cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 481 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI DUSUN CIOMAS KABUPATEN CIAMIS Dini Nurbaeti Zen
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i1.196

Abstract

Pelayanan kesehatan di posyandu lanjut usia meliputi pemeriksaan kesehatan fisik dan mental emosional yang dicatat dan dipantau dengan Kartu Menuju Sehat (KMS). Lansia dalam memanfaatkan posyandu dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu tingkat dukungan sosial, sikap lansia, dan sikap kader posyandu dalam memberikan pelayanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pemanfaatan posyandu lansia di Desa Ciomas Kabupaten Ciamis. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analitik observasional dan menggunakan pendekatan cross sectional. Anggota posyandu lansia berjumlah 50 lansia, dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunkan kuesioner, dan lembar absensi kehadiran responden di posyandu lansia.Analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan responden yang tidak aktif sebanyak 28 responden (51,9%). Responden yang kurang mendapat dukungan sosial 26 (48,1%), responden dengan sikap cukup sebanyak 33 responden (61,1%). Hasil uji statistik sebelum menggunakan uji Regresi binary logistik dilakukan pengujian Chi Square. Hasil uji Chi Square antara dukungan sosial dengan pemanfaatan posyandu sebesar p = 0,001. Hasil uji Chi Square antara sikap dengan pemanfaatan posyandu sebesar p = 0,001. Hasil uji Chi Square antara peran kader dengan pemanfaatan posyandu sebesar p = 0,001. Hasil pengujian regresi binary logistik pada variabel dukungan sosial sebesar p = 0,002 dan exp (B) = 1,794, sehingga disimpulkan ada pengaruh dukungan sosial dengan pemanfaatan posyandu lansia di Desa Ciomas Kabupaten Ciamis. Variabel sikap sebesar p = 0,028 dan exp (B) = 1,166, sehingga disimpulkan ada pengaruh sikap lansia tentang fungsi dan manfaat posyandu dengan pemanfaatan posyandu lansia di Desa Ciomas Kabupaten Ciamis. Variabel peran kader sebesar p= 0,012 dan exp (B) = 1,183, sehingga disimpulkan ada pengaruh peran kader posyandu dengan pemanfaatan posyandu lansia di Desa Ciomas Kabupaten Ciamis.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN PERAN SERTA PERAWAT DALAM PELAKSANAAN PROGRAM DESA SIAGA DI WILAYAH DINAS KESEHATAN KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2009 Yanyan Bachtiar
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v9i1.99

Abstract

Perawat memiliki peran strategis dalam upaya mendukung pelaksanaan desa siaga. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross-sectional desigen yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan peran serta perawat dalam pelaksanaan desa siaga di wilayah Dinkes Kota Tasikmalaya. Populasi penelitian yaitu seluruh perawat yang berada di Wilayah Dinkes Kota Tasikmalaya, dengan ukuran sampel 101 responden. Teknik samplingnya adalah purposif sampling. Hasil penelitian dianalisis dengan metode chi-square (X2). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan peran serta perawat dalam pelaksanaan desa siaga (ρ=0,006) dengan OR=3,87. Sedangkan variabel sikap tidak ada hubungan yang signifikan dengan peran serta perawat dalam pelaksanaan desa siaga (ρ=0,902). Perawat yang berpengetahuan tinggi mempunyai peluang 3,87 kali untuk berperan serta dalam pelaksanaan program desa siaga dibandingkan dengan perawat berpengetahuan kurang. Peran serta perawat dalam pelaksanaan desa siaga yang didasari dengan pengetahuan cenderung akan lebih menetap. Perawat diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga dapat lebih berperan dalam pelaksanaan desa siaga.    Kata Kunci                           :  Pengetahuan, sikap, peran serta, desa siaga.
TEPUNG LABU KUNING YANG DIFORTIFIKASI DENGAN KALSIUM DARI CANGKANG TELUR AYAM Lilis Tuslinah; Gilang Armanthio Thomas; Mochamad Fathurohman
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v23i2.1022

Abstract

Cangkang telur merupakan limbah rumah tangga yang  dapat dimanfaatkan dalam pembuatan pasta komposit karena mengandung kalsium karbonat (CaCO3) sekitar 94% penyusun utamanya. Labu kuning (Cucurbita moschata Duch) merupakan salah satu bahan pangan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi dan baik bagi tubuh manusia yakni banyak mengandung beta karoten, serat, vitamin A, vitamin C, vitamin K, dan vitamin B3. Dalam membuat suatu hidangan tertentu, labu kuning biasa dijadikan tepung dan puree terlebih dahulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh tepung labu kuning dan tepung cangkang telur sebagai sumber kalsium dalam meningkatkan kadar kalsium yang kurang dari labu kuning melalui proses fortifikasi oleh cangkang telur. Parameter yang diamati yaitu kadar air, kadar abu, kadar kalsium dan uji hedonik (warna, aroma, rasa dan tesktur). Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar air memenuhi persyaratan dalam SNI 3751: 2009, kadar abu tidak memenuhi syarat dalam SNI 3751: 2009, kadar kalsium memenuhi syarat angka kecukupan kalsium menurut Permenkes RI no 75 tahun 2013 dan uji hedonik dari produk tepung fortifikan (cookies) menunjukan tingkat kesukaan panelis terhadap warna, dan rasa kurang disukai, sedangkan pada tekstur lebih disukai.
EFEKTIVITAS INTERVENSI SELF-MANAGEMENT TERHADAP ADHERENCE TO RECOMMENDED REGIMEN PADA KLIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH PUSKESMAS PURWADADI KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN CIAMIS Reni Hertini; Shelly Iskandar; Taty Hernawaty
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v20i2.612

Abstract

KATEGORI KUALITAS SUSU SAPI SEGAR SECARA MIKROBIOLOGI DI PETERNAKAN “X” CISURUPAN - GARUT Rochmanah Suhartati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 12, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v12i1.71

Abstract

Susu sapi segar merupakan media yang baik bagi pertumbuhan mikroba sehingga apabila penanganannya kurang baik dapat tercemar mikroba dan dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Penelitian dilakukan terhadap susu sapi segar di peternakan daerah Cisurupan - Garut menggunakan metode pengujian yaitu uji reduktase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori kualitas susu dipeternakan tersebut, yang seringkali dikonsumsi masyarakat tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu sehingga beresiko terhadap kandungan kontaminasi bakteri patogen. Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data berdasarkan analisis laboratorium dan studi literature. Penelitian menggunakan pereaksi methilen blue dengan konsentrasi 0,0075% terhadap 15 sampel susu dari peternakan “X”. Hasil yang diperoleh melalui uji reduktase menunjukan rentang waktu oksidasi susu sapi segar  adalah 4 – 7 jam, sehingga susu sapi segar dari peternakan tersebut dikategorikan dalam 2 klasifikasi menurut Buckle, dkk (1978) yaitu klasifikasi dapat diterima sebesar 80% dan sedang sampai baik sebesar 20%.
PENGEMBANGAN FORMULASI SEDIAAN GEL RAMBUT ANTIKETOMBE EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb.) DENGAN MENGGUNAKAN VISCOLAM SEBAGAI GELLING AGENT DAN UJI AKTIVITASNYA TERHADAP JAMUR Pityrosporum ovale Lusi Nurdianti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.273

Abstract

Masalah pada rambut mengakibatkan terganggunya berbagai aktivitas dan penampilan. Salah satu masalah pada rambut adalah ketombe dan kerontokan daun Pandanus amarylliflius Roxb. mengandung zat antimikroba dan dapat digunakan sebagai obat tradisinal untuk kesehatan rambut yaitu sebagai antiketombe, rambut rontok, dan penghitam rambut. Penelitian ni bertujuan untuk membuat sediaan gel rambut ekstrak daun pandan wangi yang stabil pada pH, homogenitas, daya sebar, viskositas dan organoleptik yang baik yang berkhasiat sebagai anti ketombe. Penelitian ini termasuk eksperimen dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Dilakukan ekstraksi maserasi pada daun pandan wangi. Ekstrak kental daun panddan wangi berfungsi sebagai zat anti mikroba. Dibuat empat formula dengan meenggunakan viscolam sebagai gelling agent dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda. Dilakukan evaluasi sediaan geel meliputi organletik, pH, homogenitas, uji daya sebar, viskositas, uji hedonik dan uji aktivitasnya terhadap jamur Pityrosporum ovale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat formula dapat stabil dari semua parameter uji. Hasil uji aktivitas antijamur meenuunjukkan bahwa formula tiga adalah formula terbaik dengan diameter daya hambat sebesar 17,80 mm.
PENGARUH REBUSAN AKAR BAYAM DURI ( Amaranthus spinosus L.) TERHADAP DIARE PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS WEBSTER DENGAN METODE TRANSIT INTESTINAL Muharam Priatna
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 16, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v16i1.166

Abstract

Telah dilakukan uji aktivitas antidiare dari akar bayam duri (Amaranthus spinosus L) pada mencit jantan galur Swiss Webster. Metode yang digunakan adalah metode transit intestinal. Dosis yang digunakan adalah dosis uji I sebesar 0,039 gram/20 gram BB mencit, dosis uji II 0,078 garm/20 gram BB mencit, dan dosis uji III sebesar 0,156 gram/20 gram BB mencit. Sebagai pembanding digunakan loperamid sebesar 0,78 mgram loperamid. Pemberian seluruh dosis dilakukan secara oral. Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh dosis uji memiliki aktivitas antidiare. Dosis uji II merupakan dosis yang paling baik dibandingkan dosis uji yang lain, meskipun aktivitasnya masih dibawah altivitas loperamid sebagai pembanding. Dosis ini sesuai dengan dosis empiris 30 gram akar bayam duri, semestara dosis empiris yang dianjurkan adalah 30-60 gram.
PENGEMBANGAN E MODUL MTBS BERBASIS DIGITAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Resna Litasari; Aulia Ridla Fauzi; Sri Wulan Ratna Dewi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 22, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v22i1.903

Abstract

TATUS KESEHATAN MENTAL PASIEN GOUT ARHTRITIS DI KOTA TOMOHON Desi Desi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v19i2.501

Abstract

Gout Arthritis is a disease known as gout, but in certain conditions this disease can cause physicalsymptoms that are not visible to some people. When there are problems with physical health, otherhealth aspects will also have an impact. The same is true for patients diagnosed with Gout Arthritis,not only physical aspects but can affect other aspects, especially when having physical symptoms suchas tofi. Mental health is a condition where there is a balance between emotional, behavioral andcognitive. This is the basis of the importance of maintaining mental health for someone who does nothave physical health problems and for someone who has a disease such as Gout Arthritis patients. Thepurpose of this study was to find out how mental health status in Gout Arthritis patients in TomohonCity. Quantitative research using a descriptive approach was used in this study. Data collection usedsurvey methods with questionnaires. The results showed that the majority of respondents had adequatemental health (80.6%). Based on the results of the study, it was concluded that mental health status inGout Arthritis patients in Tomohon City was at a sufficient level. These influenced by himself and theenvironment around them.
MERIDIAN MASSAGE DAPAT MENURUNKAN EDEMA TANGAN PADA PASIEN STROKE Teti Agustin
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v11i1.39

Abstract

Latar belakang :  Meridian massage merupakan sentuhan terapeutik meliputi penggunaan untuk secara sadar memberikan dampak distraksi dengan cara menstimulasi kutaneus tubuh secara umum dengan melalui sistem saluran yang terdiri dari saluran membujur dan melintang yang tersebar di seluruh tubuh bagaikan membentuk sebuah jala yang teratur. Mempunyai efek untuk memperlencar peredaran darah dan mempengaruhi ujung-ujung saraf perifer.Tujuan: Untuk mengetahui efek meridian massage terhadap penurunan edema tangan pada pasien stroke.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian True Ekperimental Design dengan pendekatan Pretest posttest Control Group Design . Jumlah sampel adalah 36 pasien, di bagi menjadi dua kelompok:  18 pasien kelompok eksperimen, 18 pasien kelompok kontrol. Setiap pasien stroke yang mengalami edema tangan dilakukan tindakan meridian massage.  Meridian massage dilakukan selama enam hari, dengan diawali dengan pretest dulu dan diakhiri dengan posttest. Instrument pengkajian untuk edemanya menggunakan lembar observasi tingkatan skala edema..Hasil: Pasien stroke yang mengalami edema pada tangannya setelah dilakukan meridian massage terjadi penurunan edema (p=0,016).Kesimpulan: Pasien stroke yang mengalami edema pada tangannya setelah dilakukan meridian massage selama 10 menit 1 kali per hari selama 6 hari terjadi penurunan edema, sehingga tekhnik meridian massage sangat efektif untuk di implementasikan pada pasien yang mengalami edema pada tangannya. Kata Kunci:  Stroke, Edema, Meridian Massage.