cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 1,367 Documents
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG PANJANG (vigna sinensis L.) PADA BERBAGAI PEMBERIAN KONSENTRASI POC NASA S, Rajun Padoman; Bahrudin, Bahrudin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2682

Abstract

Kacang panjang adalah tanaman semusim yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia dan merupakan tanaman hortikultura yang mudah diolah menjadi makanan dan kaya nutrisi seperti vitamin, protein, lemak nabati, karbohidrat dan mineral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang akibat berbagai pemberian konsentrasi POC Nasa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 1 faktor perlakuan yaitu Faktor pemberian POC Nasa yang terdiri dari 5 taraf berbeda yaitu P0 = control (tanpa perlakuan), P1 = 5ml/liter/bedeng, P2 = 10ml/ liter/bedeng, P3 = 15ml/liter/bedeng, P4 = 20ml/liter/bedeng. percobaan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. pada pengamatan tinggi tanaman 2-4 MST tanaman tertinggi terdapat pada konsentrasi 15ml/liter air dengan rata-rata 19,06cm, 65,81cm, 141cm sedangkan yang terendah terdapat pada perlakuan kontrol. Pada pengamatan 2-4 MST menunjukan bahwa jumlah daun yang paling banyak diperoleh terdapat pada konsentrasi 20ml/liter yaitu 5 helai, 8,50 helai, 17,81 helai sedangkan yang terendah terdapat pada perlakuan kontrol. Dari hasil uji BNJ 5% menunjukan berat polong pertanaman yang paling berat terdapat pada konsentrasi 20ml/liter dengan rata-rata 102,49 gram dan yang terendah terdapat pada kontrol. Dari hasil uji BNJ 5% menunjukkan bahwa polong terpanjang terdapat pada konsentrasi 15ml/liter dengan rata-rata 46,26 cm, sedangkan yang terendah terdapat pada konsentrasi 10ml/liter air.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PULUT (Zea mays ceratina) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK Ningsih, Nindi Puspita Wahyu; Idham, Idham; Nursalam, Nursalam
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2683

Abstract

Jagung pulut (Zea mays ceratina) merupakan salah satu jenis jagung yang sering dijadikan sebagai makanan pokok pengganti beras oleh masyarakat di Pulau Sulawesi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk NPK yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 6 perlakuan yaitu : kontrol, NPK 200 kg.ha-1, NPK 250 kg.ha-1, NPK 300 kg.ha-1, NPK 350 kg.ha-1, NPK 400 kg.ha-1 perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga secara keseluruhan terdapat 30 petak percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pupuk NPK dengan dosis 200 kg.ha-1 telah dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung khususnya pada tinggi tanaman, diameter batang, panjang tongkol dengan kelobot, panjang tongkol tanpa kelobot, baris biji, baris pertongkol, bobot tongkol perpetak dan produksi (ton/ha). Peningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung berdasarkan pengamatan terhadap tinggi tanaman, diameter tongkol, berat tongkol perpetak dan produksi (ton/ha) dapat terlihat setelah pemberian pupuk NPK dengan dosis 250 kg.ha-1.
INISIASI TUNAS ANGGREK DENDROBIUM (Dendrobium sp) PADA BERBAGAI KONSENTRASI BENZYLAMINO PURIN Fatimah, Siti; Basri, Zainuddin; Hawalina, Hawalina
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2684

