat mikroba epifit (SE). SE0 : Sumber nol tanpa mikroba. SE4 : Sumber empat isolat mikroba epifit pada lokasi desa marena dengan ketinggian 628,7 m dpl. SE5 : Sumber lima isolat mikroba epifit pada lokasi desa marena dengan ketinggian 596,2 m dpl. SE8 : Sumber delapan isolat mikroba epifit pada lokasi desa winatu dengan ketinggian 957,3 m dpl. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemberian mikroba epifit berpengaruh nyata terhadap pengamatan panjang Plumula, panjang Radikula dan saat munculnya bunga. Pemberian mikroba epifit tidak berpengaruh terhadap pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, luas daun dan bagan warna daun.
IDENTIFIKASI PENYAKIT BUSUK BUAH KERING PADA TANAMAN PALA (Myiristica frangrants H.) DI KELURAHAN LAMBEREA KECAMATAN BUNGKU TENGAH KABUPATEN MOROWALI Indra Sri Wahyuni; Irwan lakani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pala (Myristica fragrans H) merupakan tanaman asli Indonesia yang sudah terkenal sebagai tanaman rempah yang memiliki nilai ekonomis dan multiguna karena setiap bagian tanaman dapat dimanfaatkan dalam berbagai industri, sehingga Indonesia merupakan produsen pala di dunia (70-75 %). Pengamatan yang telah dilakukan terhadap penyakit busuk buah kering pala, gejala awal menujukan bahwa buah pala yang telah terinfeksi penyakit menjukan adanya bercak coklat kecil yang lama kelamaan akan membesar.Buah pala yang terserang penyakit busuk kering menunjukan adanya perbedaan warna pada buah pala secara umum, hal itu di tunjukan dengan bentuk dan warna pada pala yang terserang penyakit. Penelitian ini di laksanakan di laboratorium agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini berlangsung Oktober 2020 – Januari 2021.Analisis data yang digunakan yaitu dengan cara analisis deskriptif.
ANALISIS PROFITABILITAS USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR PADA CV. BELLONA MANDIRI DESA KALUKUBULA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Murni Murni; Effendy Effendy; M. Fardhal Pratama
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai profitabilitas usaha peternakan telur ayam ras pada CV.Bellona Mandiri Di Desa Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan September sampai Oktober 2020. Penentuan lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa CV. Bellona Mandiri merupakan salah satu usaha ternak ayam ras petelur yang tergolong dalam usaha yang sedang berkembang dan memberikan kontribusi terhadap penyuplaian telur di Kota Palu. Penentuan responden dilakukan secara sengaja (Purposive) dengan Jumlah responden sebanyak 5 orang yakni 1 pimpinan dan 4 karyawan. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis profitabilitas Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai profitabilitas selama kurun waktu dua bulan sebagai berikut: Nilai gross profit margin 48,56%, nilai net profit marjin 34%, nilai return on investment 21,79% dengan pendapatan sebesar Rp 567.216.380. Nilai tersebut cukup tinggi Sehingga menghasilkan keuntungan sangat baik.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DENGAN PEMBERIAN AIR KELAPA PADA SISTEM HIDROPONIK SUBSTRAT Moh. Riski; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selada merupakan salah satu sayuran yang memiliki kandungan gizi yang cukup diantaranya Kalsium, Fosfor, Zat besi, Vitamin A, B, dan C. Tanaman selada dibudidayakan untuk diambil daunnya dan dimanfaatkan sebagai lalapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis yang tepat untuk Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada dengan pemberian air kelapa pada sistem hidroponik substrat. Penelitian ini telah dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian, Univesitas Tadulako. Palu, Sulawasi Tengah. Penelitian ini dimulai dari bulan Desember 2019 sampai bulan Januari 2020. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan pengelompokan berdasarkan tinggi tanaman setelah semai selama 10 hari dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan. Sehingga didapat total keseluruhan 21 unit percobaan. Perlakuan air kelapa yang memberikan pengaruh yang nyata di uji lanjut BNJ dengan taraf 5% terhadap seluruh parameter amatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman, bering kering setelah oven dan luas daun. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian air kelapa berpengaruh pada setiap parameter amatan penelitian yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman setelah oven dan luas daun. Perlakuan air kelapa dengan dosis 275 ml/tanaman dan 280 ml/tanaman (M7) memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan tanaman selada secara hidroponik substrat pada semua variabel pengamatan.
