cover
Contact Name
Mutia Rahmah
Contact Email
mutiarahmah@ulm.ac.id
Phone
+6281351007018
Journal Mail Official
nerspedia.jtam@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A.Yani, Km. 36, Banjarbaru Selatan, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Nerspedia
ISSN : 27211444     EISSN : 27226573     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
The scope of Nerspedia encompasses various nursing fields, such as basic research in nursing, management nursing, emergency, and critical nursing, medical-surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing, family nursing education nursing, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing.
Articles 203 Documents
Pengaruh Pelaksanaan Discharge Planning Terhadap Kesiapan Pemulangan Pasien: Literature Review Siti Reny Asnani; Herry Setiawan; Ichsan Rizany
Nerspedia Vol. 4 No. 1 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Pelayanan kesehatan bertujuan untuk mengoptimalkan kondisi kesehatan pasien. Namun pelayanan kesehatan harus tetap diberikan saat pemulangan pasien. Pelayanan kesehatan yang tidak optimal dapat menimbulkan ketidaksiapan dalam pemulangan bagi pasien dan keluarga yang berdampak pada kondisi kesehatan pasien. Mengetahui bagaimana pengaruh pelaksanaan discharge planning terhadap kesiapan pemulangan pasien. Penelitian ini menggunakan desain penelitian literature review, dari empat database: science direct, PubMed, google schoolar, dan portal garuda dari tahun 2010-2020. Artikel yang ditelaah menggunakan desai quasy eksperimental dan ditemukan sepuluh artikel yang sesuai dengan kata kunci dan kriteria inklusi. 
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kinerja Asuhan Keperawatan Di Rawat Inap: Literature Review Siska Rahmawati Dewi Siska; Ichsan Rizany; Herry Setiawan
Nerspedia Vol. 4 No. 1 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rawat inap ialah tempat pelayanan utama serta tempat berinteraksi klien dengan tenaga kesehatan profesional yang bertempat di rumah sakit pada waktu yang lama. Tenaga kesehatan profesional di rawat inap salah satunya adalah perawat. Perawat dituntut untuk mempertahankan kinerjanya dalam memberikan asuhan keperawatan dengan baik. Namun, masih banyak ditemukan kasus perawat dengan kinerja rendah. Tujuan kajian literatur ini untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kinerja asuhan keperawatan di rawat inap. Studi ini menggunakan literature review, dengan database dari google scholar, PubMed dan Portal Garuda dalam rentang tahun 2010-2020. 
Penerapan Asuhan Keperawatan Spiritual pada Pasien di Rumah Sakit: Literature Review Fitria Ariyati; Herry Setiawan; Ichsan Rizany
Nerspedia Vol. 4 No. 1 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Salah satu kebutuhan dasar manusia menurut Virginia Henderson adalah kebutuhan beribadah. Pasien berhak mendapatkan pemenuhan kebutuhan spiritual berdasarkan SNARS edisi 1.1 standar HPK 1.1. Pasien yang kebutuhan spiritualnya tidak terpenuhi akan mengalami distres spiritual. Tujuan untuk mengetahui penerapan asuhan keperawatan spiritual pada pasien di rumah sakit. Studi ini menggunakan literature review. 10 literatur diidentifikasi dari empat database: Google Scholar, Portal Garuda, PubMed, dan Science Direct dalam rentang tahun 2010-2020. Desain penelitian artikel adalah kuantitatif dengan deskriptif dan cross-sectional dengan populasi perawat yang bekerja di ruang rawat inap. Artikel dianalisis menggunakan instrumen JBI dan memenuhi kriteria. Hasil 5 dari 10 artikel menyebutkan penerapan asuhan keperawatan spiritual dijalankan dengan baik oleh perawat. Bentuk penerapan asuhan keperawatan spiritual yang dilaksanakan adalah mengkaji spiritual berdasarkan apa yang dirasakan pasien, memberikan tindakan spiritual seperti membimbing pasien berzikir, mengingatkan salat dan mengajak pasien berkomunikasi. ABSTRACT One of basic human needs according to Virginia Henderson is need for worship. Patients have right to fulfill their spiritual needs based on SNARS 1.1 standard HPK 1.1. Patients whose not met spiritual needs will experience spiritual distress. Objectives to determine application of spiritual nursing care to patients. This study was conducted with literature review. 10 literatures were identified from four databases, specifically: Google Scholar, Portal Garuda, PubMed, and Science Direct, in the period of 2010-2020. Design article is descriptive and cross-sectional, population is nurses working in inpatient rooms. Articles were analyzed using JBI instrument. Results 5 out of 10 articles mention that application of spiritual nursing care is carried out well by nurses. Application of spiritual nursing care is spiritual assessment based on what patient feels, providing spiritual actions such as guiding patients to dhikr, reminding patients to pray and communicate with patients.
Peran Manajer Pelayanan Pasien (Mpp) Di Rawat Inap: Literature Review Dina Anggrainy; Herry Setiawan; Ichsan Rizany
Nerspedia Vol. 4 No. 1 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Manajer pelayanan pasien berperan  dalam mengoptimalkan terlaksananya pelayanan yang berfokus pada pasien, asuhan pasien yang terintegrasi dalam mengoptimalkan proses reimbursement. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan asuhan pasien, termasuk keluarga dan pemberi asuhannya. Tujuan mengetahui peran manajer pelayanan pasien di rawat inap. Metode Studi ini dilakukan dengan literature review. 10 literatur diidentifikasi dari empat data base yaitu: Google Scholar, PubMed, Science Direct, dan portal Garuda dalam rentang tahun 2010-2020. Desain penelitian artikel yang ditelaah adalah penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional dan kualitatif.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Peran Kolaborasi Perawat dengan Dokter di Rumah Sakit: Literature Review Ayu Wardalina; Herry Setiawan; Ichsan Rizany
Nerspedia Vol. 4 No. 1 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kolaborasi merupakan salah satu peran perawat sebagai PPA yang dituntut dapat bekerjasama dengan profesi kesehatan lain termasuk dengan dokter di Rumah Sakit. Namun, peran perawat sebagai kolaborasi masih ada yang belum optimal. Tujuan dilakukan kajian literatur ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi peran kolaborasi perawat dengan dokter di Rumah Sakit. Studi dilakukan secara literature review, melalui database; Google Scholar, Portal Garuda, dan PubMed dalam rentang 2010-2020. Hasil akhir dari kajian literatur didapatkan sebanyak 16 artikel yang sesuai kriteria inklusi dan masuk sintesis naratif. Berdasarkan 16 artikel tersebut, didapatkan bahwa faktor yang dapat berpengaruh terhadap peran kolaborasi perawat dengan dokter di Rumah Sakit, yaitu; Komunikasi, Sikap Perilaku, Pendidikan Bersama dan Kerja Tim, Gaya Kepemimpinan, Sosial interpersonal, Otonomi Perawat, Kesopanan Kerja, Persepsi Perawat, Komitmen, Lingkungan Kerja, Harga Diri, Peduli Penyembuhan, Dominasi Dokter, Jabatan Fungsional, Dukungan Organisasi, Negosiasi, Pengetahuan/Intelektual, Tekanan Moral, Usia, Jens Kelamin, Masa Kerja, Tingkat Pendidikan. ABSTRACT Collaboration is one of the roles of nurses as PPA who are required to cooperate with other health professions, including doctors in hospitals. However, the role of nurses as collaboration is still not optimal. The purpose of this literature review to determine the factors that influence the role of nurse-doctor collaboration in hospitals. The study was conducted by means of a literature review, through a database; Google Scholar, Garuda Portal, PubMed in the 2010-2020 range. The result of the literature review was obtained as 16 articles that matched the inclusion criteria/entered the narrative synthesis. Based on 16 articles, it was found that the factors could affect the role of nurse-doctor collaboration in hospitals, namely; Communication, Attitude Behavior, Co-education Teamwork, Leadership Style, Social Interpersonal, Nurse Autonomy, Work Politeness, Nurse Perception, Commitment, Environment, Self-Esteem, Healing Care, Doctor Domination, Functional Position, Organizational Support, Negotiation, Knowledge/Intellectual, Moral Pressure, Age, Gender, Work Period, Education Level.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Stres Kerja Perawat di Rumah Sakit: Literature Review Yusrida Elisabeth Sihombing; Herry Setiawan; Ichsan Rizany
Nerspedia Vol. 4 No. 1 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perawat salah satu komponen penting mempunyai tuntutan pekerjaan yang tinggi dan jumlah perawat yang terbatas tidak sebanding dengan jumlah pasien sehingga dapat menyebabkan munculnya stres kerja pada perawat. Tujuan kajian literatur ini untuk menguraikan faktor-faktor yang memengaruhi stres kerja perawat di rumah sakit. Studi ini menggunakan literature review, dengan database, dari: Google Scholar, portal Garuda, dan PubMed dalam rentang tahun 2010-2020. Didapatkan bahwa faktor yang dapat menyebabkan stres kerja yaitu; beban kerja, motivasi, dukungan sosial, lingkungan, shift, mekanisme koping, konflik peran ganda, kecerdasan interpersonal, komunikasi, kelelahan, emosional, spiritual, agresif pasien, forgiveness, LOC, resilience of efficacy, self efficacy, kepribadian, peran individu, pelatihan, mentoring, gaya kepemimpinan, harga diri, sense of humor, hardiness, budaya kerja, sarana/prasarana, pengembangan karir, masalah perawatan pasien, kepuasan, K3, job insecurity, penghargaan, kekerasan, sosiodemografi (jenis kelamin, masa kerja, status pernikahan). Dari 33 faktor yang diketahui menyebabkan stres kerja pada perawat didapatkan faktor yang paling banyak muncul dan berpengaruh yaitu faktor organisasi (beban kerja).ABSTRACT Nurses, one of the important components, have high job demands and the limited number of nurses is not proportional to the number of patients so that it can cause work stress for nurses. The purpose of this literature review is to describe the factors that influence the work stress of nurses in hospitals. This study uses a literature review, with databases, from: Google Scholar, Garuda portal, and PubMed in the 2010-2020 period. It was found that the factors that can cause work stress are; workload, motivation, social support, environment, shift, coping mechanisms, multiple role conflict, interpersonal intelligence, communication, fatigue, emotional, spiritual, patient aggressive, forgiveness, LOC, resilience of efficacy, self efficacy, personality, individual roles, training, mentoring, leadership style, self-esteem, sense of humor, hardiness, work culture, facilities/infrastructure, career development, patient care issues, satisfaction, OSH, job insecurity, rewards, violence, sociodemography (gender, years of service, marital status). Of the 33 factors that are known to cause work stress on nurses, the most emerging and influential factors are organizational factors (workload).
Hubungan Pengetahuan Dengan Efikasi Diri Penderita Tuberculosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Mabu'un Ermitha Safitri; Kurnia Rachmawati; Devi Rahmayanti
Nerspedia Vol. 4 No. 1 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis paru adalah salah satu penyakit kronis dengan waktu pengobatan yang lama selama 6 bulan, maka dilaksanakan program pemberantasan dan pengendalian tuberculosis paru dengan strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse Chemotherapy). Selain strategi DOTS efikasi diri penderita juga merupakan faktor terpenting dalam pengobatan dan pengendalian tuberculosis paru. Efikasi diri penderita tuberculosis paru yang rendah dapat diminimalisir jika penderita tuberculosis paru memiliki pengetahuan yang baik untuk mengelola penyakitnya di mana keyakinan diri atas suatu informasi yang didapat dari pengetahuan akan membentuk sikap individu dalam meningkatkan perilaku motivasi penderita dalam menjalankan pengobatan untuk mendapatkan kesembuhan. Menganalisis hubungan pengetahuan dengan efikasi diri penderita tuberculosis paru di wilayah kerja Puskesmas Mabu’un. Metode penelitian ini yaitu metode non –ekperimental dengan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan jenis accidental sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 39 orang. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner. Analisis data menggunakan uji alternatif chi – square yaitu uji Fisher Exact didapatkan hasil (p-value = 0.002 < α= 0.05) yang berarti ada hubungan pengetahuan dengan efikasi diri penderita tuberculosis paru di wilayah kerja Puskesmas Mabu’un. Pengetahuan yang baik pada penderita tuberculosis paru yang didapatkan dari kader kesehatan dapat meningkatkan efikasi diri penderita tuberculosis paru. Kata Kunci : pengetahuan, efikasi diri, tuberculosis paru
Hubungan Komunikasi Terapeutik dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap di Ruang Penyakit Dalam RSUD H.Damanhuri Barabai Nor jannah; Endang Pertiwiwati; Ichsan Rizany
Nerspedia Vol. 4 No. 2 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi adalah faktor terpenting bagi seorang perawat di dalam melakukan kegiatan pemberian asuhanl keperawatan pasien. Ketika hubungan perawat bagus dapat meningkatkan pula kualitas layanan keperawatan yang diberikan terhadap pasien, sebab komunikasil yang bagus dapatl terciptanya hubunganl saling percayalseorang perawatl dan pasien.  Untuk memberikan layanan asuhan keperawatan agar berhasilnya serta pemulihan klien . Tujuan penelitian mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di ruang penyakit dalam RSUD H.Damanhuri Barabai. Penelitian kuantitatif menggunakan rancangan cross sectional, menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi terapeutik yang diterapkan perawat yaitu 39.7%.
The Correlation of Mother's Motivation with Status Completeness of Basic Immunizations in Infants in the Working Area of ​​the Guntung Manggis Health Center Mareta Ernani Widiyastuti; Eka Santi; Kurnia Rachmawati
Nerspedia Vol. 4 No. 2 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi awal untuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan. Salah satu faktor yang memengaruhi status kelengkapan imunisasi dasar pada bayi adalah motivasi ibu. Mengetahui hubungan motivasi ibu dengan status kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Guntung Manggis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan retrospektif (case control study). Responden penelitian berjumlah 90 responden menggunakan simple random sampling dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol. Instrumen berupa kuesioner motivasi ibu, lembar wawancara dan lembar observasi status kelengkapan imunisasi dasar. Analisis data menggunakan uji chi square test. 
Pengaruh Pemberian VCO (Virgin Coconut Oil) terhadap Ruam Popok An. A Di Desa Sungai Alang Kabupaten Banjar Ervina Dwi Atika Arisandi, Ervina; Santi, Eka
Nerspedia Vol. 6 No. 3 (2024): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Gangguan pada kulit yang menyebabkan peradangan kulit bayi pada daerah tertutup popok. Pengobatan Virgin Coconut Oil (VCO). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap ruam popok. Metode: Intervensi dilakukan pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) sebanyak 2x/hari selama 5 hari dosis 3 tetes. Derajat ruam popok diukur hari sebelum intervensi dan hari kelima. Hasil dan Pembahasan: Terjadi penurunan derajat ruam popok, Pemberian virgin coconut oil efektik terhadap ruam popok dibandingkan dengan perawatan standar. Kesimpulan: Pemberian intervensi Virgin Coconut Oil (VCO) pada ruam popok efektif dalam pengobatan dan penurunan derajat ruam popok dan menjaga kebersihan perianal.

Page 10 of 21 | Total Record : 203