Abstract

Keberhasilan perbanyakan tanaman secara in vitro ditentukan oleh sejumlah faktor, antara lain konsentrasi zat pengatur tumbuh, seperti BAP yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi BAP yang lebih efektif bagi inisiasi tunas anggrek Dendrobium. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako yang berlangsung dari bulan Januari hingga Juni 2021. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor yang dicobakan, yaitu konsentrasi BAP yang terdiri atas empat taraf, yaitu: 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm dan 4 ppm. Setiap perlakuan diulang empat kali, sehingga jumlah unit percobaan sebanyak 16 unit. Data dianalisis dengan menggunakan analisis keragaman dan dilanjutkan dengan uji BNJ guna mengetahui perbedaan nilai rata-rata antar perlakuan yang dicobakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian BAP dapat meningkatkan pertumbuhan anggrek Dendrobium saat inisiasi. Media MS yang disuplai 3 ppm BAP lebih efektif untuk inisiasi tunas dengan menghasilkan jumlah tunas paling banyak (rata-rata 2,38 tunas per eksplan). Penggunaan media yang ditambahkan 2 ppm BAP diperoleh pertumbuhan tunas paling tinggi (rata-rata 0,96 cm per tunas), pembentukan akar paling banyak (rata-rata 2,63 bulu akar per eksplan) dan pembentukan daun relatif banyak (rata-rata 3,63 helai per eksplan).
IDENTIFIKASI SIFAT FISIK TANAH PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI DESA TUWA KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI Defritriadi, Defritriadi; Somba, Bunga Elim; Djalalembah, Rully Akbar Pribudi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat fisik tanah pada beberapa penggunaan lahan di Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi. sedangkan analisis sifat fisika tanah dilakukan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian dilaksanakan Pada bulan Agustus hingga September 2022. Dan penelitian berlanjut di lab ilmu tanah pada bulan Februari hingga Juni 2023 Sampel tanah diambil dari 6 titik yang berbeda 1 titik diambil 3 sampel tanah, sehingga total pengambilan sampel tanah sebanyak 18 sampel. Hasil penelitian sifat fisik yang beragam tekstur tanah sendiri di dominasi lempung berpasir, total pori 21,23% hingga 34,47% dengan kriteria sangat buruk, permeabilitas kriteria agak cepat dan sedang, Bulk Density tanah berkriteria berat, C Organik tertinggi di peroleh pada lahan tegalan kakao 4,55 %, Kadar air kapasitas lapang dan Kadar air jenuh 22,55% - 38,89% tertinggi di peroleh pada lahan perkebunan jagung , dan pada batas plastis dan Indeks plastis nilai tertinggi pada tegalan jagung 20,93% dan perkebunan kakao 11,39%, sedangkan untuk batas cair keriteria tertinggi pada lahan tegalan jagung dengan nilai 22,94 %.
KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA DAN SENSORIS STIK LABU KUNING (Cucurbita moschata Durch) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KELOR Satriani, Satriani; Kadir, Syahraeni; Rahim, Abdul
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2686

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan karakteristik fisik dan kimia stik labu kuning yang disukai panelis dari penambahan ekstrak daun kelor. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agroindustri, Fakultas pertanian Universitas Tadulako dan Laboratorium Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yang diterapkan untuk analisis sifat fisik dan kimia sedangkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) digunakan untuk analisis sifat sensoris stik. Dengan formulasi perlakuan ekstrak daun kelor, 0 g, 5 g, 10 g, 15 g, dan 20 g. Skala hedonik yang digunakan yaitu 7= sangat suka, 6= suka, 5= agak suka, 4= netral, 3= agak tidak suka, 2= tidak suka, 1= sangat tidak suka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor 20 g memberikan karakteristik fisik dan kimia terbaik terhadap stik dengan nilai rendemen 65,38%, dan aktivitas DPPH 47,85% dengan IC50 73,01 (kuat), namun tanpa penambahan ekstrak daun kelor menunjukkan stik terbaik dengan nilai kadar air 4,16% dan kadar abu 1,17%. Adapun stik labu kuning yang paling disukai panelis adalah tanpa ekstrak daun kelor. Skor warna 73,33% (sangat suka), tekstur 73,33% (sangat suka), aroma 66,66% (suka), rasa 66,66% (suka) dan tingkat kesukaan secara keseluruhan 80% (sangat suka). Penambahan ekstrak daun kelor 5 g masih diterima panelis dengan skor warna 53,33% (agak suka), tekstur 46,66% (Netral), aroma 53,33% (agak suka), rasa 60% (suka), kesukaan keseluruhan 60% (suka).
IDENTIFIKASI SIFAT FISIK TANAH PADA KEDALAMAN YANG BERBEDA DI WILAYAH LIKUIFAKSI DI DESA JONO OGE Makmun, Muhamad Sukron; Pata’dungan, Yosep Soge; Toana, Moh Rizqi Chaldun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2687