HERITABILITAS DAN KORELASI ANTAR SIFAT BEBERAPA KULTIVAR JAGUNG (Zea mays L) LOKAL SIGI Moh. Rizal Afandi; Sakka Samudin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas jagung belum mampu memenuhi permintaan dalam negeri sehingga impor masih dilakukan. Peningkatan produksi jagung merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menekan impor jagung. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nilai heritabilitas dan sifat-sifat yang dapat digunakan sebagai indikator seleksi secara tidak langsung untuk meningkatkan hasil tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu Sulawesi Tengah, mulai Bulan Agustus sampai November 2019 Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap terdiri dari lima perlakuan genotip yaitu kultivar jagung marawola berjenis lanca, biasa, lei, gento dan pulut lokal, diulangi tiga kali dan tiap kultivar terdiri atas lima tanaman sehingga didapatkan 75 unit perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai heritabilitas yang diperoleh yaitu dari yang terendah sampai yang tertinggi. Nilai heritabilitas terendah terdapat pada parameter antosianin rambut dengan nilai 30,21 sedangkan nlai heritabilitas tertinggi terdapat pada parameter jumlah biji pertongkol dengan nilai 99,75. Jumlah biji pertongkol, diameter batang, tinggi letak tongkol, muncul malai, umur panen, hijau daun, muncul rambut, berat seratus biji, berat biji pertongkol, berat tongkol tanpa kelobot, berat tongkol dengan kelobot, panjang tongkol dengan kelobot merupakan sifat-sifat yang memiliki nilai heritabilitas tinggi, kadar antosianin rambut dengan tergolong sedang. Berat 100 biji memiliki koefisien korelasi positif dan tinggi terhadap berat tongkol tanpa kelobot sehingga sifat ini dapat digunakan sebagai kriteria seleksi secara tidak langsung untuk meningkatkan hasil tanaman jagung.
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI KAKAO DENGAN KAKAO SAMBUNG PUCUK DI DESA SALUKAIA KECAMATAN PAMONA BARAT KABUPATEN POSO Ni Putu Ayu Yudhi Wahyuni; Arifuddin Lamusa; I Gede Laksana Wibawa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan antara usahatani kakao dengan kakao sambung pucuk. Penelitian ini dilakukan di Desa Salukaia Kecamatan Pamona Barat Kabupaten Poso dengan responden sebanyak 31 responden dari 2 macam populasi sebesar 105 petani, dimana petani kakao (19) dan kakao sambung pucuk (12). Penentuan sampel dilakukan dengan metode (Proportional Stratified Random Sampling). Pendekatan yang dilakukan untuk menjawab tujuan ini adalah analisis pendapatan yaitu rasio antara penerimaan dan total biaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata pendapatan usahatani kakao sebesar Rp.16.101.238,13/ha/6 bulan, sedangkan usahatani kakao sambung pucuk sebesar Rp19.519.129,37/ha/6 bulan. Analisis perbandingan (komparatif) pendapatan usahatani kakao dan kakao sambung pucuk menggunakan t-uji dua sampel, kesimpulan pengujian dilakukan dengan membandingkan antara thitung dengan ttabel, dimana nilai thitung (1,077) < ttabel (1,699) dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan usahatani kakao dengan kakao sambung pucuk.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa. L) DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA SISTEM HIDROPONIK Muh. Dody Alfian; Muhardi Muhardi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman pakcoy terhadap konsentrasi pupuk organik cair dalam sistem hidroponik. Penelitian dilaksanakan di Jl. Setia Budi, Lrg LDII No. 10, Palu, Sulawesi Tengah dan pada Laboratorium Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu, pada bulan Maret sampai Juni 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok satu faktor dengan 4 taraf perlakuan yang diulang sebanyak 6 kali, sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Perlakuan yang dilakukan adalah penyemprotan berbagai konsentrasi POC yaitu : tanpa perlakuan (P0), 3 ml POC/liter air (P1), 5 ml POC/liter air (P2) dan 7 ml POC/liter air (P3). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian POC menunjukkan pengaruh nyata terhadap setiap parameter pengamatan dan konsentrasi terbaik untuk tinggi tanaman, jumah daun, dan lebar daun yaitu pemberian 7 ml POC/liter air (P3), sedangan untuk berat segar dan kering yaitu pemberian 5 ml POC/liter air (P2).
KONTRIBUSI USAHATANI KAKAO TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA SINTUWU KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI Indah, Nur; Lamusa, Arifuddin; Alamsyar, Al
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to determine the income of cocoa farmers and the extent to which cocoa farming contributes to their household income in Bobo Village, Palolo Sub District, Sigi District. The study was conducted between November and December 2020, with 35 respondents chosen using a simple random sampling method from a total population of 156 cocoa farmers. Household income analysis and contribution analysis were employed for analysing data. The findings revealed that the average income of cocoa farmer respondents in Bobo Village was IDR 14,305,435.76/ha. Additionally, the cocoa farming income accounted for 25.81% of the total income of farmer households. Although the contribution of cocoa farming income was lower compared to corn farming (29.62%) and non-farming income (30.89%), it exceeded the contribution of candlenut farming income (13.68%). These results demonstrate that cocoa farming makes a substantial contribution to the overall income of the farmers.

Page 2 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue