cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 481 Documents
PENGARUH KOMUNIKASI AFIRMASI TERHADAP DURASI DAN FREKUENSI MUAL MUNTAH IBU HAMIL TRIMESTER I KECAMATAN CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2018 Yuwinten Yuwinten
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.408

Abstract

Mual muntah merupakan proses fisiologis yang umumnya terjadi pada setiap ibu hamil muda. Kejadian ini tidak akan memberikan dampak buruk jika penderita mampu menghadapinya dan benar-benar menyadari bahwa keadaan dirinya adalah suatu proses alamiah. terapi non farmakologi pada ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum dapat menggunakan diet/pengaturan nutrisi, mengkonsumsi minuman jahe, pemantauan aktivitas, personal hygiene dan relaksasi. Salah satu cara yang paling efektif untuk mengurangi emesis gravidarum non farmakologi yakni teknik relaksasi, dengan cara melakukan komunikasi afirmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi afirmasi terhadap durasi dan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya 2018. Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah quasi experiment design dengan pendekatan pre post test with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil Trimester I di Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya bulan Januari-Maret 2018. Populasi yang didapat pada bulan Desember 2017 adalah 114 ibu hamil. Teknik pengambilan  sampel  menggunakan Consecutive sampling yaitu sebanyak 60 orang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Pada kelompok eksperimen terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan dengan komunikasi afirmasi terhadap durasi dan frekuensi mual muntah, sedangkan pada kelompok kontrol terdapat perbedaan tidak signifikan sebelum dan sesudah perlakuan terhadap durasi dan frekuensi mual muntah. Dengan demikian terdapat pengaruh komunikasi afirmasi terhadap durasi dan frekuensi mual muntah ibu hamil trimester I, terbukti dengan adanya perbedaan antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah perlakuan.. Kata Kunci          : komunikasi afirmasi, durasi, frekuensi, mual muntah
PENAMBAHAN BAWANG MERAH ( Allium ascalonicum ) UNTUK MENGHAMBAT LAJU PEMBENTUKAN PEROKSIDA DAN IODIUM PADA MINYAK CURAH Korry Novitriani
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v13i1.12

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat proses kerusakan minyak terutama yang disebabkan oleh proses oksidasi. Bawang merah mengandung antioksidan alami yaitu flavonoid yang dapat menghambat laju pembentukan peroksida dan mempertahankan ikatan rangkap minyak yang dapat dilihat dari angka iodium. Minyak curah didistribusikan dalam bentuk tanpa kemasan sehingga besar kemungkinan minyak curah tersebut telah mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh proses oksidasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan antioksidan alami dari bawang merah dalam menghambat laju pembentukan angka peroksida dan angka iodium pada minyak curah. Sampel minyak yang diperiksa yaitu minyak curah sebelum dan sesudah penggorengan paha ayam boiler dengan penggorengan dilakukan satu kali dimana sampel tersebut diperiksa angka peroksida dan angka iodiumnya dengan menggunakan titrasi iodometri yakni pembentukan I2 yang terbebaskan dari KI, I2 yang terbebas selanjutnya dititrasi dengan Na2S2O3, menggunakan indikator Amilum. Dari hasil penelitian diperoleh angka peroksida minyak curah awal 0,3838 meq/kg dengan angka iodium 4,7990 iod/100gram minyak, setelah dilakukan penggorengan maka minyak curah yang ditambahkan bawang merah diperoleh angka peroksida 1,5348 meq/kg  dengan  angka ioidum 3,8965 iod/100gram minyak sedangkan minyak curah yang tanpa ditambahkan bawang merah didapatkan angka peroksida 8,3463 meq/kg dengan angka iodium 3,4546 iod/100 gram minyak. Dengan demikian penambahan bawang merah sebagai antioksidan alami dapat menghambat laju pembentukan peroksida dan mempertahankan ikatan rangkap dalam minyak Kata kunci: minyak curah, antioksidan, bawang merah, angka peroksida dan angka iodium
PENGGUNAAN EKSTRAK KOMBINASI ANGKAK DAN DAUN JATI SEBAGAI PEWARNA PENUTUP PADA PEWARNAAN GRAM Dewi Peti Virgianti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i1.191

Abstract

Angkak dan daun jati merupakan bahan alam yang dapat digunakan sebagai pewarna alami karena mengandung pigmen berwarna merah. Kandungan pigmen ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan pewarna dalam pewarnaan bakteri, yaitu sebagai pewarna penutup pada pewarnaan Gram. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak kombinasi angkak dan daun jati dapat digunakan sebagai pewarna penutup pada pewarnaan Gram. Ekstrak angkak dan daun jati diperoleh dengan melarutkannya dalam alkohol 96%, kemudian dicampurkan dengan kombinasi ekstrak angkak dan daun jati 2:1 dan dioksidasi dengan kalium permanangat hingga mencapai pH netral. Bakteri uji yang diwarnai adalah bakteri Gram negatif Escherichia coli. Dilakukan tiga perlakuan yang berbeda berdasarkan waktu pewarnaan, yaitu perendaman dengan pewarna penutup kombinasi angkak dan daun jati selama 1 menit, 5 menit dan 10 menit. Pengamatan hasil aplikasi penggunaan kombinasi angkak dan daun jati ini dilakukan secara deskriptif meliputi kebersihan lapang pandang, kekontrasan warna dan kesempurnaan bentuk bakteri bila dibandingkan dengan bakteri yang diwarnai dengan menggunakan pewarnaan Gram standar yaitu menggunakan warna penutup basic fuchsin. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa hasil pewarnaan yang cukup baik diperoleh dari perlakukan dengan waktu perendaman pewarna penutup kombinasi angkak dan daun jati selama 10 menit pada proses pewarnaan Gram yang dilakukan, yaitu menunjukkan lapang pandang yang bersih, dan bentuk bakteri yang sempurna dan warna yang cukup kontras meskipun hasil yang diperoleh tidak sebaik pada kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak kombinasi angkak dan daun jati dapat digunakan sebagai alternatif pewarna penutup pada pewarnaan Gram namun masih memerlukan penelitian lanjutan untuk menyempurnakan formulasinya. 
UJI AKTIVITAS HIPOGLIKEMIK EKSTRAK ETANOL BAYAM (Amaranthus cruentus L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN GALUR SWISS-WEBSTER Muharam Priatna
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v9i1.94

Abstract

Latar Belakang : Bayam (Amaranthus cruentus L.) merupakan salah satu tanaman yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai antidiabetik. Penggunaan bayam sebagai obat tradisional perlu di dukung oleh informasi ilmiah mengenai khasiat dan efek samping yang ditimbulkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antidiabetik ekstrak etanol bayam pada mencit putih jantan galur Swiss-Webster.Metode : Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pretest and post test with control group design. Hewan uji dibagi menjadi lima kelompok yaitu kelompok kontrol negatif diberi PGA 2%, kelompok kontrol positif diberi glibenklamid 0,65 g/Kg BB mencit, kelompok dosis uji 0,082 g/Kg BB mencit, kelompok dosis uji 0,164 g/Kg BB mencit dan kelompok dosis uji 0,328 g/Kg BB mencit yang disuspensikan dalam PGA 2%, kemudian diberi glukosa dengan dosis 2 g/Kg BB mencit secara oral. Kadar glukosa darah ditentukan  pada menit ke 30, 60, 90 dan 120. Kemudian dilakukan analisis data menggunakan post hoc LSD.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bayam yang diberikan secara peroral pada mencit putih jantan galur Swiss-Webster hiperglikemi dengan dosis 0,164 g/Kg BB mencit dapat menurunkan kadar glukosa darah sebesar 28,49% sedangkan dosis  0,328 g/Kg BB mencit memberikan penurunan kadar glukosa darah tertinggi yaitu 39,09% pada taraf  nyata 0,05, tetapi efeknya masih dibawah kontrol positif (glibenklamid) yang dapat menurunkan kadar glukosa darah sebesar 43,76%. Kata kunci : antidiabetika, bayam, toleransi glukosa.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PERASAN KOMBINASI EKSTRAK RIMPANG JAHE , KUNYIT, LENGKUAS DAN KENCUR Nurhidayati Harun; Kenken Aina Rahmawati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 22, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v22i1.893

Abstract

GAMBARAN KEJADIAN KEPUTIHAN PATOLOGIS PADA MAHASISWI POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA Ade khoerunisa
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v19i2.495

Abstract

Salah satu dari jenis gangguan pada alat reproduksi wanita yang lebih sering terjadi di masyarakatadalah keputihan. Keputihan bukan merupakan penyakit melainkan salah satu tanda gejala dari suatupenyakit organ reproduksi wanita. Di Indonesia sekitar 90% wanita berpotensi mengalami keputihan.Keputihan yang terjadi pada wanita dapat bersifat fisiologis dan patologis. Tujuan penelitian ini untukmendeskripsikan kejadian keputihan patologis pada mahasiswi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi yang digunakan adalah mahasiswipoltekkes kemenkes Tasikmalaya di wilayah Tasikmalaya, dengan teknik pengambilan sampelmenggunakan simple random yaitu sebanyak 90 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak22 orang menunjukan gejala keputihan patologis (24,4%) dan 68 orang menunjukan gejala keputihanfisiologis (75,6 %). Penulis berharap peneliti selanjutnya dapat melakukan intervensi terhadapkejadian keputihan patologis guna mencegah tejadinya dampak yang lebih berat dari keputihanpatologis ini.
PERAN KEPEMIMPINAN DAN KEBIJAKAN DISIPLIN DALAM MEMPENGARUHI KINERJA PERAWAT DI RSPAD GATOT SOEBROTO DITKESAD JAKARTA Asep Rusman
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v13i1.35

Abstract

Salah satu penentu kinerja Rumah Sakit dalam pelayanan keperawatan yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan di rumah sakit adalah kinerja sumber daya manusia, dalam hal ini kinerja perawat dengan jumlah terbanyak berkisar 50-60% dibanding tenaga kesehatan lainnya dan merupakan modal sumber daya manusia yang menyusun inti dari hampir seluruh pelaksanaan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang berhubungan langsung dengan pasien. Kinerja perawat yang buruk akan berdampak terhadap menurunnya citra pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari sumber daya manusia, kepemimpinan, kebijakan disiplin, beban kerja dan motivasi terhadap kinerja perawat pelaksana.  Telah dilakukan penelitian analitik dengan desain cross sectional terhadap 70 orang perawat pelaksana di ruang rawat inap RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad. Pada periode Oktober-Nopember 2014. Dengan menggunakan alat bantu  kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis multi variat menggunakan regresi linear berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, persamaan regresi yang dirumuskan memperlihatkan model yang cocok dengan data empiris (nilai F 7,724, p-value 0,000).  Dari kelima faktor yang diteliti hanya kepemimpinan (p-value 0,043, R = 0,976) dan kebijakan disiplin (p-value 0,049, R = 0,775 ), yang secara signifikan memengaruhi kinerja perawatHasil penelitian tersebut sesuai dengan keadaan RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad yang merupakan Rumah Sakit TNI AD di dalam pengelolaan manejemen RS diwarnai dengan sistem militerisme atau sistem komando dan dengan penekanan kepemimpinan dan penetapan disiplin yang berbeda antara rumah sakit lain. Kata kunci:           Kepemimpinan, Kebijakan Disiplin, Kinerja.
PENGEMBANGAN METODE ANALISIS CEMARAN LOGAM TIMBAL (Pb) PADA ASAM ASKORBAT DENGAN TEKNIK SSA Anne Yuliantini
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.313

Abstract

Batas cemaran timbal (Pb) dalam asam askorbat tidak melebihi 20 bpj ditentukan dengan metode visual kolorimetri berdasarkan Farmakope Indonesia V. Metode ini perlu dikembangkan agar mendapatkan hasil yang lebih akurat dan sensitif salah satunya dengan teknik Spetrofotometer Serapan Atom (SSA). Penelitian ini dilakukan untuk menentukan parameter validasi dari metode SSA dan dibandingkan terhadap metode kolorimetri pada FI V. Metode yang digunakan adalah metode standar adisi, yaitu  asam askorbat ditambahkan larutan Pb dengan  konsentrasi 5, 10,15, 20,25,30, 35, 40, 45 dan 50 bpj yang diukur dengan metode SSA dan FI V dan ditentukan parameter validasinya, berupa akurasi, presisi, batas deteksi, dan kuantisasi.  Hasil penelitian didapatkan  batas deteksi yang dapat diamati secara visual sebesar 20 bpj sedangkan batas deteksi metode SSA sebesar 1,44 bpj dengan parameter validasi lain yang memnuhi syarat validasi, diantaranya batas kuantisasi sebesar 4,79 bpj, persen perolehan kembali sebesar 83,39%, dan %KV 0,49%. Kesimpulan metode SSA dapat dijadikan metode alternatif penentuan Pb dalam asam askorbat yang lebih akurat dan sensitif.
EFEKTIVITAS EKSTRAK CABAI RAWIT (Capsicum frustecens L) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK Aedes albopictus Rudy Hidana; Dea Anisa
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v14i1.119

Abstract

Tanaman buah cabai rawit (capsicum frustecens L ) merupakan tanaman obat yang memiliki berbagai kegunaan. Salah satu kegunaannya sebagai larvasida. Daya larvasida cabai rawit berasal dari kandungan aktifnya yaitu flavonoid, saponin, tannin, dan capsaicin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas ekstrak cabai rawit dalam membunuh larva nyamuk Aedes albopictus. Penelitian ini bersifat eksperimen yaitu untuk melihat pengaruh beberapa konsentrasi dari ekstrak cabai rawit terhadap kematian larva nyamuk Aedes albopictus. Pada penelitian ini menggunakan 5 perlakuan konsentrasi ekstrak cabai rawit ( 0,5%, 1%, 2%, 3%,4%) dan 0% sebagai kontrol dengan 4 kali pengulangan. Digunakan 480 ekor larva nyamuk Aedes albopictus masing masing 20 ekor setiap wadah uji dalam 100 ml larutan ekstrak cabai rawit. Hasil penelitian menunjukkan pada konsentrasi dari berbagai ekstrak cabai rawit yang diaplikasikan selama 24 jam ditemukan bahwa larva nyamuk Aedes albopictus ditemukan mati seluruhnya pada konsentrasi efektiv yaitu 4%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi konsentrasi ekstrak cabai rawit (capsicum frustecens L ) yang digunakan, maka jumlah larva nyamuk Aedes albopictus yang mati semakin banyak dan mampu menghambat pertumbuhan larva nyamuk Aedes albopictus ini dibuktikan dengan tidak terjadinya metamorfosis selanjutnya.
IDENTIFIKASI VARIAN GENETIK TERKAIT KEJADIAN INFARK MIOKARD MELALUI PENDEKATAN BIOINFORMATIK Rafiastiana Capritasari; Muhammad Irham; Fara Azzahra; Davit Nugraha; Anna Lesmanasari Yusuf; Febriana Astuti; Zulkifli Zulkifli; Anggoro Wicaksono; Andhika Nor Hendryawan; Tiyas Putri Nurgraheni; Kusmini Kusmini; Ilham Alifiar; Dona Suzana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 23, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v23i1.1307

Abstract

Faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler selain faktor risiko konvensional (perokok, hipertensi, dislipidemia, diabetes militus dan obesitas) terdapat juga faktor genetik serta faktor risiko non-konvensional seperti kecemasan, stres dan depresi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi variasi genetik yang terkait dengan patogenesis infark miokard pada berbagai populasi dengan menggunakan basis data genom dan pendekatan bioinformatika. Hasil terdapat tiga varian genetik  yaitu gen APOE, ZC3HC1 dan ALDH2  yang memiliki potensi kerusakan terhadap protein DNA sehingga dapat menyebabkan kejadian infark miokard. SNP dengan kode rs7412, rs11556924 dan rs671 merupakan SNP yang paling kuat dikaitkan dengan kejadian infark miokard sehingga dapat direkomendasikan sebagai risiko genetik.

Page 11 of 49 | Total Record : 481