Abstract

empa dapat mengakibatkan likuifaksi pada tanah yang berpasir dan jenuh air serta longsor, karena tanah kehilangan kekuatan terhadap gaya gesek tanah, akibatnya gempa dapat menyebabkan terjadinya longsor, kehilangan kekuatan daya dukung fondasi, dan penurunan fondasi yang berlebihan. Sifat fisik tanah berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman karena akan menentukan penetrasi akar di dalam tanah, kemampuan tanah menahan air, drainase, aerasi tanah dan ketersediaan unsur hara tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat fisik tanah yang berbeda kedalamannya. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jono Oge kabupaten sigi. Analisis sifat fisik tanah di lakukan di laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini di laksanakan di bulan Januari sampai Maret 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan di lakukan survey dilapangan terlebih dahulu kemudian di analisisis di laboratorium. Penentuan titik sampel tanah di ambil secara acak dengan tempat yang seragam kemudian di tentukan titik koordinatnya. Sampel tanah di ambil menggunakan ring sampel untuk tanah utuh dan plastik gula untuk tanah tidak utuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sifat fisik tanah pada Desa Jono Oge memiliki tekstur pasir paling tinggi di kedalaman 150‑160 cm di Titik 1 dengan presentase pasir sebesar 96,6 %,presentase konduktivitas hidrolik paling tinggi sebesar 12,90 cm/jam, kadar air kapasitas lapang paling tinggi sebesar 24,14%, presentase porositas total paling tinggi sebesar 38,54 %, dengan partikel density paling tinggi dengan presentase 20,63 g/cm3, dan presentase paling tinggi bulk density yaitu sebesar 1,71 g/cm3. di Titik 2 memiliki tekstur pasir paling tinggi di kedalaman 70-80cm yaitu sebesar 86,3%, untuk presentase konduktivitas hidrolik paling tinggi sebesar 11,82 cm/jam, kadar air kapasitas lapang paling tinggi yaitu sebesar 22,94%, porositas sebesar 35,29%, partikel density sebesar 2,55 g/cm3, dan bulk density sebesar 1,70 g/cm3.
EFEKTIVITAS EKSTRAK Piper aduncum L. TERHADAP POPULASI DAN INTENSITAS SERANGAN Spodoptera frugiperda J.E Smith (Lepidoptera: Noctuidae) PADA TANAMAN JAGUNG. Jumardi, Jumardi; Wahid, Abd
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2688

Abstract

Spodoptera frigiperda J. E Smith merupakan salah satu hama pada pertanaman jagung yang memakan jaringan daun berupa helai pucuk yang serangannya terdapat lubang gerekan mulai dari tepi hingga ke bagian dalam daun, bahkan hanya menyisahkan tulang daun, rata-rata tingkat intensitas serangan S. frugiperda cukup tinggi sebesar 57,62% pada umur 42 HST. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui efektivitas Ekstrak Daun Sirih Hutan (Piper aduncum L.) sebagai pengendali hama S. frugiperda pada tanaman jagung (Zea mays L.) serta produksinya. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan, Kel. Tondo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu P0= 0 g/l, P1= 50 g/l, P2= 100 g/l, P3= 150 g/l, P4= 200 g/l, yang masing-masing diulang sebanyak 4 kali, dan jumlah tanaman sampel per perlakuan sebanyak 10 tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perlakuan ektrak daun sirih hutan (Piper aduncum L.) 150 g/l air efektif menekan populasi larva S. frugiperda sebanyak 2.50 ekor/ 10 tanaman, intensitas serangan sebesar 26.40% (pada tanaman jagung umur 42 HST). dan produksi mencapai 14.34 ton/ha.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR Ura, Stevin Karina; Made, Usman; Syamsiar, Syamsiar
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2704

