cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 481 Documents
Review : Polimer dalam Kemasan Sediaan Steril Taufik Hidayat; Iis Sukmawati; Fajar Setiawan; Firma Gustaman; Dichy Nuryadin Zain; Gatut Ariwardani
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v22i2.1053

Abstract

ANALISIS FARMAKOVIJILAN PADA PASIEN STROKE MENGGUNAKAN ALGORITMA WILLS-BROWN Ilham Alifiar
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v20i1.555

Abstract

GAMBARAN KADAR NATRIUM (Na) PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN RENTANG USIA 31-55 TAHUN Rianti Nurpalah
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v11i1.57

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai gambaran kadar natrium (Na) pada pasien hipertensi dengan rentang usia 31-55 tahun. Sampel yang diambil sebanyak 20 orang dan dilakukan pemeriksaan pada tanggal 27 Maret – 16 April. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar natrium (Na) pada pasien hipertensi dengan usia 31-55 tahun. Adapun manfaat dari penelitian ini dapat memberikan informasi kepada pembaca tentang gambaran kadar natrium (Na) pada pasien hipertensi, serta menambah ilmu pengetahuan penulis tentang kadar natrium (Na) pada pasien hipertensi. Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data berdasarkan analisis laboratorium dan studi literatur. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 20 orang pasien hipertensi tersebut diperoleh kadar natrium (Na) sebanyak 2 orang pasien hipertensi yaitu 10% diperoleh kadar natrium (Na) yang normal, dengan nilai natrium (Na) 145 mmol/L dan 18 orang pasien hipertensi yaitu 90% diperoleh kadar natrium (Na) tidak normal, dengan nilai natrium (Na) diatas 145 mmol/L. Pasien hipertensi dengan usia 31-55 tahun yang mengalami peningkatan kadar natrium (Na) rata-rata mengkonsumsi obat hipertensi yang bersifat beta-bloker, mempunyai riwayat penyakit kolesterol dan penyakit ginjal, sedangkan yang tidak mengalami peningkatan natrium mengkonsumsi obat hipertensi yang berupa diuretika, sehingga kemungkinan natrium dikeluarkan bersama dengan urine. Kata kunci : Hipertensi, Natrium
UJI ANTI BAKTERI EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) TERHADAP ZONA HAMBAT BAKTERI JERAWATPropionibacterium acnes SECARA IN VITRO Ruhana Afifi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.259

Abstract

Jerawat (acne vulgaris) merupakan penyakit kulit yang terjadi karena adanya penyumbatan folikel oleh sel-sel mati, sebum, dan peradangan yang disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes pada folikel sebasea. Antibiotik dapat mengobati jerawat namun dapat menimbulkan resistensi dari suatu bakteri, sehingga diperlukan cara yang lebih aman dan lebih murah. Salah satunya dengan penggunaan daun Jambu Biji (Psidium Guajava) karena mengandung zat aktif Flavonoid dan Tanin yang berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak daun Jambu biji terhadap zona hambat bakteri P. acnes secara in-vitro dan mengetahui konsentrasi minimal ekstrak yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes. Penelitian ini bertempat di Laboratorium Biologi FKIP Universitas Galuh, dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dan didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Teknik pengujian menggunakan metode sumur dengan sembilan perlakuan konsentrasi ekstrak daun jambu biji berdasarkan hasil penelitian pendahuluan adalah 10 mgml-1, 25 mgml-1, 50 mgml-1, 75 mgml-1, 100 mgml-1, 125 mgml-1, 150 mgml-1, 175 mgml-1 dan 200 mgml-1. Parameter yang digunakan adalah dengan mengukur diameter zona hambat pada daerah bening sekitar sumur yaitu daerah yang tidak ditumbuhi bakteri dalam satuan milimeter. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analisis Varian Satu Faktor (ANAVA), dan berdasarkan hasil analisis diperoleh Fhitung 22,6 lebih besar dari Ftabel (0,01)dengan taraf nyata (α) 1% sebesar 5,47 yang berarti bahwa perbedaan konsentrasi ekstrak daun jambu biji berpengaruh sangat nyata terhadap diameter zona hambat pertumbuhan bakteri P. acnes yang terbentuk secara in-vitro. Berdasarkan hasil Uji Jarak Berganda Duncan diperoleh bahwa konsentrasi minimal ekstrak daun Jambu biji yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri bakteri P. acnes secara in-vitro adalah 25 mgml-1.
UJI AKTIVITAS NEFROPROTEKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR Spargue Dawley YANG DIINDUKSI KARBON TETRAKLORIDA (CCl4). Tita Nofianti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 15, No 1 (2016): Pebruari 2016
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v15i1.152

Abstract

Pada pengujian neproprotektif dari ekstrak etanol daun sirih hijau yang diinduksi dengan CCL4 diperoleh data hasil penelitian yaitu dosis I (0,005 g/200 g bb tikus) sebesar 0,67 mg/dL (16,25%), dosis II (0,010 g/200 g bb tikus) sebesar 0,63 mg/dL (21,25%) dan dosis III (0,020 g/200 g bb tikus) sebesar 0,62 mg/dL (22,50%) dapat menurunkan kadar kreatinin. Sedangkan untuk parameter Blood Urea Nitrogen (BUN) tidak berbeda bermakna jika dibandingkan dengan kontrol negatif yaitu pada dosis I sebesar 15,87 mg/dL (17,77%) pada dosis II sebesar 18,38 mg/dL (4,77%) dan pada dosis III sebesar 18,52 mg/dL (4,04%)
LITERATURE REVIEW: INTERVENSI ATAU PERAWATAN BAGI PASIEN DEWASA YANG MENGALAMI HALUSINASI INTERVENTIONS OR TREATMENTS FOR ADULT PATIENTS WITH HALLUCINATIONS Iceu Amira; Aat Sriati; Hendrawati Hendrawati; Nasya Yuniar
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 21, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v21i2.759

Abstract

PERAN POSYANDU DALAM PEMBERIAN PROMOSI KESEHATAN DENGAN KECUKUPAN GIZI PADA BALITA DI KECAMATAN TOBELO HALMAHERA UTARA Treesia Sujana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 1 (2019): .
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v19i1.453

Abstract

Status gizi merupakan keadaan keseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat gizi yang diperlukan tubuh untuk tumbuh kembang terutama untuk balita. Prevalensi gizi buruk di Provinsi Maluku Utara pada tahun 2009 masih tinggi yaitu 22,8 % untuk itu dibutuhkan peran Posyandu untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan di Desa. Salah satu program Posyandu yang perlu dilaksanakan adalah promosi kesehatan guna mencegah terjadinya gizi buruk dan meningkatkan derajat kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran posyandu dalam pemberian promosi kesehatan terkait kecukupan nutrisi pada balita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan tipe survei korelasional. Responden  dalam penelitian ini adalah ibu/orang tua yang ditentukan menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan observasi dan pengisian kuesioner. Metode pengolahan data yang digunakan adalah editing, coding dan entry data. Analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat untuk karakteristik responden dan analisis bivariat dengan uji korelasional. Hasil penelitian didapatkan tiga tema yaitu (1) promosi kesehatan, (2) status kecukupan gizi balita dan (3) hubungan promosi kesehatan dengan kecukupan gizi pada balita. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara promosi kesehatan dengan kecukupan gizi pada balita berdasarkan hasil uji chi square sebesar 0,002. Promosi kesehatan yang berupa pemberdayaan dengan presentasi 71%, bina suasana 72%, advokasi 83%, dan komunikasi 82% semua ini menunjukkan bahwa ibu berespon baik terhadap promosi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan sehingga terdapat hubungan dengan sikap ibu dalam perbaikan status gizi pada balita yang memiliki persentasi sebesar 80%. Kata Kunci : Balita, Kecukupan Gizi, Peran Posyandu
DAYA HAMBAT INFUSUM DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli DENGAN METODE DIFUSI CAKRAM Undang Ruhimat
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v13i1.26

Abstract

Daun sembung (Blumea balsamifera)  merupakan salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Zat aktif yang terdapat dalam daun sembung (Blumea balsamifera)  antara lain tanin dan saponin yang berfungsi sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi daya hambat infusum daun sembung (Blumea balsamifera)  terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli.Variasi konsentrasi infusum dibuat dengan rentang 10%-100% dengan kepadatan bakteri 3x108 /ml. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah metode Kirby-Bauer.Dari pengamatan diketahui infusum daun sembung (Blumea balsamifera) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli pada konsentrasi 90% yaitu 4,2 mm.Kesimpulannya bahan infusum daun sembung (Blumea balsamifera) memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
EVALUASI KERASIONALAN PENGOBATAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD dr. SOEKARDJO TASIKMALAYA Nur Rahayuningsih
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i1.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengevaluasi kerasionalan pengobatan Diabetes Melitus tipe 2 pada pasien rawat inap di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya periode Juli-Desember 2013. Penelitian ini dilakukan terhadap 62 catatan rekam medik pasien penderita Diabetes Melitus tipe 2. Hasilnya menunjukkan bahwa dari 62 pasien Diabetes Melitus tipe 2 di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya periode Juli- Desember 2013 adalah berusia 17-60. Pasien Diabetes Melitus tipe 2 terdiri sebanyak (30,9%) pasien laki-laki dan (69,3%) pasien perempuan, obat antidiabetik yang paling banyak digunakan pada periode  Juli 2013 – Desember 2013 yaitu Insulin sebanyak 35 pasien (56,45%), obat hipoglikemik tunggal sebanyak 14 pasien (22,58%), kombinasi (OHO) dengan Insulin sebanyak 13 pasien (29.96%). Penggunaan obat DM bisa di katakan rasional tepat indikasi (88,71%), tepat obat (100%), tepat dosis (100%), dan tepat pasien (100%) dan tepat cara pemberian (100%).
UJI AKTIVITAS ANALGETIK DAUN MURBEI (Morus alba L) PADA MENCIT JANTAN GALUR WEBSTER Muharam Priatna
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v14i1.109

Abstract

Telah dilakukan penelitian efek analgetik daun murbei (Morus alba L) pada mencit jantan putih galur webstar. Metode yang dilakukan adalah metode induksi panas dengan menggunakan pelat panas. Sebagai control positif digunakan tablet parasetamol. Hasil menunjukan bahwa daun murbei dosis 0,104 mg/20 g mencit memberikan efek yang lebih baik, disusul oleh dosis 0,052 mg/20 g menci , dan dosis 0,026 mg/20 g mencit. Efek ke tiga dosis daun murbei tersebut lebih kecil dibandingkan dengan parasetamol sebagai kontrol positif yang berbeda secara signifikan.Proteksi dari ketiga kelompok uji I, uji II, dan Uji III berturut-turut 37,30 %, 58,94 %, dan 79,37 %. Sementara efektivitas analgetiknya berturut-turut 44,34 %, 68,87 %, dan 94,34 %.