Abstract

Cabai besar termasuk komoditas sayuran penting di Indonesia yang banyak dimanfaatkan sebagai penyedap masakan.Masalah dalam pembudidayaan cabai adalah cara pembudidayaan yang kurang tepat. Penggunaan bahan kimia dan pemberian pupuk yang berlebihan akan menimbulkan masalah baru, seperti hama akan lebih tahan terhadap bahan kimia tersebut dan tanaman yang dibudidayakan memperoleh hasil yang kurang maksimal.Tujuan penelitian yaitu untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair yang meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong pada bulan Juni sampai Desember 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok satu faktor. Perlakuan yang dicobakan adalah konsentrasi pupuk organik cair yang terdiri dari lima taraf yaitu: Tanpa pupuk organik cair; 0,5 %; 1,0%; 1,5% dan 2,0% pupuk organik cair. Setiap perlakuan diulang lima kali sebagai kelompok sehingga diperoleh 25 unit percobaan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan maka dapat disimpulkan bahwa pemberian konsentrasi 0,5% pupuk organik cair Nasa telah nyata meningkatkan komponen pertumbuhan yang ditandai dengan tanaman lebih tinggi dan cabang lebih banyak. Pemberian konsentrasi 1,5% pupuk organik cair Nasa telah nyata meningkatkan komponen hasil yang ditandai dengan tanaman berbunga lebih cepat (67,20 hari), buah lebih banyak (35,25) serta produksi buah per hektar lebih banyak (3,16 ton ha-1) (tiga kali panen).
MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI GOGO GALUR PULU TAU LERU DENGAN PEMBERIAN DOSIS PUPUK NPK rahmah, rahmah; Samudin, Sakka; Marhani, Marhani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2716

Abstract

Padi gogo adalah jenis padi yang dibudidayakan di lahan kering, padi ini memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap kondisi lingkungan yang kurang air dan toleran terhadap stress kekeringan, sehingga cocok ditanam di daerah dengan curah hujan terbatas atau tidak stabil. Pemupukan dosis yang tepat sangat dianjurkan untuk budidaya tanaman padi gogo galur pulu tau leru karena penggunaan dengan dosis yang berlebihan dapat merusak sifat tanah dan menimbulkan keracunan bagi tanaman. Peneliti ini bertujuan untuk memberikan dosis terbaik untuk tanaman padi gogo galur Pulu Tau Leru. Penelitian ini dilaksanakan di lahan penelitian di Desa Ampera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi dengan ketinggian tempat 600 mdpl dari permukaan laut. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan acak kelompok dengan pemberian berbagai dosis pupuk NPK yang terdiri dari 6 perlakuan Tanpa pupuk, NPK 200kg, NPK 200kg + N 200kg, NPK 200kg + 100kg, NPK 200 + K 50kg, NPK 200kg +P 100 + K 50kg/rumpun. Perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga di peroleh 24 unit percobaan. Hasil percobaan menunjukan bahwa pemberian dosis pupuk Pupuk NPK terbaik yaitu pada perlakuan N 200 kg + P 100 kg + K 50 kg ha-1memberikan hasil paling optimal pada sebagaian besar parameter. Pulu tau leru memiliki keunggulan dalam menghasilkan jumlah gabah yang tinggi dibandingkan galur lainnya.
IDENTIFIKASI PENYEBAB PENYAKIT BUSUK BUAH PEPAYA DAN TINGKAT SERANGAN PADA PERTANAMAN PEPAYA (Carica papaya L.) Amelia, Nida Izza; Lakani, Irwan; Mutmainah, Mutmainah; Arsih, Desi Wahyuni
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2718

Abstract

Pepaya (Carica papaya L.) merupakan buah tropika yang ditemui disemua daerah di Indonesia. Pepaya merupakan tanaman serbaguna yang banyak digemari oleh masyarakat karena memiliki kandungan vitamin A, vitamin C serta memiliki kadar serat. Budidaya pepaya menjadi prospek besar dan potensial. Selain karena dikenal dengan buah sehat dan mudah ditemukan, kelebihan lainnya yaitu rasa dan tekstur yang umum digemari Masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan penyebab penyakit busuk buah, melihat karakteristik cendawan penyebab penyakit busuk buah serta mengetahui kejadian dan keparahan penyakit pada tanaman pepaya (Carica papaya L.). Penelitian ini berlangsung pada bulan Desember 2024 hingga Februari 2025. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling melalui survei lapangan. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan menunjukkan bahwa penyebab penyakit busuk buah pada tanaman pepaya (Carica papaya L.) yaitu cendawan Colletotrichum gloeosporioides. Karakteristik permukaan cendawan tampak halus, berwarna putih dan lama kelamaan berubah menjadi abu-abu hingga kehitaman (tampak atas), dan (tampak bawah) koloni berwarna hitam. Secara mikroskopis hifa bersekat dan bercabang serta memiliki konidia bersekat dan membentuk silindris membulat pada kedua ujungnya. Pengamatan dilapangan diperoleh hasil kejadian penyakit sebesar 5.85% dan keparahan penyakit sebesar 4.28%.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue